News
Brigjen Pol. Susatyo Purnomo Condro Pecah Bintang, Tambah Daftar Jenderal Muda Akpol 1998
Jakarta — Brigadir Jenderal Polisi Susatyo Purnomo Condro resmi menyandang pangkat bintang satu setelah mengikuti upacara kenaikan pangkat yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Rabu (31/12/2025).
Perwira tinggi Polri kelahiran 24 November 1977 tersebut menjadi salah satu jenderal muda lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1998, sekaligus orang keenam di angkatannya yang berhasil meraih pangkat Brigadir Jenderal Polisi.
Dengan kenaikan pangkat ini, Susatyo Purnomo Condro resmi naik dari pangkat Komisaris Besar Polisi (tiga melati) menjadi Brigadir Jenderal Polisi (bintang satu). Seiring dengan promosi tersebut, Kapolri juga menugaskannya sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk kepercayaan pimpinan sekaligus tanggung jawab besar yang harus diemban oleh setiap personel.
“Kenaikan pangkat ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi merupakan bentuk penghargaan institusi atas kinerja dan pengabdian anggota Polri. Pada saat yang sama, ini juga menjadi amanah untuk meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.
Secara nasional, puluhan ribu personel Polri menerima kenaikan pangkat dalam periode ini. Untuk jenjang perwira tinggi, kenaikan pangkat reguler ke dan dalam golongan Pati Polri diberikan kepada 42 personel. Sementara itu, kenaikan pangkat ke Kombes Pol sebanyak 308 personel, ke AKBP sebanyak 642 personel, ke Kompol sebanyak 1.332 personel, ke AKP sebanyak 3.335 personel, dan ke Iptu sebanyak 4.418 personel.
Selain itu, kenaikan pangkat pengabdian ke Ipda diberikan kepada 448 personel, kenaikan pangkat dalam golongan Bintara sebanyak 36.053 personel, serta Tamtama sebanyak 1.918 personel.
Brigjen Pol. Trunoyudo menambahkan bahwa upacara kenaikan pangkat tidak hanya dilaksanakan di tingkat pusat, namun juga digelar secara serentak di seluruh satuan wilayah, mulai dari Polda, Polres, hingga satuan kerja jajaran.
“Upacara kenaikan pangkat ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia sebagai bentuk keseragaman pembinaan karier dan soliditas organisasi. Kami berharap momentum ini semakin memotivasi seluruh personel untuk memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Melalui momentum ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan sistem pembinaan karier yang objektif, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, sejalan dengan transformasi Polri yang Presisi.