News
Laporan Sejak 2022 Belum Tuntas, Ratusan Massa Datangi Kementerian Imigrasi Minta Kejelasan
Jakarta – Sejumlah massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (15/6/2026). Mereka mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan pelanggaran terkait izin tinggal warga negara asing (WNA) serta membuka secara transparan perkembangan laporan yang disebut telah disampaikan sejak tahun 2022.
Dalam aksi tersebut, perwakilan massa yang dipimpin aktivis masyarakat Ade Ratnasari diterima oleh pihak Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia untuk menyampaikan aspirasi dan laporan yang selama ini mereka kawal. Pertemuan membahas perkembangan laporan masyarakat terkait dua warga negara Rusia yang beraktivitas di Bali.
Usai audiensi, Ade Ratnasari menyampaikan bahwa pihak kementerian telah menerima dokumen tambahan dan laporan terbaru yang diserahkan oleh timnya. Menurutnya, pihak kementerian juga menyatakan komitmen untuk menindaklanjuti aduan masyarakat sesuai mekanisme yang berlaku.
“Hari ini kami diterima oleh pihak Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia. Kami menyampaikan sejumlah dokumen dan laporan terbaru terkait perkara yang kami kawal. Dari hasil audiensi, kami mendapatkan penjelasan bahwa aduan masyarakat akan diproses sesuai prosedur yang berlaku,” ujar Ade kepada wartawan.
Ade mengatakan pihak kementerian meminta waktu tujuh hari untuk memberikan perkembangan terkait laporan yang telah disampaikan masyarakat.
“Tadi kami diberi waktu tujuh hari untuk melihat tindak lanjut dari laporan yang telah kami sampaikan. Kami tentu menghormati proses yang sedang berjalan dan akan menunggu langkah konkret dari pihak terkait,” katanya.
Menurut Ade, masyarakat berhak mengetahui perkembangan penanganan laporan yang telah berlangsung selama beberapa tahun. Ia menilai keterbukaan informasi menjadi hal penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum.
“Ini bukan lagi hanya soal kami. Masyarakat juga berhak mengetahui bagaimana perkembangan laporan yang sudah berjalan sejak 2022. Kami meminta adanya keterbukaan dan kepastian hukum,” ujarnya.
Dalam audiensi tersebut, Ade mengaku turut mempertanyakan batasan kewenangan investor dalam suatu kerja sama operasional. Berdasarkan penjelasan yang diterimanya, investor disebut tidak diperbolehkan menjalankan operasional harian perusahaan.
“Kami mempertanyakan apa batasan seorang investor. Dari penjelasan yang kami terima, investor tidak boleh terlibat dalam operasional harian. Namun kami juga menyerahkan sejumlah dokumen yang menurut kami perlu ditelaah lebih lanjut oleh pihak berwenang,” katanya.
Menurut Ade, pihaknya menyerahkan sejumlah dokumen yang dinilai menunjukkan adanya aktivitas operasional yang perlu didalami oleh instansi terkait. Dokumen tersebut menjadi bagian dari laporan terbaru yang disampaikan kepada pihak kementerian pada 15 Juni 2026.
“Kami menyerahkan dokumen dan bukti yang kami miliki untuk dipelajari lebih lanjut. Yang menentukan ada atau tidaknya pelanggaran tentu merupakan kewenangan aparat dan instansi yang berwenang,” ujarnya.
Ade menegaskan pihaknya menghormati proses hukum yang berjalan dan menyerahkan seluruh proses pembuktian kepada aparat penegak hukum. Namun demikian, ia berharap laporan masyarakat yang telah disampaikan sejak 2022 segera memperoleh kepastian hukum.
“Kami akan menunggu hasil yang dijanjikan dalam tujuh hari ke depan. Masyarakat sekarang mengawasi. Kami berharap ada kejelasan terhadap laporan yang telah lama disampaikan,” katanya.
Dalam orasinya, massa juga menuntut agar seluruh laporan masyarakat ditangani secara serius tanpa pandang bulu. Mereka meminta keterbukaan informasi terkait perkembangan laporan yang telah berjalan selama beberapa tahun serta mendesak agar tidak ada perlakuan istimewa terhadap pihak mana pun apabila ditemukan pelanggaran hukum.
Selain itu, massa meminta aparat mengusut tuntas dugaan pelanggaran yang berkaitan dengan izin tinggal WNA serta memeriksa seluruh pihak yang dianggap memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Aksi tersebut turut dihadiri sejumlah elemen masyarakat yang menyatakan dukungan terhadap penegakan hukum yang transparan dan akuntabel. Mereka berharap pemerintah dan aparat terkait dapat memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga kepentingan masyarakat Indonesia dalam berbagai aktivitas yang melibatkan warga negara asing.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia maupun KPK terkait substansi laporan yang disampaikan massa. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak-pihak terkait guna mendapatkan informasi yang berimbang.
Sesuai asas praduga tak bersalah, seluruh pihak yang disebut dalam laporan maupun tuntutan massa tetap dianggap tidak bersalah sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
News
Polri Pastikan Situasi Keamanan Pusat-Pusat Ekonomi Nasional Tetap Kondusif
Jakarta – Polri memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di berbagai pusat kegiatan ekonomi nasional tetap berada dalam kondisi aman dan terkendali. Kepastian tersebut disampaikan seiring meningkatnya perhatian publik terhadap penguatan sistem pengamanan di sejumlah kawasan bisnis, pusat perbelanjaan, kawasan industri, dan objek vital nasional di Jakarta maupun daerah lainnya.
Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa Polri terus mengedepankan langkah-langkah preventif guna memastikan aktivitas masyarakat dan roda perekonomian nasional berjalan dengan baik.
“Polri terus melaksanakan patroli rutin, penguatan kegiatan intelijen, deteksi dini, pengamanan objek vital nasional, patroli siber, serta koordinasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya. Seluruh langkah tersebut dilakukan untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir di Jakarta, Senin (3/8/2026).
Langkah antisipatif tersebut dilakukan secara berlapis dengan melibatkan seluruh satuan kewilayahan, mulai dari tingkat Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek. Pengamanan difokuskan pada kawasan strategis yang memiliki pengaruh besar terhadap aktivitas masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional.
Selain itu, Polri juga terus melakukan pemantauan secara real time melalui berbagai sistem yang dimiliki, termasuk Daily Operational Reporting System (DORS) yang menjadi sarana pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dari seluruh wilayah Indonesia.
Berdasarkan data DORS, situasi keamanan secara umum berada dalam kondisi terkendali dan tidak ditemukan adanya kejadian menonjol yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan nasional maupun aktivitas perekonomian masyarakat.
“Data yang kami peroleh melalui DORS menunjukkan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat hingga saat ini masih terkendali. Tidak terdapat kejadian menonjol yang berdampak terhadap stabilitas keamanan secara nasional. Seluruh personel di lapangan juga terus melaksanakan langkah-langkah pencegahan secara maksimal,” kata Johnny.
Menurutnya, peningkatan pengamanan yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan maupun pengelola kawasan usaha merupakan langkah antisipatif yang lazim dilakukan untuk memastikan keselamatan pekerja, perlindungan aset, dan kelancaran operasional perusahaan.
Polri juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang belum terverifikasi, terutama narasi yang berpotensi menimbulkan keresahan dan kekhawatiran di tengah masyarakat.
“Pengalaman dari berbagai peristiwa pada masa lalu menjadi pelajaran bagi seluruh pihak untuk memperkuat upaya pencegahan dan deteksi dini. Oleh karena itu, kami memastikan bahwa setiap potensi gangguan akan ditangani secara cepat, tepat, dan profesional sehingga situasi yang kondusif dapat terus terjaga,” ujarnya.
Polri menegaskan bahwa negara hadir untuk menjamin rasa aman bagi seluruh masyarakat. Dengan kesiapan personel, dukungan teknologi, serta koordinasi yang terus diperkuat dengan berbagai pihak, masyarakat diharapkan dapat tetap menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Masyarakat tidak perlu merasa khawatir. Polri akan terus bekerja untuk menjaga keamanan dan memastikan seluruh aktivitas masyarakat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” tutup Johnny.
News
Putra Siregar Temui Keluarga Satpam Waduk Jatiluhur, Salurkan Donasi dan Harap Pelaku Segera Ditangkap
Jakarta – Pengusaha sekaligus pemilik PStore, Putra Siregar, mendatangi keluarga satpam Waduk Jatiluhur yang viral di media sosial karena diduga menjadi korban pembunuhan. Dalam kunjungannya, Putra menyerahkan bantuan secara langsung kepada keluarga almarhum dan menyampaikan belasungkawa atas musibah yang terjadi.
Putra mengaku tidak hanya mengunjungi rumah duka, tetapi juga mendatangi lokasi kejadian untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Menurutnya, duka yang dirasakan keluarga korban masih sangat mendalam, terutama oleh anak almarhum.
“Saya datang ke keluarga almarhum dan juga ke tempat kejadian. Yang paling terasa adalah kehilangan yang dialami keluarganya, terutama anak korban,” kata Putra Siregar.
Ia mengungkapkan bahwa perhatian masyarakat terhadap keluarga korban sangat besar. Berbagai kalangan disebut telah datang memberikan dukungan, termasuk bantuan dana yang jumlahnya sudah mencapai miliaran rupiah.
“Alhamdulillah banyak sekali yang datang membantu. Total bantuan yang terkumpul sudah miliaran. Mudah-mudahan bisa dikelola dengan baik untuk kebutuhan keluarga,” ujarnya.
Selain memberikan bantuan, Putra juga menyampaikan apresiasinya terhadap upaya kepolisian dalam mengusut kasus tersebut. Ia mengatakan aparat telah bekerja intensif di lokasi kejadian selama beberapa hari.
“Polisi sudah bekerja dengan sangat baik. Mereka berada di lokasi selama beberapa hari. Semoga pelakunya segera ditemukan,” tuturnya.
Dari cerita keluarga dan warga sekitar, Putra mengenal sosok almarhum sebagai pribadi yang disiplin dan dikenal baik oleh lingkungan tempat tinggalnya. Almarhum disebut selama ini menjadi tulang punggung keluarga dan memiliki kedekatan dengan anak-anaknya.
Putra berharap bantuan yang terus mengalir dapat meringankan beban keluarga korban, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan saling membantu sesama yang sedang mengalami musibah.
“Kita ini bangsa yang punya semangat gotong royong. Kalau ada yang terkena musibah, sudah seharusnya kita saling membantu. Jangan saling membandingkan, karena setiap kehilangan tetaplah kehilangan,” ucapnya.
Ia menambahkan, fokus utama saat ini adalah memastikan keluarga korban mendapatkan dukungan yang cukup, baik secara moral maupun materi, agar dapat melanjutkan kehidupan setelah kepergian almarhum.
News
Dr. Frengky Soroti Konten Bigmo Promosikan Vape Bersama Anak Kecil, Ingatkan Dampaknya bagi Generasi Muda
JAKARTA — Polemik konten YouTuber Bigmo yang memperlihatkan promosi vape bersama anak kecil menuai perhatian publik. Praktisi kesehatan Dr. Frengky, Dip.Cib.Cid.Cos.Med., menilai konten semacam itu bukan sekadar persoalan tren media sosial, tetapi juga bisa memengaruhi cara anak-anak dan remaja memandang vape.
Menurut Dr. Frengky, stigma bahwa vape lebih sehat daripada rokok sudah banyak diluruskan. Faktanya, vape tetap mengandung nikotin yang dapat menyebabkan ketergantungan, serta berbagai zat kimia lain yang berpotensi berdampak pada kesehatan.
“Vape tetap mengandung nikotin yang bersifat adiktif. Selain itu, ada berbagai zat kimia yang bisa memengaruhi kesehatan paru-paru dan organ lainnya,” ujar Dr. Frengky.
Ia menjelaskan bahwa anak-anak dan remaja berada pada fase perkembangan otak, terutama pada bagian prefrontal cortex, yaitu area yang berperan dalam pengambilan keputusan, kontrol diri, dan penilaian terhadap suatu tindakan.
Karena itu, ketika figur publik atau influencer mempromosikan vape di hadapan anak kecil, ada kemungkinan anak-anak menganggap perilaku tersebut sebagai sesuatu yang keren dan layak ditiru.
“Usia anak dan remaja masih sangat mudah terpengaruh. Mereka cenderung mengikuti apa yang mereka lihat, terutama dari media sosial dan figur yang mereka kagumi,” katanya.
Dr. Frengky juga mengingatkan bahwa penggunaan vape pada usia muda tidak hanya berpotensi memengaruhi kesehatan paru-paru, tetapi juga konsentrasi, kontrol impuls, hingga perkembangan fungsi otak.
“Kalau anak sudah terpapar nikotin sejak dini, risikonya bisa lebih luas. Mulai dari ketergantungan, gangguan fokus, hingga dampak terhadap tumbuh kembang,” jelasnya.
Di tengah polemik tersebut, Dr. Frengky mengapresiasi langkah Bigmo yang telah menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga anak yang terlibat. Menurutnya, yang paling penting adalah adanya kesadaran agar kesalahan serupa tidak terulang.
“Yang utama adalah edukasi. Kalau seseorang sudah memahami dampaknya, meminta maaf, dan berkomitmen tidak mengulangi lagi, itu langkah yang baik,” ujarnya.
Ia pun mengajak para kreator konten untuk lebih bijak dalam membuat konten, terutama yang berpotensi ditonton oleh anak-anak. Di era digital, menurutnya, satu unggahan bisa menyebar dengan sangat cepat dan membentuk persepsi publik dalam waktu singkat.
“Konten yang positif dan edukatif akan jauh lebih bermanfaat. Kreator memiliki pengaruh besar, sehingga penting untuk memikirkan dampak dari setiap konten yang dibuat,” tutup Dr. Frengky.
Baginya, perlindungan anak dari paparan promosi produk yang berisiko terhadap kesehatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga orang tua, sekolah, dan para figur publik yang memiliki pengaruh besar di media sosial.
-
Olahraga4 weeks agoAhza Rayhan Chan Raih Juara 3 Kyorugi Prestasi Senior U-54 Putra di International Ksatria Nusantara Series 2026
-
Infotainment4 weeks agoIndonesia Trend Fashion Week 2026 Sukses Digelar, Derry Dahlan Berharap Lahir Desainer dan Model Berdaya Saing Global
-
Ekonomi4 weeks agoKameel Guzellic Parfume menghadirkan dua varian baru
-
News4 weeks agoMenanggapi Narasi Lawan: PT TDI Ajukan Gugatan Hukum Terhadap Pihak The Umalas Signature dan Pihak Terkait
-
News4 weeks agoKuasa Hukum Novi Anggriani Sebut Kliennya Jadi Korban Dugaan Penipuan Lisa Mariana, Kerugian Diklaim Capai Puluhan Juta Rupiah
-
News4 weeks agoRektor Unud Ajak Kampus Dunia Berkolaborasi, Tawarkan Pendidikan Berbasis Tri Hita Karana
-
News4 weeks agoAJIP Bali Pilih 8 Resor Pantai Terbaik Indonesia 2026, Bali Masih Jadi Raja Wisata Mewah
-
News4 weeks agoPolda Sumsel Gelar Badminton Kapolda Cup 2026 yang Diikuti Ribuan Peserta
