Connect with us

News

Wanita Nekat Sandera Pegawai PS Store di Medan, Diduga Korban Penipuan Online

Published

on

Medan — Sebuah insiden mengejutkan terjadi di salah satu gerai PS Store di Kota Medan. Seorang perempuan nekat melakukan aksi penyanderaan terhadap pegawai dengan menggunakan senjata tajam jenis parang. Peristiwa tersebut sontak membuat panik pegawai dan pengunjung yang berada di lokasi.

Berdasarkan keterangan dari pemilik PS Store, Putra Siregar , aksi tersebut diduga dipicu oleh rasa kecewa pelaku setelah merasa tertipu oleh akun palsu di media sosial.

“Yang paling penting adalah edukasi. Sekarang ini banyak akun palsu yang mengatasnamakan brand atau toko. Pelaku ini tertipu akun fake di Medan, lalu mungkin karena panik atau gelap mata, akhirnya melakukan tindakan tersebut,” ujar Putra.

Pihak manajemen PS Store segera mengambil langkah cepat dengan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian setempat. Beruntung, situasi berhasil dikendalikan tanpa menimbulkan korban jiwa setelah pelaku mulai menyadari tindakannya.

Putra juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap berbagai penawaran yang mencurigakan di media sosial. Ia menegaskan bahwa promo dengan harga yang tidak masuk akal patut diwaspadai.

“Kalau ada promo harga yang terlalu murah, itu patut dicurigai. Lebih baik datang langsung ke store resmi yang tersedia di berbagai kota di Indonesia,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa kasus penipuan online dan kejahatan siber kini semakin marak terjadi. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Terkait insiden tersebut, Putra menjelaskan bahwa pelaku bertindak dalam kondisi emosional dan tidak sepenuhnya berniat mencelakai korban. Meskipun demikian, aksi tersebut tetap berbahaya dan sempat menimbulkan ketakutan di kalangan pegawai maupun pengunjung.

Peristiwa ini diharapkan menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap penipuan online serta lebih cermat dalam bertransaksi di dunia digital.


Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Waduh! Suami Mantan Gadis Majalah Popular Diduga Tipu Ade Ratnasari hingga Ratusan Juta

Published

on

wartahot.news – Ade Ratnasari bersama kliennya yang berinisial BT diduga menjadi korban penipuan dan penggelapan dana dengan total kerugian mencapai sekitar Rp1.050.000.000 (satu miliar lima puluh juta rupiah).

Kasus ini diduga melibatkan seorang oknum berinisial AMR (juga disebut A), yang bersama istrinya berinisial CN—diketahui sebagai seorang selebgram dan sosialita—diduga menjalankan aksinya dengan menjanjikan kemudahan dalam proses pengurusan tertentu.

Menurut keterangan dari Ade, AMR diduga kerap mengaku sebagai pejabat negara serta mencatut nama sejumlah pejabat untuk meyakinkan para korban. Namun setelah dilakukan penelusuran dan klarifikasi, pihak-pihak yang disebutkan tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan perkara ini.

Peristiwa ini bermula dari adanya dugaan praktik percaloan atau makelar, di mana korban dijanjikan percepatan proses tertentu dengan imbalan sejumlah uang. Dalam prosesnya, korban menyerahkan dana secara bertahap hingga total kerugian mencapai lebih dari satu miliar rupiah.

Ade Ratnasari mengalami kerugian sekitar Rp200 juta, sementara kliennya BT diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp700 juta lebih.

Terkait dugaan tersebut, pihak korban menyatakan akan menempuh jalur hukum dan berencana melaporkan kasus ini secara resmi kepada sejumlah instansi, termasuk Bareskrim Polri, guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terlapor. Kasus ini masih dalam tahap pendalaman, dan semua pihak diimbau untuk mengedepankan asas praduga tak bersalah sambil menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.

Continue Reading

News

Dugaan Malpraktik di RSIA Bunda Suryatni, Orang Tua Pasien Protes

Published

on

Bogor, 21 April 2026 — Dugaan ketidaksesuaian tindakan medis dan pelayanan di RSIA Bunda Suryatni menjadi sorotan publik. Kasus ini mencuat setelah orang tua pasien anak mengungkap pengalaman mereka selama menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Menurut keterangan keluarga, anak mereka dibawa ke IGD pada 13 April 2026 dini hari dengan indikasi campak. “Saat di IGD, anak kami sempat dirawat di ruang isolasi sebelum akhirnya dipindahkan ke ruang rawat inap,” ujar orang tua pasien.

Namun, dalam proses perawatan lanjutan, keluarga menyoroti tindakan pemasangan infus yang dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Petugas mencoba beberapa kali, tapi infus tidak masuk ke pembuluh vena. Bahkan sampai dicoba di beberapa titik,” ungkapnya.

Keluarga menyebutkan bahwa percobaan tersebut berdampak pada kondisi fisik anak.

“Setelah itu lengan anak kami mengalami pembengkakan. Kondisinya justru terlihat semakin lemah dibanding sebelumnya,” kata orang tua pasien.

Lebih lanjut, keluarga mengaku keberatan ketika tindakan medis kembali dilakukan pada area yang masih mengalami pembengkakan.

“Kami sempat menolak karena khawatir. Setahu kami, area yang bengkak seharusnya tidak langsung digunakan lagi untuk tindakan,” jelasnya.

Selain itu, keluarga juga menyoroti dugaan tidak dijalankannya prosedur operasional standar (SOP), termasuk tidak adanya gelang identitas pasien.

“Selama dirawat, anak kami tidak diberikan gelang pasien. Padahal itu penting sebagai identitas dan bagian dari SOP rumah sakit,” tambahnya.

Merasa tidak mendapatkan penjelasan yang memadai, pihak keluarga mengaku telah menyampaikan komplain kepada manajemen rumah sakit.

“Kami sudah menyampaikan keluhan, tapi respons yang kami terima belum menjawab apa yang kami pertanyakan,” ujarnya.

Keluarga juga mengaitkan persoalan ini dengan penerapan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, khususnya terkait standar pelayanan dan keselamatan pasien.

“Kami berharap ada evaluasi menyeluruh agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tegasnya.

Hingga berita ini disusun, pihak RSIA Bunda Suryatni belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi maupun tudingan yang disampaikan keluarga pasien. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna memperoleh klarifikasi berimbang.

Sementara itu, keluarga pasien menyatakan telah berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk dinas kesehatan setempat.

“Kami sedang menempuh langkah lanjutan. Jika tidak ada titik terang, kami mempertimbangkan jalur hukum,” pungkasnya.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya transparansi, komunikasi terbuka, serta kepatuhan terhadap standar pelayanan medis demi menjaga keselamatan pasien dan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan.

Continue Reading

News

Bareskrim Polri Bongkar Penyelundupan 23 Ton Bawang dan Cabai di Pontianak

Published

on

Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri melalui Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Penyelundupan berhasil membongkar dugaan tindak pidana penyelundupan komoditas pangan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Dalam operasi tersebut, tim menyita total 23.146 kilogram atau 23,146 ton bawang dan cabai kering dari dua lokasi berbeda.

Pengungkapan kasus dilakukan pada Senin, 13 April 2026, sebagai bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia kepada Kapolri untuk melakukan penegakan hukum tegas terhadap tindak pidana yang merugikan keuangan negara, termasuk penyelundupan.

Dua lokasi yang menjadi sasaran penindakan berada di Jalan Budi Karya No. 5, Pontianak Selatan, serta Jalan Budi Karya Kompleks Pontianak Square No. C-6, Kelurahan Benuamelayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan.

Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, dari lokasi pertama petugas menemukan bawang merah, bawang putih, dan bawang bombai kuning dengan total berat 10.350 kilogram atau 10,35 ton.

Sementara di lokasi kedua, tim menemukan bawang merah, bawang putih, bawang bombai merah berry, cabai kering, serta bawang bombai kuning dengan total berat 12.796 kilogram atau 12,796 ton.

“Total komoditas pangan hasil impor ilegal yang ditemukan sejumlah 23.146 kilogram atau 23,146 ton,” kata Ade Safri.

Secara keseluruhan, barang bukti yang diamankan terdiri dari bawang merah sebanyak 118 karung dengan total 2.124 kilogram, bawang putih 457 karung dengan total 9.140 kilogram, bawang bombai kuning 399 karung seberat 7.980 kilogram, bawang bombai merah berry 188 karung seberat 1.692 kilogram, serta cabai kering 221 karung dengan total 2.210 kilogram.

Berdasarkan hasil klarifikasi terhadap pemilik ruko maupun gudang, komoditas tersebut diketahui berasal dari sejumlah negara, yakni bawang merah dari Thailand, bawang putih dari China, bawang bombai dari Belanda, bawang bombai merah berry dari India, serta cabai kering dari China.

“Penyelundupan atau impor ilegal komoditas pangan tersebut diduga masuk ke wilayah Indonesia, khususnya Provinsi Kalimantan Barat, melalui negara Malaysia,” ujar Ade Safri.

Saat ini, penyidik juga masih melakukan pengembangan untuk menelusuri kemungkinan adanya gudang penyimpanan lain yang digunakan jaringan tersebut di wilayah Kalimantan Barat.

“Tim sedang mengidentifikasi gudang atau tempat penyimpanan komoditas pangan hasil impor ilegal lainnya. Saat ini ada tiga lokasi yang sedang dalam pemantauan tim,” tegas Ade Safri.

Sebagai bagian dari proses hukum, petugas telah memasang garis polisi di dua lokasi penyimpanan barang dan berkoordinasi dengan Perum Bulog Pontianak terkait penitipan barang bukti komoditas pangan.

Ade Safri menegaskan, pembentukan Satgas Gakkum Penyelundupan merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah memberantas praktik penyelundupan yang merugikan negara dan mengganggu ketahanan ekonomi nasional.

“Komitmen Polri adalah melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap segala bentuk tindak pidana penyelundupan guna menyelamatkan kekayaan negara, memulihkan kerugian keuangan negara, serta mencegah kebocoran penerimaan negara,” ujarnya.

Menurutnya, langkah tersebut juga menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam melindungi sumber daya dan penerimaan negara demi menjaga fondasi kedaulatan ekonomi nasional.

Continue Reading

TERKINI

News6 hours ago

Waduh! Suami Mantan Gadis Majalah Popular Diduga Tipu Ade Ratnasari hingga Ratusan Juta

wartahot.news – Ade Ratnasari bersama kliennya yang berinisial BT diduga menjadi korban penipuan dan penggelapan dana dengan total kerugian mencapai...

News6 hours ago

Dugaan Malpraktik di RSIA Bunda Suryatni, Orang Tua Pasien Protes

Bogor, 21 April 2026 — Dugaan ketidaksesuaian tindakan medis dan pelayanan di RSIA Bunda Suryatni menjadi sorotan publik. Kasus ini...

News22 hours ago

Wanita Nekat Sandera Pegawai PS Store di Medan, Diduga Korban Penipuan Online

Medan — Sebuah insiden mengejutkan terjadi di salah satu gerai PS Store di Kota Medan. Seorang perempuan nekat melakukan aksi...

Hukum1 day ago

Akademisi Kritik IAW, Sebut Tuduhan ke NHM Tidak Berdasar

Ternate — Pernyataan yang disampaikan oleh Indonesia Audit Watch (IAW) melalui sekretarisnya, Iskandar Sitorus, terkait dugaan keterlibatan PT Nusa Halmahera...

Ekonomi2 days ago

Nellava Bullion Tahan Harga di Tengah Tren Kenaikan Pasar

JAKARTA (19/4/2026) — Di tengah tren kenaikan harga emas yang terjadi di berbagai brand dan platform, Nellava Bullion justru mempertahankan...

News2 days ago

Bareskrim Polri Bongkar Penyelundupan 23 Ton Bawang dan Cabai di Pontianak

Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri melalui Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Penyelundupan berhasil membongkar dugaan tindak...

News2 days ago

Polda Metro Jaya Tebar 37 Ribu Benih Ikan di Muara Gembong, Dukung Ketahanan Pangan

Bekasi — Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono meninjau sekaligus memimpin penebaran benih ikan tahap kedua di tambak...

News4 days ago

Pemkot Jaktim Gelar Operasi Serentak Tangkap Ikan Sapu-Sapu di 10 Kecamatan

JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur menggelar operasi penangkapan ikan sapu-sapu secara serentak di 10 kecamatan sebagai langkah konkret...

News4 days ago

Sinergi BNN RI dan Gus Rofi’i: Menakar Urgensi Regulasi Pelarangan Vape demi Selamatkan Generasi Muda

JAKARTA – Ancaman serius penggunaan rokok elektrik atau vape kini menjadi sorotan utama dalam sebuah seminar nasional yang digelar di...

Infotainment4 days ago

Bawa Lagu Mandarin ke Kancah Internasional, Icha Yang Dapat Dukungan dari Influencer Inge Fang

JAKARTA – Penyanyi muda berbakat asal Jember, Icha Yang, semakin memantapkan langkahnya di industri musik genre Mandarin. Terbaru, penyanyi berusia...

Trending