Connect with us

Sosial

Nofel Saleh Hilabi Dorong Solusi Taman Puring, Kadin Siap Jembatani Pedagang dengan Pemprov DKI

Published

on

JAKARTA — Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Nofel Saleh Hilabi, turun langsung menemui para pedagang Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (30/9/2026), untuk mendengar aspirasi sekaligus mendorong penyelesaian atas ketidakpastian yang mereka hadapi pascakebakaran.

Kehadiran Nofel membawa pesan bahwa penataan kota dan perlindungan terhadap mata pencaharian masyarakat tidak semestinya dipertentangkan. Pembangunan ruang publik yang inklusif dapat berjalan bersama dengan keberlangsungan UMKM apabila pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat duduk bersama mencari desain yang tepat.

Kebakaran Pasar Taman Puring pada 28 Juli 2025 menghanguskan ratusan kios. Sebelum kebakaran, kawasan tersebut dihuni lebih dari 500 pedagang. Setahun setelah kejadian, sekitar 180 pedagang dilaporkan masih bertahan di sekitar lokasi dengan kondisi usaha yang jauh dari normal.

Nofel mengatakan persoalan Taman Puring bukan semata-mata persoalan bangunan pasar. Di balik setiap kios terdapat keluarga, pekerja, pemasok, dan mata rantai ekonomi masyarakat yang bergantung pada keberlangsungan aktivitas perdagangan.

“Yang kita perjuangkan bukan sekadar tempat berdagang. Di belakang setiap UMKM ada keluarga yang harus hidup, ada anak yang harus sekolah, ada kebutuhan rumah tangga yang harus dipenuhi. Karena itu, mereka tidak boleh dibiarkan menghadapi ketidakpastian terlalu lama,” kata Nofel.

Sejalan dengan Agenda Penguatan Ekonomi Rakyat

Menurut Nofel, penyelesaian persoalan Taman Puring juga perlu ditempatkan dalam konteks yang lebih luas, yakni agenda pemerintah untuk memperkuat ekonomi rakyat dan meningkatkan peran UMKM sebagai salah satu penggerak utama perekonomian nasional.

Pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto terus mendorong penguatan UMKM melalui perluasan akses pembiayaan, pasar, digitalisasi, serta berbagai kebijakan yang diarahkan untuk memperkuat daya beli, kesempatan kerja, dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Karena itu, menurut Nofel, semangat kebijakan tersebut perlu diwujudkan hingga tingkat daerah melalui perlindungan terhadap ruang usaha dan keberlangsungan mata pencaharian masyarakat.

“Kalau Indonesia ingin mengejar pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, maka ekonomi rakyat harus ikut tumbuh. UMKM jangan hanya disebut sebagai tulang punggung ekonomi, tetapi harus benar-benar diberikan ruang untuk hidup, berkembang, dan naik kelas,” ujar Nofel.

Ia menilai keberadaan ratusan pedagang Taman Puring memiliki efek ekonomi yang jauh lebih besar daripada jumlah kios semata.

“Bayangkan apabila ada 500 pelaku usaha dan masing-masing menghidupi keluarga serta melibatkan pekerja dan pemasok. Dampaknya bisa menyentuh ribuan masyarakat. Jadi ketika kita menyelamatkan UMKM, sesungguhnya kita sedang menjaga lapangan kerja, daya beli, dan perputaran ekonomi masyarakat,” katanya.

Taman Difabel dan UMKM Tidak Harus Dipertentangkan

Nofel juga menanggapi rencana penataan kawasan Taman Puring menjadi taman yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Menurutnya, gagasan menghadirkan ruang publik yang inklusif merupakan hal positif. Namun pembangunan tersebut tidak harus menghilangkan fungsi ekonomi yang selama bertahun-tahun telah menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Ia mengusulkan konsep kawasan inklusif terpadu, yakni taman ramah difabel yang tetap menyediakan area khusus UMKM yang tertata, bersih, aman, dan memiliki standar pengelolaan yang baik.

“Kenapa harus memilih salah satu? Taman difabel bisa kita bangun dengan baik, sementara UMKM tetap diberikan tempat. Kita tata kiosnya, kita atur zonasinya, kita buat kawasan yang nyaman. Teman-teman difabel mendapatkan ruang publik yang layak, pedagang tetap mempunyai mata pencaharian, dan Jakarta memperoleh ruang kota yang hidup secara sosial sekaligus ekonomi,” kata Nofel.

Menurut dia, pendekatan kolaboratif seperti itu dapat menjadi salah satu model penataan kawasan perkotaan yang menggabungkan fungsi sosial dan ekonomi.

Kawasan Taman Puring dapat dikembangkan bukan sekadar sebagai taman atau pasar, tetapi sebagai ruang publik yang mempertemukan fungsi sosial, ekonomi, UMKM, aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, dan ruang hijau.

“Kita jangan menyelesaikan satu persoalan dengan menciptakan persoalan baru. Prinsipnya sederhana: pembangunan harus menghadirkan manfaat sebanyak-banyaknya bagi masyarakat,” ujarnya.

Aspirasi Pedagang Langsung Ditindaklanjuti

Dalam dialog tersebut, perwakilan pedagang menyampaikan bahwa mereka telah menempuh berbagai jalur untuk memperoleh kepastian, termasuk menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Kota Jakarta Selatan, hingga DPRD DKI Jakarta.

Di tengah mendengarkan aspirasi tersebut, Nofel langsung menghubungi pimpinan DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, untuk menyampaikan kondisi yang dihadapi para pedagang Taman Puring sekaligus membuka komunikasi agar persoalan tersebut segera mendapatkan tindak lanjut.

Komunikasi itu disambut baik oleh Wibi. Dalam pembicaraan tersebut, Wibi menyampaikan kesiapan untuk menindaklanjuti aspirasi para pedagang, termasuk mendorong kunjungan bersama dengan Gubernur DKI Jakarta guna melihat langsung kondisi Taman Puring dan mencari solusi terbaik bagi keberlangsungan usaha para pelaku UMKM.

Bagi Nofel, langkah tersebut penting agar aspirasi yang diterimanya dari masyarakat tidak berhenti menjadi catatan, melainkan segera diteruskan kepada pihak-pihak yang memiliki kewenangan untuk mengambil kebijakan.

“Saya datang bukan hanya untuk mendengar keluhan. Begitu teman-teman pedagang menyampaikan persoalannya, langsung kita buka komunikasi dengan pimpinan DPRD DKI. Alhamdulillah disambut baik. Kita ingin semua pihak turun melihat kondisi sebenarnya dan duduk bersama mencari solusi terbaik untuk UMKM Taman Puring,” kata Nofel.

Ia kemudian meminta koordinator pedagang dan ketua paguyuban untuk menyiapkan data lengkap mengenai pedagang yang terdampak, termasuk jumlah pedagang aktif dan kebutuhan mereka dalam rencana penataan kawasan.

“Siapkan seluruh datanya. Kita kawal bersama. Kalau memang harus bertemu dengan pemerintah daerah, kita datang bersama-sama. Tujuan kita bukan mencari siapa yang salah, tetapi memastikan ada jalan keluar sehingga pembangunan tetap berjalan dan pedagang tetap memiliki masa depan,” ujarnya.

Langkah tersebut menjadi bentuk tindak lanjut Nofel sebagai Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia dalam menjembatani aspirasi pelaku usaha dengan pemangku kebijakan. Setelah menerima aspirasi di lapangan, komunikasi dengan DPRD DKI langsung dibuka agar pembahasan dapat berlanjut ke tingkat pengambilan kebijakan.

Kadin Siap Menjadi Jembatan

Nofel kemudian mendorong agar persoalan Taman Puring segera dibawa ke meja dialog dengan melibatkan seluruh pihak terkait.

Sebagai organisasi dunia usaha, menurut Nofel, Kadin tidak hanya berkepentingan terhadap perusahaan besar dan investasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk ikut memperkuat pengusaha kecil dan menengah.

“Kadin siap menjadi jembatan. Saya minta koordinator pedagang menyiapkan data yang lengkap: berapa jumlah pedagang, siapa saja yang masih aktif, apa kebutuhan mereka, dan bagaimana kondisi usahanya. Ketua paguyuban juga kita ajak. Setelah datanya lengkap, kita duduk bersama pemerintah dan mencari solusi yang konkret,” katanya.

Nofel menekankan bahwa penyelesaian harus dilakukan melalui dialog dan berdasarkan data sehingga pemerintah dapat melakukan penataan kawasan, sementara keberlangsungan mata pencaharian masyarakat juga mendapatkan perhatian.

Dorong UMKM Naik Kelas

Nofel mengatakan solusi bagi pedagang Taman Puring sebaiknya tidak berhenti pada penyediaan kembali tempat berdagang.

Momentum penataan kawasan dapat digunakan untuk melakukan transformasi UMKM, mulai dari perbaikan desain kios, legalitas usaha, digitalisasi pembayaran, pemasaran daring, akses pembiayaan, peningkatan kualitas produk hingga pendampingan manajemen usaha.

“Kalau nanti kawasan ini ditata kembali, jangan sekadar mengembalikan pedagang ke kondisi sebelum kebakaran. Kita harus membuat mereka lebih baik. Kiosnya lebih tertata, usahanya lebih modern, akses pembiayaannya terbuka, masuk digital, dan omzetnya meningkat. Itu yang dimaksud UMKM naik kelas,” ujar Nofel.

Ia menilai kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta, Kadin, komunitas pedagang, lembaga pembiayaan, dan sektor swasta dapat menjadikan Taman Puring sebagai contoh revitalisasi UMKM perkotaan yang inklusif.

Dari Taman Puring untuk Ekonomi Rakyat

Nofel berharap persoalan Taman Puring dapat segera menemukan titik temu melalui komunikasi langsung antara pedagang, DPRD, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Menurutnya, pembangunan ekonomi nasional pada akhirnya harus dapat dirasakan hingga tingkat paling bawah.

“Pertumbuhan ekonomi tidak hanya berbicara tentang angka. Ukurannya juga sederhana: apakah masyarakat masih bisa bekerja, apakah pedagang masih bisa mencari nafkah, apakah UMKM mendapatkan kesempatan berkembang, dan apakah keluarga mereka memiliki masa depan yang lebih baik.”

“Semangat pemerintah untuk memperkuat ekonomi rakyat harus kita terjemahkan menjadi tindakan nyata. Kadin siap membantu menjembatani. Yang kita cari bukan siapa yang menang atau kalah, tetapi solusi agar pembangunan berjalan, ruang publik menjadi lebih baik, dan masyarakat tetap bisa mencari nafkah,” pungkas Nofel Saleh Hilabi.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sosial

TASPEN Tangerang Salurkan Bantuan Renovasi Masjid Al-Muhajirin Cibodas, Perkuat Komitmen TJSL untuk Masyarakat

Published

on

TANGERANG — PT TASPEN (Persero) Kantor Cabang Tangerang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, TASPEN Tangerang menyalurkan bantuan untuk mendukung renovasi Masjid Al-Muhajirin di Cibodas, Kota Tangerang, Kamis (17/9/2026).

Bantuan tersebut diserahkan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus dukungan terhadap peningkatan kualitas fasilitas ibadah di lingkungan sekitar. Bantuan diterima langsung oleh pengurus Masjid Al-Muhajirin.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen TASPEN untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program TJSL yang dilaksanakan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.

HC & GA Section Head TASPEN Tangerang, Alba Plassendy Kelana, mengatakan program TJSL merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran perusahaan dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat.

“Kami di TASPEN senantiasa berupaya untuk menjadi bagian yang berarti bagi masyarakat. Melalui program TJSL ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif yang berkelanjutan, memastikan bahwa setiap lapisan masyarakat mendapatkan perhatian dan dukungan yang layak. Ini adalah bentuk pelayanan kami yang tulus, hadir untuk melindungi dan mendampingi mereka yang membutuhkan,” ujar Alba.

Menurut Alba, dukungan terhadap renovasi sarana ibadah diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi jamaah Masjid Al-Muhajirin, tetapi juga bagi masyarakat yang tinggal di lingkungan sekitar.

Masjid Al-Muhajirin sendiri memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Cibodas. Selain menjadi tempat pelaksanaan ibadah, masjid juga menjadi bagian dari aktivitas sosial dan keagamaan warga.

Karena itu, peningkatan kualitas sarana dan prasarana masjid diharapkan dapat menunjang kenyamanan jamaah sekaligus mendukung berbagai kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.

Pengurus Masjid Al-Muhajirin menyambut baik bantuan yang diberikan TASPEN Tangerang. Dukungan tersebut dinilai menjadi wujud kepedulian perusahaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PT TASPEN (Persero) Kantor Cabang Tangerang atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada Masjid Al-Muhajirin. Bantuan ini sangat berarti dalam mendukung proses renovasi masjid sehingga nantinya dapat memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi jamaah dan masyarakat sekitar. Semoga kepedulian TASPEN ini membawa manfaat yang luas dan menjadi kebaikan bagi semua pihak,” kata perwakilan pengurus masjid.

Penyaluran bantuan tersebut sekaligus memperkuat komitmen TASPEN dalam menjalankan program TJSL yang berorientasi pada kebermanfaatan dan keberlanjutan. Perusahaan terus mendorong berbagai kegiatan sosial yang dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di wilayah operasionalnya.

Melalui program TJSL, PT TASPEN (Persero) berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kebutuhan masyarakat, baik melalui peningkatan fasilitas sosial dan keagamaan maupun kegiatan pemberdayaan lainnya.

Dengan pelaksanaan TJSL yang berkelanjutan, TASPEN berharap dapat terus tumbuh bersama masyarakat serta memperkuat peran perusahaan sebagai bagian dari lingkungan sosial di wilayah tempat perusahaan menjalankan aktivitasnya.

Continue Reading

Sosial

Masjid Al-Akbar Cibubur Gelar Cek Kesehatan Gratis, Warga Antusias Ikut Pemeriksaan

Published

on

Jakarta — Masjid Al-Akbar Cibubur menghadirkan kegiatan sosial yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat. Selain rutin menggelar program Jumat Berbagi, masjid tersebut kini menambahkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga sekitar.

Kegiatan ini menjadi pelaksanaan kedua program Jumat Berbagi. Namun, untuk pemeriksaan kesehatan, kegiatan tersebut baru pertama kali digelar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Tenike Marfinosa mengatakan, pihaknya melihat kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan sekaligus edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan.

“Untuk Jumat Berbagi ini merupakan yang kedua, tapi kita tambahkan pemeriksaan kesehatan untuk masyarakat di sekitar Cibubur,” ujar Tenike.

Antusiasme warga disebut cukup tinggi. Sekitar 200 masyarakat dari sejumlah wilayah, seperti Radar Auri, Tarunajaya, dan Mualim, telah masuk dalam daftar peserta pemeriksaan.

Menariknya, tidak ada persyaratan khusus untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan tersebut. Masyarakat yang berada di sekitar Cibubur maupun warga dari luar wilayah tetap dapat mengikuti kegiatan.

“Tidak ada syarat-syaratnya. Yang penting masyarakat di sekitar Cibubur. Kalaupun dari luar datang ke sini juga tetap kita terima,” katanya.

Periksa Gula Darah hingga Payudara

Dr. Jusuf Kristianto, MPH, PhD, menjelaskan sejumlah layanan kesehatan yang tersedia dalam kegiatan tersebut.

Pemeriksaan meliputi kesehatan tulang dan kepadatan tulang, gula darah, hingga pemeriksaan payudara menggunakan breast scanner.

“Kita harapkan dengan adanya pemeriksaan kesehatan rutin di Masjid Al-Akbar, ini dapat mengedukasi masyarakat supaya lebih melihat kesehatan, terutama kesehatan pada wanita,” tutur Dr. Jusuf.

Selain pemeriksaan, masyarakat juga mendapatkan edukasi kesehatan sebelum mengikuti layanan pemeriksaan.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 14.00 WIB. Pada pagi hingga sebelum pelaksanaan salat Jumat, pemeriksaan lebih difokuskan kepada ibu-ibu. Setelah salat Jumat, warga laki-laki juga dapat mengikuti pemeriksaan.

Masjid Tak Hanya Jadi Tempat Ibadah

Ahmad Akbar mengatakan, keberadaan Masjid Al-Akbar diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Masjid tidak hanya digunakan untuk kegiatan ibadah, tetapi juga menjadi ruang bagi kegiatan sosial, pendidikan, pengajian, hingga layanan kesehatan.

“Masjid ini kita buat supaya bermanfaat buat masyarakat, bukan hanya untuk ibadah, tapi untuk kegiatan lain, misalnya acara kesehatan, Jumat Berbagi, pendidikan, pengajian,” ujar Ahmad Akbar.

Menurutnya, pihak pengelola saat ini belum memiliki target untuk membangun masjid di lokasi lain. Fokus utama adalah memaksimalkan fungsi Masjid Al-Akbar yang sudah ada agar semakin bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, program Jumat Berbagi akan tetap dilaksanakan setiap pekan. Kegiatan tersebut diisi dengan pembagian nasi bungkus atau nasi kotak dan kopi kepada masyarakat sekitar.

Berbeda dengan Jumat Berbagi, program pemeriksaan kesehatan akan dijadikan agenda rutin, tetapi tidak dilakukan setiap minggu karena pengelola juga memiliki sejumlah program sosial lainnya.

Pihak Masjid Al-Akbar juga terbuka terhadap dukungan dari masyarakat maupun donatur yang ingin berkontribusi dalam pengembangan berbagai kegiatan sosial.

“Pada dasarnya masjid ini kan punya umat. Jadi makin makmur masjidnya, makin baik masjidnya, tentunya nanti yang berdampak adalah masyarakat sekitarnya,” pungkas Tenike.

Continue Reading

Sosial

Di Hari Kemerdekaan, Menhan Sjafrie Hadir Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa NTT

Published

on

Jakarta – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin segera bertolak menuju Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8/2026), untuk meninjau langsung penanganan dampak gempa bumi sekaligus membawa bantuan bagi masyarakat terdampak.

Kehadiran Menhan Sjafrie di NTT merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi masyarakat yang terdampak bencana serta untuk memastikan penanganan dan bantuan dapat berjalan secara optimal.

Kunjungan tersebut dilaksanakan langsung setelah Menhan mengikuti rangkaian Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi dalam rangka HUT Ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta. Dari Jakarta, Menhan bertolak menggunakan pesawat A400M TNI AU menuju Bandara Komodo, Labuan Bajo, disertai sekitar 20 ton bantuan kemanusiaan.

Bantuan kemanusiaan tersebut meliputi 25 set tenda, 484 velbed, 15 set Starlink, 700 paket makanan siap saji, 500 dus susu cair, 10 set solar cell, 35 kelambu lapangan, 101 matras, 1.480 selimut, dua unit alat reverse osmosis (RO), serta 18 koli obat-obatan. Selain itu, terdapat bantuan tambahan berupa mi instan, bubur bayi, popok bayi, dan pembalut. Total muatan bersama palet mencapai sekitar 20,9 ton. Sejumlah bantuan Kemhan juga telah diberangkatkan sebelumnya menuju Maumere dan Labuan Bajo, berupa makanan siap saji, tenda peleton, selimut, penjernih air, alat komunikasi HT, dan senter.

Setibanya di NTT, Menhan melanjutkan peninjauan ke wilayah Nagekeo yang berada dekat dengan episentrum gempa. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat, kebutuhan mendesak di lapangan, serta memastikan dukungan TNI dan bantuan pemerintah dapat menjangkau wilayah terdampak secara cepat dan tepat sasaran.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Menhan juga meninjau Yonif TP 834/Wakanga Mere di Kabupaten Nagekeo, jajaran Brigif 21/Komodo, Kodam IX/Udayana. Menhan menerima paparan Danyonif TP 834/Wakanga Mere Letkol Inf Bony Prima mengenai kondisi wilayah dan dukungan satuan dalam penanganan dampak bencana.

Kehadiran Menhan di wilayah terdampak merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan percepatan respons darurat serta mengoptimalkan peran TNI dalam mendukung BNPB, Basarnas, pemerintah daerah, Polri, dan seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan bencana.

Sementara itu, TNI telah mengerahkan personel dan berbagai kemampuan pendukung di sejumlah wilayah terdampak di Flores. Dukungan tersebut meliputi operasi pencarian dan evakuasi, pelayanan kesehatan, pendirian tenda dan dapur lapangan, pembukaan akses, hingga distribusi logistik menggunakan jalur darat, laut, dan udara.

Menhan dalam hal ini menekankan pentingnya kecepatan, koordinasi, dan keberlanjutan dukungan bagi masyarakat. Pengerahan pesawat angkut, helikopter, unsur laut, fasilitas kesehatan lapangan, serta dukungan komunikasi dan logistik TNI diarahkan untuk membantu pemerintah menjangkau daerah yang sulit diakses dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Kunjungan Menhan ke NTT sekaligus menegaskan bahwa di tengah momentum peringatan HUT Ke-81 RI, negara hadir bersama masyarakat yang sedang menghadapi bencana. Semangat kemerdekaan diwujudkan melalui kerja nyata, gotong royong, serta pengerahan seluruh kemampuan yang diperlukan untuk melindungi dan membantu rakyat.

Dalam kunjungan tersebut, Menhan didampingi Wakil Panglima TNI, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Kabaloghan Kemhan, Kabacadnas Kemhan, serta Pangdam IX/Udayana.
(Biro Infohan Setjen Kemhan)

Continue Reading

TERKINI

Sosial11 hours ago

Nofel Saleh Hilabi Dorong Solusi Taman Puring, Kadin Siap Jembatani Pedagang dengan Pemprov DKI

JAKARTA — Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Nofel Saleh Hilabi, turun langsung menemui para pedagang Pasar...

News11 hours ago

Mayjen TNI (Purn.) Tatang Zaenudin Dorong Perlindungan Pekerja Migran melalui GEPPMI

JAKARTA — Kepedulian terhadap perlindungan pekerja migran Indonesia menjadi salah satu perhatian Mayjen TNI (Purn.) Tatang Zaenudin. Mantan prajurit Komando...

Sosial20 hours ago

TASPEN Tangerang Salurkan Bantuan Renovasi Masjid Al-Muhajirin Cibodas, Perkuat Komitmen TJSL untuk Masyarakat

TANGERANG — PT TASPEN (Persero) Kantor Cabang Tangerang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan...

Olahraga1 day ago

Punya Mimpi Jadi Petinju? Eastside Boxing Camp Bisa Jadi Tempat Mengasah Bakat

JAKARTA — Bagi sebagian orang, tinju bukan sekadar olahraga. Di balik setiap pukulan dan latihan, ada proses membangun disiplin, mental,...

News1 day ago

Mayjen TNI (Purn.) Tatang Zaenudin, Meniti Pengabdian dari Kopassus hingga Misi Kemanusiaan

BANDUNG — Perjalanan pengabdian seorang prajurit tidak selalu berhenti pada pangkat dan jabatan. Hal itu tergambar dari perjalanan Mayjen TNI...

News3 days ago

GEPPMI Hadir Jadi Wadah Sinergi Pengusaha dan Pekerja Migran Indonesia

JAKARTA — Kepedulian terhadap penempatan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) mendorong lahirnya Gerakan Pengusaha & Pekerja Migran Indonesia (GEPPMI)....

Hukum3 days ago

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka Dugaan Pungli Pengurusan PBG

JAKARTA — Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri terkait...

Infotainment3 days ago

Selamat! Jessica Jane Hamil Anak Pertama dengan Erwin Phang, Usia Kehamilan Sudah 17 Minggu

JAKARTA — Kabar bahagia datang dari pasangan Jessica Jane dan Erwin Phang. YouTuber sekaligus konten kreator tersebut mengumumkan tengah menantikan...

News5 days ago

Office Grand Prix Electronic 2026 Hadirkan Balapan Kursi Kantor Berbasis Digital, Siapkan Kursi ITOKI Senilai Belasan Juta

JAKARTA — Ajang balap kursi kantor kembali hadir melalui Office Grand Prix Electronic 2026 by FIRM (OGP-E 2026 by FIRM)....

Olahraga5 days ago

Brimob Polda Metro Jaya Sterilisasi GBK Jelang Laga ASEAN Cup 2026

JAKARTA — Satuan Brimob Polda Metro Jaya melakukan sterilisasi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Jumat (25/9/2026),...

Trending