Connect with us

Infotainment

Icha Yang Tampil dengan Konsep Musik dan Tarian di Soft Opening Club Mantra PIK2

Published

on

TANGERANG – Penyanyi Icha Yang tampil dalam acara pembukaan awal atau soft opening Club Mantra di kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), Kamis (8/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Icha membawakan musik pop Mandarin dengan konsep pertunjukan yang memadukan vokal dan tarian.

Mengusung tema Rise of the Golden Sun atau Bangkitnya Matahari Emas, Icha tampil mengenakan gaun bernuansa emas rancangan Adhie Chang. Penampilannya dirancang untuk menghadirkan kesan elegan sekaligus feminin.

“Konsep semalam itu happy banget, terus ramai banget. Soft launching Mantra, semoga keren terus dan banyak pengunjungnya,” kata Icha kepada wartawan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Terminal 3, Tangerang, Banten, Jumat (9/10/2026), menjelang keberangkatannya ke China.

Icha mengungkapkan, dirinya membawakan 11 lagu dalam pertunjukan yang berlangsung selama sekitar satu jam tersebut.

“Meriah banget, happy banget,” ujar Icha.

Ia menjelaskan, penampilannya di Club Mantra menjadi pengalaman baru dalam perjalanan kariernya. Selama ini, Icha lebih banyak tampil dengan konsep menyanyi yang berfokus pada vokal.

“Dari panggung dengan single saja, nyanyi dengan nyaman, sekarang ingin ada konsepnya, ingin memberikan pertunjukan yang terbaik,” ucapnya.

Icha juga mengungkapkan bahwa penampilannya di Club Mantra merupakan bagian dari kerja sama profesional. Ia mengaku mendapat kontrak untuk tampil di tempat tersebut selama satu tahun.

“Karena ada investornya dan Icha dikontrak Club Mantra selama satu tahun,” katanya.

Persiapan dengan Dancer Dua Hari

Untuk menghadirkan pertunjukan yang lebih dinamis, Icha melibatkan sejumlah penari atau dancer. Menurut dia, persiapan untuk tampil bersama para penari tersebut terbilang singkat, yakni hanya sekitar dua hari.

Icha mengaku ingin mengeksplorasi beragam genre musik dalam penampilannya, mulai dari jazz bossa nova dengan tempo lebih santai hingga rock dan house music.

“Icha sebenarnya ingin musik yang ada dansa-dansanya, dimulai dari yang pelan genre musik jazz bossa nova, kemudian rock hingga house music,” paparnya.

Meski demikian, Icha mengakui masih menghadapi tantangan ketika harus bernyanyi sekaligus menyesuaikan gerakan dengan para penari.

“Icha merasa sedikit ada kesulitannya, takut salah, tapi di atas panggung kemudian happy-happy saja,” tuturnya.

Ia menambahkan, konsep pertunjukan tersebut dirancang sejak lagu pertama hingga lagu terakhir dengan melibatkan para penari di atas panggung.

Bagi Icha, pengalaman ini menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan panggung sekaligus memberikan pengalaman hiburan yang berbeda kepada penonton.

Berharap Karier Semakin Berkembang

Melalui penampilan tersebut, Icha berharap dapat terus mengembangkan karier musiknya dengan mencoba berbagai konsep pertunjukan baru.

Ia juga berharap Club Mantra dapat berkembang dan semakin dikenal oleh masyarakat.

“Harapan Icha semoga semakin sukses ke depannya, panjang umur dan sehat selalu,” pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Infotainment

Keren! Icha Yang OTW China Siapkan Lagu Baru

Published

on

TANGERANG – Penyanyi Icha Yang bertolak ke China pada Jumat (9/10/2026) untuk menjalani program belajar vokal dan rekaman lagu baru bersama tim musik di negara tersebut.

Keberangkatan ini menjadi bagian dari upaya Icha mengembangkan kemampuan bernyanyi, khususnya dalam membawakan lagu-lagu berbahasa Mandarin.

“Hari ini Icha mau berangkat ke China untuk belajar ke China karena sekarang sudah ada gurunya di China,” kata Icha kepada wartawan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Terminal 3, Tangerang, Banten, Jumat.

Dalam perjalanan tersebut, Icha didampingi manajernya, Kak Ling, serta Luyu yang bertugas sebagai penerjemah.

Icha menjelaskan, kunjungannya kali ini berbeda dari perjalanan sebelumnya ke China. Jika dahulu ia datang untuk bernyanyi, kali ini ia memiliki kesempatan untuk belajar langsung dengan guru vokal sekaligus bekerja sama dengan produser musik setempat.

“Kalau dulu ke China belum kenal siapa-siapa, hanya menyanyi saja. Akhirnya Icha memilih untuk belajar bersama guru dari China, termasuk guru tersebut yang membuat lagu untuk Icha,” ujarnya.

Selama berada di China, Icha dijadwalkan menjalani pembelajaran vokal selama tujuh hari, dilanjutkan dengan proses rekaman lagu baru. Setelah itu, ia bersama tim akan menjalani promosi lagu di tiga lokasi.

“Rencananya Icha mau bikin rekaman musik, suara Icha, termasuk belajar vokal selama tujuh hari di China,” katanya.

Ia menambahkan, kesempatan tersebut diperolehnya melalui proses pengiriman demo video kepada sejumlah produser musik di China.

“Sebenarnya ini kakak Icha yang kemarin Icha ceritain. Dari awal nol banget, Icha kirim-kirim demo video ke China dulu ke beliau ini. Kita tidak pakai audisi, kita tidak pakai orang dalam, orang luar. Kita tidak pakai apa-apa, tidak ada support dari siapa pun. Kita hanya demo lagu ke produser-produser musik di China. Sekarang kesempatan bikin rekaman lagu baru di China,” tutur Icha.

Bangga Membawa Nama Indonesia

Icha mengungkapkan, salah satu lagu yang sempat ditawarkan kepadanya berkaitan dengan sejarah penemuan padi di China. Pada awalnya, ia sempat mempertimbangkan tawaran tersebut karena merasa latar belakangnya sebagai penyanyi asal Jember, Jawa Timur, berbeda dengan konteks lagu yang akan dibawakan.

“Sebenarnya dulu sebelum Icha tampil on air sudah ditawari. Tapi saya masih bimbang karena ini lagu pahlawan China, jadi kayaknya aneh kalau orang Jember yang membawakan lagu itu. Lagu ini tentang orang pertama yang menemukan padi di China,” jelasnya.

Meski sempat ragu, Icha melihat kesempatan belajar dan bekerja sama dengan musisi China sebagai pengalaman berharga untuk meningkatkan kualitas bermusiknya.

Sebagai penyanyi asal Indonesia, ia berharap kesempatan tersebut dapat membuka jalan bagi kariernya di industri musik internasional, khususnya musik Mandarin.

“Sebagai orang Jember, saya tentu bangga dengan ini dan harus mau belajar,” ucapnya.

Icha juga mengaku mendapat sambutan positif dari pihak-pihak yang menantikan kedatangannya untuk belajar dan bernyanyi di China.

“Di China banyak orang yang menunggu Icha buat belajar dan menyanyi di China. Mereka sangat antusias dan support banget serta menghargai banget,” katanya.

Ia berharap proses belajar dan rekaman tersebut dapat menghasilkan karya yang lebih baik sekaligus membawa nama Indonesia ke panggung yang lebih luas.

“Pokoknya bisa membanggakan Indonesia. Saya juga sering membawa nama Jember,” pungkasnya.

Kak Ling Melihat Potensi Icha Yang

Sementara itu, Kak Ling, yang menjadi manajer Icha di China, menjelaskan bahwa dirinya berasal dari Changsha, China, dan datang ke Indonesia untuk memulai usaha pada 2018.

Ketertarikannya terhadap musik kemudian mempertemukannya dengan Icha Yang, penyanyi asal Jember yang dinilainya memiliki karakter vokal menarik.

“Saya sempat mendengar Icha menyanyi dan suaranya sangat indah. Icha memiliki kualitas suara yang ber-aura muda, segar, dan penuh energi. Dia juga sangat pandai membangun suasana di depan penonton,” kata Kak Ling.

Menurut dia, kemampuan Icha membawakan lagu Mandarin menjadi salah satu hal yang membuatnya tertarik untuk mendukung perjalanan karier penyanyi tersebut.

Sebagai penyanyi Indonesia yang pada awalnya belum memahami bahasa Mandarin, Icha dinilai mampu menyampaikan emosi lagu dengan baik kepada penonton.

“Saya sangat mengaguminya dan menghargai usaha serta kerja kerasnya. Karena itu, saya ingin membawanya ke Tiongkok untuk mengalami dan mempelajari budaya Tiongkok, serta membawa lagu-lagu Mandarin ke dunia,” ujar Kak Ling.

Continue Reading

Ekonomi

Kameel Guzellic lagi-lagi keluarkan varian baru. Kinnara-kinnari, Parfume mewah dibawah 200 Ribu

Published

on

Kameel Guzellic Rilis Varian Kinnara-Kinnari, Parfum Mewah di Bawah Rp 200 Ribu

DEPOK, 4 Oktober 2026 – Industri wewangian lokal kembali dikejutkan oleh gebrakan terbaru dari Kameel Guzellic. Brand parfum yang dikenal dengan komitmen kemewahannya ini secara resmi mengumumkan rencana peluncuran mahakarya terbaru mereka, varian Kinnara-Kinnari, pada akhir Oktober ini. Peluncuran ini sekaligus mempertegas posisi Kameel Guzellic sebagai satu-satunya Extrait de Parfum di Indonesia yang berani menawarkan kualitas komponen Top Note Nomor 1 dengan harga yang sangat kompetitif, yakni di bawah Rp 200.000,-.

Dibalik konsep inovatif ini, ada visi besar dari Citra Sastrakusuma selaku Owner Kameel Guzellic Parfume. Citra berhasil memadukan narasi khazanah budaya Nusantara yang mendalam dengan industri parfum modern yang inklusif—membuktikan bahwa keharuman eksklusif kelas dunia dapat diakses oleh semua kalangan tanpa harus menguras kantong.

Terinspirasi dari sepasang makhluk surgawi bersayap penjaga Pohon Kehidupan (Kalpataru) yang abadi, varian Kinnara-Kinnari dirancang sebagai simbol dari kesetiaan mutlak, keharmonisan jiwa yang melebur, dan cinta sejati.

“Kinnara-Kinnari bukan sekadar sebotol parfum. Ini adalah representasi dari sebuah keintiman yang tidak lekang oleh waktu. Kami menerjemahkan kesetiaan abadi dan kedamaian dari naskah kuno tersebut ke dalam racikan aroma yang mengunci memori, meninggalkan jejak (sillage) yang memikat, serta memberikan impresi mewah yang bertahan sepanjang hari,” ujar Citra Sastrakusuma, Owner Kameel Guzellic Parfume.

“Visi saya sejak awal adalah mendemokratisasi parfum mewah. Melalui Kameel Guzellic, kami ingin membuktikan bahwa memadukan kualitas Top Note premium nomor satu dengan narasi budaya lokal yang adiluhung tidak harus ditebus dengan harga jutaan rupiah.

Kemewahan ini milik semua orang,” tambah Citra.
Kemewahan narasi ini dipastikan akan semakin memperkaya industri wewangian tanah air. Terlebih, setelah peluncuran Kinnara-Kinnari, Kameel Guzellic juga telah mempersiapkan dua varian pelengkap yang akan memberikan warna baru dalam dunia perparfuman: LuMierre, yang membawa filosofi pancaran cahaya kemewahan, dan eleGance, sebuah varian yang mendefinisikan ulang arti keanggunan berkelas.

Dekatkan Diri Melalui Eksibisi Eksklusif di Margo City

Sebelum resmi merilis varian terbarunya ke publik di akhir bulan, Kameel Guzellic saat ini tengah menyapa langsung para pencinta wewangian melalui pop-up event eksklusif. Eksibisi ini berlangsung di Lantai LG, Margo City, Depok, dan akan berjalan hingga 11 Oktober 2026.

Melalui acara ini, publik diberikan kesempatan langka untuk merasakan langsung impresi pertama dari kualitas top note premium yang menjadi pilar utama dari setiap varian Kameel Guzellic, sekaligus menikmati berbagai penawaran eksklusif yang hanya tersedia selama event berlangsung.


Untuk informasi lebih lanjut mengenai lini produk, pemesanan, atau program kemitraan (reseller), silakan mengunjungi kanal resmi Instagram @kameelguzellic.official atau kunjungi langsung booth Kameel Guzellic di Margo City Depok.

Continue Reading

Infotainment

Zecky Alatas Ungkap Dampak Akun Palsu, Nama Daus Mini Disebut Jadi Korban Pembunuhan Karakter

Published

on

JAKARTA — Persoalan akun media sosial yang mencatut nama dan foto Daus Mini terus bergulir. Kuasa hukum Daus Mini, Zecky Alatas, menyebut keberadaan akun tersebut telah memberikan dampak serius terhadap citra dan kehidupan sosial kliennya.

Akun yang menggunakan nama “Dayus Mini” itu diduga menyebarkan sejumlah konten bernada provokatif dan ujaran kebencian, termasuk narasi yang seolah-olah menyeret Daus Mini dalam persoalan antarumat maupun dengan sejumlah tokoh agama.

Menurut Zecky, persoalan tersebut bukan sekadar penggunaan nama tanpa izin. Ia menilai tindakan itu telah mengarah pada pembunuhan karakter terhadap Daus Mini sebagai seorang publik figur.

“Yang jelas ini adalah salah satu kerugian pembunuhan karakter, salah satunya kepada Daus Mini sebagai selebritas. Jadi ke mana-mana ya karakternya assassination, artinya jelek aja namanya Daus Mini,” ujar Zecky.

Ia mengatakan, konten yang beredar membuat masyarakat yang tidak mengetahui persoalan sebenarnya bisa saja mengira bahwa Daus Mini merupakan pihak yang membuat pernyataan-pernyataan tersebut.

“Jadi kalau orang awam itu melihat, Daus Mini kok sekarang saat ini melakukan ujaran kebencian, mengadu domba dengan tokoh agama ini, dengan ulama ini dan itu. Jadi ke mana-mana Daus kalau pergi lagi ada undangan selalu dihujat,” lanjutnya.

Dampak tersebut juga dirasakan langsung oleh Daus Mini. Sang komedian mengaku mulai merasa tidak nyaman ketika berada di ruang publik lantaran namanya telah lebih dulu dikaitkan dengan konten negatif yang tidak pernah ia buat.

Daus menegaskan dirinya tidak pernah membuat narasi yang merendahkan atau menyerang tokoh agama maupun ulama tertentu.

“Ya materiil pasti, nama besar, nama baik pasti. Dan juga ke mana-mana jadi enggak nyaman. Kok jadi Daus menjelekkan ulama si A, si B, si C gitu. Padahal sedikit pun juga enggak pernah seperti itu,” ungkap Daus.

Daus sebelumnya telah melaporkan persoalan tersebut ke Polda Metro Jaya pada Agustus 2026. Laporan itu tercatat dengan nomor LP/B/5798/VIII/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Pada Rabu (7/10/2026), Daus juga menjalani pemeriksaan terkait laporan tersebut. Ia berharap persoalan pencatutan identitas ini dapat segera ditangani sehingga tidak terus menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Selain mendapat hujatan, Daus mengaku pernah menerima pesan langsung yang berisi hinaan hingga dugaan ancaman. Ia bahkan menyebut persoalan tersebut mulai memengaruhi kenyamanannya saat beraktivitas di tempat umum.

Bagi Zecky, persoalan ini menjadi penting karena nama dan reputasi seorang figur publik merupakan bagian dari aset yang telah dibangun selama bertahun-tahun. Karena itu, pihaknya meminta masyarakat tidak mudah mempercayai akun yang menggunakan nama atau foto Daus Mini tanpa memastikan terlebih dahulu keasliannya.

Continue Reading

TERKINI

News9 hours ago

SKIA E&C Soroti Pentingnya Fire Blanket untuk Mitigasi Kebakaran Kendaraan Listrik

JAKARTA – Meningkatnya penggunaan kendaraan listrik mendorong pentingnya kesiapan sistem keselamatan dalam menghadapi risiko kebakaran. Salah satu peralatan yang dapat...

Infotainment10 hours ago

Keren! Icha Yang OTW China Siapkan Lagu Baru

TANGERANG – Penyanyi Icha Yang bertolak ke China pada Jumat (9/10/2026) untuk menjalani program belajar vokal dan rekaman lagu baru...

Infotainment10 hours ago

Icha Yang Tampil dengan Konsep Musik dan Tarian di Soft Opening Club Mantra PIK2

TANGERANG – Penyanyi Icha Yang tampil dalam acara pembukaan awal atau soft opening Club Mantra di kawasan Pantai Indah Kapuk...

News10 hours ago

DPN PERMAHI Adukan Enam Anggota KPU RI ke DKPP, Pertanyakan Verifikasi Persyaratan Pendidikan Gibran pada Pemilu 2024

JAKARTA – Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (DPN PERMAHI) secara resmi mengajukan pengaduan dugaan pelanggaran Kode Etik dan...

Ekonomi24 hours ago

Kameel Guzellic lagi-lagi keluarkan varian baru. Kinnara-kinnari, Parfume mewah dibawah 200 Ribu

Kameel Guzellic Rilis Varian Kinnara-Kinnari, Parfum Mewah di Bawah Rp 200 Ribu DEPOK, 4 Oktober 2026 – Industri wewangian lokal...

Hukum1 day ago

Irjen Pol Ricky Sitohang Soroti Dugaan Pesta Narkoba di Lapas Depok, Minta Keterlibatan Petugas Diusut

DEPOK – Mantan pejabat kepolisian sekaligus praktisi hukum Irjen Pol Ricky Sitohang menyoroti dugaan tindak pidana narkotika yang mencuat setelah...

Infotainment2 days ago

Zecky Alatas Ungkap Dampak Akun Palsu, Nama Daus Mini Disebut Jadi Korban Pembunuhan Karakter

JAKARTA — Persoalan akun media sosial yang mencatut nama dan foto Daus Mini terus bergulir. Kuasa hukum Daus Mini, Zecky...

Infotainment4 days ago

Machi Ahmad Tegaskan Raisya Bawazier Pergi dari Rumah atas Izin Suami, Bukan Nusyuz

JAKARTA — Kuasa hukum Raisya Bawazier, Machi Ahmad, menegaskan kliennya meninggalkan kediaman bersama di Malang bukan tanpa sepengetahuan suami. Hal...

News6 days ago

Rakerda Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Tangerang Jadi Momentum Perkuat Sinergi dengan Pemerintah

TANGERANG — Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Tangerang menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dengan mengusung tema “Bertumbuh dan Mengakar...

News6 days ago

Zecky Alatas Apresiasi Gebrakan Kapolri Suyudi Ario Seto, Dorong Polri Lebih Dekat dengan Masyarakat

JAKARTA — Ketua Umum Masyarakat Kawan Polri yang di inisiasi oleh Zecky Alatas atau yang akrab disapa Bang Jex, memberikan...

Trending