Entertainment
Jason Chen Bersinar di ASEAN Fashion Festival 2025, Tampil Membawa Busana Karya Anak Bangsa di Panggung Internasional
Wartahot — ASEAN Fashion Festival (AFF) 2025 resmi digelar pada 18–20 Juli di Gedung Mantra, PIK 2, Jakarta Utara. Ajang ini menjadi perhelatan perdana berskala internasional di Indonesia yang memfokuskan pada fashion anak dan remaja. Mengusung konsep penuh warna dan energi futuristik, AFF 2025 menghadirkan lebih dari 700 talenta muda dari seluruh Asia Tenggara, termasuk 100 model, 50 desainer, 30 brand, dan 30 performer dari berbagai bidang seni.
Di antara bintang muda yang mencuri perhatian, hadir Jason Chen, remaja 14 tahun asal Jakarta yang tampil memukau sebagai model runway. Ia membawakan karya desainer muda Michelle Liu dengan tema “A Symphony of Songket and Sequins,” memadukan unsur budaya dan modernitas dalam satu tampilan yang elegan dan penuh karakter.
“Saya bangga bisa tampil di panggung internasional dengan mengenakan karya desainer muda Indonesia. Ini pengalaman yang sangat berharga,” ujar Jason.
Rekam Jejak dan Prestasi Jason Chen
Lahir di Jakarta pada 6 Desember 2010, Jason telah aktif di dunia modelling dan hiburan sejak usia dini. Prestasinya meliputi:
Juara modeling tingkat nasional
Pemegang gelar Little Mister Global Indonesia
Putra Batik Nusantara
Model catwalk, video klip, dan photoshoot
Bintang iklan, serta aktor dalam film pendek dan FTV
Dengan kepercayaan diri dan dedikasinya, Jason terus menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia siap bersaing di kancah global.
Visi dan Semangat
Keikutsertaan Jason dalam AFF 2025 bukan sekadar tampil di runway, tetapi juga menjadi bagian dari misinya mengembangkan potensi diri.
“Saya ingin mendapatkan lebih banyak pengalaman, termasuk impian saya berikutnya: tampil di layar lebar,” katanya.
Ia pun memberikan pesan inspiratif bagi sesama remaja:
“Kenali dan kembangkan talenta kita, bersiaplah menghadapi masa depan yang penuh tantangan.”
Entertainment
Tampil di Hunan TV China, Icha Yang Buktikan Penyanyi Daerah Bisa Go Internasional
Jember — Penyanyi asal Jember, Jawa Timur, Icha Yang, sukses mencuri perhatian lewat penampilannya di program televisi ternama China, Hunan TV. Aksi panggungnya yang memukau membuat namanya mulai dikenal di kancah internasional.
Dengan suara khas dan teknik vokal yang matang, Icha membawakan lagu Mandarin dengan penuh penghayatan. Tak hanya itu, penampilannya yang anggun di atas panggung juga menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton dari berbagai negara.
Perjalanan Icha menuju panggung internasional bukan tanpa tantangan. Salah satu hal yang paling menantang adalah penguasaan bahasa Mandarin. Sebagai penyanyi Indonesia tanpa latar belakang Tionghoa, ia harus berlatih ekstra agar pelafalan lagu terdengar natural.
“Bagi saya, menyanyikan lagu Mandarin itu tantangan besar. Tapi saya sangat menikmati prosesnya,” ungkap Icha.
Kecintaan Icha terhadap musik Mandarin sudah tumbuh sejak lama. Ia bahkan memiliki misi untuk memperkenalkan lagu Mandarin ke masyarakat yang lebih luas, termasuk di Indonesia. Untuk itu, ia juga mencoba menggabungkan unsur musik lokal seperti dangdut dan koplo agar lebih mudah diterima.
Kesempatan besar ini datang saat Icha mengikuti program Youth Creation Song, sebuah ajang internasional yang mempertemukan musisi muda dari berbagai negara. Program tersebut resmi diluncurkan pada 18 April 2026 di Changsha, China.
Penampilan Icha di ajang tersebut mendapat respons positif dari penonton. Ia pun dinilai berhasil menunjukkan bahwa talenta dari daerah memiliki peluang besar untuk bersaing di panggung global.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kerja keras dan konsistensi dapat membuka jalan menuju kesempatan yang lebih luas. Icha Yang kini menjadi salah satu contoh penyanyi muda Indonesia yang mampu membawa warna musik lintas budaya ke tingkat internasional.
Entertainment
Aksi Spontan Sebelum Manggung: Aldi Taher Ajak Penonton Bersyahadat Dilobi
Jakarta — Sosok Aldi Taher kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah momen unik terjadi menjelang penampilannya di atas panggung.
Peristiwa tersebut bermula saat Aldi berada diarea lobi sebelum sesi manggung dimulai. Dalam suasana yang masih cair,ia menyapa para penonton yang hadir lebih awal guna membangun interaksi secara langsung. Dengan gaya khasnya,ia berkelakar, “Kalian adalah pembuat token listrik dirumah gue menyala.”
Interaksi tersebut kemudian berkembang. Ditengah suasana yang semakin hangat,Aldi mengajak salah satu dari penonton untuk mengucapkan kalimat syahadat:
“Asyhadu an laa ilaaha illallaahu, wa asyhadu anna muhammadar rasuulullah,” Ucap Aldi Taher
Momen itu berlangsung dihadapan orang-orang yang berada dilokasi dan mencuri perhatian karena terjadi diruang publik yang tergolong tidak biasa untuk peristiwa semacam itu.
Seperti diketahui. Aldi Taher dikenal sebagai figur publik yang kerap menghadirkan aksi spontan di berbagai kesempatan. Gaya komunikasinya yang terbuka sering kali menciptakan momen tak terduga yang memicu beragam respons dari masyarakat.
Kejadian dilobi tersebut pun tak lepas dari sorotan. Sebagian pihak melihatnya sebagai bentuk interaksi personal yang berkembang secara alami,sementara yang lain mempertanyakan konteks dan ruang terjadinya peristiwa tersebut.
Fenomena ini kembali memperlihatkan bagaimana batas antara ruang hiburan dan ruang sosial kini semakin tipis. Apa yang terjadi di satu titik dengan cepat bisa menyebar dan menjadi bahan perbincangan luas.
Pada akhirnya,peristiwa seperti ini bukan hanya tentang apa yang dilakukan,melainkan juga tentang bagaimana hal itu dipahami oleh mereka yang menyaksikan langsung maupun mereka yang hanya melihatnya melalui layar digital.
Penulis Artikel: @katasiboy
Entertainment
Karier Melejit di Usia 14 Tahun, Diva Gracia Malqa Siap Taklukkan Dunia Hiburan
Jakarta – Nama Diva Gracia Malqa semakin mencuri perhatian di dunia modeling dan hiburan Tanah Air. Di usia 14 tahun, Diva sudah menunjukkan kiprah yang cukup kuat. Dengan karakter tegas, luwes, dan ayu, ia sukses tampil di berbagai panggung modeling hingga merambah ke dunia akting bersama MVBT Entertainment.
Sejumlah prestasi pun berhasil ia raih, mulai dari Model Aura Award by Almada 2024, Icon Trend Model Keren Beken Indonesia 2024, hingga Best Catwalk Model Keren Beken Indonesia 2024. Tak hanya di dalam negeri, Diva juga mencatat pencapaian internasional lewat ajang Singapore Model Selection Wedding Expo 2025 sebagai Icon dan 1st Runner Up. Di tahun 2025, ia juga meraih gelar Putri Kebudayaan Cilik Indonesia 2025 yang semakin menguatkan posisinya sebagai talenta muda berprestasi.
Karier Diva di dunia hiburan juga terus berkembang. Ia terlibat dalam film pendek Air Mata Ibu serta web series di platform Vidio.com berjudul MOU LOVE. Selain itu, Diva juga ambil bagian dalam audio series di aplikasi Noice berjudul Menanggung Beban Sendirian, di mana ia berperan sebagai Citra. Proyek ini disutradarai oleh Benny Chiko Atmojo, dengan dukungan DOP Eri Rismannuar dan pemain lain seperti Rivalif Vidia Putra serta Rizky Ramadhan. Produksi ini berada di bawah naungan MVBT Entertainment bersama tim produksi seperti Produser Putri Atmojo, Art Director Deyu Keyzan, Audioman Abdul Vikri, serta tim telco Ivo, Ekay, dan Jumadi.
Diva mengaku terinspirasi oleh Luna Maya. “Karena Luna Maya seorang model dan seorang aktris, seperti saya yang berawal dari model dan sekarang berkecimpung di dunia akting,” ujarnya.
Setelah mengumpulkan berbagai prestasi di dunia modeling, Diva juga punya mimpi besar ke depan. Ia berharap bisa melangkah ke ajang yang lebih tinggi. “Setelah memiliki beberapa prestasi di dunia modeling, saya berharap ke depannya bisa menjadi Miss Glam Indonesia,” ungkapnya.
Perjalanan karier Diva semakin berkembang sejak bergabung dengan MVBT Entertainment milik Emak Vera. Ia pun merasa bersyukur atas kesempatan tersebut. “Senang, Alhamdulillah bisa diberi kesempatan bergabung di management Emak Vera,” kata Diva.
Dukungan penuh juga datang dari sang orang tua, Neng Susi yang akrab disapa Teh Boti. Ia mengaku bangga melihat perkembangan putrinya yang semakin serius menekuni dunia modeling dan akting.
“Sebagai orang tua tentu bangga melihat Diva bisa sampai di titik ini. Dari awal modeling sampai sekarang mulai masuk ke dunia akting, semuanya dijalani dengan usaha dan doa,” ungkap Teh Boti.
Ia juga menegaskan bahwa dukungan keluarga menjadi salah satu kunci penting dalam perjalanan karier Diva. “Yang penting Diva tetap rendah hati, terus belajar, dan jangan lupa dengan keluarga,” tambahnya.
Sementara itu, Dukungan dari manajemen juga datang dari Emak Vera yang melihat potensi besar dalam diri Diva sejak awal pertemuan mereka saat shooting OTT di MNCTV. “Mak lihat Diva cantik, pintar akting, dan sangat berprestasi. Dunia model Indonesia sampai Asia sudah dijalani Diva, kenapa tidak dikembangkan lagi di dunia entertainment,” ungkapnya.
Tak hanya fokus pada pengembangan artis, MVBT Entertainment kini juga mulai serius menggarap produksi short movie. Dengan tim kreatif internal yang solid, proyek ini digarap oleh sutradara Benny Chiko Atmojo dan produser Putri Atmojo.
Salah satu proyeknya adalah Menanggung Beban Sendirian, yang mengangkat cerita tentang perempuan Indonesia yang kuat dan pantang menyerah demi keluarga. Cerita ini terinspirasi dari kehidupan nyata wanita-wanita hebat di Indonesia.
Dalam proyek ini, Diva ikut terlibat bersama sejumlah talenta muda lainnya seperti Valensia (Valen), Ivo, Renata, hingga Faris Akala. Setiap karakter punya konflik dan beban masing-masing, mulai dari masalah keluarga, hubungan mertua dan menantu, hingga drama sosial yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Short movie ini dikemas dengan cerita yang “Indonesia banget”, penuh konflik, emosi, dan juga kejutan di akhir cerita. MVBT Entertainment bahkan menargetkan produksi hingga sekitar 28 episode sebagai langkah awal sebelum nantinya dikembangkan ke film layar lebar.
Emak Vera pun optimistis proyek ini bisa mendapat respons positif. Menurutnya, kebiasaan masyarakat yang kini lebih sering menonton lewat handphone menjadi peluang besar bagi short movie.
“Sekarang orang lebih banyak nonton lewat handphone, jadi short movie ini lebih cepat menjangkau penonton. Ini juga jadi wadah untuk mengasah kemampuan akting artis-artis kami,” ujarnya.
Dengan dukungan dari keluarga dan manajemen, Diva Gracia Malqa diharapkan terus berkembang dan semakin bersinar di dunia entertainment, sekaligus menghadirkan karya-karya yang bisa dinikmati masyarakat luas.
Berikut Daftar Nama Pemain Short movie Menanggung Beban Sendirian :
Mak Vera, Ucie Sucita, Dion Putra, Rey Savero, Valencya, Diva Gracia, Fariz Attala, Renata Dvika, Ivo, Agit, Sky, Rika Fadillah, Andra rachmanda.
-
News4 weeks agoAnak Baru Selesai Operasi Jadi Korban Insiden di McD Arion, Keluarga Minta Pertanggungjawaban
-
Sosial4 weeks agoElizabeth Tunggadewi Hadiri Hari Air Sedunia 2026 Bersama Komunitas Sungai, Ajak Generasi Muda Peduli Lingkungan
-
News4 weeks agoDari Lintrik ke Media Sosial: Perjalanan Ms. Alfa Membantu Orang yang Kebingungan
-
Infotainment4 weeks agoDewi Perssik Siap Laporkan Peniruan Identitas Dirinya di Sosial Media Facebook
-
Hukum3 weeks agoDana Jemaat Rp28 Miliar Hilang Bertahun-tahun, Publik Soroti Sistem Pengawasan
-
News2 weeks agoWaduh! Suami Mantan Gadis Majalah Popular Diduga Tipu Ade Ratnasari hingga Ratusan Juta
-
Hukum2 weeks agoAkademisi Kritik IAW, Sebut Tuduhan ke NHM Tidak Berdasar
-
Infotainment2 weeks agoTampil Percaya Diri, Mikha Anwar Raih Mahkota Puteri Anak Indonesia Banten 2026
