News
Kasus Dugaan Penipuan Rp1 Miliar, Ade Ratnasari Tempuh Jalur Hukum
Jakarta — Selebgram Ade Ratnasari memilih menempuh jalur hukum setelah mengaku mengalami kerugian lebih dari Rp1 miliar dalam kasus dugaan penipuan yang disebut melibatkan pencatutan nama pejabat. Laporan tersebut telah disampaikan ke Bareskrim Polri dan kini tengah dalam proses penanganan.
Dalam keterangannya kepada media, Ade menjelaskan bahwa kasus ini bermula dari komunikasi dengan seseorang yang mengaku memiliki akses ke kalangan pejabat. Klaim tersebut, menurutnya, sempat meyakinkan dirinya hingga akhirnya melakukan sejumlah transaksi secara bertahap.
“Saya berharap ini bisa menjadi pelajaran bersama agar lebih berhati-hati, terutama ketika ada pihak yang mengatasnamakan pejabat atau institusi,” ujar Ade.
Ia menyebut total kerugian yang dialaminya mencapai sekitar Rp1,05 miliar. Ade juga mengungkapkan bahwa sempat ada janji pengembalian dana dari pihak terkait, namun realisasinya tidak sesuai dengan yang dijanjikan.
Di sisi lain, Ade mengaku menerima somasi terkait dugaan pencemaran nama baik. Menanggapi hal tersebut, ia menyatakan menghormati langkah hukum yang diambil pihak lain. Ia juga menegaskan tidak pernah secara eksplisit menyebut nama individu tertentu dalam pernyataan publiknya.
“Saya menghargai proses hukum yang berjalan dan siap mengikuti prosedur yang berlaku,” katanya.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak yang melayangkan somasi maupun dari pihak terlapor terkait tuduhan tersebut. Aparat kepolisian masih mendalami laporan guna memastikan duduk perkara secara menyeluruh.
Pengamat hukum menilai bahwa modus pencatutan nama pejabat kerap memanfaatkan kepercayaan korban terhadap otoritas. Karena itu, verifikasi identitas serta kejelasan prosedur dinilai menjadi langkah penting sebelum melakukan transaksi, khususnya dalam jumlah besar.
Ade menegaskan dukungannya terhadap proses hukum yang transparan dan berharap penanganan kasus ini dapat memberikan kejelasan bagi semua pihak. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh klaim yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan di tengah maraknya berbagai modus penipuan yang terus berkembang di masyarakat.
News
Lawan Nyeri Kronis Tanpa Bedah, GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka
JAKARTA, 24 April 2026 – Nyeri kronis seringkali menjadi “penjara” fisik yang menghambat produktivitas dan kualitas hidup setiap pribadi aktif. Menjawab tantangan tersebut, Klinik Utama GP+ Medical & Paincare (managed by Singapore Paincare) resmi meluncur hari ini, menghadirkan terobosan medis yang mendefinisikan ulang standar penanganan nyeri di Indonesia: solusi tuntas tanpa operasi melalui metodologi minimal invasif yang telah teruji secara global.
Sebagai klinik nyeri berstandar Singapura yang kini hadir di Kebon Jeruk, Klinik Utama GP+ Medical & Paincare siap melayani pasien dengan gejala nyeri sendi atau otot, baik akut maupun kronis. Layanan spesialisasi mencakup penanganan presisi untuk saraf kejepit, nyeri punggung bagian bawah (low back pain), nyeri lutut (knee pain), nyeri leher & bahu (Neck & Shoulder Pain), serta berbagai gangguan nyeri sendi, otot, dan tulang lainnya.
Kemitraan strategis ini membawa langsung seluruh sistem dan keahlian dari Singapore Paincare sebagai pemimpin pasar manajemen nyeri di Asia ke Indonesia. Seluruh protokol medis dikembangkan secara eksklusif oleh Dr. Bernard Lee, MBBS, Pendiri dan Group CEO Singapore Paincare, konsultan dan pakar paincare yang dikenal luas dalam mentransformasi cara dunia menangani nyeri.
Dalam sambutannya, Prof. DR. dr. James Tangkudung, Sportmedicine Sp., M.Pd., Autogenic Therapy, Hypnotherapist. selaku Non Executive Director Chairman Medical Board, mengagumi dan mengakui skil “kung fu” Dr. Bernard Lee, MBBS serta menyambut baik dan mendukung skil tersebut untuk memberikan pilihan solusi bagi lansia dan pasien lainnya yang mengharapkan kesembuhan dengan metode minimal invasif tanpa pembedahan
“Kami hadir bukan hanya untuk menawarkan perawatan, tetapi memberikan kembali kebebasan bergerak bagi pasien tanpa rasa takut akan meja operasi. Melalui Klinik Utama GP+ Medical & Paincare, masyarakat kini memiliki akses langsung ke metodologi manajemen nyeri tingkat lanjut dari Singapura yang mengedepankan keamanan dan pemulihan tanpa masa penyembuhan yang panjang,” tegas Dr. Bernard Lee, MBBS.Dr. dr. Rudy Susanto, BSBio, MD, DBA-HCML, FSPCA, Direktur Eksekutif dan Chief of Trainer
Dokter Paincare Klinik Utama GP+ Medical & Paincare menambahkan, “Kehadiran kami di Kebon Jeruk adalah jawaban bagi individu dinamis yang menolak berkompromi dengan rasa sakit. Dengan membawa standar emas Singapore Paincare, kami menghadirkan harapan baru bahwa hidup bebas nyeri kronis kini bisa dicapai tanpa prosedur bedah invasif.
”Klinik Utama GP+ Medical & Paincare membedakan diri melalui akurasi diagnosis menggunakan metode Painostic untuk mengidentifikasi sumber nyeri hingga ke titik terdalam. Setiap tindakan dijalankan oleh Paincare Doctor profesional yang telah menyelesaikan program Fellowship resmi di Singapore Paincare Academy.
Beberapa metode unggulan yang ditawarkan meliputi: Painostic, merupakan sistem asesmen nyeri mutakhir untuk mengidentifikasi sumber nyeri hingga ke titik terdalam secara akurat; Myospan & Injeksi Coreflex, yaitu metode presisi untuk mengeliminasi ketegangan otot kronis dan memulihkan fungsi saraf yang terganggu) dan Injeksi Intra Artikular & PRP (Platelet Rich Plasma) yaitu sinergi terapi regeneratif untuk mengatasi peradangan sendi dan mempercepat pemulihan jaringan secara alami.
Sosok health enthusiast Shahnaz Haque, yang turut hadir, menekankan, “Mobilitas adalah aset terbesar saya.” Shahnaz merupakan pelanggan setia yang telah merasakan dan membuktikan sendiri manfaat dari metode penanganan di Klinik Utama GP+ Medical & Paincare.
“Solusi minimal invasif di klinik ini adalah game-changer bagi siapa pun yang ingin tetap aktif di segala usia tanpa batasan rasa nyeri,” tutup sang presenter kenamaan dan pemerhati gaya hidup sehat yang tetap memiliki mobilitas tinggi dalam menjalankan berbagai perannya sebagai tokoh publik serta aktivis kemanusiaan.
Tentang Klinik Utama GP+ Medical & Paincare (managed by Singapore Paincare):Merupakan ekspansi langsung dari Singapore Paincare, pusat manajemen nyeri terkemuka di Asia. Berfokus pada penanganan nyeri kronis melalui prosedur minimal invasif tanpa operasi, klinik ini menerapkan standar medis internasional yang didukung oleh tenaga medis tersertifikasi dari Singapore Paincare Academy untuk membantu pasien kembali ke kehidupan yang aktif dan berkualitas.
Klinik Utama GP+ Medical & PaincareGedung The Vida Lantai 7, Jl. Raya Perjuangan No. 8, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
News
Giat Donor Darah Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Peringati HUT ke-125
Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pegadaian ke-125. PT Pegadaian Kantor Wilayah VIII Jakarta 1 menggelar kegiatan donor darah bertajuk “JakOne Sehat”.
Kegiatan yang diikuti oleh jajaran karyawan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung aksi kemanusiaan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan stok darah nasional.
Pemimpin Wilayah VIII Jakarta 1, Dede Kurniawan, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Pegadaian terhadap masyarakat.
“Melalui kegiatan donor darah ini, kami ingin terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat. Setetes darah yang disumbangkan diharapkan dapat membantu sesama yang membutuhkan,” ujarnya.
Pelaksanaan donor darah berlangsung dengan tertib, dimulai dari proses registrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga pengambilan darah oleh tenaga medis profesional. Para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut secara sukarela.
Selain memperingati HUT Pegadaian ke-125, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial di lingkungan Pegadaian.
News
Tanpa izin Kejaksaan Tinggi Jambi PT MMJ Kuasai & tetap Operasikan Pabrik Sitaan Negara
Wartahot.news – Persidangan di Pengadilan Negeri Jambi mengungkap fakta-fakta signifikan mengenai operasional pabrik kelapa sawit milik PT Prosympac Agro Lestari (PT PAL) yang tengah disita oleh Kejaksaan Tinggi Jambi (31 Maret 2026)
Hadir sebagai pemberi keterangan Direktur Utama PT MMJ, Arvwin Parulian Saragih yang mengakui bahwa perusahaannya tetap mengoperasikan pabrik PT PAL meskipun aset tersebut telah disita oleh Kejaksaan Tinggi Jambi sejak Juni 2025 sebagai barang bukti negara.
Menurutnya pengoperasian tersebut dilakukan tanpa mengantongi izin resmi dari pihak Kejaksaan maupun Pengadilan Negeri Jambi.
Yang kini menjadi pertanyaan bagaimana mungkin pabrik tetap beroperasi meskipun sudah disita kejaksaan ?? Hal ini adalah anomali yang sering kali bersumber dari dugaan kongkalikong atau mafia peradilan.
Karena dalam praktik hukum, penyitaan seharusnya menghentikan seluruh aktivitas operasional untuk mengamankan barang bukti dan mencegah kerugian negara lebih lanjut.
Arvwin juga mengatakan bahwa sejak November 2022, PT MMJ tidak memenuhi kewajiban pembayaran sesuai penetapan homologasi dari Pengadilan Niaga Medan.
Saksi selanjutnya Adimas dari Unit Remedial BNI Pusat menjelaskan bahwa PT MMJ awalnya masuk melalui Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) pada 7 Maret 2022 dengan status calon investor. Namun, PT MMJ menguasai pabrik tanpa menyelesaikan kewajiban keuangan yang disyaratkan.
Dalam sidang tersebut Majelis Hakim menunjukkan kemarahan atas tindakan PT MMJ yang menguasai dan mengoperasikan aset sitaan negara tanpa prosedur hukum yang sah.
Terungkap pula fakta baru bahwa pada Februari 2026, PT MMJ diduga telah mendatangi dan mencoba mengalihkan pengelolaan pabrik tersebut kepada pihak lain secara sepihak.
Penyitaan pabrik PT PAL oleh Kejati Jambi sendiri terkait dengan kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit dari Bank BNI tahun 2018–2019 yang diperkirakan merugikan negara sebesar Rp105 miliar.
(aray)
-
News3 weeks agoJalan Salib Perdana GPIB Penabur Jakarta Timur, Angkat Pesan Perdamaian Dunia
-
News3 weeks agoAnak Baru Selesai Operasi Jadi Korban Insiden di McD Arion, Keluarga Minta Pertanggungjawaban
-
Infotainment4 weeks agoKeren! Aleeya Tampil Memukau di Runway Nusantara
-
Infotainment4 weeks agoRy Hyori Rilis “SUGAR” — Lagu Pop Manis tentang Hati yang Dingin dan Cinta yang Hangat
-
Infotainment4 weeks agoProfil Devara Naidawati Elvaretta, Gadis Berbakat yang Memukau di Nusantara Runway
-
Entertainment3 weeks agoKarier Melejit di Usia 14 Tahun, Diva Gracia Malqa Siap Taklukkan Dunia Hiburan
-
News4 weeks agoBuat SKCK di Polda Metro Jaya, Warga Puas Pelayanan Cepat dan Bersahabat
-
News4 weeks ago1.700 Personel Amankan FIFA Series di GBK, Lalin Disiapkan Situasional
