Infotainment

Daus Mini Geram Namanya Dicatut di TikTok, Pilih Tempuh Jalur Hukum Bersama Brigade 08

Published

on

JAKARTA – Media sosial kembali menjadi tantangan bagi figur publik. Kali ini, komedian Daus Mini mengaku harus menghadapi dugaan penyalahgunaan identitas di TikTok yang dinilainya telah merugikan nama baik hingga berdampak pada pekerjaan.

Didampingi kuasa hukum dari LBH Brigade 08 yang dipimpin Zecky Alatas, Daus secara resmi melayangkan somasi terbuka kepada pihak yang diduga menggunakan foto, nama, dan identitasnya tanpa izin untuk menyebarkan narasi yang dianggap menyesatkan.

Dalam konferensi pers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2026), Daus mengaku cukup terpukul dengan kemunculan akun tersebut. Menurutnya, banyak orang yang salah paham karena mengira unggahan dari akun itu benar-benar berasal darinya.

“Akibat akun palsu ini sangat berdampak besar terhadap saya. Saya tidak seperti yang dia ucapkan. Saya cinta terhadap ulama dan umara serta yang lainnya. Hal ini juga berdampak besar terhadap pertemanan dan pekerjaan saya,” ungkap Daus.

Bagi Daus, menjaga kepercayaan publik merupakan hal yang sangat penting sebagai seorang publik figur. Karena itu, ia memilih mengambil langkah hukum agar persoalan ini tidak semakin meluas dan tidak kembali terjadi.

Di sisi lain, Zecky Alatas menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan kesempatan kepada pemilik akun untuk menghentikan tindakannya. Bahkan, menurutnya, Daus beberapa kali mencoba meminta agar konten tersebut dihapus melalui kolom komentar siaran langsung TikTok, namun tidak mendapat respons.

Melalui somasi bernomor 118/LBH.BG.08/SMST/VI-2026, LBH Brigade 08 memberikan waktu selama 3 x 24 jam kepada pihak yang diduga mengelola akun tersebut untuk menghapus seluruh konten yang menggunakan identitas Daus Mini, sekaligus menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf.

Apabila somasi itu tidak diindahkan, Zecky memastikan pihaknya siap membawa kasus tersebut ke jalur hukum dengan melaporkannya kepada kepolisian.

Kasus yang dialami Daus Mini menjadi pengingat bahwa penyalahgunaan identitas di media sosial bukan hanya berdampak pada citra seseorang, tetapi juga dapat berujung pada konsekuensi hukum. Di era digital, penggunaan identitas orang lain tanpa izin dapat merugikan banyak pihak dan berpotensi melanggar ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Exit mobile version