Connect with us

Entertainment

Temu kangen Anak Tongkrongan Era Tahun 90 an Hingga Terbentuk Grup GEROT FALS

Published

on

Jakarta-Pertemuan temu kangen angkatan 90 dari grup GEROT FALS akhirnya terlaksana juga dengan penuh kehangatan dan kerinduan. Dalam pertemuan sore ini, hadir Nana, Dodi, Zaenal Langgar, Wandoyo, Alex, dan Anto yang saling menyapa, berpelukan, dan berbagi cerita tentang masa lalu serta perjalanan hidup masing-masing hingga hari ini. grup gerot fals yang terbentuk pada tahun 1990 di suatu tongkrongan terminal rawamangun dari anak anak berbagai sekolahan pada zaman 90 an di terminal rawamangun jakarta timur masih belum berpenampilan rapih seperti sekarang ini dalam perkumpulan tersebut pada akhirnya membentuk sebuah grup teater(drama) di wilayah jakarta timur

Meski suasana terasa sangat meriah dan akrab, ada sedikit rasa kurang lengkap karena dua sahabat seangkatan lainnya, yaitu Arif dan Pilux, berhalangan hadir pada kesempatan kali ini. Kabarnya, keduanya memiliki kesibukan mendesak dan keperluan yang tidak bisa ditinggalkan, sehingga tidak bisa bergabung untuk melepas rindu bersama teman-teman yang lain. Meskipun begitu, nama mereka tetap sering disebut dalam obrolan, dan teman-teman sepakat untuk menyampaikan salam hangat serta doa kesehatan untuk keduanya.

Sepanjang pertemuan, kenangan masa sekolah dan masa muda kembali diingat—mulai dari kenakalan-kenakalan kecil, kebersamaan saat berjuang, hingga momen-momen berharga yang membentuk persahabatan ini hingga bertahan puluhan tahun. Semua sepakat bahwa ikatan persaudaraan angkatan 90 tidak akan pernah putus, meski jarak dan kesibukan memisahkan sesekali.

Sebagai penutup pertemuan, seluruh anggota yang hadir sepakat untuk merencanakan pertemuan berikutnya dengan persiapan yang lebih matang, serta berharap agar Arif, Pilux, dan siapa saja yang belum bisa hadir kali ini bisa bergabung bersama kembali. Semoga persahabatan grup GEROT FALS tetap abadi, sehat selalu, dan terus saling menguatkan di setiap langkah kehidupan ke depannya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Entertainment

Cerita Menarik Pembuatan MV Terbaru Aldi Taher & Band

Published

on

Penulis : Katasiboy

JAKARTA – Nama Aldi Taher kembali mencuri perhatian. Musisi sekaligus entertainer yang dikenal dengan gaya ceplas-ceplosnya itu baru saja merilis video klip single terbarunya bertajuk “Bodo Amat” melalui kanal YouTube Aldi Taher TV.

Sehari setelah proses syuting rampung, Aldi Taher bersama personel bandnya, yakni Mende (lead gitar), Phitoy (gitar), Ferry (drum), Ame (bass), dan Kim (keyboard), berbagi cerita mengenai proses kreatif di balik video klip tersebut.

Band yang berdiri pada 2 April 2021 itu mengaku sengaja menghadirkan konsep yang sederhana dan apa adanya. Ketika ditanya mengenai konsep video klip, Aldi justru menjawab dengan gaya khasnya.

“Yang jadi sutradara teman sendiri, @katasiboy. Kalau konsepnya apa? Enggak tahu… bodo amat,” ucap Aldi sambil tertawa.

Meski terdengar santai, Aldi menjelaskan bahwa lagu dan video klip tersebut membawa pesan agar tidak mudah terpengaruh oleh komentar orang lain.

“Konsepnya kita enggak peduli perkataan manusia. Yang kita peduli adalah perkataan dari langit. Jadi bodo amat, selama tidak merugikan orang. Kalau merugikan orang, ya harus minta maaf,” katanya.

Proses pembuatan video klip pun berlangsung cukup singkat. Ame sempat melontarkan candaan bahwa syuting hanya memakan waktu tiga hingga empat menit sebelum akhirnya mengoreksi jawabannya.

“Empat puluh lima menit,” ujarnya disambut gelak tawa personel lainnya.

Di balik nuansa humor yang mendominasi, Aldi mengungkapkan ada satu adegan yang menurutnya memiliki makna penting, yakni adegan salat.

“Video klip ini mengingatkan bahwa sesibuk apa pun kegiatan kita, jangan lupa salat,” tutur Aldi.

Saat ditanya mengapa lagu “Bodo Amat” yang dipilih untuk dibuat video klip, Ame menjawab singkat bahwa keputusan itu muncul secara spontan.

“Random saja, tengah malam enggak ada kegiatan,” katanya.

Soal makna lagu, Aldi kembali menjawab dengan gaya yang sulit ditebak.

“Terserah kalian mau menceritakan tentang apa,” ujarnya.

Namun, ia mengakui inspirasi lagu tersebut berasal dari dirinya sendiri dan lebih menggambarkan sikap bertawakal dalam menjalani kehidupan.

“Tidak semua harus dipikirkan, kadang cukup dimaklumi. Jadi ini lebih ke tawakal,” jelasnya.

Dalam proses berkarya, Aldi mengatakan seluruh personel terlibat secara kolektif. Bahkan, ia menyelipkan candaan mengenai bentuk “patungan” di dalam band.

“Kim bayar listrik karena dia yang punya studio, Phitoy patungan bensin dari Tambun,” ucapnya sambil tertawa.

Ketika ditanya bagaimana mereka menyelesaikan perbedaan pendapat, Aldi kembali menjawab dengan gaya khasnya.

“Penyelesaian itu bukan di dunia tapi di akhirat. Jadi di dunia ini kita saling sayang,” katanya.

Menutup obrolan, Aldi berharap video klip “Bodo Amat” dapat diterima masyarakat. Namun seperti biasa, ia memberikan jawaban yang tak terduga.

“Harapan terbesarnya ya insyaallah masuk surga,” ucapnya.

Sementara itu, personel band Tika menyampaikan pesan sederhana bagi para pendengar agar tidak terlalu memikirkan komentar negatif di media sosial.

“Jadi diri sendiri, enggak usah baca komentar, matikan live comment,” ujarnya.

Aldi pun menutup dengan kalimat yang kembali mengundang senyum.

“Enggak usah dengerin lagu ini, salat, baca Al-Qur’an, berkah,” tutupnya.

Continue Reading

Entertainment

Hiranindya Heryunanisita Ichwan Harumkan Nama Banten Lewat Dua Gelar Bergengsi

Published

on

Wartahot.news – Kabar membanggakan datang dari Hiranindya Heryunanisita Ichwan atau yang akrab disapa Hira. Siswi SMP Syafana Islamic School yang baru berusia 13 tahun ini berhasil meraih dua gelar sekaligus dalam ajang Pemilihan Puteri Anak dan Remaja Banten 2026 yang digelar pada 18–19 April 2026 di Hotel Fame Gading Serpong, Banten.

Dalam ajang tersebut, Hira sukses menyabet gelar Puteri Anak Indonesia Banten Budaya 2026 dan Puteri Anak Indonesia Banten Favorite 2026. Prestasi ini menjadi hasil dari kerja keras, semangat belajar, serta kecintaannya terhadap budaya Indonesia.

Sebelum meraih gelar tersebut, Hira juga telah menorehkan sejumlah prestasi lainnya. Ia pernah menjadi Finalis The Icon Cover Hunt 2026 serta menerima Pertamina Scholarship AYIMUN BSD 2026. Berbagai pengalaman itu turut membentuk kemampuan Hira dalam bidang komunikasi, kepemimpinan, dan pengembangan diri.

Usai mengikuti ajang, Hira mengaku sangat bersyukur dan bahagia atas pencapaiannya.

“Saya merasa sangat senang dan bangga bisa menjadi bagian dari Puteri Anak dan Remaja Banten. Pengalaman ini mengajarkan saya untuk terus berkembang dan berani menunjukkan kemampuan terbaik saya,” ujar Hira.

Menurut Hira, ajang pemilihan puteri bukan hanya tentang meraih gelar, tetapi juga menjadi tempat untuk belajar banyak hal, meningkatkan rasa percaya diri, memperluas pertemanan, serta menginspirasi generasi muda lainnya.

Keberhasilannya di tingkat provinsi kini menjadi langkah awal menuju tantangan berikutnya. Hira saat ini tengah mempersiapkan diri untuk mewakili Provinsi Banten dalam ajang Puteri Batik Cilik Indonesia 2026 yang akan berlangsung pada Oktober mendatang.

Melalui kesempatan tersebut, ia berharap dapat membawa nama baik Banten sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

Hira pun meminta dukungan dan doa dari masyarakat agar dapat memberikan penampilan terbaiknya di tingkat nasional.

“Mohon dukungannya untuk Hira yang akan mewakili Banten pada pemilihan Puteri Batik Cilik Indonesia 2026 di bulan Oktober nanti,” katanya.

Tak lupa, Hira juga membagikan pesan untuk teman-teman seusianya agar tetap semangat mengejar mimpi dan berani mencoba hal-hal baru.

“Mulailah dari langkah kecil, jangan mudah menyerah, dan selalu percaya bahwa kamu bisa meraih prestasi yang membanggakan,” pesannya.

Dengan semangat, kerja keras, dan kecintaannya terhadap budaya Indonesia, Hira diharapkan dapat terus menginspirasi generasi muda untuk berkarya, berprestasi, dan membawa nama baik daerah maupun bangsa.

Continue Reading

Entertainment

Mamang Osa Beberkan Rahasia Chemistry Pemain Dukun Magang: Day 1 Langsung Bonding

Published

on

Jakarta – Proses syuting film horor komedi Dukun Magang menyimpan banyak cerita menarik bagi para pemainnya. Salah satu yang paling berkesan datang dari Hana Saraswati yang mengungkap adegan sungai menjadi tantangan terberat selama produksi berlangsung.

Saat ditemui dalam sesi wawancara film Dukun Magang, Hana menceritakan adegan tersebut membutuhkan waktu pengambilan gambar yang sangat panjang dan penuh konsentrasi.

“Yang paling berat itu adegan sungai depan papan. Adegan sungai itu kita ambil dari jam satu siang sampai matahari terbenam. Karena memang panjang, banyak yang harus disampaikan, banyak informasinya,” ujar Hana Saraswati.

Menurutnya, adegan tersebut tidak hanya menuntut stamina para pemain, tetapi juga fokus tinggi agar pesan yang ingin disampaikan dalam cerita tetap tersampaikan dengan baik kepada penonton.

“Kalau kita nggak hati-hati di situ, hasilnya bisa berbeda. Jadi kita benar-benar berusaha maksimal,” lanjutnya.

Sementara itu, Mamang Osa mengungkapkan proses membangun chemistry antarpemain justru menjadi salah satu hal yang mempermudah jalannya syuting. Ia mengatakan seluruh pemain sudah menjalani workshop dan bonding sejak awal produksi.

“Day 1 kita sudah bonding, Day 2 kita workshop. Jadi semuanya sudah dekat dari awal,” kata Mamang Osa.

Kedekatan tersebut membuat para pemain lebih mudah mengeksplorasi karakter masing-masing di lokasi syuting. Bahkan, menurut mereka, suasana kekeluargaan sangat terasa selama proses produksi berlangsung.

“Kita benar-benar di-embrace. Semua jadi lebih nyaman untuk masuk ke karakter masing-masing,” tambahnya.

Tak hanya soal akting, momen kebersamaan di luar syuting juga menjadi kenangan tersendiri bagi para pemain. Hana bahkan sempat menanggapi candaan soal kebiasaan makan bersama selama berada di lokasi syuting.

“Itu kita makan pakai tangan, kami-kami semua,” ucap Hana sambil tertawa.

Melalui proses syuting yang penuh tantangan sekaligus keakraban tersebut, para pemain berharap Dukun Magang bisa menghadirkan pengalaman menonton yang berbeda dengan perpaduan horor dan komedi yang segar.

Film Dukun Magang sendiri siap menyuguhkan kisah penuh teror, misteri, sekaligus humor yang diharapkan mampu menghibur penonton saat tayang di bioskop.

Continue Reading

TERKINI

Entertainment2 days ago

Cerita Menarik Pembuatan MV Terbaru Aldi Taher & Band

Penulis : Katasiboy JAKARTA – Nama Aldi Taher kembali mencuri perhatian. Musisi sekaligus entertainer yang dikenal dengan gaya ceplas-ceplosnya itu...

Hukum2 days ago

Elang Tiga Hambalang Ikut Turun Tangan, Kasus Budiman Tiang Jadi Sorotan

Jakarta – Sengketa lahan yang melibatkan Budiman Tiang kembali menjadi sorotan. Lewat konferensi pers yang digelar di BOWL Coffee Connection,...

Infotainment3 days ago

Daus Mini Geram Namanya Dicatut di TikTok, Pilih Tempuh Jalur Hukum Bersama Brigade 08

JAKARTA – Media sosial kembali menjadi tantangan bagi figur publik. Kali ini, komedian Daus Mini mengaku harus menghadapi dugaan penyalahgunaan...

Infotainment3 days ago

Icha Yang Ungkap Kebahagiaan hingga Tekad Kembali Tampil di Panggung Internasional

Jember – Penyanyi muda Icha Yang akhirnya kembali ke kampung halamannya di Jember setelah sukses menorehkan prestasi hingga tampil di...

Ikatan Alumni UBK Ikatan Alumni UBK
News4 days ago

Nama Bung Karno Tercoreng, Alumni UBK Desak Pecat Mahasiswa Terduga Terima Suap

JAKARTA – Polemik dugaan penerimaan uang oleh oknum mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) tidak hanya memicu sorotan publik, tetapi juga...

Juara Umum Lomba Operet Paksi 2025 kategori SMA Juara Umum Lomba Operet Paksi 2025 kategori SMA
Infotainment5 days ago

PAKSI (Panggung Kreasi) 2026: Saat Ratusan Pelajar Bali Memilih Panggung Teater daripada Layar Ponsel

DENPASAR – Di saat media sosial menjadi “panggung” utama bagi sebagian besar generasi muda, ratusan pelajar di Bali justru memilih...

News6 days ago

Hindari Macet dan Antrean Saat ke PRJ 2026, Ini Tips yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Berangkat

Jakarta, 22 Juni 2026 – Jakarta Fair Kemayoran atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) kembali menjadi salah satu agenda yang paling...

News6 days ago

TASPEN Tangerang Serahkan Santunan Jaminan Kematian kepada Ahli Waris ASN PPPK Damkar Tangsel

TANGERANG – PT TASPEN (Persero) Kantor Cabang Tangerang menyerahkan manfaat Program Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp30.034.500 kepada ahli waris almarhum...

News7 days ago

Resmi Dilantik, Saroha Manullang Nahkodai Imigrasi NTT

JAKARTA – Direktorat Jenderal Imigrasi kembali melakukan rotasi pejabat di sejumlah wilayah Indonesia. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pelantikan...

News1 week ago

Ade Ratnasari Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Wewenang dan Persoalan Keimigrasian ke KPK

Jakarta – Kuasa hukum Budiman Tiang, Ade Ratnasari, mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (22/6/2026), untuk menyampaikan laporan yang...

Trending