News
Mayjen TNI (Purn.) Tatang Zaenudin Dorong Perlindungan Pekerja Migran melalui GEPPMI
JAKARTA — Kepedulian terhadap perlindungan pekerja migran Indonesia menjadi salah satu perhatian Mayjen TNI (Purn.) Tatang Zaenudin. Mantan prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) tersebut menjadi salah satu pendiri Gerakan Pengusaha & Pekerja Migran Indonesia (GEPPMI) sekaligus dipercaya sebagai Ketua Dewan Pembina.
Keterlibatan Tatang di GEPPMI berangkat dari perhatian terhadap calon pekerja migran Indonesia yang akan bekerja di luar negeri. Menurutnya, perlindungan dan pendampingan perlu menjadi bagian penting dalam proses penempatan pekerja migran, baik sebelum keberangkatan maupun ketika mereka berada di negara tujuan.
Melalui GEPPMI, Tatang mendorong adanya kontribusi nyata dalam upaya memberikan perhatian terhadap pekerja migran Indonesia. Pengalaman dan nilai-nilai yang diperolehnya selama menjalani pengabdian sebagai prajurit menjadi salah satu landasan kepeduliannya terhadap masyarakat.
GEPPMI bergerak bersama Ketua Umum Jex Alatas yang memiliki pengalaman dalam proses penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia ke luar negeri. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat perhatian terhadap para calon pekerja migran agar mereka mendapatkan informasi, pendampingan, serta perlindungan dalam proses bekerja di luar negeri.
Bagi Tatang, pekerja migran Indonesia memiliki posisi penting bagi perekonomian dan pembangunan nasional. Mereka tidak semata-mata dipandang sebagai tenaga kerja yang mencari penghasilan di luar negeri, tetapi juga sebagai bagian dari kekuatan ekonomi Indonesia.
Karena itu, perhatian terhadap pekerja migran perlu ditempatkan dalam perspektif yang lebih luas, termasuk bagaimana mereka dapat menjadi bagian dari pembangunan dan aset masa depan bangsa.
Melalui GEPPMI, Tatang bersama Jex Alatas dan para pihak yang terlibat berupaya membangun gerakan yang memberikan ruang bagi pengusaha sekaligus pekerja migran Indonesia.
Keterlibatan mantan prajurit dalam organisasi tersebut juga memperlihatkan bahwa nilai pengabdian dapat diwujudkan dalam berbagai bidang. Setelah menjalani perjalanan panjang di lingkungan militer dan misi kemanusiaan, Tatang kini turut memberikan perhatian terhadap persoalan pekerja migran Indonesia.
GEPPMI diharapkan dapat menjadi wadah yang mendorong kontribusi nyata bagi pekerja migran, sekaligus memperkuat kesadaran bahwa mereka merupakan bagian dari kekuatan ekonomi dan sumber daya manusia Indonesia yang perlu mendapatkan perlindungan serta perhatian.