Connect with us

News

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Patroli Cipta Kondisi KRYD Antisipasi Cegah Gangguan Kamtibmas

Published

on

Tanjung Priok – Jakarta Utara :

Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polres Pelabuhan Tanjung Priok, melaksanakan kegiatan Apel dilanjutkan Patroli Cipta Kondisi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan pada Sabtu, 23 Mei 2026 mulai pukul 01.00 WIB hingga selesai di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Patroli Cipkon KRYD dipimpin Perwira Pengawas Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Agus Santoso, dengan melibatkan sebanyak 25 personel gabungan piket fungsi Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Dalam pelaksanaannya, personel menggunakan kendaraan operasional berupa 4 unit KR4 Dinas Polri dan 1 unit KR4 Operasional guna mendukung mobilitas patroli di lapangan.

Adapun rute patroli meliputi kawasan Obyek Vital Nasional PT. Indonesia Power, PT. Salim Ivomas, serta pelaksanaan pemeriksaan dan razia di Perempatan Jalan Nusantara, Pelabuhan Tanjung Priok.

Saat kegiatan Patroli Cipkon KRYD berlangsung, petugas memberikan arahan dan imbauan kamtibmas kepada petugas keamanan (security) di objek vital nasional PT. Indonesia Power dan PT. Salim Ivomas agar selalu meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan tugas pengamanan. Petugas juga mengingatkan agar masyarakat agar turut serta menjaga keamanan lingkungan, tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun informasi yang belum terverifikasi, khususnya yang beredar di media sosial, karena dapat memicu situasi yang tidak kondusif dan mengganggu persatuan serta stabilitas keamanan.

Disamping itu Personel juga mensosialisasikan call center Layanan Polri 110 bebas pulsa dan siaga 24 jam, apabila melihat, mengetahui, mangalami suatu keadaan darurat gangguan kamtibmas maupun gangguan lainnya bisa langsung menghubungi 110, setiap pengaduan yang masuk pasti akan ditindak lanjuti oleh petugas kepolisian.

Selain itu, personel juga melaksanakan operasi razia terhadap pengendara sepeda motor di kawasan Perempatan Jalan Nusantara sebagai langkah antisipasi terhadap tindak kriminalitas seperti begal, pencurian dengan pemberatan (Curat), dan pencurian dengan kekerasan (Curas) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Kegiatan Patroli Cipta Kondisi dilaksanakan secara mobile sebagai bentuk kesiapsiagaan Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi aman, kondusif, terkendali dan kegiatan Kepelabuhanan berjalan lancar.
Patroli Cipkon Kegiatan Rutin yang ditingkatkan (KRYD) sebagai bentuk komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Jaga Jakarta Jaga Priok di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok dan sekitarnya.

Sumber : Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

Reporter : Edo

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hukum

Diduga Belum Kembalikan Pinjaman Rp1,7 Miliar, Dian Adrianti Kristiono Dilaporkan ke Polisi

Published

on

JAKARTA — Seorang perempuan berinisial DAK atau Dian Adrianti Kristiono dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait dugaan penipuan dan penggelapan pinjaman uang dengan nilai kerugian mencapai sekitar Rp1,6 miliar hingga Rp1,7 miliar.

Laporan tersebut diajukan oleh seorang pria berinisial RS pada 15 Mei 2026. Kasus itu tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/1935/V/2026/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA.

RS mengaku mulai mengenal Dian melalui seorang rekannya di Bali pada awal 2024. Menurutnya, hubungan mereka kemudian semakin dekat hingga Dian beberapa kali meminta bantuan, termasuk terkait urusan bisnis dan persoalan hukum.

Dalam keterangannya kepada wartawan di kawasan Kebayoran Baru, Sabtu (23/5/2026), RS menyebut dirinya sempat memberikan pinjaman sebesar 80 ribu dolar Singapura atau lebih dari Rp1 miliar pada Maret 2025.

Uang tersebut, kata dia, dipinjam untuk kebutuhan usaha tambang dan dijanjikan akan dikembalikan dalam waktu tiga bulan.

“Awalnya dijanjikan tiga bulan akan dikembalikan. Saya bantu karena merasa percaya dan kasihan. Saya juga bilang tidak mempermasalahkan bunga selama ada itikad baik untuk mengembalikan,” ujar RS.

Namun setelah jatuh tempo, pembayaran disebut tidak kunjung dilakukan. RS mengaku komunikasi dengan pihak terlapor juga mulai sulit dan alasan penundaan pembayaran terus berubah.

RS mengatakan dirinya kemudian mengetahui ada pihak lain yang juga mengaku mengalami persoalan serupa. Beberapa di antaranya disebut merupakan mantan pekerja, sopir, hingga asisten pribadi yang mengaku belum menerima pembayaran hak mereka.

“Ketika mulai ramai dibicarakan, muncul orang-orang lain yang mengaku mengalami hal serupa. Ada yang bilang bekerja tapi tidak digaji, ada juga yang mengaku urusan bisnisnya belum diselesaikan,” katanya.

Selain pinjaman pribadi, RS juga mengaku pernah membantu penanganan sejumlah persoalan hukum yang melibatkan Dian dan keluarganya. Namun biaya jasa hukum tersebut, menurut dia, sebagian belum dibayarkan sehingga total kerugian mencapai sekitar Rp1,7 miliar.

RS mengaku sudah beberapa kali mencoba menyelesaikan persoalan tersebut secara baik-baik, baik secara langsung maupun melalui kuasa hukum. Namun hingga kini disebut belum ada kepastian pembayaran.

“Sudah berkali-kali diberi waktu tambahan, mulai dua minggu sampai dua bulan, tapi belum ada realisasi,” ujarnya.

Ia juga mengaku sempat menerima jaminan berupa kendaraan mewah. Namun kendaraan tersebut disebut tidak memiliki dokumen kepemilikan yang lengkap sehingga tidak dapat diproses lebih lanjut.

Kuasa hukum RS dari Jakarta Legal Services, Diyanti Riyanita Polhaupessy, S.H. dan Friska Novelina N. Siburian, S.H., mengatakan pihaknya telah menempuh langkah persuasif sebelum akhirnya membawa kasus ini ke ranah hukum.

“Total kerugian klien kami sebesar Rp1,6 miliar. Kami sudah menempuh langkah persuasif dan hukum secara patut, namun selama ini hanya ada janji tanpa realisasi konkret,” ujar Diyanti.

Menurutnya, laporan polisi telah resmi diajukan atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan sesuai KUHP lama maupun KUHP Baru Nomor 1 Tahun 2023.

Saat ini laporan tersebut masih dalam proses penanganan Polres Metro Jakarta Selatan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Dian Adrianti Kristiono maupun kuasa hukumnya terkait laporan tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan untuk mendapatkan tanggapan dari pihak terlapor.

Kasus ini turut menjadi perhatian publik karena menyeret nama keluarga tokoh politik nasional. Meski demikian, asas praduga tak bersalah tetap dikedepankan sampai ada putusan hukum yang berkekuatan tetap.

Continue Reading

News

Dukung Asta Cita Pemerintah, ‎Pegadaian Sukses Merajai Layanan Bank Emas di Indonesia‎

Published

on

JAKARTA – PT Pegadaian sukses merajai transformasi industri keuangan nasional dengan menjadi wajah utama Layanan Bank Emas di Indonesia. Dominasi ini kian kokoh seiring dengan langkah Asta Cita pemerintah yang agresif, khususnya dalam mendorong penguatan ekosistem bullion domestik. Posisi istimewa tersebut bukan lahir secara instan, melainkan buah dari konsistensi Pegadaian dalam membangun ekosistem bisnis emas selama 125 tahun, jauh sebelum regulasi bank emas resmi berkembang di tanah air.

Transformasi Pegadaian terbukti menjadi katalis penting dalam mengubah perilaku investasi masyarakat. Jika dahulu Pegadaian identik dengan solusi pembiayaan tradisional melalui produk Gadai, kini perusahaan telah bertransformasi menjadi pusat ekosistem investasi dan transaksi emas terintegrasi melalui lini layanan terlengkap, mulai dari Tabungan Emas, Cicil Emas, Gadai Emas, Deposito Emas, hingga perdagangan emas fisik melalui anak usahanya, PT Pegadaian Galeri 24.

Sebelum istilah “Bullion” atau “Bank Emas” ramai diperbincangkan, Pegadaian telah menjadi first mover investasi emas melalui produk Cicil Emas hingga Tabungan Emas. Inovasi ini mengubah persepsi masyarakat dari yang awalnya menganggap emas sebagai aset eksklusif, menjadi investasi inklusif yang dapat diakses dengan Tabungan Emas mulai dari Rp 10.000. Masyarakat kini dapat dengan mudah menabung saldo emas secara konsisten dan mengambilnya kapan saja ke dalam bentuk fisik.

Ketidakpastian ekonomi global, tensi geopolitik yang dinamis, serta fluktuasi pasar keuangan beberapa tahun terakhir justru menjadi angin segar bagi bisnis emas Pegadaian. Emas kian diburu sebagai aset proteksi nilai (safe haven), memicu lonjakan transaksi Tabungan Emas secara masif.

Sebagai institusi keuangan dengan Layanan Bank Emas terlengkap di Indonesia dan sesuai dengan visi perusahaan sebagai The Leader in Gold Ecosystem, Pegadaian menghadirkan empat produk andalan yang dirancang untuk segmen ritel maupun korporasi:

  1. Deposito Emas : Memungkinkan nasabah mendepositokan emas fisik atau saldo emas mereka dengan pilihan tenor 6, 9, atau 12 bulan. Berbeda dengan deposito konvensional, imbal hasil (yield) yang diberikan berupa gramasi emas setiap bulannya, sehingga nilai total aset emas nasabah terus bertumbuh secara organik.
  2. Pinjaman Modal Kerja Emas : Solusi pembiayaan produktif yang ditujukan khusus bagi pelaku industri emas (pengrajin, pedagang perhiasan, dan pelaku usaha terkait). Pinjaman diberikan dan dikembalikan dalam bentuk emas fisik, sehingga pelaku usaha terproteksi penuh dari risiko fluktuasi harga emas dunia.
  3. Jasa Titipan Emas Korporasi : Pegadaian berperan sebagai Gold Custodian berskala internasional. Layanan ini memfasilitasi perusahaan atau institusi besar yang memiliki aset emas dalam jumlah masif untuk menitipkan aset mereka di bawah pengamanan ketat berlapis yang terjamin.
  4. Perdagangan Emas : Bertindak sebagai Gold Provider, Pegadaian melayani transaksi jual-beli emas fisik dengan jaminan kemurnian tinggi (24 karat) dan bersertifikat resmi.

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan memaparkan bagaimana performa bisnis emas Pegadaian yang terus meroket.

“Hingga April 2026, total kelolaan ekosistem emas Pegadaian menembus angka sekitar 145 ton. Termasuk didalamnya kelolaan Tabungan Emas Pegadaian yang kini mencapai lebih dari 20 ton dengan valuasi senilai lebih dari Rp 51 triliun. Alhamdulillah OSL produk Cicilan Emas juga mengalami kenaikan signifikan dengan pertumbuhan hingga 152,79% YoY, yaitu pada angka Rp 13,85 triliun per 30 April ini,” ungkap Damar.

Pemimpin Wilayah VIII Jakarta 1, Dede Kurniawan menambahkan bahwa penguatan layanan Bank Emas Pegadaian merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi investasi yang aman, inklusif, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Pegadaian tidak hanya hadir sebagai lembaga pembiayaan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun masa depan finansial melalui investasi emas. Dengan dukungan ekosistem yang semakin kuat serta layanan digital yang terintegrasi, kami optimistis Pegadaian mampu menjadi penggerak utama literasi dan inklusi investasi emas nasional,” ujar Dede Kurniawan.

Dominasi Pegadaian kian diperkuat oleh kepemilikan jaringan fisik lebih dari 4.000 outlet, ketersediaan vault (ruang penyimpanan) berstandar internasional, jalur distribusi emas fisik nasional yang lancar, serta jaminan sistem pencatatan emas fisik dan digital dengan jaminan underlying asset 1:1.

Hadirnya Tring! by Pegadaian sebagai one stop apps menjadi pilar digital penting yang menyempurnakan seluruh lini ekosistem bisnis Perusahaan. Tring! berperan sebagai jembatan yang menyatukan kenyamanan teknologi modern dengan keandalan layanan fisik Pegadaian dalam satu genggaman.

Langkah penguatan Layanan Bank Emas oleh Pegadaian ini dinilai berjalan selaras dengan agenda strategis hilirisasi serta visi Asta Cita pemerintah. Melalui ekosistem bullion yang kuat, inklusif, dan andal ini, Pegadaian berkomitmen penuh untuk menciptakan nilai tambah yang tinggi di dalam negeri sekaligus menyukseskan misi besar bersama untuk MengEMASkan Indonesia.

Continue Reading

News

Dukung Industri Energi Terbarukan, IJBNet dan Sejumlah Mitra Gelar Pelatihan

Published

on

Minahasa Salatan
Jumat 22/05/2026 rangka mendukung hilirisasi industri kelapa (coconut) sebagai bahan baku Sustainable Aviation Fuel (SAF), Indonesia Japan Business Network (IJBNet) menggelar Training of Trainers (ToT) Manual Sortir of Non-Standard Coconuts berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Universitas Sam Ratulangi, dan International Coconut Community (ICC) yang dilaksanakan di dalam area pabrik PT Sasa Inti, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan ToT yang berisikan penjelasan materi dan praktik di lapangan dilaksanakan selama 4 (empat) hari pada tanggal 27-30 April 2026, diikuti oleh 25 orang peserta dari beberapa perusahaan pengolah kelapa, antara lain PT Green Power Palembang (GPP), PT A3 serta PT Sasa Inti sebagai tuan rumah. Universitas Sam Ratulangi juga mengirimkan 4 (empat) orang peserta di kegiatan ToT ini sekaligus sebagai observer mewakili pihak akademisi.

Dari kegiatan ToT ini akan menghasilkan para trainer yang nantinya akan melatih tenaga-tenaga penyortir kelapa Non-Standar (NS) di sisi pemasok bahan baku pada industri kelapa di berbagai daerah di Indonesia. Kelapa NS saat ini telah diakui secara internasional sebagai bahan baku minyak kelapa mentah (CCO) untuk dijadikan sebagai bahan baku SAF. SAF merupakan bahan bakar pesawat terbang yang ramah lingkungan saat ini sedang dikembangkan secara masif di berbagai negara di dunia, dan akan diterapkan pemakaiannya di seluruh maskapai penerbangan internasional pada tahun 2030.

Indonesia sebagai negara penghasil kelapa terbesar kedua di dunia turut mengambil peluang ini dengan membangun industri CCO berbasis kelapa NS di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, yang diinisiasi oleh IJBNet dari sejak 6 tahun yang lalu. Melalui penanaman investasi dari Jepang, saat ini sedang dilakukan pembangunan pabrik CCO berbasis kelapa NS dan ditargetkan akan mulai beroperasi pada tahun 2027.

Pada saat pabrik CCO berbasis kelapa NS beroperasi, saat itulah bahan baku kelapa NS harus dipasok dalam jumlah besar dan stabil melalui tenaga penyortir yang terlatih dan memiliki sertifikasi skil yang diperlukan.

Dalam sambutan pertamanya, Dr. Suyoto Rais sebagai Ketua Umum IJBNet menjelaskan secara singkat perjalanan proses hilirisasi kelapa sebagai bahan baku SAF sampai dengan dimasukkannya bahan baku kelapa NS di dalam positive list pada ICAO-CORSIA. Perjuangan yang cukup panjang dan banyak mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, baik dari pemerintah misalnya Kemenko Bidang Perekonomian dan BRIN, maupun dari pihak swasta. Ketua Umum IJBNet menyampaikan juga bahwa terbuka lebar bagi industri kelapa di Indonesia untuk dapat masuk berkontribusi dalam memasok CCO berbasis kelapa NS ke depan.

Mr. Ochiai (GPDJ) dalam sambutan berikutnya mengatakan dalam sambutannya, bahwa sudah 5 (lima) tahun GPDJ berperan aktif dan melakukan observasi di bidang kelapa untuk bahan baku SAF. Saat ini, kita telah berhasil meregistrasikan dan mendefinisikan kelapa rejected menjadi kelapan NS secara internasional. Kegiatan ToT ini adalah untuk membuktikan dan menunjukkan kepada dunia bahwa kelapa NS yang dipasok adalah kelapa NS hasil sortiran dengan baik dan bukan hasil pemilahan secara acak. Kegiatan ToT ini akan menjadi pelatihan pertama di dunia terkait sortir kelapa NS, dan bahkan mendapatkan apresiasi tinggi dari Filipina, yang juga ingin mengadopsi pelatihan sortir kelapa NS seperti ini.

Dr. Jelfina C. Alouw selaku Direktur Jenderal ICC dalam sambutan berikutnya mengatakan bahwa SAF menjadi salah proyek yang sangat bagus untuk dipromosikan dan didukung masuk positive list di ICAO. Selain itu Ibu Jelfina juga mengatakan bahwa Filipina sebagai negara penghasil kelapa terbesar di dunia adalah saat ini tertarik untuk investasi dan mendedikasikan lahan yang cukup luas untuk pengembangan SAF. Ke depan SAF akan menjadi potensi besar bagi industri kelapa dunia, yang memiliki hasil panen 14 milyar butir per tahun dengan angka 30-35% adalah potensi masuk ke dalam kategori kelapa NS. Melalui kesempatan ini juga disampaikan bahwa apabila para stakeholder membutuhkan informasi dan ekosistem terkait kelapa, silahkan bisa menghubungi ICC untuk mendapatkan segala akses yang dimiliki. Setelah memberikan sambutan, Ibu Jelfina sekaligus membuka secara resmi kegiatan Training of Trainers (ToT) Manual Sortir of Non-Standard Coconuts.

Sebelum acara ToT dimulai, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi, Ir. Dedie Tooy, M.Si., Ph.D. menyampaikan adanya kunjungan dari Menteri Pertanian RI beberapa waktu yang lalu ke Sulawesi Utara dalam rangka meninjau potensi pertanian, termasuk komoditi kelapa. Sebagai informasi dikatakan bahwa Provinsi Sulawesi Utara menjadi kekhususan didorong untuk meningkatkan produksi kelapa ke depan. Pak Dedie juga menyampaikan di depan seluruh peserta ToT bahwa Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi sangat mendukung dan siap berkontribusi di dalam berbagai kegiatan pengembangan industri kelapa di Indonesia.

Rahmat Hidayat
( Jurnalis )

Continue Reading

TERKINI

News10 hours ago

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Patroli Cipta Kondisi KRYD Antisipasi Cegah Gangguan Kamtibmas

Tanjung Priok – Jakarta Utara : Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polres Pelabuhan Tanjung Priok, melaksanakan...

Hukum1 day ago

Diduga Belum Kembalikan Pinjaman Rp1,7 Miliar, Dian Adrianti Kristiono Dilaporkan ke Polisi

JAKARTA — Seorang perempuan berinisial DAK atau Dian Adrianti Kristiono dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait dugaan penipuan dan...

Infotainment2 days ago

Elizabeth Tunggadewi, Winner Indonesia’s Girl Junior 2024 yang Peduli Lingkungan

Elizabeth Tunggadewi menunjukkan bahwa generasi muda juga mampu menjadi suara bagi lingkungan. Sejak kecil, gadis yang akrab di sapa Dewi...

News2 days ago

Dukung Asta Cita Pemerintah, ‎Pegadaian Sukses Merajai Layanan Bank Emas di Indonesia‎

JAKARTA – PT Pegadaian sukses merajai transformasi industri keuangan nasional dengan menjadi wajah utama Layanan Bank Emas di Indonesia. Dominasi...

News2 days ago

Dukung Industri Energi Terbarukan, IJBNet dan Sejumlah Mitra Gelar Pelatihan

Minahasa SalatanJumat 22/05/2026 rangka mendukung hilirisasi industri kelapa (coconut) sebagai bahan baku Sustainable Aviation Fuel (SAF), Indonesia Japan Business Network...

News4 days ago

Gitaris Devlora, Voead Gober, Fokus Pemulihan dan Tunda Semua Tawaran Manggung

Voead Gober saat ini memilih fokus menjalani pemulihan kesehatan dan untuk sementara waktu belum menerima tawaran manggung. Gitaris band Devlora...

News4 days ago

Polisi Bagikan Air Mineral dan Roti ke Massa Aksi Guru Honorer di DPR

Jakarta Pusat – Polisi membagikan air mineral dan makanan ringan kepada massa aksi guru honorer yang berunjuk rasa di depan...

News4 days ago

Investor Korea Selatan Kaget Ruko Pengganti Kerugian Ternyata Dalam Sita Umum

SURABAYA — Lima warga negara (WN) Korea Selatan mengaku menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan investasi senilai Rp5,9 miliar yang...

News4 days ago

Sekjen Kemhan Tinjau Seleksi SDM KDKMP dan KNMP di Surabaya, Pastikan Transparansi dan Akuntabilitas Seleksi Nasional

Surabaya – Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan) RI Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo yang juga selaku Ketua Pelaksana...

News4 days ago

POLDA METRO JAYA MENGGAGALKAN PEREDARAN 2KG GANJA DI JAKARTA TIMUR

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melalui Unit 2 Subdit 3 yang dipimpin KOMPOL DENNY SIMANJUNTAK, S.IP., S.I.K., M.I.K. selaku...

Trending