Ekonomi
Arsita Craft Konsisten Lestarikan Kebaya Lewat Sentuhan Urban dan Inovatif
Jakarta – Arsita Craft terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu brand kebaya yang konsisten menghadirkan inovasi dalam dunia fashion budaya. Arsita Craft berawal dari pembuatan kebaya untuk anak yang aktif di dunia modeling, hingga akhirnya berkembang dan diminati banyak pelanggan.
Seiring waktu, Arsita Craft tidak hanya memproduksi kebaya, tetapi juga berbagai busana lain seperti gamis. Namun kini, fokus utama diarahkan pada kebaya, sejalan dengan komitmen untuk melestarikan budaya Indonesia. Hal ini juga didukung dengan keterlibatan dalam organisasi Perempuan Berkebaya Indonesia Jakarta serta pembinaan komunitas anak Berbudaya Anak Indonesia dengan Berkebaya (BAIK).
Salah satu inovasi yang menjadi daya tarik utama adalah konsep urban kebaya, yakni kebaya dengan desain yang lebih simpel, nyaman, dan fleksibel digunakan dalam berbagai aktivitas. Arsita Craft ingin mengubah pandangan bahwa kebaya hanya digunakan untuk acara formal, menjadi busana yang bisa dipakai sehari-hari tanpa rasa ribet atau gerah.
Produk unggulan lainnya adalah kebaya kaos yang kini menjadi salah satu koleksi terlaris. Dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp150 ribu hingga Rp2 juta, Arsita Craft mampu menjangkau berbagai kalangan, khususnya anak muda.
Tak hanya dari segi desain, Arsita Craft juga menghadirkan keunikan melalui kain lukis handmade. Berbeda dengan sablon, kain lukis ini dibuat langsung dengan tangan di atas kain lurik maupun tenun, sehingga setiap karya memiliki nilai seni yang tinggi. Proses pengerjaannya pun tidak singkat, bisa memakan waktu dari beberapa minggu hingga berbulan-bulan tergantung tingkat kerumitan.
Motif yang dihadirkan beragam, mulai dari wayang, penari, hingga inspirasi budaya lokal lainnya. Kain lukis ini banyak digunakan untuk bawahan, outer, maupun atasan, terutama dalam kebutuhan fashion show. Harganya berkisar antara Rp450 ribu hingga Rp1 jutaan, tergantung detail dan ukuran lukisan.
Dalam waktu dekat, Arsita Craft juga tengah mempersiapkan koleksi spesial bertema warna-warni yang terinspirasi dari rumah-rumah berwarna cerah. Koleksi ini akan ditampilkan dalam ajang fashion show di Malaysia pada 26–28 Juli mendatang. Selain itu, karya dengan sentuhan khas Lampung seperti pakaian adat, pengantin, hingga rumah adat juga sedang disiapkan untuk tampil pada 22 Juli.
Aktivitas fashion show Arsita Craft terbilang sangat padat. Setiap akhir pekan, brand ini rutin menggelar pertunjukan, bahkan bisa mencapai beberapa kali show dalam satu hari. Hal ini mendorong tim kreatif untuk terus menghadirkan karya baru agar tetap segar dan menarik perhatian.
Inspirasi desain Arsita Craft pun kerap datang secara spontan dari berbagai hal di sekitar, menjadikan setiap koleksi terasa unik dan berbeda.
Dengan semangat untuk terus berkarya dan melestarikan budaya, Arsita Craft berkomitmen menjaga eksistensi kebaya sebagai bagian dari wastra Indonesia. Edukasi juga menjadi perhatian penting, agar generasi muda memahami bahwa kebaya memiliki pakem tersendiri dan tidak sekadar busana berbahan brokat.
Bagi masyarakat yang ingin melihat langsung koleksi Arsita Craft, kini dapat mengunjungi showroom terbaru yang berlokasi di TC Kuningan lantai semi dasar nomor 61–62, Jakarta. Selain pembelian, Arsita Craft juga melayani penyewaan berbagai koleksi kebaya dan gaun.
Ekonomi
Lebaran Makin Seru, Galaxy S26 Series Hadirkan Fitur Kreatif Berbasis AI
Wartahot – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tren berbagi ucapan Lebaran semakin berkembang. Jika dulu cukup dengan pesan teks sederhana, kini banyak orang ingin tampil lebih kreatif lewat kartu ucapan digital hingga stiker unik.
Menjawab kebutuhan tersebut, Samsung Electronics menghadirkan fitur Creative Studio di Samsung Galaxy S26 Series.
Fitur ini memungkinkan pengguna membuat kartu ucapan dan stiker Lebaran langsung dari smartphone tanpa perlu aplikasi tambahan. Dengan dukungan Galaxy AI, ide sederhana seperti sketsa, foto, atau deskripsi teks bisa langsung diubah menjadi visual menarik dalam hitungan detik.
“Banyak orang ingin membuat ucapan Lebaran yang lebih personal, tetapi sering terhambat oleh proses desain yang terasa rumit. Melalui Creative Studio di Galaxy S26 Series, kami menghadirkan cara yang lebih praktis agar siapa saja dapat berkreasi langsung dari handphone mereka,” ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia.
Melalui Creative Studio, pengguna bisa membuat berbagai konten visual seperti kartu ucapan digital hingga stiker Lebaran dengan mudah.
Cukup menuliskan prompt seperti “masjid bernuansa emas saat senja,” maka Galaxy AI akan langsung menghasilkan desain visual sesuai deskripsi tersebut.
Tak hanya itu, pengguna juga dapat mengubah foto pribadi menjadi stiker. Misalnya foto saat mengenakan baju Lebaran atau momen bersama keluarga, yang kemudian diproses oleh AI untuk dipisahkan dari latar belakang dan dijadikan stiker siap pakai di aplikasi chat.
Selain fitur kreatif, Galaxy S26 Series juga dibekali Photo Assist yang membantu pengguna mengedit foto dengan lebih praktis. Fitur ini memungkinkan penghapusan objek yang mengganggu, merapikan komposisi, hingga menyempurnakan hasil foto keluarga agar lebih layak dibagikan di media sosial.
Samsung juga menghadirkan kemudahan akses Creative Studio melalui Edge Panel, bahkan khusus varian Ultra bisa diakses langsung lewat S Pen. Dengan begitu, proses kreasi menjadi lebih cepat dan fleksibel kapan saja.
Galaxy S26 Series sendiri hadir dalam beberapa varian, yakni Galaxy S26 Ultra, Galaxy S26+, dan Galaxy S26, dengan pilihan warna beragam.
Untuk varian tertinggi, Galaxy S26 Ultra dibanderol mulai Rp24.499.000 hingga Rp31.999.000 tergantung kapasitas memori.
Sementara Galaxy S26+ dan Galaxy S26 ditawarkan mulai Rp16.499.000.Dengan berbagai fitur berbasis AI ini, Galaxy S26 Series menjadi solusi praktis bagi pengguna yang ingin membuat ucapan Lebaran lebih kreatif, personal, dan berkesan tanpa perlu keahlian desain khusus.
Ekonomi
Sambut Standar Baru Smartphone: AI Phone yang Lebih Proaktif dan Personal
Wartahot – Pengguna smartphone di Indonesia kini dihadapkan pada banyak pilihan perangkat dengan spesifikasi yang mirip. Di sisi lain, teknologi kecerdasan buatan (AI) mulai memainkan peran penting dalam cara orang menggunakan HP setiap hari. Namun, tidak semua pengalaman AI terasa benar-benar membantu atau terintegrasi dengan baik.
Banyak pengguna masih bertanya: apakah AI di dalam HP benar-benar membuat aktivitas sehari-hari lebih mudah?
Selain manfaat, pengguna juga semakin memperhatikan faktor keamanan dan privasi. AI yang semakin personal harus tetap memberikan rasa aman dan menjaga kendali data pengguna.
Presiden Samsung Electronics Indonesia, Harry Lee, menjelaskan bahwa melalui peluncuran Galaxy S26 Series, Samsung ingin menghadirkan pengalaman AI yang lebih praktis dan terintegrasi.
“Model yang sebelumnya berbasis aplikasi kini berkembang menjadi dunia asisten personal (personalized agents), di mana interaksi sentuhan ditingkatkan oleh kemampuan multimoda yang mulus,” ujar Harry Lee.
Ia menambahkan bahwa nilai AI bukan hanya pada spesifikasi, tetapi pada pengalaman penggunaan yang lebih lancar dan intuitif.
Menurutnya, Galaxy S26 Series menjadi langkah baru menuju masa depan di mana teknologi tidak hanya menunggu perintah, tetapi juga membantu pengguna menyelesaikan tugas secara lebih efisien.
Adopsi Galaxy AI di Indonesia Meningkat
Penggunaan Galaxy AI di Indonesia meningkat pesat, dari 27% pada 2024 menjadi 79% pada 2025. Hal ini menunjukkan bahwa AI semakin menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari pengguna.
Berdasarkan data internal Samsung, tiga fitur AI yang paling sering digunakan di Indonesia adalah:
- Gemini, untuk membantu mencari informasi dan menjawab pertanyaan dengan cepat.
- Circle to Search, untuk mencari informasi langsung dari apa yang terlihat di layar.
- Writing Assist, untuk membantu menulis dan menyempurnakan teks.
Samsung menilai fitur-fitur tersebut populer karena mampu mempersingkat proses dan memudahkan pekerjaan sehari-hari.
Secara global, Samsung juga mencatat lebih dari 400 juta pengguna telah merasakan pengalaman AI di ekosistem Galaxy menjelang 2026.
AI Lebih Personal, Tetap Aman
Samsung juga menekankan bahwa AI akan semakin personal dan mampu menyesuaikan diri dengan rutinitas pengguna. Beberapa fitur seperti Now Nudge untuk pengingat aktivitas dan Photo Assist untuk menyempurnakan foto menjadi contoh pemanfaatan AI tersebut.
Untuk keamanan, Samsung mengandalkan sistem Samsung Knox, yang dirancang melindungi data pengguna melalui sistem keamanan berlapis. Pendekatan ini memastikan AI tetap bermanfaat tanpa mengorbankan privasi.
AI Menyempurnakan Kamera Flagship
Samsung juga melihat AI sebagai pelengkap kemampuan hardware, termasuk pada kamera.
“Bagi kami, AI bukanlah pengganti hardware, melainkan penyempurna utama dari kemampuannya,” kata Harry Lee.
Dengan teknologi ini, pengalaman fotografi di Galaxy S26 Series diharapkan menjadi lebih konsisten dan optimal dalam berbagai kondisi.
Dukungan Jangka Panjang
Galaxy S26 Series juga dilengkapi dukungan penggunaan jangka panjang, termasuk garansi global, pembaruan sistem operasi hingga tujuh generasi, serta pembaruan keamanan selama tujuh tahun.
Komitmen ini memastikan perangkat tetap aman dan relevan digunakan dalam waktu yang lama, seiring perkembangan teknologi AI.
Ekonomi
Optimistis Pasar Jatim, Nellava Bullion Hadirkan Layanan Emas dan Perak Premium di Surabaya
Surabaya, 27 Februari 2026 — Nellava Bullion resmi membuka cabang pertamanya di Jawa Timur yang berlokasi di . Kehadiran ini menjadi langkah awal ekspansi Nellava di wilayah Jatim sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas dan perak batangan.
Sebagai salah satu pusat ekonomi terbesar di , Surabaya dinilai punya potensi besar untuk pertumbuhan investor logam mulia. Mulai dari kalangan profesional, pengusaha, pelaku UMKM, hingga investor pemula, minat terhadap instrumen lindung nilai seperti emas dan perak terus meningkat.
Direktur Operasional Nellava Bullion, Laras Chantika, menyebut pembukaan cabang ini sudah menjadi bagian dari roadmap ekspansi nasional yang disiapkan secara bertahap.
“Nellava Bullion hadir sebagai spesialis emas dan perak batangan dengan standar layanan premium. Kami bukan sekadar tempat transaksi, tapi ingin membangun ekosistem investasi yang aman, transparan, dan berkelanjutan. Surabaya menjadi kota strategis untuk memulai ekspansi di Jawa Timur,” ujarnya.
Laras menegaskan, harga yang ditawarkan Nellava mengikuti pergerakan harga emas dan perak internasional dengan margin yang adil dan terbuka.
“Kami tidak menaikkan harga berdasarkan tren permintaan lokal. Semua mengacu pada standar pasar global agar investor mendapatkan harga yang wajar dan transparan,” jelasnya.
Tak hanya emas, Nellava juga serius menggarap pasar perak yang dinilai punya potensi pertumbuhan tinggi. Tersedia berbagai pilihan denominasi, mulai 25 gram hingga 1000 gram, sehingga bisa menjangkau investor pemula sampai investor skala besar.
Dari sisi keamanan, Nellava menghadirkan sejumlah fitur seperti konsep Secured Futures, teknologi NFC, verifikasi QR code, hingga segel hologram untuk memastikan keaslian produk.
“Fitur-fitur ini kami hadirkan untuk meningkatkan rasa aman dan memudahkan investor dalam melakukan verifikasi setiap transaksi,” tambah Laras.
Ke depan, Nellava menargetkan ekspansi ke empat kota besar lainnya di Indonesia sepanjang 2026. Perusahaan juga tetap mempertahankan kebijakan buy-back 100 persen berbasis harga internasional dengan biaya transaksi minimal, sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan kepercayaan nasabah.
-
Hukum3 weeks agoTim Pengacara LBH Brigade 08 Datangi Bareskrim Mabes Polri, Minta Perlindungan Hukum atas Dugaan KDRT
-
News3 weeks agoMIO Indonesia Jakarta Timur Santuni 146 Anak Yatim di Duren Sawit pada Ramadan 1447 H
-
Budaya3 weeks agoDidukung Pemkot Jakut, Najwa Muyas Sarah Siap Berlaga di Puteri Kebaya DKI Jakarta 2026
-
Sosial3 weeks agoShira Dominique Mulyono, Siswa Bina Bangsa School, Maknai Tema “Legacy of Star” di Perayaan 25 Tahun Sekolah
-
News4 weeks agoKabar Duka, Penyanyi Vidi Aldiano Dikabarkan Meninggal Dunia
-
News3 weeks agoLetjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Wakil KSAD Kelahiran Ternate yang Dikenal sebagai Jenderal Kopassus Penulis Buku Perdamaian Poso
-
Infotainment6 days agoKeren! Aleeya Tampil Memukau di Runway Nusantara
-
Hukum2 weeks ago15 Proyek Bermasalah, GRAK NTT Desak KPK-BPK Usut APBD Flores Timur
