Infotainment
Najwa Muyas Sarah Dapat Dukungan Penuh Dekranasda Jakarta Utara Menuju Puteri Kebaya Indonesia 2026
Jakarta – Winner Putri Kebaya Jakarta Utara 2026, Najwa Muyas Sarah (13), mendapat dukungan penuh dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jakarta Utara menjelang keikutsertaannya dalam ajang Puteri Kebaya Indonesia 2026 tingkat nasional yang akan berlangsung pada awal Juli 2026 di Yogyakarta.
Dalam audiensi yang berlangsung pada 2 Juni 2026, Najwa diterima langsung oleh Ketua Dekranasda Jakarta Utara sekaligus istri Wali Kota Jakarta Utara, Ibu Fida Hendra, Istri Wakil Wali kota Ibu Ponti, beserta jajaran Dekranasda Jakarta Utara. Pada kesempatan tersebut, Ibu Fida menyampaikan apresiasi dan dukungannya kepada Najwa yang akan membawa nama Jakarta Utara dan DKI Jakarta ke tingkat nasional.
“Saya sangat mendukung dan bangga melihat generasi muda dari Jakarta Utara yang berprestasi dan mampu mewakili daerahnya dalam ajang Puteri Kebaya Indonesia tingkat nasional. Semoga Najwa dapat memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Jakarta Utara serta DKI Jakarta,” ujar Ibu Fida.
Najwa yang saat ini duduk di kelas 8 SMP Islam Al-Azhar Kelapa Gading mengaku sangat senang dan terharu atas dukungan yang diberikan.
“Saya sangat senang dan terharu mendapat dukungan dari Ketua Dekranasda Jakarta Utara sekaligus istri wali Kota Jakarta Utara. Ini menjadi motivasi besar bagi saya untuk memberikan yang terbaik dan membawa nama DKI Jakarta, khususnya Jakarta Utara, di tingkat nasional,” ungkap Najwa.
Menjelang kompetisi nasional, Najwa telah melakukan berbagai persiapan secara intensif. Ia meningkatkan kemampuan public speaking bersama coach profesional Ms. Deiby, berlatih catwalk dan modeling bersama Ka Adit, serta mempersiapkan penampilan unjuk bakat dengan bimbingan koreografer berpengalaman Ka Hery. Selain itu, Najwa juga fokus menjaga kesiapan mental dan fisik agar mampu mengikuti seluruh rangkaian karantina hingga grand final dengan optimal.
Ketika ditanya mengenai kesiapan menghadapi kompetisi nasional, Najwa menyampaikan bahwa persiapannya telah mencapai 100 persen dan siap memberikan penampilan terbaik.
Sebelumnya, Najwa juga melakukan kunjungan ke Pemerintah Kota Jakarta Utara pada 5 Maret 2026 dan diterima oleh Ibu Diah serta Bapak Iman. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian dukungan yang diterimanya sebagai perwakilan Jakarta Utara dalam ajang Puteri Kebaya DKI Jakarta.
Najwa memiliki berbagai prestasi di bidang acting, silat, dan cerdas cermat, serta berhasil meraih gelar Winner Putri Kebaya Jakarta Utara 2026. Saat ini ia tengah mengikuti kompetisi Putri Kebaya DKI Jakarta sebagai langkah menuju panggung nasional.
Sebagai generasi muda, Najwa juga memiliki pesan inspiratif bagi anak-anak dan remaja Indonesia.
“Sebagai generasi muda, kita harus tetap menjaga dan melestarikan budaya Indonesia dengan cara mengenakannya dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dengan penuh rasa bangga,” pesannya.
Melalui ajang Puteri Kebaya Indonesia 2026, Najwa berharap dapat mengharumkan nama DKI Jakarta di tingkat nasional dan membawa pulang gelar juara untuk daerah yang diwakilinya.
Infotainment
Michael Eten Buka Suara Soal Aisar Khaleed, Soroti Branding hingga Polemik Umrah
Jakarta – Konten kreator Michael Eten akhirnya buka suara terkait sejumlah isu yang belakangan ramai diperbincangkan mengenai influencer Aisar Khaleed. Dalam sebuah wawancara, Eten menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini bukan pada tuduhan-tuduhan yang beredar, melainkan pada persoalan branding yang selama ini ditampilkan oleh Aisar kepada publik.
Eten mengaku sempat mendengar berbagai laporan dari warganet terkait program giveaway yang dilakukan Aisar. Namun, ia menegaskan belum melakukan pendalaman lebih lanjut karena tidak ingin membuat klaim tanpa bukti yang kuat.
“Saya ada dengar soal itu, tapi saya tidak dalam misi untuk membahasnya karena menurut saya harus punya bukti yang kuat untuk bisa mengklaim sesuatu,” ujarnya.
Menurut Michael Eten, kritik yang ia sampaikan lebih mengarah pada citra atau branding yang dibangun Aisar di media sosial. Ia menilai banyak warganet mempertanyakan kesesuaian antara citra yang ditampilkan dengan kehidupan pribadi yang sebenarnya.
“Kalau seseorang menampilkan dirinya seperti ini di depan publik, tapi kenyataannya berbeda, menurut saya wajar jika kemudian ada yang mengkritisi atau membahas hal tersebut,” kata Michael Eten.
Ia juga menyoroti berbagai perdebatan yang muncul di kolom komentar media sosial terkait sosok Aisar yang dikenal sebagai figur muda sukses, religius, dan memiliki gaya hidup mewah. Menurutnya, publik berhak mempertanyakan apabila terdapat perbedaan antara citra yang dibangun dan realitas yang terjadi.
Selain soal branding, Eten turut menanggapi polemik terkait keberangkatan umrah seorang penerima bantuan bernama Ardi yang sempat ramai dibahas di media sosial. Meski mengaku belum melakukan investigasi secara mendalam, Michael menilai proses administrasi dan komunikasi dalam kasus tersebut perlu mendapat perhatian.
“Saya dengar ada laporan soal itu. Kalau memang ada kendala administrasi atau komunikasi, seharusnya bisa dibantu dan dipermudah,” ujarnya.
Eten juga menilai wajar apabila pihak keluarga merasa keberatan memberikan data pribadi kepada pihak yang belum mereka kenal secara langsung. Menurutnya, proses yang melibatkan data pribadi harus dilakukan secara profesional dan transparan.
Lebih lanjut, Eten meminta agar Aisar memberikan klarifikasi secara terbuka terkait berbagai pertanyaan yang berkembang di masyarakat, termasuk mengenai polemik umrah tersebut.
“Saya rasa Aisar perlu menjelaskan. Kalau memang ada kesalahan tim atau ada miskomunikasi, sebaiknya disampaikan kepada publik agar semuanya jelas,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Eten juga menyinggung dugaan penggunaan buzzer yang kerap dikaitkan dengan Aisar. Ia menegaskan bahwa hal tersebut masih sebatas dugaan yang beredar di kalangan publik. Namun, ia berharap Aisar dapat memberikan penjelasan sekaligus mengarahkan para pendukungnya agar tidak bersikap berlebihan saat menghadapi kritik.
“Kalau memang tidak menggunakan buzzer, ya dijelaskan. Dan kalau ada kritik, seharusnya bisa disikapi dengan terbuka, bukan malah membuat suasana semakin panas,” ujar nya.
Menutup pernyataannya, Michael Eten menegaskan bahwa sebagai figur publik, seorang konten kreator memiliki tanggung jawab untuk mengarahkan tim maupun pengikutnya. Menurutnya, ketika muncul polemik yang menyita perhatian publik, sikap diam bukanlah solusi terbaik.
“Kalau ada masalah yang ramai dibahas, harus ada penjelasan. Sebagai figur publik, tidak bisa hanya diam begitu saja,” pungkasnya.
Infotainment
Etenia Croft Rilis “Kau Selalu Ada”: Rayakan Ketulusan Persahabatan Lewat Audio-Visual yang Megah
Jakarta, 27 Mei 2026 – Tahun 2026 kembali menjadi pembuktian produktivitas bagi si cantik nan lincah, Etenia Croft. Penyanyi remaja yang baru genap berusia 13 tahun ini baru saja merilis singel keduanya di tahun ini. Melalui perilisan lagu terbaru ini, Etenia Croft tercatat telah mengantongi total 16 lagu dan 1 album di sepanjang karier bermusiknya.
Sejak awal lagu ini diputar, pendengar langsung disuguhkan aransemen musik yang sangat catchy dan terngiang terus di telinga. Dari detik pertama, ketukan nadanya secara instan membangun mood yang penuh semangat dan positif-sebuah warna musik yang telah menjadi ciri khas Etenia Croft selama ini.
Karya terbaru ini masih melibatkan kolaborasi solid yang senada dengan lagu-lagu Etenia sebelumnya, yaitu diciptakan oleh pelatih sekaligus pengarah vokal, Marvel Marlon. Menariknya, hal yang terasa berbeda dan menonjol kali ini dapat dinikmati saat menonton Music Video (MV) dari lagu tersebut. Etenia Croft menyuguhkan visual yang indah dan memanjakan mata dengan mengambil latar di beberapa negara Eropa. Ditambah lagi dengan kolaborasi koreografi dance yang begitu epik, proyek ini menegaskan totalitas penggarapan yang matang, baik dari sektor audio maupun visual. Video musik resmi ini sudah dapat disaksikan di kanal YouTube resmi Etenia Croft.
Tema Sederhana dengan Makna Mendalam
Lagu “Kau Selalu Ada” membawa pesan mendalam mengenai esensi persahabatan dalam arti yang lebih luas. Melalui lagu ini, sahabat tidak melulu diartikan sebagai teman sebaya, melainkan siapa saja orang terdekat yang selalu setia membersamai setiap perjalanan kita. Mereka adalah sosok yang menjadi sistem pendukung (support system) dan siap mengulurkan tangan saat kita sedang menghadapi masalah dan kesulitan.
“Terima kasih banyak untuk semua teman-teman yang terus mendukung aku. Di tahun 2026 ini, aku masih punya beberapa proyek single dan lagu kolaborasi yang masih rahasia, nih! Biar teman-teman semua penasaran, hehehe…” celoteh Etenia Croft dengan nada jenaka saat ditanya mengenai kesan dan pesannya di sela-sela acara peluncuran lagu “Kau Selalu Ada” di Lippo Mall Nusantara, Rabu (27/5).
Infotainment
Elizabeth Tunggadewi, Winner Indonesia’s Girl Junior 2024 yang Peduli Lingkungan
Elizabeth Tunggadewi menunjukkan bahwa generasi muda juga mampu menjadi suara bagi lingkungan. Sejak kecil, gadis yang akrab di sapa Dewi mengaku sudah ditanamkan rasa cinta terhadap alam oleh keluarganya. Dari cerita-cerita tentang lingkungan yang ia dengar sejak kecil, tumbuh kepedulian besar terhadap sungai dan ekosistem sekitar.
“Aku dari kecil memang sudah suka diceritain tentang lingkungan. Dari situ muncul rasa mencintai lingkungan dan akhirnya mulai melakukan advokasi untuk lingkungan,” ujar Dewi, saat ditemui Tim Wartahot, Ucok, di kawasan Depok.
Perjalanannya semakin berkembang setelah dirinya berhasil meraih gelar Indonesia’s Girl Junior 2024. Melalui platform tersebut, Elizabeth Tunggadewi mulai aktif mengangkat isu lingkungan yang menurutnya masih jarang dibahas oleh masyarakat luas.
“Akhirnya aku merasa ingin fokus mengadvokasi lingkungan. Sekarang aku memang aktif melakukan advokasi, terutama untuk Sungai Ciliwung,” katanya.
Kepeduliannya terhadap lingkungan tidak hanya sebatas kampanye di media sosial. Dewi turun langsung membersihkan sungai dan ikut bergelut dengan lumpur demi menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, kondisi sungai yang kotor merupakan akibat dari ulah manusia sendiri.
“Kalau sungainya kotor, itu salah satunya karena perbuatan kita sendiri. Jadi kenapa harus jijik? Kita harus sadar bahwa itu akibat dari membuang sampah sembarangan dan pencemaran lingkungan,” jelasnya.
Dalam perjalanan advokasinya, Elizabeth Tunggadewi mendapat dukungan penuh dari keluarga, terutama kedua orang tuanya. Ia mengatakan bahwa sang mama dan papa selalu mendukung setiap langkah yang ia lakukan untuk menjaga lingkungan.
“Mama dan papa selalu ada di belakang aku untuk mendukung dan membuat aku berkembang di dunia lingkungan,” ungkapnya.
Tak hanya aktif dalam aksi lingkungan, Elizabeth Tunggadewi juga mendirikan sebuah rumah belajar bernama RBCC atau Rumah Belajar Ciliwung Ceria. Di tempat tersebut, ia mengajar bahasa Inggris kepada anak-anak di bantaran Kali Ciliwung, tepatnya di kawasan Pejaten, Pasar Minggu.
“Aku founder Rumah Belajar Ciliwung Ceria. Di sana kami belajar bahasa Inggris sekaligus belajar menjaga lingkungan,” ujarnya.
Dewi juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menjadi relawan untuk ikut bergabung mengajar dan melakukan kegiatan sosial lingkungan bersama Rumah Belajar Ciliwung Ceria / RBCC.
Selain itu, Dewi turut menyoroti isu ikan sapu-sapu yang banyak ditemukan di sungai. Menurutnya, ikan tersebut sebenarnya hanya berusaha bertahan hidup dan mampu beradaptasi dengan lingkungan yang tercemar.
“Ikan sapu-sapu itu tidak sepenuhnya salah. Mereka hanya bertahan hidup dan mampu beradaptasi dengan lingkungan yang tercemar, sehingga menjadi invasif,” jelasnya.
Di akhir wawancara, Dewi mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai dan lingkungan sekitar.
“Ayo kita jaga lingkungan bersama, jangan buang sampah sembarangan apalagi ke sungai. Kalau sungainya bersih, kita semua juga yang bisa menikmatinya,” tutup Dewi. *** UCOK
-
News3 weeks agoBrigade 08 Minta Lingkaran Dekat Prabowo Sampaikan Kondisi Rakyat yang Sebenarnya
-
Ekonomi4 weeks agoOverstock Beras di Gudang BULOG Cimahi, DPR RI Sarankan Penataan dan Redistribusi
-
News2 weeks agoBrigade 08 Soroti Moratorium Penempatan PMI ke Arab Saudi, Desak Pemerintah Segera Buka Kembali
-
Ekonomi4 weeks agoOmah Mbah Mandor, Penginapan Nuansa Jawa yang Tenang di Tengah Yogyakarta
-
Sosial3 weeks agoKepedulian Nyata untuk Pasien Cuci Darah, Yayasan Jaga Ginjal Indonesia dan Yayasan Berbagi Cahaya Imlek Bagikan Telur Rebus di RSPAD
-
Ekonomi4 weeks agoHarga Emas Kian Menguat, Nellava Bullion Ingatkan Investor untuk Bergerak Cepat
-
News4 weeks agoMenyoal Kelangkaan BBM, Defiyan Cori Sebut BPH Migas Yang Harus Bertanggung Jawab, Bukan Pertamina
-
Hukum2 weeks agoDiduga Belum Kembalikan Pinjaman Rp1,7 Miliar, Dian Adrianti Kristiono Dilaporkan ke Polisi
