Entertainment
Karier Melejit di Usia 14 Tahun, Diva Gracia Malqa Siap Taklukkan Dunia Hiburan
Jakarta – Nama Diva Gracia Malqa semakin mencuri perhatian di dunia modeling dan hiburan Tanah Air. Di usia 14 tahun, Diva sudah menunjukkan kiprah yang cukup kuat. Dengan karakter tegas, luwes, dan ayu, ia sukses tampil di berbagai panggung modeling hingga merambah ke dunia akting bersama MVBT Entertainment.
Sejumlah prestasi pun berhasil ia raih, mulai dari Model Aura Award by Almada 2024, Icon Trend Model Keren Beken Indonesia 2024, hingga Best Catwalk Model Keren Beken Indonesia 2024. Tak hanya di dalam negeri, Diva juga mencatat pencapaian internasional lewat ajang Singapore Model Selection Wedding Expo 2025 sebagai Icon dan 1st Runner Up. Di tahun 2025, ia juga meraih gelar Putri Kebudayaan Cilik Indonesia 2025 yang semakin menguatkan posisinya sebagai talenta muda berprestasi.
Karier Diva di dunia hiburan juga terus berkembang. Ia terlibat dalam film pendek Air Mata Ibu serta web series di platform Vidio.com berjudul MOU LOVE. Selain itu, Diva juga ambil bagian dalam audio series di aplikasi Noice berjudul Menanggung Beban Sendirian, di mana ia berperan sebagai Citra. Proyek ini disutradarai oleh Benny Chiko Atmojo, dengan dukungan DOP Eri Rismannuar dan pemain lain seperti Rivalif Vidia Putra serta Rizky Ramadhan. Produksi ini berada di bawah naungan MVBT Entertainment bersama tim produksi seperti Produser Putri Atmojo, Art Director Deyu Keyzan, Audioman Abdul Vikri, serta tim telco Ivo, Ekay, dan Jumadi.
Diva mengaku terinspirasi oleh Luna Maya. “Karena Luna Maya seorang model dan seorang aktris, seperti saya yang berawal dari model dan sekarang berkecimpung di dunia akting,” ujarnya.
Setelah mengumpulkan berbagai prestasi di dunia modeling, Diva juga punya mimpi besar ke depan. Ia berharap bisa melangkah ke ajang yang lebih tinggi. “Setelah memiliki beberapa prestasi di dunia modeling, saya berharap ke depannya bisa menjadi Miss Glam Indonesia,” ungkapnya.
Perjalanan karier Diva semakin berkembang sejak bergabung dengan MVBT Entertainment milik Emak Vera. Ia pun merasa bersyukur atas kesempatan tersebut. “Senang, Alhamdulillah bisa diberi kesempatan bergabung di management Emak Vera,” kata Diva.
Dukungan penuh juga datang dari sang orang tua, Neng Susi yang akrab disapa Teh Boti. Ia mengaku bangga melihat perkembangan putrinya yang semakin serius menekuni dunia modeling dan akting.
“Sebagai orang tua tentu bangga melihat Diva bisa sampai di titik ini. Dari awal modeling sampai sekarang mulai masuk ke dunia akting, semuanya dijalani dengan usaha dan doa,” ungkap Teh Boti.
Ia juga menegaskan bahwa dukungan keluarga menjadi salah satu kunci penting dalam perjalanan karier Diva. “Yang penting Diva tetap rendah hati, terus belajar, dan jangan lupa dengan keluarga,” tambahnya.
Sementara itu, Dukungan dari manajemen juga datang dari Emak Vera yang melihat potensi besar dalam diri Diva sejak awal pertemuan mereka saat shooting OTT di MNCTV. “Mak lihat Diva cantik, pintar akting, dan sangat berprestasi. Dunia model Indonesia sampai Asia sudah dijalani Diva, kenapa tidak dikembangkan lagi di dunia entertainment,” ungkapnya.
Tak hanya fokus pada pengembangan artis, MVBT Entertainment kini juga mulai serius menggarap produksi short movie. Dengan tim kreatif internal yang solid, proyek ini digarap oleh sutradara Benny Chiko Atmojo dan produser Putri Atmojo.
Salah satu proyeknya adalah Menanggung Beban Sendirian, yang mengangkat cerita tentang perempuan Indonesia yang kuat dan pantang menyerah demi keluarga. Cerita ini terinspirasi dari kehidupan nyata wanita-wanita hebat di Indonesia.
Dalam proyek ini, Diva ikut terlibat bersama sejumlah talenta muda lainnya seperti Valensia (Valen), Ivo, Renata, hingga Faris Akala. Setiap karakter punya konflik dan beban masing-masing, mulai dari masalah keluarga, hubungan mertua dan menantu, hingga drama sosial yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Short movie ini dikemas dengan cerita yang “Indonesia banget”, penuh konflik, emosi, dan juga kejutan di akhir cerita. MVBT Entertainment bahkan menargetkan produksi hingga sekitar 28 episode sebagai langkah awal sebelum nantinya dikembangkan ke film layar lebar.
Emak Vera pun optimistis proyek ini bisa mendapat respons positif. Menurutnya, kebiasaan masyarakat yang kini lebih sering menonton lewat handphone menjadi peluang besar bagi short movie.
“Sekarang orang lebih banyak nonton lewat handphone, jadi short movie ini lebih cepat menjangkau penonton. Ini juga jadi wadah untuk mengasah kemampuan akting artis-artis kami,” ujarnya.
Dengan dukungan dari keluarga dan manajemen, Diva Gracia Malqa diharapkan terus berkembang dan semakin bersinar di dunia entertainment, sekaligus menghadirkan karya-karya yang bisa dinikmati masyarakat luas.
Berikut Daftar Nama Pemain Short movie Menanggung Beban Sendirian :
Mak Vera, Ucie Sucita, Dion Putra, Rey Savero, Valencya, Diva Gracia, Fariz Attala, Renata Dvika, Ivo, Agit, Sky, Rika Fadillah, Andra rachmanda.
Ekonomi
Arsita Craft Konsisten Lestarikan Kebaya Lewat Sentuhan Urban dan Inovatif
Jakarta – Arsita Craft terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu brand kebaya yang konsisten menghadirkan inovasi dalam dunia fashion budaya. Arsita Craft berawal dari pembuatan kebaya untuk anak yang aktif di dunia modeling, hingga akhirnya berkembang dan diminati banyak pelanggan.
Seiring waktu, Arsita Craft tidak hanya memproduksi kebaya, tetapi juga berbagai busana lain seperti gamis. Namun kini, fokus utama diarahkan pada kebaya, sejalan dengan komitmen untuk melestarikan budaya Indonesia. Hal ini juga didukung dengan keterlibatan dalam organisasi Perempuan Berkebaya Indonesia Jakarta serta pembinaan komunitas anak Berbudaya Anak Indonesia dengan Berkebaya (BAIK).
Salah satu inovasi yang menjadi daya tarik utama adalah konsep urban kebaya, yakni kebaya dengan desain yang lebih simpel, nyaman, dan fleksibel digunakan dalam berbagai aktivitas. Arsita Craft ingin mengubah pandangan bahwa kebaya hanya digunakan untuk acara formal, menjadi busana yang bisa dipakai sehari-hari tanpa rasa ribet atau gerah.
Produk unggulan lainnya adalah kebaya kaos yang kini menjadi salah satu koleksi terlaris. Dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp150 ribu hingga Rp2 juta, Arsita Craft mampu menjangkau berbagai kalangan, khususnya anak muda.
Tak hanya dari segi desain, Arsita Craft juga menghadirkan keunikan melalui kain lukis handmade. Berbeda dengan sablon, kain lukis ini dibuat langsung dengan tangan di atas kain lurik maupun tenun, sehingga setiap karya memiliki nilai seni yang tinggi. Proses pengerjaannya pun tidak singkat, bisa memakan waktu dari beberapa minggu hingga berbulan-bulan tergantung tingkat kerumitan.
Motif yang dihadirkan beragam, mulai dari wayang, penari, hingga inspirasi budaya lokal lainnya. Kain lukis ini banyak digunakan untuk bawahan, outer, maupun atasan, terutama dalam kebutuhan fashion show. Harganya berkisar antara Rp450 ribu hingga Rp1 jutaan, tergantung detail dan ukuran lukisan.
Dalam waktu dekat, Arsita Craft juga tengah mempersiapkan koleksi spesial bertema warna-warni yang terinspirasi dari rumah-rumah berwarna cerah. Koleksi ini akan ditampilkan dalam ajang fashion show di Malaysia pada 26–28 Juli mendatang. Selain itu, karya dengan sentuhan khas Lampung seperti pakaian adat, pengantin, hingga rumah adat juga sedang disiapkan untuk tampil pada 22 Juli.
Aktivitas fashion show Arsita Craft terbilang sangat padat. Setiap akhir pekan, brand ini rutin menggelar pertunjukan, bahkan bisa mencapai beberapa kali show dalam satu hari. Hal ini mendorong tim kreatif untuk terus menghadirkan karya baru agar tetap segar dan menarik perhatian.
Inspirasi desain Arsita Craft pun kerap datang secara spontan dari berbagai hal di sekitar, menjadikan setiap koleksi terasa unik dan berbeda.
Dengan semangat untuk terus berkarya dan melestarikan budaya, Arsita Craft berkomitmen menjaga eksistensi kebaya sebagai bagian dari wastra Indonesia. Edukasi juga menjadi perhatian penting, agar generasi muda memahami bahwa kebaya memiliki pakem tersendiri dan tidak sekadar busana berbahan brokat.
Bagi masyarakat yang ingin melihat langsung koleksi Arsita Craft, kini dapat mengunjungi showroom terbaru yang berlokasi di TC Kuningan lantai semi dasar nomor 61–62, Jakarta. Selain pembelian, Arsita Craft juga melayani penyewaan berbagai koleksi kebaya dan gaun.
Entertainment
Ariana Ivy Tampil Memukau di Gala Premiere Soundtrack Film Timun Mas in Wonderland
Jakarta – Gala Premiere Music Video Soundtrack film Timun Mas In Wonderland sukses digelar meriah di XXI Epicentrum, Kamis (26/2). Acara ini menjadi momen spesial untuk memperkenalkan 12 lagu original soundtrack yang dibawakan para bintang cilik berbakat hasil seleksi Magical Casting Bootcamp Talent, sebuah program kurasi ketat yang menjaring anak dan remaja berbakat dari berbagai daerah di Indonesia.
Salah satu talenta yang paling mencuri perhatian malam itu adalah Ariana Ivy. Penyanyi cilik berusia 7 tahun ini tampil penuh percaya diri dengan membawakan empat lagu penuh karakter, yakni “Welcome to Wonderland”, “Seperti Bintang dan Rembulan”, “Sang Pemenang”, serta lagu populernya “Buah Hati”.
Penampilan Ariana sukses menghidupkan suasana. Suara jernihnya berpadu dengan ekspresi yang luwes dan energi panggung yang kuat, membuat para tamu undangan memberikan apresiasi hangat. Tak sedikit yang terpesona melihat kematangan penampilannya di usia yang masih sangat muda.
Ariana mengaku sangat bahagia bisa menjadi bagian dari proyek besar tersebut. Terlebih, ia mendapatkan dukungan langsung dari yang turut hadir dalam acara tersebut.
“Senang sekali dan sangat bangga bisa tampil di event peluncuran soundtrack musik di film Timun Mas in Wonderland. Apalagi ditonton langsung dan dapat dukungan dari Pak Menteri,” ungkap Ariana dengan wajah ceria.
Film drama musikal keluarga ini merupakan adaptasi modern dari legenda nasional asal Jawa Tengah, “Timun Mas”, yang dikemas dengan visual fantasi memukau tanpa meninggalkan nilai budaya Nusantara. Diproduksi oleh , film ini memadukan dunia modern dengan petualangan imajinatif penuh warna di Wonderland.
Kisahnya diadaptasi dari novel “Misi Penjelajahan Maura & 7 Sahabat” karya talenta muda asal Semarang, Karisma Saktika Bestari Semesta. Proyek ini diwujudkan melalui visi kreatif sutradara bersama Executive Producer . Kolaborasi keduanya menghadirkan perpaduan cerita rakyat dengan pendekatan sinematik modern dan musikal yang emosional.
Bagi Ariana, keterlibatannya dalam proyek ini bukan hanya soal bernyanyi, tetapi juga menjadi pengalaman akting layar lebar pertamanya. Meski proses shooting music video berlangsung hingga larut malam, ia tetap menunjukkan semangat dan profesionalisme yang tinggi.
Ia bahkan menikmati salah satu adegan menantang saat harus ditarik ke atas seolah-olah terbang. “Ariana suka akting dan suka ketinggian,” tuturnya antusias.
Dalam proses rekaman empat lagu berbeda, Ariana juga rutin menjalani latihan vokal untuk memastikan hasil terbaik. Dedikasinya membuktikan bahwa usia bukanlah batasan untuk tampil maksimal dan menginspirasi lewat karya.
Tak lupa, Ariana menyampaikan terima kasih kepada Sinera Music, Didiet Sudharmono selaku Executive Producer, Andrei Aksana sebagai Creative Director sekaligus composer, serta seluruh tim produksi yang telah memberinya kesempatan berharga.
Menutup sesi wawancara, Ariana berharap seluruh penonton dapat menikmati lagu-lagu yang dibawakannya dan mendukung film Timun Mas in Wonderland saat resmi dirilis nanti. Dengan semangat dan dedikasi tinggi, Ariana Ivy terus melangkah mantap menorehkan prestasi di dunia musik dan perfilman anak Indonesia.
Entertainment
Renata Dvika, Bintang Muda Bangga Menjadi Bagian dalam Film Timun Mas In Wonderland
Jakarta – Renata Dvika mengaku bangga bisa menjadi bagian dalam film Timun Mas In Wonderland. Hal tersebut disampaikannya saat ditemui pada Gala Premiere Lagu Tema film tersebut di , Kamis, 26 Februari 2026.
Acara ini digelar dalam rangka sosialisasi sekaligus peluncuran soundtrack resmi yang akan digunakan dalam film. Lagu tema tersebut kini sudah mulai diedarkan dan dapat diunduh serta dinikmati di berbagai platform musik digital seperti , , dan sejumlah platform lainnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, , yang memberikan dukungan penuh terhadap produksi film anak yang mengangkat budaya Indonesia, khususnya cerita rakyat asal Jawa Tengah.
Renata mengungkapkan bahwa dirinya sangat menikmati soundtrack yang diluncurkan hari itu. Lagu tersebut merupakan karya cipta . Ia berharap lagu-lagu dalam film ini dapat menjadi karya yang populer dan berkualitas, serta bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia.
Sebagai generasi muda Indonesia, Renata juga mengaku sudah tidak sabar untuk segera menjalani proses syuting film yang dijadwalkan mulai diproduksi pada tahun 2026 ini. Ia berharap film tersebut nantinya bisa memberikan pesan positif sekaligus memperkenalkan kembali kekayaan cerita rakyat Indonesia kepada generasi masa kini.
-
Hukum3 weeks agoTim Pengacara LBH Brigade 08 Datangi Bareskrim Mabes Polri, Minta Perlindungan Hukum atas Dugaan KDRT
-
News3 weeks agoMIO Indonesia Jakarta Timur Santuni 146 Anak Yatim di Duren Sawit pada Ramadan 1447 H
-
Budaya3 weeks agoDidukung Pemkot Jakut, Najwa Muyas Sarah Siap Berlaga di Puteri Kebaya DKI Jakarta 2026
-
Sosial3 weeks agoShira Dominique Mulyono, Siswa Bina Bangsa School, Maknai Tema “Legacy of Star” di Perayaan 25 Tahun Sekolah
-
News4 weeks agoKabar Duka, Penyanyi Vidi Aldiano Dikabarkan Meninggal Dunia
-
News3 weeks agoLetjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Wakil KSAD Kelahiran Ternate yang Dikenal sebagai Jenderal Kopassus Penulis Buku Perdamaian Poso
-
Infotainment6 days agoKeren! Aleeya Tampil Memukau di Runway Nusantara
-
Hukum3 weeks ago15 Proyek Bermasalah, GRAK NTT Desak KPK-BPK Usut APBD Flores Timur
