Entertainment
Dari AFF 2026 hingga Malaysia, Shafeea Aleeya Bangun Jejak di Dunia Modeling
JAKARTA — Model belia Shafeea Aleeya turut ambil bagian dalam gelaran ASEAN Fashion Festival (AFF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu, 18–20 September 2026. Dalam ajang tersebut, Aleeya tampil membawakan sejumlah busana sekaligus mendapatkan pengalaman baru di panggung fashion.
Aleeya mengaku senang dan bangga dapat terlibat dalam AFF 2026. Selain mendapat kesempatan tampil di runway, ia juga berkesempatan bertemu dan berkenalan dengan banyak teman baru.
“Aku sangat senang dan bangga dengan diri aku sendiri. Aku juga dapat banyak teman di sini,” ujar Aleeya saat ditemui di sela-sela AFF 2026.
Selama tiga hari mengikuti rangkaian acara, Aleeya membawakan total 12 kostum. Pada hari pertama, ia tampil dengan lima kostum, kemudian empat kostum pada hari kedua, dan tiga kostum pada hari ketiga.
Meski menikmati pengalaman tersebut, Aleeya mengaku sempat menghadapi kendala saat mempersiapkan diri sebelum tampil. Salah satunya terkait busana yang terkadang disiapkan secara mendadak serta jarak antara desainer satu dengan desainer berikutnya yang cukup berdekatan.
Kondisi tersebut membuat waktu persiapan menjadi lebih singkat. Namun, Aleeya tetap berusaha menjalankan setiap penampilan secara profesional.
Pengalaman di AFF 2026 juga bukan menjadi pengalaman internasional pertama bagi Aleeya. Sebelumnya, ia pernah tampil dalam ajang The Great Show Youth International di Selangor, Malaysia.
Dalam ajang tersebut, Aleeya menjadi salah satu dari 100 model yang terpilih. Sekitar 25 peserta di antaranya berasal dari Indonesia, sementara keseluruhan ajang diikuti peserta dari lima negara ASEAN.
“Sangat senang dan bangga menjadi salah satu yang terpilih dari 100 top model internasional. Selain mendapat pengalaman dan teman baru, aku juga menambah wawasan tentang kegiatan modeling dari negara lain,” kata Aleeya.
Selama dua hari mengikuti kegiatan di Malaysia, Aleeya membawakan dua busana karya desainer Indonesia, yakni Shofiee Collection dan Omah Jahit Fir. Selain runway, para peserta juga mengikuti challenge dengan menggunakan properti yang telah disiapkan oleh penyelenggara.
Pengalaman tampil di luar negeri juga menjadi tantangan tersendiri bagi Aleeya, terutama dalam hal komunikasi. Ia mengaku sempat mengalami kendala ketika harus menggunakan bahasa Inggris saat berkenalan dan berkomunikasi dengan peserta dari negara lain.
Meski demikian, pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses Aleeya dalam membangun kepercayaan diri sekaligus mengembangkan kemampuan sebagai model.
Perjalanan Aleeya di dunia modeling juga berpotensi berlanjut ke panggung internasional. Sang ibu mengungkapkan bahwa Aleeya mendapat peluang untuk mengikuti International Fashion Week di Zimbabwe yang direncanakan berlangsung pada April 2027.
Peluang tersebut muncul setelah adanya komunikasi dengan desainer Afrika yang berbasis di Australia melalui brand Afriluxebyv Couture.
Dengan pengalaman tampil di Indonesia dan Malaysia, Aleeya mulai membangun portofolio di dunia modeling sejak usia muda. Keikutsertaannya dalam AFF 2026 pun menjadi salah satu pengalaman yang memperkaya perjalanan Aleeya dalam mengenal dunia fashion sekaligus panggung internasional.
Entertainment
Audrey Athalia Raih Juara 1 PediaSure Growth Talent 2026, Tampil Memukau Lewat Lagu ‘Listen’ Beyonce
JAKARTA – Audrey Athalia berhasil meraih Juara 1 dalam ajang PediaSure Growth Talent 2026. Prestasi tersebut diraih setelah Audrey tampil memukau pada malam Grand Final yang digelar di The Hall, Lantai 8, Senayan City, Jakarta, Sabtu (7/11/2026).
Dalam kompetisi tersebut, Audrey menunjukkan kemampuan vokalnya dengan membawakan lagu Listen yang dipopulerkan oleh Beyoncé. Penampilan tersebut menjadi salah satu momen penting dalam perjalanannya hingga berhasil membawa pulang gelar juara pertama.
Audrey mengaku sangat bahagia sekaligus tidak menyangka bisa meraih hasil terbaik dalam kompetisi tersebut. Menurutnya, kemenangan ini menjadi pengalaman berharga setelah melalui berbagai persiapan dan latihan.
“Senang sekali! Aku sampai tidak percaya dan sangat bersyukur. Rasanya semua latihan dan usaha terbayar dengan hasil yang membahagiakan,” ungkap Audrey.
Sebelum tampil di Grand Final, Audrey menjalani berbagai persiapan, mulai dari melatih teknik vokal, pernapasan, penghayatan lagu, hingga membangun kepercayaan diri saat berada di atas panggung.
Ketertarikannya mengikuti PediaSure Growth Talent juga dilandasi keinginan untuk mencoba pengalaman baru, mengembangkan kemampuan, serta menunjukkan potensi yang dimilikinya.
Bakat Audrey sendiri tidak hanya terbatas pada dunia tarik suara. Ia juga memiliki ketertarikan di bidang musik dan seni pertunjukan lainnya, seperti bermain piano, drum, serta ballet.
Selain itu, Audrey aktif mengembangkan kemampuannya di dunia modeling dan runway. Ia juga pernah meraih posisi Runner Up 4 Puteri Batik Indonesia 2025 serta terlibat dalam kegiatan menari tradisional yang mencatatkan Rekor MURI.
Beragam pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan Audrey dalam mengembangkan potensi dan mengeksplorasi berbagai bidang seni sejak usia dini.
Dalam perjalanan kompetisi, Audrey mengungkapkan bahwa sosok ibunya, Adele, menjadi pendukung terbesar. Selain memberikan motivasi, sang ibu juga terlibat langsung dalam membimbing perkembangan kemampuan vokalnya.
“Aku banyak belajar teknik vokal dari Mommy, seperti growling, teknik pernapasan, dan vibration,” tutur Audrey.
Ia juga mengaku sempat merasakan gugup sebelum tampil. Namun, pesan sang ibu untuk selalu percaya pada diri sendiri membantunya tetap tenang dan menikmati penampilan di atas panggung.
Sementara itu, Adele mengatakan bahwa dirinya bersama keluarga selalu memberikan ruang bagi Audrey untuk bereksplorasi, mencoba hal baru, dan mengekspresikan kemampuan yang dimiliki.
Sebagai seorang ibu yang juga memiliki latar belakang sebagai penyanyi, Adele turut memberikan bimbingan secara langsung, khususnya dalam pengembangan teknik vokal.
“Kami selalu memberikan ruang bagi Audrey untuk bereksplorasi, mencoba hal baru, dan mengekspresikan dirinya. Saya juga membimbingnya secara langsung, terutama dalam bidang vokal karena saya sendiri memiliki latar belakang sebagai penyanyi,” ujar Adele.
Ia menjelaskan, Audrey mempelajari sejumlah teknik vokal, mulai dari pernapasan, vibration, hingga growling. Meski demikian, keluarga tetap mengutamakan proses belajar tanpa memberikan tekanan berlebihan.
“Prinsip kami adalah membangun kepercayaan dirinya tanpa tekanan. Bagi kami, yang terpenting bukan sekadar menang, tetapi Audrey menikmati proses, berani mencoba, dan terus mengembangkan potensinya,” tambahnya.
Setelah meraih Juara 1 PediaSure Growth Talent 2026, Audrey berharap dapat terus mengembangkan kemampuannya, baik di bidang menyanyi, modeling, maupun seni lainnya.
Ia juga berpesan kepada anak-anak seusianya agar tidak takut menunjukkan bakat yang dimiliki.
“Jangan takut mencoba dan jangan malu menunjukkan bakat kalian! Terus berlatih, percaya diri, dan yang paling penting, enjoy every moment. Kalian semua punya keistimewaan masing-masing,” tutup Audrey.
Entertainment
Etenia Croft Raih AMI Awards 2026 Lewat Lagu “Sahabat Terbaik”
JAKARTA – Penyanyi cilik Etenia Croft berhasil meraih penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026 untuk kategori Artis Solo Anak-Anak Terbaik melalui lagu “Sahabat Terbaik”. Penghargaan tersebut menjadi pencapaian pertama Etenia di ajang musik bergengsi Tanah Air.
Etenia mengaku tidak menyangka namanya akan diumumkan sebagai pemenang. Bahkan, ia bersama tim tidak menyiapkan pidato kemenangan karena sejak awal tidak memperkirakan akan membawa pulang piala.
“Sebenernya kita belum prepare sama sekali. Tiba-tiba pas dipanggil, aku kaget karena kita belum nyiapin apa-apa,” ujar Etenia Croft saat ditemui di ArtPreneur, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/11/2026) malam.
Meski sempat terkejut, Etenia mengaku bersyukur atas penghargaan yang diraihnya. Ia menyebut kemenangan tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus penyemangat untuk terus berkarya di industri musik Indonesia.
“Ini pertama kali aku ada di panggung AMI Awards tahun 2026. Aku bersyukur banget bisa dapat piala ini untuk pertama kali lewat lagu Sahabat Terbaik,” tuturnya.
Tidak hanya merayakan pencapaian tersebut, Etenia juga tengah mempersiapkan karya terbaru berjudul “Kenangan Indah”. Lagu yang kembali diciptakan Marvel Marlon itu mengangkat cerita tentang kenangan bersama orang-orang tersayang.
Di luar dunia tarik suara, Etenia juga memiliki keinginan untuk mengembangkan karier sebagai entertainer. Ia tertarik mendalami kemampuan public speaking dan bidang hiburan lainnya.
Etenia berharap karya-karyanya dapat memberikan kebahagiaan sekaligus inspirasi bagi anak-anak Indonesia. Ia juga mengajak generasi muda untuk terus mengembangkan kreativitas, khususnya dengan menghadirkan lagu anak yang sesuai dengan usia mereka.
“Kita sebagai anak-anak Indonesia harus terus berkarya dan menciptakan lagu-lagu anak-anak yang sesuai dengan umur kita,” pungkasnya.
Penghargaan AMI Awards 2026 menjadi salah satu langkah penting dalam perjalanan Etenia Croft di industri musik. Ia berharap dapat terus menghadirkan karya positif dan ikut meramaikan perkembangan musik anak Indonesia.
Entertainment
Puteri Anak Indonesia 2026 Sukses Digelar, 37 Peserta dari Berbagai Daerah Ikuti Kompetisi
JAKARTA – Ajang Puteri Anak Indonesia 2026 sukses digelar dengan melibatkan 37 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Memasuki tahun kesembilan, kompetisi ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk menunjukkan bakat, kreativitas, kecerdasan, sekaligus mengembangkan karakter dan kepercayaan diri.
Malam Grand Final Puteri Anak Indonesia 2026 berlangsung pada Sabtu (31/10/2026) di Gedung Pusat Perfilman H. Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta. Para peserta berusia 10-13 tahun tersebut datang dari berbagai daerah, mulai dari Aceh hingga Papua.
Seluruh finalis sebelumnya telah melewati proses kurasi daerah dan audisi daring tingkat nasional. Mereka kemudian mengikuti rangkaian kegiatan karantina pada 27 Oktober hingga 1 November 2026 di Yello Hotel Harmoni, Jakarta.
Selama karantina, peserta mendapatkan pembekalan, mengikuti pengembangan kemampuan, serta menjalani pemotretan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sebelum malam puncak.
Founder Puteri Anak Indonesia, Derry Dahlan, mengatakan ajang tersebut pertama kali diselenggarakan pada 2018. Selama sembilan tahun, pihaknya berupaya mempertahankan kompetisi ini sebagai wadah positif untuk mengembangkan potensi anak-anak Indonesia.
“Sembilan tahun kami konsisten, bukan hanya mencari juara, tetapi membangun karakter anak Indonesia yang cerdas, berbakat, berbudaya, dan berhati mulia. Alhamdulillah, setiap tahun antusiasmenya terus meningkat,” ujar Derry Dahlan.
Dia menjelaskan, terdapat lima kriteria utama dalam proses penilaian, yakni Intelligence & Public Speaking, Talent & Creativity, Attitude & Personality, Beauty & Catwalk, serta Social Project & Character.
Penilaian tersebut mencakup kecerdasan, kemampuan berbicara di depan umum, kreativitas, bakat, kedisiplinan, sopan santun, hingga visi dan misi peserta sebagai Puteri Anak Indonesia.
Derry menegaskan, penilaian tidak hanya melihat penampilan peserta di atas panggung. Sikap dan perilaku selama menjalani karantina juga menjadi pertimbangan dalam menentukan pemenang.
“Kami tidak menilai anak hanya dari cantiknya saja. Kami mencari sosok Puteri Anak yang lengkap. Jadi, yang dinobatkan sebagai pemenang adalah anak yang tidak hanya cantik di panggung, tetapi juga berkarakter baik di belakang panggung,” jelasnya.
Derry Dahlan Apresiasi Penyelenggaraan Tahun Kesembilan
Derry mengaku bangga ajang Puteri Anak Indonesia dapat terus berlangsung selama sembilan tahun. Dia menyebut dukungan orang tua dan berbagai pihak menjadi salah satu faktor penting dalam keberlangsungan kompetisi tersebut.
“Sebagai Founder, perasaan saya sangat haru dan bangga. Sembilan tahun bukan waktu yang sebentar. Banyak tantangan, tetapi melihat anak-anak Indonesia begitu hebat dan orang tua yang begitu mendukung, semua lelah terbayar,” ungkapnya.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada tim penyelenggara, dewan juri, sponsor, media, dan para orang tua yang telah mendukung kegiatan tersebut sejak pertama kali digelar pada 2018.
Daftar Pemenang Puteri Anak Indonesia 2026
Pada malam Grand Final, sejumlah peserta berhasil meraih gelar utama dan kategori khusus. Berikut daftar pemenang Puteri Anak Indonesia 2026:
- Puteri Anak Indonesia 2026: Shakira Al Khaira (Lampung).
- Puteri Anak Indonesia Pariwisata 2026: Davina Mariska Putri Purwanta (Jambi).
- Puteri Anak Indonesia Lingkungan 2026: Callysta Queenycia (Sumatera Selatan).
- Puteri Anak Indonesia Budaya 2026: Bunga Alana Kayra Bellvania (DI Yogyakarta).
- Puteri Anak Indonesia Pendidikan 2026: Aqilah Indah Rhiana Ardhianti (DKI Jakarta).
Derry berpesan agar para pemenang tidak hanya menjadikan gelar tersebut sebagai sebuah penghargaan, tetapi juga menjalankan tanggung jawab sebagai representasi Puteri Anak Indonesia.
Dia berharap para pemenang tetap rendah hati, rajin belajar, menyayangi keluarga, serta mampu menjalankan program kerja yang telah disusun.
“Mahkota ini adalah amanah, bukan hanya hadiah. Tetaplah menjadi anak-anak, menjadi juara yang rendah hati, rajin belajar, dan sayang keluarga. Gunakan media sosial untuk hal positif dan menginspirasi teman-teman sebaya,” pesannya.
Melalui penyelenggaraan tahun ini, Puteri Anak Indonesia diharapkan dapat terus menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat, membangun karakter, dan meningkatkan kepercayaan diri. Ajang ini juga diharapkan melahirkan generasi muda yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
-
Ekonomi1 week agoGEPPMI Fasilitasi 800 Calon PMI Ikuti Seleksi Kerja di Hotel Bintang Lima Turki
-
Entertainment4 weeks agoPerluas Jaringan Usaha, CEO PT Brawijaya Mataram Nusantara Rd Sandy Tumiwa Resmi Jadi Anggota KADIN
-
News4 weeks agoKetua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin Terima Aspirasi Pedagang Taman Puring, Minta Revitalisasi Segera Dipastikan
-
Infotainment4 weeks agoPT Palma Global Indonesia Ungkap Rencana Kerja Sama Investasi dengan Kadin Qatar Senilai Rp15 Triliun
-
News4 weeks agoBrigjen Susatyo Purnomo Condro Resmi Jabat Dirtipidum Bareskrim Polri
-
Ekonomi4 weeks ago
Kameel Guzellic lagi-lagi keluarkan varian baru. Kinnara-kinnari, Parfume mewah dibawah 200 Ribu
-
Infotainment3 weeks ago8 Finalis Puteri Anak dan Remaja Banten 2026 Siap Berlaga di Tingkat Nasional
-
Ekonomi3 weeks agoMenjawab Kelangkaan Ahli Data Center, Maxon Engineering Bangun Pusat Pelatihan Teknis Pertama di indonesia
