News
Samsung Galaxy S26 Bikin Konten Takbiran Makin Epic! Foto & Video Malam Hari Kini Super Jernih
Jakarta – Malam takbiran selalu jadi momen spesial yang dinanti setiap tahun. Suasana pawai dan gema takbir sering dijadikan konten media sosial, namun tantangan utama tetap sama: kondisi minim cahaya yang bikin hasil foto dan video kurang maksimal.
Menjawab hal ini, Samsung Electronics Indonesia menghadirkan Galaxy S26 Ultra dengan fitur Nightography terbaru. Teknologi ini memungkinkan hasil foto dan video tetap terang, tajam, dan natural meski di malam hari.
“Kamera selalu menjadi salah satu alasan utama pengguna memilih Galaxy S Series. Di Galaxy S26 Ultra, kami meningkatkan hardware dan software agar hasil tetap maksimal, termasuk saat momen takbiran,” ujar Ilham Indrawan.
Peningkatan terlihat dari aperture yang lebih besar (f/1.4) serta sistem pengurangan noise yang lebih canggih. Hasilnya, foto low light jadi lebih detail dengan efek bokeh yang natural. Fitur Super Steady juga makin stabil, bahkan saat merekam video di tengah keramaian pawai.
Selain itu, dukungan AI melalui AI ISP dan ProVisual Engine membantu menjaga kualitas gambar tetap konsisten. Ada juga fitur Photo Assist yang memudahkan editing langsung di galeri.
Untuk audio, Galaxy Buds4 Pro hadir dengan ANC dan Audio Eraser berbasis AI, sehingga suara takbiran bisa terdengar lebih jernih tanpa gangguan.
Galaxy S26 Series dan Galaxy Buds4 Series sudah tersedia mulai 18 Maret 2026, lengkap dengan berbagai promo menarik.
Dengan fitur tersebut, Galaxy S26 Ultra jadi pilihan tepat untuk bikin konten takbiran yang lebih jernih, stabil, dan tentunya “epic”.
Hukum
15 Proyek Bermasalah, GRAK NTT Desak KPK-BPK Usut APBD Flores Timur
JAKARTA — Gerakan Rakyat Anti Korupsi Nusa Tenggara Timur (GRAK NTT) melaporkan dugaan persoalan dalam sejumlah proyek pembangunan di Kabupaten Flores Timur kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Senin (16/3/2026).
Salah satu yang menjadi perhatian adalah proyek rekonstruksi jalan Lamanabi–Latonliwo–Tone di Kecamatan Tanjung Bunga dengan nilai kontrak sekitar Rp10,92 miliar dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2025.
Berdasarkan data yang disampaikan GRAK NTT, hingga menjelang berakhirnya masa kontrak pada 24 Desember 2025, progres pekerjaan proyek tersebut dilaporkan baru mencapai sekitar 27,8 persen. Dari rencana pembangunan jalan sepanjang sekitar 6 kilometer, realisasi fisik disebut baru sekitar 1,6 kilometer.
Kondisi tersebut dinilai menunjukkan deviasi pekerjaan yang signifikan. Dalam praktik pengadaan pemerintah, situasi dengan selisih capaian sebesar itu umumnya telah masuk kategori kontrak kritis.
Proyek ini sendiri memiliki masa pelaksanaan sekitar 170 hari sejak kontrak ditandatangani pada 3 Juli 2025. Kontraktor pelaksana disebut telah menerima uang muka sekitar 30 persen dari nilai kontrak atau sekitar Rp3,27 miliar.
Selain capaian fisik yang rendah, GRAK NTT juga menyoroti proses penetapan pemenang tender. Perusahaan yang ditunjuk sebagai pelaksana, CV Valentine, menurut informasi yang beredar di masyarakat tidak berada pada posisi teratas dalam evaluasi teknis maupun administrasi. Namun demikian, perusahaan tersebut tetap ditetapkan sebagai pemenang.
Di luar itu, GRAK NTT mengaku menerima berbagai informasi mengenai dugaan praktik gratifikasi sebelum penetapan pemenang tender. Dugaan tersebut mencakup kemungkinan adanya aliran dana maupun pemberian fasilitas kepada pihak tertentu yang memiliki pengaruh dalam proses pengadaan. Informasi ini masih memerlukan verifikasi lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.
Atas dasar itu, GRAK NTT meminta KPK menelusuri seluruh proses pengadaan proyek, termasuk kemungkinan adanya penyimpangan dalam penetapan pemenang tender. Sementara kepada BPK, mereka mendesak dilakukan audit investigatif untuk menilai potensi kerugian keuangan negara.
Menurut GRAK NTT, audit tersebut perlu mencakup seluruh tahapan, mulai dari perencanaan, proses tender, pencairan anggaran, hingga pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
Selain proyek jalan, GRAK NTT juga menyoroti kondisi sejumlah proyek lain dalam APBD Flores Timur Tahun Anggaran 2025. Dari total 510 paket pekerjaan fisik, sebanyak 15 proyek dilaporkan belum dapat dilakukan serah terima pekerjaan (PHO) meskipun masa kontraknya telah berakhir.
Proyek-proyek tersebut mencakup sektor pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur dasar. Beberapa di antaranya berupa pembangunan ruang kelas, fasilitas kesehatan, hingga sarana air bersih.
GRAK NTT menilai jumlah proyek yang belum selesai dalam satu tahun anggaran tersebut perlu mendapat perhatian. Dalam praktik umum, keterlambatan proyek dapat terjadi, namun jumlah yang mencapai belasan paket dinilai tidak lazim.
Kondisi ini, menurut mereka, berpotensi mengindikasikan persoalan dalam perencanaan, pelaksanaan, maupun pengawasan proyek pembangunan daerah.
Hingga saat ini, belum terdapat penjelasan resmi dari pemerintah daerah Flores Timur maupun pihak terkait mengenai perkembangan proyek-proyek tersebut serta temuan yang disampaikan GRAK NTT. (TT)
News
Galaxy S26 Series Tiba di Tangan Konsumen, Samsung Gelar Galaxy Unboxing Day!
Wartahot.news – Samsung Electronics Indonesia menggelar Galaxy Unboxing Day pada 7 Maret 2026 di Mall Kelapa Gading 3, Jakarta. Dalam acara tersebut, konsumen yang telah melakukan pre-order Galaxy S26 Series bisa menjadi yang pertama untuk melakukan unboxing HP AI tersebut dan merasakan langsung inovasi terbaru dari Samsung.
“Samsung menerima antusiasme yang luar biasa dari konsumen sejak pre-order Galaxy S26 Series dibuka pada 26 Februari 2026. Menandai resminya HP AI terbaik telah diterima ditangan konsumen Indonesia, kami menggelar Galaxy Unboxing Day, unboxing event serentak bersama 2000 konsumen Indonesia di seluruh Indonesia. Untuk konsumen yang ikut serta acara ini selain merasakan kami juga berikan ragam pengalaman menarik dan tambahan benefit spesial, mulai dari bonus aksesori seperti case dan adapter hingga hadiah tumbler eksklusif,” ujar Verry Octavianus, Head of MX Smartphone Category Management Samsung Electronics Indonesia.
Alasan konsumen pre-order Galaxy S26 Series
Tingginya animo dari konsumen Indonesia dalam melakukan pre-order Galaxy S26 Series salah satunya karena terobosan yang ditawarkan oleh HP AI tersebut, seperti hadirnya fitur Privacy Display. Inovasi ini pun menjadikan Samsung merek HP pertama yang menghadirkan perlindungan layar di tingkat piksel.
Privacy Display adalah teknologi yang memberikan privasi lebih pada HP. Saat Privacy Display diaktifkan, layar perangkat akan mengurangi penyebaran cahaya ke arah samping dan memfokuskan tampilan layar ke arah depan. Fitur ini menggunakan Narrow Pixels untuk memungkinkan layar tetap terang dan jernih saat dilihat dari depan. Jadi, pengguna bisa memastikan orang-orang di sekitar akan sulit melihat isi HP miliknya tanpa harus pasang anti spy tambahan yang bisa merusak layar bahkan tidak nyaman saat menikmati konten di perangkat.
Selain itu, Now Nudge juga menjadi fitur baru di Galaxy S26 Series yang mencuri perhatian konsumen. Now Nudge mampu memberikan rekomendasi yang relevan berdasarkan apa yang sedang dilakukan pengguna. Misalnya, ketika pengguna diminta untuk kirim foto saat pakai baju merah, Now Nudge akan otomatis mencari foto terkait di Gallery dan menyarankan pengguna mengirim foto yang ditemukan. Saat menerima pesan terkait undangan meeting, Now Nudge juga dapat membantu pengguna mengidentifikasi agenda yang relevan di Kalender dan memeriksa apakah terdapat jadwal yang bertabrakan.
Lalu, fitur Horizontal Lock juga sukses menarik minat konsumen terhadap Galaxy S26 Series. Horizontal Lock adalah peningkatan fitur Super Steady yang memungkinkan pengguna untuk mengunci orientasi video agar tetap lurus dan stabil meski HP dimiringkan atau diputar hingga 360 derajat. Fitur ini sangat berguna untuk menciptakan konten yang cinematic tanpa pakai gimbal tambahan.
Tak ketinggalan, peningkatan pada fitur Photo Assist dan Nightography juga memberikan daya tarik lebih bagi Galaxy S26 Series. Photo Assist kini memungkinkan pengguna untuk edit foto cukup dengan pakai prompt. Sementara itu, Nightography telah disempurnakan agar foto dan video di kondisi cahaya yang redup jadi lebih jernih dan hidup, seperti saat konser atau ketika menyalakan api unggun saat camping.
Coba langsung berbagai fitur terbaru dari Galaxy S26 Series di Galaxy Studio
Samsung memahami bahwa fitur-fitur terbaru di Galaxy S26 Series telah menarik perhatian konsumen. Maka dari itu, Samsung menghadirkan Galaxy Studio, sebuah pameran yang mengajak konsumen untuk mencoba langsung berbagai fitur yang ada di Galaxy S26 Series.
Galaxy Studio hadir dengan area-area interaktif yang membuat pengalaman hands-on Galaxy S26 Series menjadi lebih menyenangkan. Beberapa fitur unggulan dari Galaxy S26 Series yang menjadi sorotan di Galaxy Studio adalah Privacy Display, Horizontal Lock, Photo Assist, dan Nightography Video. Terdapat juga area khusus untuk menikmati pengalaman audio terbarukan dari Galaxy Buds4 Series.
Galaxy Studio berlangsung di Mall Kelapa Gading 3 dan Kota Kasablanka selama 4–8 Maret 2026. Setelah itu, Galaxy Studio akan hadir di Grand Indonesia selama 1–5 April 2026.
Harga dan Ketersediaan
Pre-order Galaxy S26 Ultra, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 masih tersedia hingga 17 Maret 2026. Seluruh model Galaxy S26 Series hadir dalam pilihan warna Black, Cobalt Violet, Sky Blue, dan White. Tersedia juga warna Pink Gold dan Silver Shadow untuk pembelian di samsung.com/id.
Berikut harga Galaxy S26 Ultra dan pilihan memori yang tersedia:
Galaxy S26 Ultra 16GB/1TB: Rp31.999.000
Galaxy S26 Ultra 12GB/512GB: Rp27.499.000
Galaxy S26 Ultra 12GB/256GB: Rp24.499.000
Sementara itu, berikut harga Galaxy S26 dan Galaxy S26+ serta pilihan memori yang tersedia:
Galaxy S26+ 12GB/512GB: Rp22.499.000
Galaxy S26+ 12GB/256GB: Rp19.499.000
Galaxy S26 12GB/512GB: Rp19.499.000
Galaxy S26 12GB/256GB: Rp16.499.000
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.samsung.com/id.***
News
Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Wakil KSAD Kelahiran Ternate yang Dikenal sebagai Jenderal Kopassus Penulis Buku Perdamaian Poso
Jakarta — Dunia militer Indonesia memiliki salah satu putra terbaik dari Indonesia Timur yang kini berada di jajaran pucuk pimpinan TNI Angkatan Darat. Ia adalah Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustafa, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad) ke-41 sejak 15 Agustus 2025.
Perwira tinggi kelahiran Ternate, 14 Maret 1969 tersebut dikenal sebagai sosok prajurit dengan pengalaman operasi yang panjang sekaligus memiliki kedalaman intelektual. Karier militernya dimulai setelah lulus dari Akademi Militer pada tahun 1991 dari kecabangan Infanteri, dan kemudian bergabung dengan pasukan elite baret merah, Kopassus.
Sebagai prajurit komando, Saleh Mustafa terlibat dalam sejumlah operasi penting yang pernah digelar TNI, di antaranya Operasi Seroja serta Operasi Tinombala di wilayah Poso, Sulawesi Tengah. Pengalaman di berbagai operasi tersebut turut membentuk karakter kepemimpinannya di lingkungan militer.
Namun perjalanan kariernya tidak hanya berkutat pada medan operasi. Saleh Mustafa juga dikenal memiliki perhatian terhadap pendekatan kemanusiaan dan budaya dalam menyelesaikan konflik. Hal itu dituangkannya melalui buku berjudul Menuai Damai di Tanah Poso yang diterbitkan pada tahun 2016. Dalam buku tersebut, ia mengangkat bagaimana kearifan lokal dan adat istiadat masyarakat dapat menjadi salah satu kunci terciptanya perdamaian sekaligus membuka potensi wisata daerah.
Pengalaman teritorialnya juga terbilang luas. Ia pernah menjabat sebagai Komandan Korem 132/Tadulako, kemudian dipercaya menjadi Kepala Staf Kodam Jaya. Kariernya berlanjut saat ia ditunjuk sebagai Panglima Kodam XVII/Cenderawasih di Papua, wilayah dengan dinamika keamanan yang kompleks.
Perjalanan karier Saleh Mustafa juga mencatatkan catatan tersendiri di lingkungan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Ia menjadi perwira kedua setelah Letjen TNI (Purn) Kemal Idris yang dipromosikan menjadi Panglima Kostrad langsung dari jabatan Kepala Staf Kostrad, meski jabatan tersebut hanya diembannya selama sekitar empat bulan.
Sebelum dipercaya menjadi orang nomor dua di TNI Angkatan Darat, jenderal bintang tiga ini juga sempat menjabat sebagai Inspektur Jenderal (Irjen) TNI. Penunjukannya sebagai Wakasad untuk mendampingi Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menunjukkan kepercayaan pimpinan terhadap kapasitasnya sebagai organisator militer.
Hingga kini, Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa terus menjalankan tugasnya sebagai Wakasad dengan fokus pada penguatan organisasi dan kesiapan operasional TNI Angkatan Darat.
Perjalanan hidupnya dari seorang pelajar SMA Negeri 1 Ternate hingga mencapai posisi strategis di Markas Besar Angkatan Darat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya dari Maluku dan kawasan Indonesia Timur. Sosoknya menunjukkan bahwa profesionalisme prajurit yang dibarengi pemahaman terhadap budaya lokal dapat menjadi kekuatan penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
-
Hukum6 days agoTim Pengacara LBH Brigade 08 Datangi Bareskrim Mabes Polri, Minta Perlindungan Hukum atas Dugaan KDRT
-
News2 weeks agoIrma Maryati Tunjuk LBH Brigade 08 Kawal Sengketa Hak Asuh Anak dengan Mantan Suami WN Spanyol
-
Infotainment4 weeks ago
Berkenalan dengan Renata Dvika Kusumah model muda berbakat
-
Entertainment3 weeks agoBritney Davanya Cerita Ambisi Jadi Model Dunia
-
News3 weeks agoPemilik PT Indoraya Multi Internasional Menghilang Saat Kantor Disambangi Polisi
-
News4 weeks agoPemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026
-
Olahraga4 weeks agoJasaraharja Putera Dukung Keselamatan Jogja Expo Center Fun Run 2026 Lewat Perlindungan Asuransi
-
News4 weeks agoMachi Ahmad: Laporan Balik Dihentikan, Kasus Penganiayaan Darwin dan Angel Naik Penyidikan
