Connect with us

News

Universitas Jayabaya Gelar Seminar Hukum Internasional, Hadirkan Wakil Menteri Hukum

Published

on

Jakarta, 2026 — Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Jayabaya menyelenggarakan International Law Seminar 2026 yang menyoroti isu strategis penegakan hukum terhadap tindakan pemerintah di era digital. Kegiatan ini mengusung tema “Law Enforcement of Government Actions in the Digital Age” dan digelar di Jakarta.

Seminar internasional tersebut berada dalam bimbingan Prof. Dr. H. Abdul Latif, S.H., M.Hum., selaku Ketua Program Studi Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Jayabaya. Acara ini menghadirkan pemangku kebijakan, akademisi, serta pakar hukum dari berbagai negara sebagai bentuk penguatan dialog akademik lintas yurisdiksi.

Nilai strategis kegiatan ini semakin diperkuat dengan kehadiran Wakil Menteri Hukum Republik Indonesia, Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej, S.H., M.Hum., sebagai Keynote Speaker. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya penegakan hukum yang adaptif, transparan, dan akuntabel seiring berkembangnya tata kelola pemerintahan berbasis digital.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, International Law Seminar 2026 juga dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Universitas Jayabaya dan Kementerian Hukum Republik Indonesia. Penandatanganan dilakukan oleh perwakilan Kementerian Hukum RI dan Rektor Universitas Jayabaya, Prof. Dr. Fauzie Y. Hasibuan, S.H., M.Hum., serta disaksikan oleh Ketua Yayasan Universitas Jayabaya, drg. Moestar Putrajaya, M.H.

Seminar ini turut menghadirkan sesi diskusi internasional dengan narasumber dari lima negara, yakni Bahrain, Makau, Korea, Jepang, dan India. Para pembicara membahas perbandingan sistem penegakan hukum serta praktik pemerintahan digital di berbagai negara. Diskusi tersebut dimoderatori oleh Rina Shahriyani Shahrullah, S.H., M.C.L., Ph.D., Rektor Universitas Internasional Batam.

Penyelenggara menyampaikan bahwa seminar ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam penegakan hukum terhadap tindakan pemerintah di era digital, mendorong dialog antara pemerintah, akademisi, dan praktisi hukum, serta menghasilkan rekomendasi akademik bagi pembaruan hukum administrasi negara. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat jejaring kerja sama nasional dan internasional di bidang ilmu hukum.

Ketua Umum Yayasan Jayabaya, dr. H. Moestar Putrajaya, M.H., F.I.C.D., berharap forum akademik ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu hukum.
“Kami berharap melalui forum akademik yang mempertemukan para ahli, akademisi, dan praktisi dari berbagai negara ini dapat melahirkan nilai kebaruan dalam ilmu pengetahuan, khususnya di bidang hukum, untuk menghadapi tantangan global di era digital,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Jayabaya, Prof. Dr. Fauzie Y. Hasibuan, S.H., M.Hum., menegaskan komitmen institusinya dalam mendorong kegiatan akademik bertaraf internasional.
“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Universitas Jayabaya dalam memajukan ilmu pengetahuan di era globalisasi digital. Sebagai perguruan tinggi terakreditasi Unggul, kami berkomitmen menjadikan kegiatan internasional sebagai budaya akademik,” jelasnya.

Melalui penyelenggaraan International Law Seminar 2026, Universitas Jayabaya diharapkan dapat berkontribusi dalam penguatan sistem hukum nasional, mendukung prinsip good governance, serta menegaskan peran perguruan tinggi—khususnya mahasiswa doktoral—sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjawab tantangan hukum di era digital.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Published

on

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diambil setelah hasil pemantauan hilal di seluruh wilayah Indonesia menunjukkan tidak adanya hilal yang terlihat.

Penetapan tersebut diumumkan Menteri Agama usai memimpin sidang isbat yang digelar dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari perwakilan DPR RI, pakar astronomi, hingga organisasi kemasyarakatan Islam.

“Berdasarkan hasil hisab dan rukyat, serta musyawarah bersama para pakar dan perwakilan ormas Islam, disepakati bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026,” ujar Menteri Agama dalam konferensi pers.

Hilal Belum Penuhi Kriteria

Dalam pemaparannya, Menteri Agama menjelaskan bahwa secara astronomi posisi hilal di Indonesia saat matahari terbenam belum memenuhi kriteria yang ditetapkan.

Data hisab menunjukkan ketinggian hilal berada pada kisaran 0 derajat 54 menit hingga 3 derajat 7 menit, dengan sudut elongasi antara 4 derajat 32 menit hingga 6 derajat 6 menit.

Angka tersebut masih berada di bawah standar visibilitas hilal yang menjadi acuan penentuan awal bulan Hijriah di Indonesia.

“Secara kriteria, posisi hilal pada hari ini belum memenuhi syarat untuk dapat terlihat,” jelasnya.

117 Titik Pemantauan, Nihil Laporan Hilal

Selain perhitungan astronomi, pemerintah juga melakukan rukyat atau pemantauan langsung hilal di 117 titik yang tersebar di seluruh Indonesia.

Hasilnya, tidak satu pun petugas rukyat yang melaporkan keberhasilan melihat hilal, baik di wilayah barat, tengah, maupun timur Indonesia.

“Dari laporan yang masuk dari seluruh Indonesia, tidak ada satu pun yang menyatakan melihat hilal,” tegas Menteri Agama.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah memutuskan untuk mengistikmalkan bulan Ramadan menjadi 30 hari, sehingga Idulfitri jatuh pada keesokan harinya, yakni Sabtu, 21 Maret 2026.

Sidang Isbat sebagai Forum Musyawarah

Menteri Agama menegaskan bahwa sidang isbat bukan sekadar forum penetapan, tetapi juga ruang musyawarah yang melibatkan berbagai unsur.

Sidang diawali dengan seminar terbuka yang memaparkan metode hisab dan rukyat, kemudian dilanjutkan dengan sidang tertutup untuk pengambilan keputusan.

“Sidang isbat ini merupakan sarana musyawarah antara pemerintah, para ahli, dan umat Islam. Ini adalah bentuk ikhtiar bersama agar ada kesepahaman dalam penentuan waktu ibadah,” ujarnya.

Harapan Kebersamaan Umat

Pemerintah berharap keputusan ini dapat menjadi pedoman bersama bagi umat Islam di Indonesia dalam merayakan Idulfitri secara serentak.

Selain itu, momentum Idulfitri juga diharapkan memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

“Kami berharap keputusan ini membawa kebaikan dan menjadi simbol kebersamaan umat Islam, sekaligus mencerminkan persatuan kita sebagai bangsa,” tutupnya.

Continue Reading

News

Dituding “Gundik”, Machi Achmad Dampingi Cindy Rizap Laporkan Akun Penyebar Fitnah

Published

on

Jakarta – Kuasa hukum dokter koas sekaligus selebgram Cindy Rizap, Machi Achmad, mengungkap kliennya mengalami berbagai teror setelah namanya viral terkait dugaan perselingkuhan dengan Riky Febriansyah, suami dari artis Maissy Pramaisshela.

Menurut Machi, teror yang diterima Cindy sudah melampaui batas, mulai dari hujatan hingga ancaman serius di media sosial. Bahkan, muncul tudingan yang menyebut Cindy sebagai “gundik”.

“Salah satunya ancaman pembunuhan kepada klien kami. Itu kan sudah tidak benar. Memakai akun anonim seolah-olah Cindy ini, tanda kutip, mau digorok. Itu sudah keterlaluan,” kata Machi dalam konferensi pers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (19/3/2026).

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan menelusuri akun-akun anonim tersebut karena dinilai sudah masuk ranah pidana. “Namun, kami akan telusuri karena ini sudah masuk ranah tindak pidana, termasuk Undang-Undang ITE yang juga memiliki ancaman hukum,” lanjutnya.

Machi juga memastikan bahwa langkah hukum telah diambil terhadap sejumlah akun yang diduga menyebarkan fitnah. Beberapa di antaranya bahkan sudah resmi dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Kami sudah melaporkan beberapa akun yang memfitnah, yang menyebut klien kami gundik atau istilah lain. Jika tidak bisa dibuktikan, tentu akan kami proses secara hukum,” ujarnya.

Terkait isu yang menyebut Cindy pergi ke Jepang bersama Riky, Machi membantah keras kabar tersebut. Ia menilai tudingan tersebut hanya hasil spekulasi warganet.

“Untuk soal Jepang, ada netizen yang mengait-ngaitkan. Padahal bisa dilihat, klien kami pergi bersama ibunya. Jadi jangan cocoklogi,” tutur Machi.

Dalam kesempatan yang sama, Cindy juga menegaskan bahwa hubungannya dengan Riky hanya sebatas profesional sebagai sesama tenaga medis.

“Kalau untuk hubungan secara personal, saya tidak ada sama sekali,” kata Cindy.

“Itu hubungan profesional. Dokter Riky memang dokter, sedangkan saya masih koas yang sedang menempuh pendidikan. Dalam masa koas, kami juga sering berbagi informasi dengan dokter-dokter lain, jadi bukan hanya dengan Dokter Riky saja,” tambahnya.

Sebagai informasi, isu dugaan perselingkuhan ini pertama kali mencuat melalui utas di platform X dan Threads pada pekan kedua Maret 2026. Dugaan tersebut semakin ramai setelah warganet menemukan kesamaan lokasi unggahan foto di Jepang dalam waktu berdekatan.

Selain itu, perhatian publik juga tertuju pada akun Instagram Maissy Pramaisshela, di mana sejumlah foto kebersamaan dengan Riky disebut sudah tidak terlihat, serta kolom komentarnya kini dibatasi.

Continue Reading

News

Samsung Galaxy S26 Bikin Konten Takbiran Makin Epic! Foto & Video Malam Hari Kini Super Jernih

Published

on

Jakarta – Malam takbiran selalu jadi momen spesial yang dinanti setiap tahun. Suasana pawai dan gema takbir sering dijadikan konten media sosial, namun tantangan utama tetap sama: kondisi minim cahaya yang bikin hasil foto dan video kurang maksimal.

Menjawab hal ini, Samsung Electronics Indonesia menghadirkan Galaxy S26 Ultra dengan fitur Nightography terbaru. Teknologi ini memungkinkan hasil foto dan video tetap terang, tajam, dan natural meski di malam hari.

“Kamera selalu menjadi salah satu alasan utama pengguna memilih Galaxy S Series. Di Galaxy S26 Ultra, kami meningkatkan hardware dan software agar hasil tetap maksimal, termasuk saat momen takbiran,” ujar Ilham Indrawan.

Peningkatan terlihat dari aperture yang lebih besar (f/1.4) serta sistem pengurangan noise yang lebih canggih. Hasilnya, foto low light jadi lebih detail dengan efek bokeh yang natural. Fitur Super Steady juga makin stabil, bahkan saat merekam video di tengah keramaian pawai.

Selain itu, dukungan AI melalui AI ISP dan ProVisual Engine membantu menjaga kualitas gambar tetap konsisten. Ada juga fitur Photo Assist yang memudahkan editing langsung di galeri.

Untuk audio, Galaxy Buds4 Pro hadir dengan ANC dan Audio Eraser berbasis AI, sehingga suara takbiran bisa terdengar lebih jernih tanpa gangguan.

Galaxy S26 Series dan Galaxy Buds4 Series sudah tersedia mulai 18 Maret 2026, lengkap dengan berbagai promo menarik.

Dengan fitur tersebut, Galaxy S26 Ultra jadi pilihan tepat untuk bikin konten takbiran yang lebih jernih, stabil, dan tentunya “epic”.

Continue Reading

TERKINI

News12 hours ago

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21...

News2 days ago

Dituding “Gundik”, Machi Achmad Dampingi Cindy Rizap Laporkan Akun Penyebar Fitnah

Jakarta – Kuasa hukum dokter koas sekaligus selebgram Cindy Rizap, Machi Achmad, mengungkap kliennya mengalami berbagai teror setelah namanya viral...

Ekonomi2 days ago

Lebaran Makin Seru, Galaxy S26 Series Hadirkan Fitur Kreatif Berbasis AI

Wartahot – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tren berbagi ucapan Lebaran semakin berkembang. Jika dulu cukup dengan pesan teks sederhana,...

News3 days ago

Samsung Galaxy S26 Bikin Konten Takbiran Makin Epic! Foto & Video Malam Hari Kini Super Jernih

Jakarta – Malam takbiran selalu jadi momen spesial yang dinanti setiap tahun. Suasana pawai dan gema takbir sering dijadikan konten...

Aksi Massa GRAK NTT di depan Gedung BPK Jakarta (16 Maret 2026) Aksi Massa GRAK NTT di depan Gedung BPK Jakarta (16 Maret 2026)
Hukum3 days ago

15 Proyek Bermasalah, GRAK NTT Desak KPK-BPK Usut APBD Flores Timur

JAKARTA — Gerakan Rakyat Anti Korupsi Nusa Tenggara Timur (GRAK NTT) melaporkan dugaan persoalan dalam sejumlah proyek pembangunan di Kabupaten...

Hukum4 days ago

Machi Achmad Kawal Cindy Rizap Buat Laporan Polisi terhadap Haters

Jakarta – Machi Achmad menyatakan pihaknya resmi mengawal kliennya, Cindy Rizap, dalam membuat laporan polisi (LP) terhadap sejumlah akun haters...

Sosial4 days ago

Rumah Belajar Ciliwung Ceria Resmi Dibuka, Elizabeth Tunggadewi Ajak Anak Bantaran Sungai Tingkatkan Literasi

Jakarta – Sebuah inisiatif pendidikan berbasis komunitas hadir di kawasan bantaran Sungai Ciliwung untuk mendukung peningkatan literasi anak-anak. Program Rumah...

Ekonomi4 days ago

Sambut Standar Baru Smartphone: AI Phone yang Lebih Proaktif dan Personal

Wartahot – Pengguna smartphone di Indonesia kini dihadapkan pada banyak pilihan perangkat dengan spesifikasi yang mirip. Di sisi lain, teknologi...

Infotainment6 days ago

Machi Achmad Ditunjuk Selebgram Cindy Rizap Jadi Kuasa Hukumnya

Jakarta – Selebgram sekaligus dokter koas Cindy Rizap tengah menjadi sorotan publik setelah namanya dikaitkan dengan dugaan perselingkuhan dengan dokter...

Hukum6 days ago

Patroli Perintis Presisi Gagalkan Tawuran di Jakarta Utara, 3 Sajam Diamankan Petugas

Jakarta – Tim Patroli Perintis Presisi Direktorat Samapta Polda Metro Jaya berhasil mengamankan sekelompok pemuda yang diduga akan melakukan aksi...

Trending