Connect with us

News

Brimob Polda Metro Jaya Sterilisasi JIS Jelang Persija Vs Brisbane Roar

Published

on

JAKARTA — Satuan Brimob Polda Metro Jaya melakukan sterilisasi di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (29/8/2026), menjelang pertandingan Persija Jakarta melawan Brisbane Roar. Langkah ini diambil sebagai tindakan preventif sebelum sejumlah area stadion digunakan untuk laga tersebut.

Personel Unit Jibom dan KBR terlebih dahulu berkoordinasi dengan panitia keamanan sebelum menyisir lokasi. Sejumlah area yang menjadi sasaran pemeriksaan antara lain ruang ganti pemain, ruang pelatih, ruang konferensi pers, area lingkar lapangan, kursi pemain, tribun, ruang VIP, hingga toilet.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto menyampaikan bahwa penyisiran dilakukan guna memastikan seluruh area benar-benar kondusif sebelum kegiatan dimulai.

“Pemeriksaan kami lakukan secara teliti pada area-area strategis. Ini merupakan langkah preventif untuk memastikan lokasi steril sehingga seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan aman dan lancar,” kata Henik.

Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan benda mencurigakan maupun yang mengarah pada bahan peledak. Setelah penyisiran selesai, personel menyerahkan berita acara sterilisasi kepada panitia keamanan dan tetap bersiaga di lokasi.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menambahkan, kesadaran dan kerja sama para penonton turut menjadi kunci utama kelancaran acara.

“Kami mengajak seluruh penonton mengikuti arahan petugas dan tidak membawa barang-barang yang dilarang ke dalam stadion. Mari bersama-sama menjaga ketertiban agar pertandingan dapat berlangsung lancar dan nyaman untuk dinikmati,” kata Budi.

Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat di kawasan stadion untuk segera melapor kepada petugas atau menghubungi layanan Kepolisian 110 apabila menemukan hal maupun aktivitas yang mencurigakan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

GEPPMI Hadir Jadi Wadah Sinergi Pengusaha dan Pekerja Migran Indonesia

Published

on

JAKARTA — Kepedulian terhadap penempatan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) mendorong lahirnya Gerakan Pengusaha & Pekerja Migran Indonesia (GEPPMI). Organisasi ini didirikan oleh Zecky Alatas, atau yang akrab disapa Jex Alatas, sebagai wadah untuk memperkuat sinergi antara pengusaha dan pekerja migran Indonesia.

GEPPMI hadir dengan perhatian pada berbagai persoalan yang berkaitan dengan penempatan PMI, baik di dalam negeri maupun ketika pekerja berada di luar negeri. Organisasi tersebut ingin menjadi ruang komunikasi sekaligus memberikan solusi bagi pengusaha dan PMI dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul dalam proses penempatan maupun selama bekerja di luar negeri.

Jex Alatas mengatakan, GEPPMI tidak dibentuk untuk menjadi rival bagi asosiasi Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI). Menurutnya, GEPPMI merupakan organisasi kemasyarakatan yang ingin membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

“GEPPMI ini bukan menjadi rival asosiasi P3MI. Kami organisasi kemasyarakatan dan akan memberikan solusi serta advokasi apabila ada para pengusaha P3MI yang membutuhkan bantuan hukum, baik di dalam negeri maupun di luar negeri,” ujar Jex Alatas.

Selain memberikan pendampingan, GEPPMI juga membuka ruang kerja sama dengan pemerintah maupun pihak swasta untuk membantu mempertemukan kebutuhan tenaga kerja dengan peluang penempatan PMI di luar negeri. Salah satunya melalui referensi agen-agen di berbagai negara yang membutuhkan tenaga kerja migran dari Indonesia.

Menurut Jex, GEPPMI juga akan berupaya mendampingi para anggotanya ketika menghadapi persoalan yang berkaitan dengan regulasi penempatan maupun permasalahan internal yang dihadapi pengusaha P3MI.

“Kami akan membantu anggota kami apabila ada permasalahan internal tentang regulasi penempatan serta permasalahan yang dihadapi oleh para pengusaha. Kami tidak akan tinggal diam,” katanya.

Jex menambahkan, GEPPMI lahir melalui inisiasi sejumlah pakar dan ahli di bidang penempatan PMI. Organisasi tersebut juga disebut melibatkan sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang, termasuk para purnawirawan jenderal dari empat matra.

Melalui kehadirannya, GEPPMI berharap dapat menjadi jembatan komunikasi antara pengusaha, pekerja migran, pemerintah, serta mitra di luar negeri. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat ikut mendorong terciptanya ekosistem penempatan PMI yang lebih tertata sekaligus memberikan perlindungan bagi para pekerja migran Indonesia.

Continue Reading

News

Office Grand Prix Electronic 2026 Hadirkan Balapan Kursi Kantor Berbasis Digital, Siapkan Kursi ITOKI Senilai Belasan Juta

Published

on

JAKARTA — Ajang balap kursi kantor kembali hadir melalui Office Grand Prix Electronic 2026 by FIRM (OGP-E 2026 by FIRM). Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, kompetisi tahun ini mengusung konsep arena balap kursi kantor digital dengan sistem live leaderboard secara real-time.

Digelar di Indonesia Design District (IDD), PIK 2, pada 26 September 2026, OGP-E 2026 mengusung tagline “Get Ready to Play!”. Ajang ini mempertemukan industri furnitur dan desain dengan dunia gaming sekaligus menjadi wadah untuk memperkenalkan game lokal sebagai bagian dari dukungan terhadap inovasi dan karya profesional Indonesia.

OGP-E 2026 merupakan pengembangan dari ajang balap kursi kantor fisik yang telah digelar FIRM sejak 2024. Tahun ini, konsep tersebut ditransformasi menjadi Best Lap Challenge, sebuah kompetisi individual single-player time attack hasil kolaborasi FIRM dengan Need for Seat by DeadLeg Studio.

Setiap peserta ditantang mencatatkan waktu tercepat di lintasan yang tersedia. Catatan waktu peserta akan diperbarui secara langsung melalui leaderboard real-time. Tiga peserta dengan catatan waktu terbaik nantinya menempati posisi Juara 1, Juara 2, dan Juara 3.

Asst Marketing Manager FIRM, Reno Budiman, mengatakan OGP-E menjadi ruang pertemuan antara industri furnitur dan gaming yang selama ini relatif jarang berkolaborasi.

“Melalui OGP-E, kami mempertemukan dua dunia yang selama ini jarang berkolaborasi, yaitu furniture dan gaming. Padahal, keduanya sama-sama lahir dari kreativitas dan inovasi,” ujar Reno.

Menurut dia, konsep Best Lap Challenge juga menjadi upaya untuk menunjukkan bahwa kolaborasi industri kreatif lokal dapat melahirkan pengalaman baru bagi masyarakat.

Sementara itu, President Director Malka Indonesia, Zaky Makarim, mengatakan OGP telah menjadi bagian dari perjalanan FIRM sejak pertama kali digelar pada 2024.

“Tahun ini, kami mengembangkannya dari balap kursi kantor secara fisik menjadi pengalaman digital berbasis best time dan leaderboard,” kata Zaky.

Ia menambahkan, perubahan konsep tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan showroom sebagai ruang interaktif yang mempertemukan produk, teknologi, kreativitas, dan komunitas.

OGP-E 2026 menargetkan lebih dari 100 peserta kompetisi dan lebih dari 300 pengunjung showroom. Ajang ini juga dirancang untuk mempertemukan komunitas desain, furnitur, gaming, serta office lifestyle dalam satu pengalaman interaktif.

Menariknya, kompetisi tersebut terbuka tanpa biaya pendaftaran. Peserta berkesempatan membawa pulang kursi ITOKI dari Jepang by FIRM dengan nilai belasan juta rupiah. Pemenang ditentukan berdasarkan catatan waktu terbaik yang berhasil dibukukan dalam Best Lap Challenge.

OGP-E 2026 menjadi bagian dari rangkaian aktivitas Indonesia Design Week yang berlangsung di Indonesia Design District (IDD), PIK 2. Kawasan tersebut menargetkan sekitar 80.000 pengunjung selama 10 hari penyelenggaraan, dengan rata-rata 7.000 hingga 10.000 pengunjung setiap harinya.

Melalui gelaran ini, FIRM tidak hanya menghadirkan kompetisi yang menggabungkan furnitur dan teknologi, tetapi juga mencoba menghadirkan pengalaman baru di ruang showroom melalui permainan, kreativitas, dan kolaborasi industri kreatif lokal.

Continue Reading

News

Zecky Alatas Bahas Sinergi Pengusaha dan Pekerja Migran Bersama Kausar Nefi dan Amhar Azeth

Published

on

JAKARTA — Zecky Alatas atau yang akrab disapa Bang Jex Alatas, Ketum Brigade08, bersama Kausar Nefi dan mantan Duta Besar Romania, Irjen Pol (Purn) Drs. KP.M. Amhar Azeth, menggelar pertemuan untuk membahas sinergi antara pengusaha dan pekerja migran Indonesia.

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk bertukar informasi dan pengalaman mengenai berbagai persoalan serta peluang yang berkaitan dengan pekerja migran Indonesia, baik yang bekerja secara perorangan maupun melalui perusahaan.

Pengalaman Amhar Azeth selama menjalankan tugas sebagai Duta Besar Romania turut menjadi bagian penting dalam pembahasan. Pengetahuan dan pengalamannya terkait pekerja migran diharapkan dapat memberikan perspektif serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara berbagai pihak.

Bang Jex Alatas, Kausar Nefi, dan Amhar Azeth juga membahas pentingnya membangun komunikasi serta sinergi antara dunia usaha dan pekerja migran. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung gerakan pengusaha dan pekerja migran Indonesia melalui pertukaran informasi, pengalaman, serta peluang kerja sama.

Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi dan membangun jejaring antara pengusaha dengan pekerja migran Indonesia, sekaligus mendorong terciptanya kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak.

Continue Reading

TERKINI

News14 hours ago

GEPPMI Hadir Jadi Wadah Sinergi Pengusaha dan Pekerja Migran Indonesia

JAKARTA — Kepedulian terhadap penempatan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) mendorong lahirnya Gerakan Pengusaha & Pekerja Migran Indonesia (GEPPMI)....

Hukum14 hours ago

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka Dugaan Pungli Pengurusan PBG

JAKARTA — Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri terkait...

Infotainment1 day ago

Selamat! Jessica Jane Hamil Anak Pertama dengan Erwin Phang, Usia Kehamilan Sudah 17 Minggu

JAKARTA — Kabar bahagia datang dari pasangan Jessica Jane dan Erwin Phang. YouTuber sekaligus konten kreator tersebut mengumumkan tengah menantikan...

News2 days ago

Office Grand Prix Electronic 2026 Hadirkan Balapan Kursi Kantor Berbasis Digital, Siapkan Kursi ITOKI Senilai Belasan Juta

JAKARTA — Ajang balap kursi kantor kembali hadir melalui Office Grand Prix Electronic 2026 by FIRM (OGP-E 2026 by FIRM)....

Olahraga3 days ago

Brimob Polda Metro Jaya Sterilisasi GBK Jelang Laga ASEAN Cup 2026

JAKARTA — Satuan Brimob Polda Metro Jaya melakukan sterilisasi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Jumat (25/9/2026),...

Ekonomi3 days ago

Wamenaker Dorong Teknisi Ponsel Tingkatkan Kompetensi di Tengah Pesatnya Perkembangan Teknologi

Jakarta – Perkembangan teknologi telepon seluler yang semakin pesat turut mengubah kebutuhan terhadap profesi teknisi ponsel. Keterampilan teknis yang dimiliki...

Ekonomi3 days ago

Kisah Inspiratif Ali Founder BIP: Dedikasikan Dua Penghargaan Asia untuk Almarhum Kedua Orang Tua

JAKARTA — Yayasan sosial asal Pamekasan, Madura, Bani Insan Peduli (BIP), sukses mengukir prestasi gemilang di kancah internasional pada Jumat,...

Entertainment4 days ago

Agata Selia Keylani, dari Hobi Fashion hingga Menekuni Modeling dan Seni Peran

JAKARTA — Agata Selia Keylani, atau Agata, mulai menekuni dunia modeling sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Kini, di...

Entertainment5 days ago

Keren! Machi Achmad Tuntaskan Kasus Ruben Onsu, Berakhir Damai

JAKARTA — Kuasa hukum Ruben Onsu, Machi Achmad, membawa kabar terbaru terkait perkara yang sebelumnya menjerat kliennya. Pada Rabu (23/9/2026),...

Infotainment5 days ago

Nofel Saleh Hilabi Buka Suara soal Viral kata-kata Alhamdulillah dalam Pernikahan Amanda Rigby dan Andre Taulany, Ungkap Pernah Tunangan

JAKARTA — Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby pada Minggu (20/9/2026) turut kembali menyeret nama Nofel Saleh Hilabi. Nofel diketahui...

Trending