Ekonomi
Arab Saudi Berlakukan Pengembalian PPN untuk Turis, Dorong Sektor Pariwisata Lewat Kebijakan Ramah Wisatawan
Riyadh — Arab Saudi resmi memberlakukan perubahan pada Peraturan Pelaksana Sistem Pajak Pertambahan Nilai (PPN), termasuk kebijakan penting yang mengizinkan turis asing mengajukan pengembalian pajak atas barang yang dibeli selama berada di Kerajaan. Aturan ini mulai berlaku sejak diterbitkan di lembaran resmi pada Jumat, 18 April 2025.
Langkah ini dinilai sebagai terobosan besar dalam mendukung sektor pariwisata Saudi, yang tengah berkembang pesat sebagai bagian dari Visi 2030. Dengan pengembalian PPN sebesar 15%, turis kini dapat mengklaim kembali pajak atas barang yang memenuhi syarat saat mereka meninggalkan wilayah Kerajaan.
“Penurunan biaya pembelian barang secara nyata di dalam Kerajaan sebesar 15% akan menjadi dorongan lebih besar bagi turis untuk berbelanja,” ujar pakar PPN, Ali Al-Nasser, kepada surat kabar Asharq Al-Awsat. Ia menambahkan bahwa kebijakan ini akan merangsang aktivitas ekonomi dan mendorong pelaku usaha ritel meningkatkan layanan mereka.
Proses pengembalian pajak dilakukan di gerbang keluar resmi seperti bandara, dengan syarat pembelian dilakukan untuk keperluan pribadi dan belum dikonsumsi di Arab Saudi. Barang yang dikecualikan dari pengembalian antara lain makanan, akomodasi hotel, produk tembakau, kendaraan, serta layanan lainnya.
Sejumlah ahli menilai kebijakan ini akan menjadi magnet baru bagi wisatawan, terlebih Arab Saudi mencatat rekor pengeluaran wisatawan asing mencapai 154 miliar riyal (sekitar 41 miliar dolar AS) pada 2024, naik 14% dari tahun sebelumnya. Diperkirakan, jumlah kunjungan wisatawan asing akan meningkat antara 15 hingga 20 persen dalam beberapa tahun ke depan, seiring kemudahan dan keuntungan yang ditawarkan.
Pakar pariwisata, Muhammad Al-Abdul Karim, menekankan bahwa keputusan ini merupakan lompatan strategis dalam memperkuat daya saing Saudi sebagai destinasi global. “Langkah ini meningkatkan kepuasan pengunjung dan memberikan keunggulan kompetitif dengan mengurangi biaya belanja,” ujarnya.
Ia juga menyarankan wisatawan untuk menyimpan semua faktur dari toko partisipan, memastikan pengisian data paspor saat pembayaran, dan mendatangi titik pengembalian pajak sebelum keberangkatan.
Dengan semakin ramahnya kebijakan terhadap wisatawan, termasuk visa elektronik dan peningkatan fasilitas hiburan, Arab Saudi tampaknya semakin siap menjadi pusat pariwisata utama di kawasan — bahkan dunia.
Ekonomi
Omah Mbah Mandor, Penginapan Nuansa Jawa yang Tenang di Tengah Yogyakarta
Wartahot.news – Buat kamu yang ingin merasakan suasana tenang ala desa tapi tetap dekat dengan pusat kota, Omah Mbah Mandor bisa jadi pilihan. Penginapan ini cocok untuk keluarga yang ingin liburan sekaligus bagi profesional yang butuh tempat melepas penat.
Mengusung arsitektur rumah Jawa klasik, Omah Mbah Mandor menghadirkan pengalaman menginap yang autentik. Selain nuansa tradisional, fasilitas modern tetap tersedia, mulai dari WiFi cepat, kamar ber-AC dengan TV, kolam renang outdoor, hingga dapur lengkap untuk menyiapkan makanan sendiri.
Lokasinya juga strategis. Hanya 15 menit ke Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, 20 menit ke Malioboro, dan mudah dijangkau dari Bandara Adisutjipto maupun Yogyakarta International Airport (YIA). Jadi, antara urusan bisnis atau wisata, semua bisa dijangkau dengan nyaman.
“Tempatnya tenang, nyaman, dan pelayanannya sangat ramah,” kata Dimas Panji, salah satu tamu yang pernah menginap. Meski lengkap, harga tetap bersaing sehingga cocok bagi berbagai kalangan.
Tips bagi yang ingin menginap: lakukan reservasi lebih awal, terutama saat akhir pekan, lewat platform pemesanan daring atau media sosial resmi Omah Mbah Mandor di Instagram @omahmbahmandor, agar tidak kehabisan kamar.
Ekonomi
Harga Emas Kian Menguat, Nellava Bullion Ingatkan Investor untuk Bergerak Cepat
SURABAYA, 6 Mei 2026 — Harga emas kembali melanjutkan tren kenaikannya, memicu imbauan dari Nellava Bullion agar masyarakat dan investor tidak menunda pengambilan keputusan. Menurut pengamat, menunggu terlalu lama berpotensi membuat harga yang harus dibayar di kemudian hari lebih tinggi.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, tekanan inflasi, pelemahan nilai tukar mata uang, serta meningkatnya tensi geopolitik, emas kembali menjadi salah satu aset safe haven yang paling diminati investor.
Permintaan yang terus meningkat membuat harga emas bergerak semakin agresif, dan tren penguatan ini diperkirakan masih berlanjut dalam beberapa waktu ke depan.
Head of Marketing and Brand Management Nellava Bullion, Niki R. Hashbiah, menjelaskan bahwa setiap kenaikan harga emas meningkatkan biaya masuk bagi investor baru.
“Setiap kenaikan harga emas selalu menciptakan dua kelompok: mereka yang masuk lebih awal dan menikmati kenaikan nilai aset, serta mereka yang menunggu dan akhirnya membeli di harga yang lebih tinggi,” ujar Niki.
Niki menambahkan, masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa membeli emas harus menunggu harga turun terlebih dahulu. Padahal, dalam tren kenaikan jangka panjang, pola tersebut justru dapat membuat investor kehilangan momentum.
“Dalam tren bullish seperti sekarang, risiko terbesar bukan membeli hari ini, tetapi terlambat mengambil keputusan. Karena ketika harga terus naik, selisih waktu beberapa hari saja bisa berdampak besar terhadap nilai aset yang diperoleh,” jelasnya.
Selain itu, sebagian masyarakat kerap membeli emas berdasarkan harga dari sistem internal penjual, tanpa memperhatikan relevansinya dengan harga pasar global.
Untuk itu, Nellava Bullion menghadirkan Nellava Live Price, sistem harga bullion live yang memperbarui harga setiap 30 detik sesuai harga internasional. Sistem ini memungkinkan investor memantau pergerakan pasar global secara real-time dan menentukan waktu pembelian yang optimal.
“Dalam investasi emas, yang bertumbuh adalah nilai emasnya, bukan nama di kemasannya. Oleh karena itu, masyarakat perlu lebih fokus pada nilai riil aset yang didapatkan,” tambah Niki.
Dengan kondisi pasar yang bergerak cepat, kecepatan dalam pengambilan keputusan menjadi bagian penting dari strategi investasi. Mengamankan aset lebih awal dinilai lebih strategis dibanding menunggu ketidakpastian pasar.
“Dalam tren kenaikan emas, satu hal yang pasti adalah harga hari ini belum tentu bisa didapatkan besok. Keputusan yang diambil lebih cepat dapat menjadi keuntungan tersendiri bagi investor,” tutup Niki.
Ekonomi
Overstock Beras di Gudang BULOG Cimahi, DPR RI Sarankan Penataan dan Redistribusi
Cimahi, 5 Mei 2026 – Gudang BULOG Mahar Martanegara di Cimahi lagi penuh banget nih. Kelebihan stok beras jadi perhatian DPR RI dari Jawa Barat I, Melly Goeslaw, yang langsung turun ke lapangan Rabu (5/5/2026) pagi.
Peninjauan ini buat memastikan stok beras pemerintah tetap aman dan dikelola sesuai standar, sekaligus melihat apakah gudang masih sanggup menampung semua cadangan. Dari pukul 09.45 sampai 10.30 WIB, Melly dan tim memantau kondisi gudang yang strategis ini.
Hasilnya? Gudang sudah memanfaatkan ruang sebaik mungkin dengan penataan stok bertingkat. Administrasi dan monitoring berjalan lancar, dan petugas rajin ngecek kualitas beras. Tapi, overstock tetap bikin rotasi stok jadi agak terganggu dan distribusi beras bisa tersendat.
Pengelola gudang bilang, “Penumpukan beras ini bisa menurunkan kualitas stok, membatasi ruang sirkulasi, dan menambah beban kerja. Perlu segera redistribusi dan percepatan penyaluran supaya kapasitas kembali normal.”
DPR RI juga kasih beberapa saran: stok bisa dialihkan ke gudang lain, distribusi dipercepat, fasilitas penyimpanan diperluas, dan pengawasan kualitas diperkuat selama periode overstock. Melly menekankan meski administrasi dan pengawasan sudah oke, kelebihan kapasitas tetap punya risiko buat rotasi dan distribusi logistik pangan nasionaLangkah ini jadi bagian dari upaya DPR RI menjaga stabilitas ketahanan pangan sekaligus kasih masukan biar pengelolaan logistik pangan lebih optimal di Indonesia.
-
Hukum4 weeks agoDiduga Belum Kembalikan Pinjaman Rp1,7 Miliar, Dian Adrianti Kristiono Dilaporkan ke Polisi
-
News4 weeks agoGitaris Devlora, Voead Gober, Fokus Pemulihan dan Tunda Semua Tawaran Manggung
-
News3 weeks agoJunkyard Collective Bali: Galeri Gratis di Ubud, Seni Keren dari Sampah Plastik!
-
News4 weeks agoDukung Industri Energi Terbarukan, IJBNet dan Sejumlah Mitra Gelar Pelatihan
-
News3 weeks agoHadir Melindungi, Melayani Sepenuh Hati: Komitmen Nyata PT TASPEN untuk Kenyamanan Masa Purna Bakti
-
Infotainment4 weeks agoElizabeth Tunggadewi, Winner Indonesia’s Girl Junior 2024 yang Peduli Lingkungan
-
Sosial3 weeks agoinDrive Gelar Pelatihan Manajemen Sekolah hingga Aksi Sosial untuk Komunitas
-
News3 weeks agoBabinsa Koramil 01/Jatinegara Bersama Tiga Pilar dan Warga Gelar Patroli Malam, Wujudkan Wilayah Aman dan Kondusif
