Connect with us

Ekonomi

Dukungan Penuh Tokoh Penting di Grand Opening Thelas Cafe: Harapan untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Published

on

Bekasi – Suasana meriah menyelimuti acara Grand Opening Thelas Cafe, destinasi kuliner dan hiburan terbaru yang berlokasi di Jalan Jatiasih No.252, Jatiasih, Kota Bekasi,  digelar pada Minggu 10 Agustus 2025  secara simbolik pengguntingan pita oleh Walikota Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono didampingi owner dan Direktur  Thelas Cafe Muhammad Naufal Mulya Ramdhany.

Walikota Tri mengatakan, patut berbangga dan bersyukur dengan dibukanya Thelas Cafe yang juga dikombinasikan dengan perawatan mobil menjadi satu one stop untuk para warga masyarakat Yang bisa ngopi dan makan sambil mencuci kendaraanya, bisa menjadi tempat nongkrong alternatif. Ya buat warga masyarakat jadi asik, gak perlu jauh-jauh karena tempatnya nyaman. ” Tentu dilayani dengan penuh kebaikan Senyum disini, yang tadi penjaganya senyum semua. Mudah-mudahan sukses Dan tentu harapannya adalah semakin banyak usaha yang bisa berkembang Sehingga bisa menerap tenaga kerja, ekonomi tumbuh Dan terutama setelah semua itu ada satu tempat kita beraktifitas, tidak perlu harus jauh-jauh buat keluarga Tapi sudah bisa menikmati situasi buat kita menjadi lebih nyaman,” kata Walikota.

Hadir juga Camat Jatiasih Ashari, S.T., M.M, Ketua RW, sejumlah tokoh penting, komunitas, dan warga sekitar, menciptakan nuansa hangat dan penuh kekeluargaan.

Tanda rasa syukur kepada Allah SWT atas Grand Opening Tahles Cafe  dilakukan juga pemotongan tumpeng oleh Direktur  Thelas Cafe Muhammad Naufal Mulya Ramdhany didampingi komisaris/owner CV.Temu Rasa Industri, Mulyadi yang juga bapak dari direktur Thales Cafe.

Mulyadi menyampaikan  sangat bahagia karena bisa berkumpul di acara Grand Opening Thales Cafe. “Mudah-mudahan, usaha yang kami rintis ini bisa sukses dan bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat sekitar, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda di masa depan,” harapnya.

“Usaha ini akan dilanjutkan oleh anak saya. Saya sengaja mendirikan usaha ini seperti ini, belajar dari negara lain yang membina usaha dan kemudian diteruskan oleh anak cucunya secara turun-temurun. Saya sangat antusias dengan usaha semacam ini. Saya ingin usaha ini bisa terus berlanjut di generasi berikutnya.Semoga pembukaan ini tidak hanya sebatas usaha, tetapi juga dapat membantu masyarakat sekitar. Anak saya dan saya sendiri masih sangat baru dalam berwirausaha, oleh karena itu kami mohon dukungan dari seluruh warga sekitar,” ungkap Mulyadi yang dikenal sebagai pengusaha sukses berbagai bidang

Mulyadi tak lupa ucapkan terimakasih  terhingga atas dukungan istri dan ibunya “Mereka selalu berdoa agar saya bisa membuka tempat usaha ini. Dan akhirnya, doa-doa tersebut terkabul,” tandasnya.

“Tujuan saya mendirikan tempat ini bukan hanya di sini, tetapi juga di seluruh Indonesia, seperti kafe-kafe lainnya. Target saya adalah generasi muda. Saat ini, generasi muda terlalu sering menggunakan gawai. Dengan adanya kegiatan di sini, saya berharap mereka bisa mengurangi penggunaan gawai dan melakukan aktivitas yang lebih positif. Saya melihat, banyak dari kita yang bangun tidur, bahkan saat berkumpul dengan teman-teman, selalu dengan gawai. Oleh karena itu, saya ingin tempat ini bisa menjadi wadah bagi generasi muda, khususnya karang taruna, untuk berkumpul dan berinteraksi,” kata Owner Thelas Cafe, Mulyadi

Ia menjelaskan Thales Cafe setiap malam minggu mengadakan acara, seperti live music atau kegiatan lainnya. Ia pun minta maaf kepada warga Jika nanti sedikit mengganggu kenyamanan warga.

“Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Jika ada yang ingin bergabung dan bersenang-senang, silakan datang pada malam minggu.

Sementara itu, Camat Jatiasih Ashari yang turut hadir memberikan apresiasi atas hadirnya Thelas Cafe sebagai ruang baru untuk interaksi sosial dan pertumbuhan ekonomi lokal. Hadir pula jajaran Polsek Jatiasih, perwakilan lurah setempat, tokoh masyarakat, serta beberapa komisaris BUMN yang menambah kesan prestisius acara ini.

Kemeriahan semakin terasa dengan hiburan menghadirkan biduan Kota Bekasi  dan hadirnya tamu Artis  Sugigi dan partisipasi aktif para ibu-ibu yang bersemangat mengikuti rangkaian acara, bersenda gurau, dan menikmati hidangan khas Thelas Cafe. Alunan musik menambah suasana hangat yang menyatukan berbagai kalangan, dari keluarga, komunitas, hingga tamu undangan VIP.

Direktur  Thelas Cafe Muhammad Naufal Mulya Ramdhany menjelaskan bahwa tempat ini mengusung konsep modern-restro yang memadukan kenyamanan desain masa kini dengan sentuhan nostalgia.

“Kami ingin Thelas Cafe menjadi tempat di mana semua orang bisa berkumpul, menikmati hidangan berkualitas, dan merasa seperti di rumah sendiri,” ujarnya.

Bartender Angga mengutarakan, Thelas Cafe menghadirkan menu istimewa yang diracik secara khusus untuk memanjakan lidah pengunjung, mulai dari minuman kopi pilihan gula aren.

“Hingga hidangan ringan kreatif, hingga makanan utama bercita rasa tinggi. Tidak hanya sekadar tempat makan, Thelas Cafe juga dirancang sebagai wadah komunitas, ruang seni, dan lokasi pertemuan bisnis santai,” tambah Supervisor Jayadi.

Thelas Cafe kini resmi dibuka untuk umum setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 22.00 WIB. Para pengunjung dapat menikmati suasana nyaman, hidangan istimewa, dan hiburan musik yang akan menghidupkan malam. Datanglah bersama keluarga, sahabat, atau rekan kerja, dan rasakan kehangatan yang ditawarkan Thelas Cafe.


Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ekonomi

GEPPMI Fasilitasi 800 Calon PMI Ikuti Seleksi Kerja di Hotel Bintang Lima Turki

Published

on

JAKARTA – Gerakan Pengusaha dan Pekerja Migran Indonesia (GEPPMI) memfasilitasi rekrutmen 800 calon pekerja migran Indonesia (PMI) untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di delapan perusahaan pengelola hotel bintang lima di Turki.

Proses seleksi yang berlangsung di Jakarta, Minggu (1/11/2026), tersebut menghadirkan langsung perwakilan Human Resources Department (HRD) dari delapan perusahaan hotel di Turki. Melalui kegiatan ini, GEPPMI berupaya membuka akses kerja internasional sekaligus memastikan proses penempatan pekerja migran memperhatikan aspek perlindungan dan keselamatan.

Ketua GEPPMI, Dr. CZecky Alatas, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mempertemukan calon pekerja migran Indonesia dengan perusahaan pengguna tenaga kerja di luar negeri.

Menurut bang JEX, GEPPMI tidak hanya berperan memfasilitasi proses rekrutmen dan penempatan, tetapi juga menjadi wadah yang menaungi kepentingan perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI), lembaga pelatihan kerja (LPK), serta pekerja migran, baik yang masih berada di Indonesia maupun yang sudah bekerja di luar negeri.

“GEPPMI hadir untuk melindungi pengusaha sekaligus pekerja migran Indonesia. Jadi, bukan hanya membantu proses rekrutmen dan penempatan, tetapi juga memberikan pendampingan apabila terjadi permasalahan selama mereka bekerja di luar negeri,” kata bang JEX

Dia menjelaskan, proses rekrutmen tersebut tidak dilakukan secara instan. Sebelum wawancara dilaksanakan, GEPPMI bersama perusahaan dan tim terkait telah melakukan penjajakan ke sejumlah lembaga pelatihan kerja di berbagai daerah.

Langkah tersebut bertujuan memastikan calon pekerja memiliki kesiapan dan kompetensi sesuai dengan kebutuhan perusahaan pengguna di negara tujuan.

Peserta seleksi terdiri dari laki-laki dan perempuan yang berasal dari sejumlah daerah, termasuk Jawa Timur dan sekitarnya. Kehadiran langsung tim HRD dari delapan perusahaan hotel di Turki diharapkan membuat proses seleksi lebih terbuka karena calon pekerja dapat berinteraksi langsung dengan calon pemberi kerja.

GEPPMI Perkuat Perlindungan PMI di Luar Negeri

Selain membuka peluang kerja, GEPPMI menempatkan perlindungan pekerja migran sebagai salah satu prioritas organisasi.

Bang JEX mengatakan pihaknya berencana memperkuat jaringan perwakilan di luar negeri, terutama di Malaysia dan Turki. Keberadaan jaringan tersebut diharapkan memudahkan pekerja migran memperoleh bantuan ketika menghadapi persoalan selama bekerja.

“Kalau terjadi masalah dengan majikan atau persoalan lainnya, kami akan membantu melalui konseling, pendampingan, dan advokasi. Harapannya, pekerja migran bisa bekerja dengan nyaman karena mengetahui ada pihak yang siap membantu ketika menghadapi masalah,” ujarnya.

Dia juga mengajak perusahaan dari berbagai sektor usaha, P3MI, LPK, serta calon pekerja migran untuk bergabung dengan GEPPMI.

Menurut bang JEX, perlindungan pekerja migran harus berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap perusahaan penempatan dan lembaga pelatihan yang menjadi bagian dari ekosistem penempatan tenaga kerja.

Dia menilai peluang bekerja di luar negeri juga dapat menjadi salah satu solusi untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus mengurangi pengangguran di Indonesia.

Kausar N. Tanjung Ingatkan Keselamatan Kerja

Sementara itu, Sekretaris Jenderal GEPPMI, Kausar N. Tanjung, menekankan pentingnya keselamatan dan perlindungan calon pekerja migran sebelum maupun setelah diberangkatkan ke negara tujuan.

Menurut Kausar, calon PMI harus mendapatkan informasi secara jelas mengenai ketentuan kerja, masa penempatan, perizinan, hingga kondisi di negara tujuan.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam rencana penempatan ke Turki adalah penjelasan mengenai izin dan durasi kerja. Kausar menyampaikan adanya informasi mengenai izin KBRI selama satu tahun, sedangkan masa kerja yang direncanakan sekitar sembilan bulan.

Adapun tiga bulan berikutnya berkaitan dengan musim dingin di Turki. Karena itu, informasi mengenai kondisi tersebut, termasuk fasilitas dan tempat tinggal selama periode tidak bekerja, perlu dijelaskan kepada calon pekerja sejak awal.

Kausar berharap seluruh peserta yang mengikuti seleksi dapat memahami ketentuan penempatan sehingga tidak terjadi kesalahpahaman setelah tiba di negara tujuan.

Dia juga mengingatkan agar pekerja segera menghubungi agensi masing-masing apabila menghadapi persoalan atau kondisi di luar dugaan selama berada di luar negeri.

Fitriyah Husein Berharap PMI Bekerja dengan Aman

Direktur Utama PT Vita Melati Indonesia, Fitriyah Husein, turut menyampaikan harapannya terhadap calon pekerja migran yang mengikuti seleksi kerja ke Turki.

Dia mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada para peserta untuk mengikuti wawancara langsung dengan perwakilan perusahaan hotel di negara tersebut.

Menurut Fitriyah, keberhasilan penempatan tidak hanya dilihat dari kemampuan pekerja memperoleh pekerjaan, tetapi juga dari keselamatan dan perlindungan selama menjalankan tugas.

“Selain keberhasilan dan kesuksesan, keselamatan kerja juga kami pikirkan. Kami berharap anak-anak yang akan berangkat ke Turki dapat bekerja dengan baik, sukses, dan selalu diberikan keselamatan,” ungkap Fitriyah.

Dia juga berharap apabila terjadi persoalan selama pekerja berada di Turki, mereka dapat segera menginformasikannya kepada agensi masing-masing agar memperoleh penanganan dan pendampingan.

Persyaratan Calon Pekerja Migran

Bang JEX menjelaskan, calon pekerja yang ingin mengikuti program penempatan ke luar negeri harus memenuhi persyaratan administrasi dan ketentuan yang berlaku.

Di antaranya mendapatkan izin orang tua atau keluarga, memenuhi persyaratan usia, memiliki identitas kependudukan dan ijazah pendidikan, serta memenuhi persyaratan kesehatan.

Dia menegaskan, proses penempatan harus memperhatikan kepentingan kedua belah pihak, baik pekerja maupun perusahaan pemberi kerja.

Bang JEX juga berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap ekosistem penempatan pekerja migran Indonesia. Menurutnya, PMI memiliki kontribusi terhadap perekonomian nasional melalui devisa yang dihasilkan selama bekerja di luar negeri.

Karena itu, keberhasilan penempatan tenaga kerja perlu diikuti dengan sistem perlindungan yang kuat, mulai dari proses perekrutan, pemberangkatan, hingga pekerja menyelesaikan masa kerjanya di negara tujuan.

Continue Reading

Ekonomi

Menjawab Kelangkaan Ahli Data Center, Maxon Engineering Bangun Pusat Pelatihan Teknis Pertama di indonesia

Published

on

PENULIS : KATASIBOY

CIKARANG — Pesatnya pertumbuhan industri pusat data (data center) di Indonesia rupanya belum diimbangi dengan pemerataan keterampilan tenaga teknik lokal. Menjawab tantangan tersebut, PT Maxon Prime Technology (Maxon Engineering) meresmikan DFMA Workshop sekaligus Quality Training Center di kawasan Cikarang, Jumat (16/10/2026).

Project Director Maxon Engineering, Tedi Hadisaputra, mengungkapkan bahwa sektor konstruksi data centerdi lokasi strategis seperti Cikarang, Karawang, hingga Batam terus melonjak. Namun, ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang berpengalaman di bidang ini masih sangat terbatas.

“Banyak pekerja di industri ini, tetapi tidak semua memiliki pengalaman spesifik menangani data center,” ujar Tedi di sela-sela peresmian.

Hadirnya Quality Training Center ini dirancang khusus dengan simulasi sistem beroperasi (live system)—seperti fire protection, Building Management System (BMS), dan pump room. Selain untuk internal, Maxon juga membuka peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi dan SMK untuk menyiapkan lulusan baru (fresh graduate) bidang teknik agar siap pakai di industri digital.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat daya saing insinyur lokal. “Kami berharap engineer Indonesia punya kemampuan yang tidak kalah dengan tenaga ahli luar negeri, sekaligus memperluas lapangan kerja,” tambah Tedi.

Continue Reading

Ekonomi

13 Tahun D’Elegance Clinic Tebet, Menjaga Kepercayaan di Tengah Tren Kecantikan

Published

on

JAKARTA – Perawatan kecantikan kini semakin menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Mulai dari perawatan kulit hingga prosedur bedah plastik, berbagai pilihan tersedia untuk membantu seseorang merawat penampilan. Namun, di tengah tren tersebut, pemahaman mengenai keamanan dan risiko tindakan medis tetap menjadi hal yang tidak kalah penting.

Memasuki usia ke-13 tahun, D’Elegance Clinic Tebet kembali menyoroti pentingnya edukasi bagi masyarakat sebelum memutuskan menjalani perawatan estetika. Klinik yang berlokasi di Jakarta Selatan ini menekankan bahwa kecantikan tidak hanya berkaitan dengan hasil akhir, tetapi juga proses perawatan yang tepat dan sesuai dengan kondisi setiap individu.

Di bawah kepemimpinan Dr. Hendri Andreas, Sp.B.P.R.E., selaku Head Doctor sekaligus Owner D’Elegance Clinic, konsultasi dan edukasi pasien menjadi bagian dari pendekatan pelayanan klinik.

Dalam menjalankan pelayanannya, D’Elegance Clinic juga didukung oleh Dr. Adi Basuki, Sp.B.P.R.E., dan Dr. Noimaya, Sp.B.P.R.E., yang telah bergabung selama hampir dua tahun, serta Dr. Selvyana yang berfokus pada bidang kecantikan dan kulit.

Kehadiran tim medis tersebut menjadi bagian dari pengembangan layanan estetika yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien dan kompetensi masing-masing dokter.

Perawatan Kecantikan Bukan Sekadar Mengikuti Tren

Meningkatnya popularitas perawatan estetika membuat masyarakat memiliki semakin banyak pilihan untuk merawat penampilan. Meski demikian, keputusan menjalani prosedur kecantikan, terutama operasi plastik, sebaiknya tidak hanya didasarkan pada tren media sosial atau hasil yang terlihat pada orang lain.

Setiap orang memiliki kondisi kesehatan, kebutuhan, dan ekspektasi yang berbeda. Karena itu, konsultasi dengan dokter menjadi langkah penting untuk memahami jenis perawatan yang sesuai, manfaat yang mungkin diperoleh, serta risiko yang perlu dipertimbangkan.

Pada prosedur operasi plastik, misalnya, risiko dapat berupa pembengkakan, memar, nyeri, bekas luka, infeksi, perdarahan, hingga komplikasi terkait anestesi atau tindakan bedah.

Sebelum menjalani prosedur, pasien perlu memperoleh penjelasan yang memadai mengenai tahapan tindakan, kemungkinan hasil, alternatif perawatan, serta proses pemulihan. Dengan demikian, keputusan yang diambil tidak hanya berorientasi pada penampilan, tetapi juga mempertimbangkan kesehatan dan keselamatan.

Lima Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Operasi Plastik

Bagi masyarakat yang sedang mempertimbangkan prosedur bedah plastik, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan sebelum mengambil keputusan.

1. Kenali kondisi kesehatan diri

Riwayat kesehatan, obat-obatan yang dikonsumsi, dan kondisi fisik perlu disampaikan secara terbuka kepada dokter. Informasi tersebut membantu menentukan apakah prosedur yang direncanakan sesuai dengan kondisi pasien.

2. Pilih dokter dan fasilitas kesehatan yang tepat

Pastikan prosedur dilakukan oleh dokter yang memiliki kompetensi dan kewenangan sesuai serta di fasilitas kesehatan yang memenuhi persyaratan keselamatan.

3. Pahami manfaat dan risikonya

Jangan ragu untuk bertanya mengenai kemungkinan hasil, efek samping, komplikasi, dan alternatif tindakan. Informasi yang jelas membantu pasien menetapkan ekspektasi yang realistis.

4. Ikuti arahan selama pemulihan

Perawatan setelah tindakan merupakan bagian penting dari keseluruhan prosedur. Penggunaan obat, perawatan luka, pembatasan aktivitas, dan jadwal kontrol perlu mengikuti petunjuk dokter.

5. Jangan abaikan tanda bahaya

Demam, nyeri yang semakin berat, kemerahan yang meluas, atau perdarahan berlebihan perlu segera dievaluasi oleh tenaga medis. Sesak napas atau nyeri dada membutuhkan pertolongan medis darurat.

Memahami hal-hal tersebut dapat membantu masyarakat lebih bijak dalam memilih perawatan estetika. Sebab, hasil perawatan tidak hanya berkaitan dengan perubahan penampilan, tetapi juga dengan keselamatan selama prosedur dan pemulihan setelahnya.

D’Elegance Clinic Perkuat Pendekatan Personal

Memasuki tahun ke-13, D’Elegance Clinic Tebet terus berupaya mengembangkan pelayanan yang memperhatikan kebutuhan setiap pasien. Komunikasi yang terbuka, konsultasi yang memadai, dan informasi yang mudah dipahami menjadi aspek penting dalam proses perawatan.

Pendekatan personal diperlukan karena kebutuhan setiap individu tidak selalu sama. Perawatan yang sesuai bagi seseorang belum tentu menjadi pilihan terbaik bagi orang lain.

Karena itu, keputusan mengenai perawatan kulit maupun prosedur estetika sebaiknya dilakukan melalui konsultasi profesional. Pasien juga perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai tujuan perawatan dan hasil yang realistis.

Melalui dukungan tim medisnya, D’Elegance Clinic menghadirkan layanan di bidang estetika, kecantikan dan kulit, serta bedah plastik sesuai kompetensi masing-masing dokter.

Bagi klinik tersebut, membangun kepercayaan pasien tidak hanya berkaitan dengan pelayanan, tetapi juga dengan keterbukaan informasi dan perhatian terhadap keselamatan dalam setiap tahapan perawatan.

13 Tahun Perjalanan di Dunia Estetika

Perayaan ulang tahun ke-13 menjadi salah satu momen bagi D’Elegance Clinic Tebet untuk melanjutkan pengembangan layanan sekaligus memperkuat perhatian terhadap edukasi masyarakat.

Di tengah perkembangan industri kecantikan, pemahaman mengenai perawatan yang aman menjadi semakin relevan. Masyarakat tidak hanya perlu mengetahui pilihan perawatan yang tersedia, tetapi juga memahami manfaat, risiko, dan pertimbangan medis di baliknya.

Ke depan, D’Elegance Clinic berharap dapat terus mengembangkan pelayanan melalui penguatan tim medis, edukasi berkelanjutan, serta komunikasi yang transparan dengan pasien.

Pada akhirnya, merawat penampilan merupakan pilihan personal. Namun, setiap keputusan terkait prosedur medis perlu didasarkan pada informasi yang memadai, konsultasi dengan tenaga medis yang kompeten, dan pertimbangan keselamatan.

Alamat: Royal Palace, Blok C6-7 No. B31, Jalan Prof. Dr. Soepomo No. 178A, RT 001/RW 015, Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12870.

Continue Reading

TERKINI

Ekonomi2 days ago

GEPPMI Fasilitasi 800 Calon PMI Ikuti Seleksi Kerja di Hotel Bintang Lima Turki

JAKARTA – Gerakan Pengusaha dan Pekerja Migran Indonesia (GEPPMI) memfasilitasi rekrutmen 800 calon pekerja migran Indonesia (PMI) untuk memenuhi kebutuhan...

News3 days ago

Polri Mutasi Lima Pati dan Pamen, Kapusdokkes dan Kapuskeu Berganti

JAKARTA – Polri melakukan mutasi terhadap lima perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2414/X/KEP./2026...

News3 days ago

Polda Metro Jaya Kedepankan Pelayanan Humanis dalam Penyampaian Aspirasi

JAKARTA — Penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga negara yang dijamin konstitusi dan diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998...

Sosial3 days ago

Bareskrim Polri Salurkan Bantuan UMKM Pengayah Mart ke Pura Adhitya Jaya Rawamangun

JAKARTA — Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri kembali menyalurkan bantuan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)...

News3 days ago

Peringati Maulid Nabi dan Hari Santri, Yayasan Almanhajussawi Santuni 20 Anak Yatim dan Dhuafa

Jakarta— Yayasan Pendidikan Islam dan Sosial Almanhajussawi Dhiyau Nusantara menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional 2026...

Infotainment3 days ago

Lewat Novel ‘The Ribs’, Eufrasia Viera Kupas Makna Perempuan Juga Bisa Jadi Tulang Rusuk

PENULIS : KATASIBOY JAKARTA — Judul sebuah buku sering kali menyimpan filosofi mendalam. Dalam buku “The Ribs: Chasing Time With You”, penulis...

Budaya5 days ago

Hadiri Gala Premiere Film Mawang, Aldi Taher Janjikan ‘Bisikan Jenazah 2’ Jika Tembus 500 Ribu Penonton

PENULIS: KATASIBOY JAKARTA — Penggemar sinema horor Tanah Air kembali disuguhkan tontonan berkelas yang mengangkat kearifan lokal. Kali ini, film berjudul “Mawang:...

Infotainment7 days ago

Etenia Croft Rayakan Nominasi AMI Awards 2026 Lewat Sahabat Terbaik Dance Competition

JAKARTA — Penyanyi muda Etenia Croft merayakan pencapaiannya di industri musik melalui gelaran Sahabat Terbaik Dance Competition 2026. Kompetisi tari...

Entertainment7 days ago

13 Finalis Jakarta Siap Berlaga di Puteri Anak dan Remaja Indonesia 2026, Usung Misi Sosial

JAKARTA — Sebanyak 13 finalis perwakilan DKI Jakarta bersiap mengikuti ajang Puteri Anak dan Remaja Indonesia tingkat nasional 2026. Selain...

News1 week ago

Ketua Umum IPASPI Tavip Dwiyatmiko Tutup Usia, Dunia Peradilan Berduka

JAKARTA – Kabar duka menyelimuti dunia peradilan Indonesia. Tavip Dwiyatmiko, Ketua Umum Ikatan Panitera dan Sekretaris Pengadilan Indonesia (IPASPI) sekaligus...

Trending