Olahraga
Mayjen TNI (Purn.) Tatang Zaenudin Jaga Kebugaran, Tekankan Pentingnya Kesehatan dan Kepedulian terhadap Masyarakat
Wartahot.news — Menjaga kesehatan menjadi bagian penting dalam keseharian Mayjen TNI (Purn.) Tatang Zaenudin. Di tengah kesibukannya setelah memasuki masa purnatugas, mantan perwira TNI yang pernah bertugas di Kopassus dan Basarnas tersebut tetap rutin berolahraga.
Bagi Tatang, olahraga bukan sekadar aktivitas untuk menjaga kebugaran tubuh. Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk berekreasi sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga.
“Kita selalu memelihara kesehatan bersama keluarga. Olahraga, olahraga, olahraga. Sambil rekreasi,” ujar Tatang.
Menurutnya, menjaga kesehatan sebaiknya menjadi kebiasaan yang dilakukan secara konsisten. Selain aktivitas fisik, kebersamaan dengan keluarga juga menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan kehidupan.
Di sela pembicaraan mengenai kesehatan, Tatang juga menyampaikan pesan mengenai pentingnya perhatian terhadap masyarakat. Ia menekankan agar masyarakat yang menghadapi persoalan hukum maupun persoalan sosial mendapatkan pendampingan dan perhatian yang semestinya.
Tatang mengatakan, pesan tersebut tidak hanya ditujukan kepada masyarakat, tetapi juga kepada pihak-pihak yang memiliki peran dalam memberikan pendampingan serta penegakan hukum.
Ia menyoroti kekhawatirannya terhadap kondisi ketika masyarakat merasa menghadapi persoalan hukum, sementara dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh oknum pejabat justru tidak mendapatkan perhatian yang sama.
Karena itu, Tatang mengingatkan pentingnya keberpihakan pada prinsip keadilan, perlindungan masyarakat, serta penegakan hukum yang berjalan secara adil dan sesuai ketentuan.
Dari Kopassus hingga Basarnas
Mayjen TNI (Purn.) Tatang Zaenudin memiliki perjalanan panjang dalam pengabdian. Ia menyelesaikan pendidikan Akademi Militer pada 1981 dan kemudian menjalani berbagai penugasan di lingkungan TNI, termasuk di Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Dalam perjalanan kariernya, Tatang pernah mengemban sejumlah posisi di bidang intelijen, operasi, komando dan pembinaan. Ia juga tercatat mengikuti sejumlah operasi, antara lain Operasi Timor-Timur pada 1984 dan 1987, Operasi Irian Jaya pada 1991, serta Operasi Timor-Timur pada 1999.
Pengalamannya kemudian berkembang ke bidang pendidikan dan strategi militer. Tatang pernah menjalankan tugas di lingkungan Sesko TNI dan sejumlah posisi strategis lainnya. Pada 2009, ia juga mengikuti Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) XLIII Lemhannas.
Kariernya berlanjut ke Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Pada 2013, Tatang menjabat Direktur Operasi dan Pelatihan Basarnas, sebelum kemudian dipercaya sebagai Deputi Bidang Operasi SAR Basarnas pada 2014.
Pengalaman panjang di lingkungan militer kemudian menjadi bekal dalam menjalankan tugas di bidang pencarian dan pertolongan, termasuk dalam koordinasi operasi SAR.
Setelah memasuki masa purnatugas, Tatang tetap menjalani aktivitas dengan menjaga kesehatan dan kebugaran. Baginya, olahraga bersama keluarga sekaligus menjadi cara untuk tetap aktif dan menikmati kehidupan setelah menyelesaikan perjalanan panjang dalam pengabdian.
Pesan yang terus ia tekankan sederhana: menjaga kesehatan, mempererat hubungan keluarga, sekaligus tetap memiliki kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.