Entertainment
Etenia Croft Raih AMI Awards 2026 Lewat Lagu “Sahabat Terbaik”
JAKARTA – Penyanyi cilik Etenia Croft berhasil meraih penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026 untuk kategori Artis Solo Anak-Anak Terbaik melalui lagu “Sahabat Terbaik”. Penghargaan tersebut menjadi pencapaian pertama Etenia di ajang musik bergengsi Tanah Air.
Etenia mengaku tidak menyangka namanya akan diumumkan sebagai pemenang. Bahkan, ia bersama tim tidak menyiapkan pidato kemenangan karena sejak awal tidak memperkirakan akan membawa pulang piala.
“Sebenernya kita belum prepare sama sekali. Tiba-tiba pas dipanggil, aku kaget karena kita belum nyiapin apa-apa,” ujar Etenia Croft saat ditemui di ArtPreneur, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/11/2026) malam.
Meski sempat terkejut, Etenia mengaku bersyukur atas penghargaan yang diraihnya. Ia menyebut kemenangan tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus penyemangat untuk terus berkarya di industri musik Indonesia.
“Ini pertama kali aku ada di panggung AMI Awards tahun 2026. Aku bersyukur banget bisa dapat piala ini untuk pertama kali lewat lagu Sahabat Terbaik,” tuturnya.
Tidak hanya merayakan pencapaian tersebut, Etenia juga tengah mempersiapkan karya terbaru berjudul “Kenangan Indah”. Lagu yang kembali diciptakan Marvel Marlon itu mengangkat cerita tentang kenangan bersama orang-orang tersayang.
Di luar dunia tarik suara, Etenia juga memiliki keinginan untuk mengembangkan karier sebagai entertainer. Ia tertarik mendalami kemampuan public speaking dan bidang hiburan lainnya.
Etenia berharap karya-karyanya dapat memberikan kebahagiaan sekaligus inspirasi bagi anak-anak Indonesia. Ia juga mengajak generasi muda untuk terus mengembangkan kreativitas, khususnya dengan menghadirkan lagu anak yang sesuai dengan usia mereka.
“Kita sebagai anak-anak Indonesia harus terus berkarya dan menciptakan lagu-lagu anak-anak yang sesuai dengan umur kita,” pungkasnya.
Penghargaan AMI Awards 2026 menjadi salah satu langkah penting dalam perjalanan Etenia Croft di industri musik. Ia berharap dapat terus menghadirkan karya positif dan ikut meramaikan perkembangan musik anak Indonesia.
Entertainment
Puteri Anak Indonesia 2026 Sukses Digelar, 37 Peserta dari Berbagai Daerah Ikuti Kompetisi
JAKARTA – Ajang Puteri Anak Indonesia 2026 sukses digelar dengan melibatkan 37 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Memasuki tahun kesembilan, kompetisi ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk menunjukkan bakat, kreativitas, kecerdasan, sekaligus mengembangkan karakter dan kepercayaan diri.
Malam Grand Final Puteri Anak Indonesia 2026 berlangsung pada Sabtu (31/10/2026) di Gedung Pusat Perfilman H. Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta. Para peserta berusia 10-13 tahun tersebut datang dari berbagai daerah, mulai dari Aceh hingga Papua.
Seluruh finalis sebelumnya telah melewati proses kurasi daerah dan audisi daring tingkat nasional. Mereka kemudian mengikuti rangkaian kegiatan karantina pada 27 Oktober hingga 1 November 2026 di Yello Hotel Harmoni, Jakarta.
Selama karantina, peserta mendapatkan pembekalan, mengikuti pengembangan kemampuan, serta menjalani pemotretan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sebelum malam puncak.
Founder Puteri Anak Indonesia, Derry Dahlan, mengatakan ajang tersebut pertama kali diselenggarakan pada 2018. Selama sembilan tahun, pihaknya berupaya mempertahankan kompetisi ini sebagai wadah positif untuk mengembangkan potensi anak-anak Indonesia.
“Sembilan tahun kami konsisten, bukan hanya mencari juara, tetapi membangun karakter anak Indonesia yang cerdas, berbakat, berbudaya, dan berhati mulia. Alhamdulillah, setiap tahun antusiasmenya terus meningkat,” ujar Derry Dahlan.
Dia menjelaskan, terdapat lima kriteria utama dalam proses penilaian, yakni Intelligence & Public Speaking, Talent & Creativity, Attitude & Personality, Beauty & Catwalk, serta Social Project & Character.
Penilaian tersebut mencakup kecerdasan, kemampuan berbicara di depan umum, kreativitas, bakat, kedisiplinan, sopan santun, hingga visi dan misi peserta sebagai Puteri Anak Indonesia.
Derry menegaskan, penilaian tidak hanya melihat penampilan peserta di atas panggung. Sikap dan perilaku selama menjalani karantina juga menjadi pertimbangan dalam menentukan pemenang.
“Kami tidak menilai anak hanya dari cantiknya saja. Kami mencari sosok Puteri Anak yang lengkap. Jadi, yang dinobatkan sebagai pemenang adalah anak yang tidak hanya cantik di panggung, tetapi juga berkarakter baik di belakang panggung,” jelasnya.
Derry Dahlan Apresiasi Penyelenggaraan Tahun Kesembilan
Derry mengaku bangga ajang Puteri Anak Indonesia dapat terus berlangsung selama sembilan tahun. Dia menyebut dukungan orang tua dan berbagai pihak menjadi salah satu faktor penting dalam keberlangsungan kompetisi tersebut.
“Sebagai Founder, perasaan saya sangat haru dan bangga. Sembilan tahun bukan waktu yang sebentar. Banyak tantangan, tetapi melihat anak-anak Indonesia begitu hebat dan orang tua yang begitu mendukung, semua lelah terbayar,” ungkapnya.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada tim penyelenggara, dewan juri, sponsor, media, dan para orang tua yang telah mendukung kegiatan tersebut sejak pertama kali digelar pada 2018.
Daftar Pemenang Puteri Anak Indonesia 2026
Pada malam Grand Final, sejumlah peserta berhasil meraih gelar utama dan kategori khusus. Berikut daftar pemenang Puteri Anak Indonesia 2026:
- Puteri Anak Indonesia 2026: Shakira Al Khaira (Lampung).
- Puteri Anak Indonesia Pariwisata 2026: Davina Mariska Putri Purwanta (Jambi).
- Puteri Anak Indonesia Lingkungan 2026: Callysta Queenycia (Sumatera Selatan).
- Puteri Anak Indonesia Budaya 2026: Bunga Alana Kayra Bellvania (DI Yogyakarta).
- Puteri Anak Indonesia Pendidikan 2026: Aqilah Indah Rhiana Ardhianti (DKI Jakarta).
Derry berpesan agar para pemenang tidak hanya menjadikan gelar tersebut sebagai sebuah penghargaan, tetapi juga menjalankan tanggung jawab sebagai representasi Puteri Anak Indonesia.
Dia berharap para pemenang tetap rendah hati, rajin belajar, menyayangi keluarga, serta mampu menjalankan program kerja yang telah disusun.
“Mahkota ini adalah amanah, bukan hanya hadiah. Tetaplah menjadi anak-anak, menjadi juara yang rendah hati, rajin belajar, dan sayang keluarga. Gunakan media sosial untuk hal positif dan menginspirasi teman-teman sebaya,” pesannya.
Melalui penyelenggaraan tahun ini, Puteri Anak Indonesia diharapkan dapat terus menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat, membangun karakter, dan meningkatkan kepercayaan diri. Ajang ini juga diharapkan melahirkan generasi muda yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Budaya
Hadiri Gala Premiere Film Mawang, Aldi Taher Janjikan ‘Bisikan Jenazah 2’ Jika Tembus 500 Ribu Penonton
PENULIS: KATASIBOY
JAKARTA — Penggemar sinema horor Tanah Air kembali disuguhkan tontonan berkelas yang mengangkat kearifan lokal. Kali ini, film berjudul “Mawang: Jangan Sebut Namanya” resmi menggelar pemutaran perdana (gala premiere) dengan menghadirkan atmosfer mencekam sekaligus penuh antusiasme dari para penikmat film.
Berbeda dari film horor kebanyakan, Mawang mengeksplorasi mitos serta cerita rakyat yang mengakar kuat di masyarakat Bangka Belitung. Cerita mistis tersebut dikemas secara apik melalui visual sinematik yang siap memacu adrenalin penonton di bioskop.
Malam peluncurannya pun berlangsung riuh. Sederet selebriti, tamu undangan VIP, hingga insan pers tampak memadati area karpet merah untuk menyaksikan aksi Aldi Taher dan jajaran pemeran lainnya.
Di sela-sela kemeriahan acara tersebut, Aldi Taher bahkan melontarkan nazar khasnya di hadapan publik. Ia berjanji bakal segera menggarap sekuel film legendarisnya, “Bisikan Jenazah 2”, jika film Mawang sukses menembus angka 500 ribu penonton di bioskop. (Minggu,25,10,2026).
Melihat tingginya respons, dukungan para tamu, serta sorotan publik sejak malam gala premiere, film Mawangdigadang-gadang bakal menjadi salah satu karya horor lokal yang paling menyedot perhatian penonton di bioskop bulan ini.
Entertainment
13 Finalis Jakarta Siap Berlaga di Puteri Anak dan Remaja Indonesia 2026, Usung Misi Sosial
JAKARTA — Sebanyak 13 finalis perwakilan DKI Jakarta bersiap mengikuti ajang Puteri Anak dan Remaja Indonesia tingkat nasional 2026. Selain berkompetisi untuk meraih gelar, para peserta membawa program advokasi yang berfokus pada isu sosial, pelestarian budaya, pendidikan, pariwisata, dan lingkungan.
Kesiapan para finalis tersebut diperkenalkan dalam konferensi pers di Hotel Cordela, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (24/10/2026). Mereka dijadwalkan mengikuti karantina nasional pada 27–31 Oktober 2026.
Regional Director Puteri Anak dan Remaja DKI Jakarta, Sri Sintawati, mengatakan para finalis telah menjalani pembinaan sejak terpilih pada Juni 2026.
Pembinaan tersebut meliputi pelatihan berbicara di depan umum atau public speaking, teknik berjalan di atas panggung (catwalk), tata krama, serta pengembangan karakter.
“Mereka sudah mempersiapkan segala sesuatunya sejak mereka terpilih sebagai Puteri Anak Remaja Jakarta di bulan Juni. Mereka sudah persiapan pelatihan, coach public speaking, kemudian mereka juga untuk catwalk-nya,” ujar Sri.
Menurut Sri, para peserta juga didorong untuk menjalankan program advokasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Program tersebut disesuaikan dengan perhatian dan kepedulian masing-masing finalis terhadap persoalan di lingkungan sekitar.
“Mereka berbagi empati dengan masyarakat di sekitar mereka. Ada yang bergerak di bidang lingkungan, ada juga yang mengajak anak-anak dan remaja untuk bangga dengan diri sendiri, bisa bermanfaat, dan berkarya untuk teman-teman mereka,” katanya.
Usung keberagaman hingga pelestarian batik
Salah satu finalis, Clairine Chastine Yumanta, yang menyandang gelar Puteri Remaja Indonesia Jakarta 2026, membawa advokasi bertajuk Voices of Bhinneka. Program tersebut berfokus pada pesan persatuan dan penghargaan terhadap keberagaman di kalangan generasi muda.
Di bidang pelestarian budaya, Christable Catherine, Puteri Remaja Indonesia Jakarta Pendidikan 2026, mengusung program Batik Tanpa Batas. Melalui advokasi tersebut, ia ingin mendorong generasi muda untuk mengenal, menggunakan, dan bangga terhadap batik sebagai warisan budaya Indonesia.
“Jika saya terpilih menjadi salah satu pemenang di Puteri Batik Remaja Indonesia, saya akan terus menjalankan advokasi saya, yaitu Batik Tanpa Batas. Saya ingin mengajak para generasi muda untuk bangga menggunakan batik dan membawa batik hingga ke internasional,” ujar Christable.
Sementara itu, Ayesha Shanum Maira Shaheema, Puteri Anak Indonesia Jakarta Budaya 2026, mengangkat tema pelestarian batik melalui proyek My Batik, My Culture. Program ini juga diarahkan untuk memperkenalkan perajin lokal dan meningkatkan apresiasi generasi muda terhadap budaya Indonesia.
Pada isu lingkungan, Ameera Delisha, Puteri Remaja Indonesia Jakarta Lingkungan 2026, membawa pesan tentang pentingnya menjaga kelestarian alam. Adapun Kineta Carlin Candida Siregar, Puteri Remaja Indonesia Jakarta Pariwisata 2026, berfokus pada pengenalan potensi pariwisata Indonesia.
Berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya para finalis untuk menunjukkan bahwa kompetisi tingkat nasional tidak hanya menilai penampilan, tetapi juga gagasan, kepedulian sosial, dan kemampuan peserta dalam mengembangkan program yang bermanfaat.
Daftar perwakilan DKI Jakarta
Dari kategori Puteri Anak, Aqilah Indah Rhiana Ardhianti mewakili Jakarta sebagai Puteri Anak Indonesia Jakarta 2026. Prameswari Nararya Iswandaru Putri menyandang gelar Puteri Anak Indonesia Jakarta Pariwisata 2026, sedangkan Afidenaya Myesha Bellvania Kaat menjadi Puteri Anak Indonesia Jakarta Lingkungan 2026.
Pada kategori Puteri Remaja, perwakilan Jakarta meliputi Clairine Chastine Yumanta, Kineta Carlin Candida Siregar, Ameera Delisha, Christable Catherine, dan Aulia Ardya Ramadhani. Aulia menyandang gelar Puteri Remaja Indonesia Jakarta Budaya 2026.
Adapun pada kategori Indonesia’s Girl, Salwa Nadhifah menyandang gelar Indonesia’s Girl Indonesia Jakarta 2026, sedangkan Latysha Shaumi Almirza Prima merupakan Runner Up Indonesia’s Girl Indonesia Jakarta 2026.
Untuk kategori Indonesia’s Girl Junior, Kaisah Hutami Mumtazah menyandang gelar Indonesia’s Girl Junior Indonesia Jakarta 2026. Gadisa Kirana Larassati menjadi Runner Up Indonesia’s Girl Junior Indonesia Jakarta 2026.
Jalani audiensi sebelum karantina
Sebelum mengikuti karantina nasional, para finalis telah melakukan audiensi dengan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk pemerintah kota di wilayah DKI Jakarta, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta Dinas Pariwisata Provinsi DKI Jakarta.
Persiapan juga dilakukan melalui pendampingan orang tua dan pelatih profesional, termasuk Miss Debby dan Kak Ayu.
Dalam karantina nasional, para peserta akan menjalani sejumlah tahapan penilaian, antara lain wawancara mendalam (deep interview), presentasi program advokasi, dan penampilan bakat seni.
Tahapan tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan komunikasi, wawasan, kreativitas, serta pemahaman terhadap program yang mereka usung.
KG Enterprise selaku pemegang lisensi sejak 2023 mendorong pembinaan yang menitikberatkan pada pengembangan karakter, kecerdasan, dan empati. Ajang ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi anak dan remaja untuk mengembangkan potensi sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Melalui kompetisi tersebut, para finalis Jakarta diharapkan tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga menjalankan advokasi secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
-
Infotainment4 weeks agoZecky Alatas Ungkap Dampak Akun Palsu, Nama Daus Mini Disebut Jadi Korban Pembunuhan Karakter
-
Ekonomi4 days agoGEPPMI Fasilitasi 800 Calon PMI Ikuti Seleksi Kerja di Hotel Bintang Lima Turki
-
Entertainment3 weeks agoPerluas Jaringan Usaha, CEO PT Brawijaya Mataram Nusantara Rd Sandy Tumiwa Resmi Jadi Anggota KADIN
-
News3 weeks agoKetua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin Terima Aspirasi Pedagang Taman Puring, Minta Revitalisasi Segera Dipastikan
-
Infotainment3 weeks agoPT Palma Global Indonesia Ungkap Rencana Kerja Sama Investasi dengan Kadin Qatar Senilai Rp15 Triliun
-
News3 weeks agoBrigjen Susatyo Purnomo Condro Resmi Jabat Dirtipidum Bareskrim Polri
-
Infotainment2 weeks ago8 Finalis Puteri Anak dan Remaja Banten 2026 Siap Berlaga di Tingkat Nasional
-
Ekonomi4 weeks ago
Kameel Guzellic lagi-lagi keluarkan varian baru. Kinnara-kinnari, Parfume mewah dibawah 200 Ribu
