Infotainment
Etenia Croft Siapkan Karya Spesial, Angkat Makna Waktu dan Kebersamaan
Jakarta – Penyanyi remaja berbakat Etenia Croft bersiap kembali menyapa para pendengarnya melalui sebuah karya terbaru yang sarat makna. Lagu ini bukan sekadar rilisan biasa, melainkan menjadi pengingat akan berharganya setiap detik waktu sebelum semuanya berubah menjadi kenangan.
Dalam proyek terbarunya, Etenia kembali berkolaborasi dengan produser Marvel Marlon , sosok yang turut berada di balik perjalanan musikalnya. Keduanya menjanjikan sebuah karya dengan nuansa yang lebih personal, mengajak pendengar untuk sejenak berhenti dari ritme kehidupan yang cepat dan kembali menikmati setiap momen dengan sepenuh hati.
Aransemen musik menjadi salah satu kekuatan utama dalam single ini. Garapan yang mendalam dan indah berpadu harmonis dengan karakter vokal jernih Etenia, menciptakan pengalaman mendengar yang emosional. Marvel Marlon dinilai berhasil meramu komposisi yang tidak hanya memanjakan telinga, tetapi juga memberi ruang bagi emosi Etenia untuk tersampaikan secara utuh.
Pesan lagu ini juga diperkuat melalui visual yang digarap di benua Eropa. Pengambilan gambar di berbagai lokasi menghadirkan nuansa yang mendukung cerita tentang waktu dan kebersamaan, menjadikannya terasa lebih nyata dan menyentuh.
“Lagu ini memiliki makna yang sangat indah bagi aku. Seringkali kita hanya fokus untuk cepat-cepat ‘berlari’ mengejar tujuan, sampai lupa menikmati kejadian-kejadian kecil yang terjadi saat ini dalam hidup kita. Saat liburan di Eropa kemarin, aku merasa setiap langkahnya adalah pengingat bahwa waktu yang kita habiskan bersama orang-orang terdekat kita adalah cerita yang akan abadi selamanya,” ungkap Etenia Croft.
Meski judul lagu masih dirahasiakan, antusiasme publik sudah terlihat sejak Etenia membagikan potongan chorus di media sosial. Unggahan tersebut langsung dibanjiri lebih dari 16.500 komentar dari penggemar yang berlomba-lomba menebak judul lagu.
Single terbaru ini dijadwalkan segera dirilis di berbagai platform musik digital dalam waktu dekat. Karya ini diharapkan menjadi kado manis bagi para pendengar yang ingin kembali merayakan indahnya kebersamaan serta menyadari betapa berharganya waktu.
Infotainment
Dewi Perssik Siap Laporkan Peniruan Identitas Dirinya di Sosial Media Facebook
Jakarta
Beberapa artis dan tokoh publik di Indonesia tercatat pernah melaporkan akun Facebook (FB) ke pihak kepolisian maupun melaporkannya langsung ke pihak Facebook, biasanya terkait pencemaran nama baik, penipuan, atau peniruan identitas (hoaks).
Ini seperti yang dialami Artis Dewi Perssik siap akan melaporkan akun Facebook palsu bernama “Dewi Persik” peniruan identitas yang sama dengan dirinya. Senin (06/04/2026).
Pihak Depe selanjutnya akan melaporkan akun media sosial tersebut dan sedang berunding dengan kuasa hukumnya termasuk yang beroperasi di platform Facebook, atas dugaan pencemaran nama baik artis baik hati asal Jember ini.
Dewi Perssik menghimbau “Sebaiknya jadilah diri sendiri jauh lebih baik, daripada menjadi orang lain. Untuk yang menyamar menjadi saya sebaiknya segera hapus postingan yang tidak jelas. Karena fans Depe Lovers jauh lebih tau dan cerdas mana akun asli dan yang palsu. Bila masih diteruskan dan berlanjut saya siap seret ke jalur hukum, siapa dibalik akun palsu Dewi Persik”, tegasnya.
Untuk yang mengikuti akun facebook palsu “Dewi Persik” saya harap jangan percaya dengan postingannya, karena Akun asli Dewi Perssik yang asli akan melakukan live (siaran langsung) baik medsos Facebook, Instagram dan Tik tok.
Marilah bermedia sosial yang baik tanpa merugikan orang lain,tutup mami Depe sapaan akrabnya.
Infotainment
Machi Achmad Ungkap Kronologi dan Vonis Kasus KDRT Ratu Meta di PN Jakarta Timur
Jakarta – Ratu Meta akhirnya angkat bicara terkait putusan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menimpanya. Didampingi kuasa hukumnya, Machi Achmad, ia menyampaikan perkembangan perkara tersebut dalam konferensi pers, Jumat (3/4/2026).
Machi Achmad menjelaskan, kasus ini bermula dari laporan yang diajukan pada 21 Maret 2025 di Polres Jakarta Timur terhadap Yogi Rinaldi Fauji. Dalam laporan itu, Ratu Meta menjadi korban dugaan KDRT yang mengakibatkan luka memar hingga luka tusuk.
“Perkara ini kami laporkan menggunakan Pasal 44 Undang-Undang Penghapusan KDRT. Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur, saudara Yogi telah divonis 7 bulan penjara,” ujar Machi Achmad.
Ia mengapresiasi langkah jaksa yang tetap menggunakan pasal dengan ancaman maksimal lima tahun penjara, meskipun hakim pada akhirnya menjatuhkan hukuman yang lebih ringan.
“Jaksa tetap pada dakwaan pasal utama dengan ancaman lima tahun. Namun hakim memiliki pertimbangan sendiri hingga akhirnya menjatuhkan vonis 7 bulan,” katanya.
Meski demikian, pihak Ratu Meta menyatakan menghormati putusan tersebut, walaupun menilai hukuman yang dijatuhkan belum sesuai harapan.
Ratu Meta mengungkapkan, peristiwa KDRT yang dialaminya menjadi titik balik dalam kehidupan rumah tangganya hingga memutuskan untuk berpisah. Ia menilai tindakan kekerasan sudah melampaui batas.
“Kalau hanya masalah rumah tangga biasa mungkin masih bisa dibicarakan, tapi kalau sudah sampai kekerasan itu sudah di luar nalar. Itu yang membuat saya akhirnya memilih untuk berpisah,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh bukti, mulai dari rekam medis hingga dokumentasi foto dan video, telah diserahkan selama proses hukum berlangsung.
Terkait putusan tersebut, Ratu Meta mengaku berupaya menerima dengan ikhlas, meskipun masih menyisakan kekecewaan.
“Kalau menurut saya pribadi, tentu kurang. Tapi saya mencoba ikhlas dan fokus ke masa depan anak-anak,” katanya.
Selain itu, ia juga menyoroti tanggung jawab mantan suaminya yang dinilai belum memberikan nafkah kepada anak. Pihak kuasa hukum membuka kemungkinan adanya langkah hukum lanjutan apabila kondisi tersebut terus berlanjut.
“Kami akan mempertimbangkan langkah hukum berikutnya, termasuk terkait dugaan penelantaran anak jika tidak ada tanggung jawab dari pihak yang bersangkutan,” ujar Machi Achmad.
Di sisi lain, proses perceraian yang tengah berjalan di tingkat kasasi di Mahkamah Agung belum menemui putusan akhir. Pihak Ratu Meta berharap putusan dapat segera dikeluarkan demi kepastian hukum.
Menutup pernyataannya, Ratu Meta menyatakan berusaha tetap kuat dan mandiri di tengah situasi yang dihadapi. Ia kini fokus bekerja serta menghidupi anak-anaknya.
“Saya berserah kepada Tuhan dan tetap berusaha. Yang penting anak-anak saya ke depan bisa hidup dengan baik,” tuturnya.
Infotainment
Ry Hyori Rilis “SUGAR” — Lagu Pop Manis tentang Hati yang Dingin dan Cinta yang Hangat
Jakarta — Penyanyi muda Ry Hyori Dermawan kembali menyapa penikmat musik dengan merilis single terbarunya berjudul “SUGAR”, sebuah lagu pop yang menghadirkan nuansa uplifting, heartwarming, dan sentuhan magical, namun tetap menyimpan sisi emosional yang jujur dan relatable.
“SUGAR” mengangkat cerita tentang dinamika perasaan dalam sebuah hubungan—tentang seseorang yang terlihat dingin dan defensif, berhadapan dengan sosok lain yang hangat, sabar, dan penuh kasih. Lagu ini menjadi refleksi kontras emosi: antara manis dan asam, hangat dan dingin, serta keyakinan dan keraguan.
Ditulis oleh Ry Hyori bersama Nutyas Surya Gumilang dan Desi Harissanti, serta diproduseri oleh Nutyas Surya Gumilang, “SUGAR” menghadirkan lirik yang kuat dan penuh makna. Salah satu bagian yang mencuri perhatian adalah kalimat, “Tongue like lemon, heart like snow”, yang menggambarkan karakter yang tampak tajam di luar namun sebenarnya rapuh di dalam.
Bagian chorus yang catchy menjadi pusat emosi lagu ini, dengan lirik yang penuh rasa penasaran dan kerentanan:
“Sugar, why do you like me?
Sugar, what do you see in me?”
Melalui pendekatan lirik yang playful namun tetap emosional, “SUGAR” menggambarkan ketakutan akan merusak sesuatu yang indah—tentang seseorang yang belum sepenuhnya siap membuka diri, tetapi diam-diam berharap tidak kehilangan cinta yang tulus.
Secara musikal, lagu ini menghadirkan warna pop modern yang ringan dan menyenangkan, membuatnya mudah dinikmati oleh berbagai kalangan, khususnya remaja yang tengah mengalami fase pencarian jati diri dalam hubungan. “SUGAR” menjadi representasi perasaan banyak orang: bingung, defensif, namun tetap ingin dicintai.
Sebelumnya, Ry Hyori juga telah merilis sejumlah karya seperti “Bintang”, “Bestie”, “Indonesia Yang Kucinta”, serta “Mata”, yang semakin memperkuat eksistensinya sebagai musisi muda dengan karakter kuat dan pesan yang dekat dengan generasi saat ini.
Single “SUGAR” kini telah tersedia di seluruh platform musik digital.
CREDITS
Artist: Ry Hyori, Nada Swara Gembira
Title: SUGAR
Genre: Pop
Moods: Uplifting, Heartwarming, Magical
Producer: Nutyas Surya Gumilang
Songwriter: Ry Hyori, Nutyas Surya Gumilang, Desi Harissanti
CONTACTS
Temukan Ry Hyori di:
Instagram | TikTok | YouTube
-
News6 days agoJalan Salib Perdana GPIB Penabur Jakarta Timur, Angkat Pesan Perdamaian Dunia
-
Infotainment2 weeks agoKeren! Aleeya Tampil Memukau di Runway Nusantara
-
News4 weeks agoMIO Indonesia Jakarta Timur Santuni 146 Anak Yatim di Duren Sawit pada Ramadan 1447 H
-
News4 weeks agoLetjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Wakil KSAD Kelahiran Ternate yang Dikenal sebagai Jenderal Kopassus Penulis Buku Perdamaian Poso
-
Hukum3 weeks ago15 Proyek Bermasalah, GRAK NTT Desak KPK-BPK Usut APBD Flores Timur
-
News4 weeks agoGalaxy S26 Series Tiba di Tangan Konsumen, Samsung Gelar Galaxy Unboxing Day!
-
Ekonomi3 weeks agoLebaran Makin Seru, Galaxy S26 Series Hadirkan Fitur Kreatif Berbasis AI
-
Infotainment3 weeks agoDituding Negatif, Cindy Rizap Pilih Memaafkan di Momen Lebaran
