Infotainment
Kota Tua Tetap Menjadi Sumber Penghidupan bagi Warga Lokal
JAKARTA – Di tengah hiruk pikuk wisatawan yang memadati kawasan Kota Tua, Jakarta, terdapat banyak kisah perjuangan warga lokal yang menggantungkan nasib di sana. Salah satunya adalah Pak Tarno, yang setiap harinya mengandalkan kawasan bersejarah ini sebagai ladang mencari nafkah.
Bagi Pak Tarno dan banyak warga sekitar, Kota Tua bukan sekadar tempat wisata, melainkan tempat di mana ia berjuang demi “mencari rupiah” untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.
Menariknya, setiap akhir pekan, tepatnya pada hari Sabtu dan Minggu, Pak Tarno selalu hadir di kawasan ini. Ia tidak bekerja sendirian, melainkan selalu ditemani oleh istrinya. Selain itu, kehadiran mereka juga didukung penuh oleh manajernya, Asriani, yang turut serta mendampingi dalam kegiatan sehari-hari mereka di sana.
Kisah ini menjadi haru ketika diketahui bahwa meski sempat terjatuh, Asriani yang pernah menghilang kini hadir kembali untuk membangkitkan semangat Pak Tarno. Bahkan, ia sudah menganggap Pak Tarno seperti orang tuanya sendiri. “Semoga Allah masih membuka pintu rezeki untuknya, Aamiin,” ucapnya penuh harap.
Namun, di balik kehangatan tersebut, kisah perjuangan Pak Tarno kini menyisakan duka. Saat ini kondisi kesehatannya sedang menurun dan ia sedang dalam masa perawatan. Ironisnya, di saat sang pemilik sedang sakit, mobil miliknya justru hilang.
Menurut pengakuan Pak Tarno saat diwawancarai, kabar yang beredar menyebutkan bahwa kendaraan tersebut digadaikan oleh supir dan asistennya sendiri.
Keberadaan mereka menjadi bagian tak terpisahkan dari denyut nadi kehidupan di kawasan ikonik tersebut.