News
Tanpa izin Kejaksaan Tinggi Jambi PT MMJ Kuasai & tetap Operasikan Pabrik Sitaan Negara
Wartahot.news – Persidangan di Pengadilan Negeri Jambi mengungkap fakta-fakta signifikan mengenai operasional pabrik kelapa sawit milik PT Prosympac Agro Lestari (PT PAL) yang tengah disita oleh Kejaksaan Tinggi Jambi (31 Maret 2026)
Hadir sebagai pemberi keterangan Direktur Utama PT MMJ, Arvwin Parulian Saragih yang mengakui bahwa perusahaannya tetap mengoperasikan pabrik PT PAL meskipun aset tersebut telah disita oleh Kejaksaan Tinggi Jambi sejak Juni 2025 sebagai barang bukti negara.
Menurutnya pengoperasian tersebut dilakukan tanpa mengantongi izin resmi dari pihak Kejaksaan maupun Pengadilan Negeri Jambi.
Yang kini menjadi pertanyaan bagaimana mungkin pabrik tetap beroperasi meskipun sudah disita kejaksaan ?? Hal ini adalah anomali yang sering kali bersumber dari dugaan kongkalikong atau mafia peradilan.
Karena dalam praktik hukum, penyitaan seharusnya menghentikan seluruh aktivitas operasional untuk mengamankan barang bukti dan mencegah kerugian negara lebih lanjut.
Arvwin juga mengatakan bahwa sejak November 2022, PT MMJ tidak memenuhi kewajiban pembayaran sesuai penetapan homologasi dari Pengadilan Niaga Medan.
Saksi selanjutnya Adimas dari Unit Remedial BNI Pusat menjelaskan bahwa PT MMJ awalnya masuk melalui Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) pada 7 Maret 2022 dengan status calon investor. Namun, PT MMJ menguasai pabrik tanpa menyelesaikan kewajiban keuangan yang disyaratkan.
Dalam sidang tersebut Majelis Hakim menunjukkan kemarahan atas tindakan PT MMJ yang menguasai dan mengoperasikan aset sitaan negara tanpa prosedur hukum yang sah.
Terungkap pula fakta baru bahwa pada Februari 2026, PT MMJ diduga telah mendatangi dan mencoba mengalihkan pengelolaan pabrik tersebut kepada pihak lain secara sepihak.
Penyitaan pabrik PT PAL oleh Kejati Jambi sendiri terkait dengan kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit dari Bank BNI tahun 2018–2019 yang diperkirakan merugikan negara sebesar Rp105 miliar.
(aray)
News
Giat Donor Darah Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Peringati HUT ke-125
Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pegadaian ke-125. PT Pegadaian Kantor Wilayah VIII Jakarta 1 menggelar kegiatan donor darah bertajuk “JakOne Sehat”.
Kegiatan yang diikuti oleh jajaran karyawan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung aksi kemanusiaan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan stok darah nasional.
Pemimpin Wilayah VIII Jakarta 1, Dede Kurniawan, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Pegadaian terhadap masyarakat.
“Melalui kegiatan donor darah ini, kami ingin terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat. Setetes darah yang disumbangkan diharapkan dapat membantu sesama yang membutuhkan,” ujarnya.
Pelaksanaan donor darah berlangsung dengan tertib, dimulai dari proses registrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga pengambilan darah oleh tenaga medis profesional. Para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut secara sukarela.
Selain memperingati HUT Pegadaian ke-125, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial di lingkungan Pegadaian.
News
Waduh! Suami Mantan Gadis Majalah Popular Diduga Tipu Ade Ratnasari hingga Ratusan Juta
wartahot.news – Ade Ratnasari bersama kliennya yang berinisial BT diduga menjadi korban penipuan dan penggelapan dana dengan total kerugian mencapai sekitar Rp1.050.000.000 (satu miliar lima puluh juta rupiah).
Kasus ini diduga melibatkan seorang oknum berinisial AMR (juga disebut A), yang bersama istrinya berinisial CN—diketahui sebagai seorang selebgram dan sosialita—diduga menjalankan aksinya dengan menjanjikan kemudahan dalam proses pengurusan tertentu.
Menurut keterangan dari Ade, AMR diduga kerap mengaku sebagai pejabat negara serta mencatut nama sejumlah pejabat untuk meyakinkan para korban. Namun setelah dilakukan penelusuran dan klarifikasi, pihak-pihak yang disebutkan tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan perkara ini.
Peristiwa ini bermula dari adanya dugaan praktik percaloan atau makelar, di mana korban dijanjikan percepatan proses tertentu dengan imbalan sejumlah uang. Dalam prosesnya, korban menyerahkan dana secara bertahap hingga total kerugian mencapai lebih dari satu miliar rupiah.
Ade Ratnasari mengalami kerugian sekitar Rp200 juta, sementara kliennya BT diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp700 juta lebih.
Terkait dugaan tersebut, pihak korban menyatakan akan menempuh jalur hukum dan berencana melaporkan kasus ini secara resmi kepada sejumlah instansi, termasuk Bareskrim Polri, guna proses penyelidikan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terlapor. Kasus ini masih dalam tahap pendalaman, dan semua pihak diimbau untuk mengedepankan asas praduga tak bersalah sambil menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.
News
Dugaan Malpraktik di RSIA Bunda Suryatni, Orang Tua Pasien Protes
Bogor, 21 April 2026 — Dugaan ketidaksesuaian tindakan medis dan pelayanan di RSIA Bunda Suryatni menjadi sorotan publik. Kasus ini mencuat setelah orang tua pasien anak mengungkap pengalaman mereka selama menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.
Menurut keterangan keluarga, anak mereka dibawa ke IGD pada 13 April 2026 dini hari dengan indikasi campak. “Saat di IGD, anak kami sempat dirawat di ruang isolasi sebelum akhirnya dipindahkan ke ruang rawat inap,” ujar orang tua pasien.
Namun, dalam proses perawatan lanjutan, keluarga menyoroti tindakan pemasangan infus yang dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya.
“Petugas mencoba beberapa kali, tapi infus tidak masuk ke pembuluh vena. Bahkan sampai dicoba di beberapa titik,” ungkapnya.
Keluarga menyebutkan bahwa percobaan tersebut berdampak pada kondisi fisik anak.
“Setelah itu lengan anak kami mengalami pembengkakan. Kondisinya justru terlihat semakin lemah dibanding sebelumnya,” kata orang tua pasien.
Lebih lanjut, keluarga mengaku keberatan ketika tindakan medis kembali dilakukan pada area yang masih mengalami pembengkakan.
“Kami sempat menolak karena khawatir. Setahu kami, area yang bengkak seharusnya tidak langsung digunakan lagi untuk tindakan,” jelasnya.
Selain itu, keluarga juga menyoroti dugaan tidak dijalankannya prosedur operasional standar (SOP), termasuk tidak adanya gelang identitas pasien.
“Selama dirawat, anak kami tidak diberikan gelang pasien. Padahal itu penting sebagai identitas dan bagian dari SOP rumah sakit,” tambahnya.
Merasa tidak mendapatkan penjelasan yang memadai, pihak keluarga mengaku telah menyampaikan komplain kepada manajemen rumah sakit.
“Kami sudah menyampaikan keluhan, tapi respons yang kami terima belum menjawab apa yang kami pertanyakan,” ujarnya.
Keluarga juga mengaitkan persoalan ini dengan penerapan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, khususnya terkait standar pelayanan dan keselamatan pasien.
“Kami berharap ada evaluasi menyeluruh agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tegasnya.
Hingga berita ini disusun, pihak RSIA Bunda Suryatni belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi maupun tudingan yang disampaikan keluarga pasien. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna memperoleh klarifikasi berimbang.
Sementara itu, keluarga pasien menyatakan telah berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk dinas kesehatan setempat.
“Kami sedang menempuh langkah lanjutan. Jika tidak ada titik terang, kami mempertimbangkan jalur hukum,” pungkasnya.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya transparansi, komunikasi terbuka, serta kepatuhan terhadap standar pelayanan medis demi menjaga keselamatan pasien dan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan.
-
News2 weeks agoJalan Salib Perdana GPIB Penabur Jakarta Timur, Angkat Pesan Perdamaian Dunia
-
News2 weeks agoAnak Baru Selesai Operasi Jadi Korban Insiden di McD Arion, Keluarga Minta Pertanggungjawaban
-
Infotainment3 weeks agoKeren! Aleeya Tampil Memukau di Runway Nusantara
-
Infotainment3 weeks agoProfil Devara Naidawati Elvaretta, Gadis Berbakat yang Memukau di Nusantara Runway
-
Infotainment3 weeks agoRy Hyori Rilis “SUGAR” — Lagu Pop Manis tentang Hati yang Dingin dan Cinta yang Hangat
-
Entertainment3 weeks agoKarier Melejit di Usia 14 Tahun, Diva Gracia Malqa Siap Taklukkan Dunia Hiburan
-
News4 weeks agoBuat SKCK di Polda Metro Jaya, Warga Puas Pelayanan Cepat dan Bersahabat
-
Infotainment3 weeks agoAriana Ivy, Bintang Cilik 7 Tahun dengan Segudang Karya: Dari Lagu, Buku hingga Film
