Ekonomi
PT Indodrill Geothermal Indonesia Genjot Ekspansi Eksplorasi Energi Panas Bumi
Wartahot – PT Indodrill Geothermal Indonesia, perusahaan spesialis pengeboran yang telah berpengalaman lebih dari tiga dekade di sektor mineral, kini memperkuat ekspansinya di sektor energi terbarukan melalui eksplorasi panas bumi (geothermal). Transformasi bisnis ini sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan.
“Kami telah lebih dari 30 tahun bergerak di sektor pengeboran untuk mineral seperti emas dan tembaga. Namun dalam tiga tahun terakhir, kami mulai mengembangkan bisnis geothermal secara serius,” ujar Agus Purwanto, Prinsipal Geologis dan Business Development General Manager PT Indodrill Geothermal Indonesia.

Proyek geothermal perdana perusahaan dilakukan di wilayah Nusa Tenggara Barat bersama salah satu anak usaha Vale asal Brazil. Fokus utama perusahaan adalah pada tahap eksplorasi, termasuk pengeboran awal (sling bull), dengan kedalaman mencapai 2.000 meter.
“Keahlian kami adalah pada fase eksplorasi, dari greenfield hingga penentuan sumber daya. Kami belum masuk ke pengolahan energi, tetapi kami pastikan tahapan awal dijalankan dengan akurasi dan keamanan tinggi,” jelas Agus.
Geotermal, menurut Agus, merupakan solusi strategis dalam bauran energi nasional karena potensi besar yang dimiliki Indonesia—terutama di sepanjang jalur ring of fire. PT Indodrill telah menjajaki eksplorasi di berbagai wilayah, mulai dari Gunung Salak, Dieng, Sulawesi, hingga Tapanuli.
Meski ramah lingkungan, teknologi geothermal tetap menuntut kehati-hatian. Agus menekankan pentingnya pengelolaan teknis dalam setiap proyek eksplorasi, termasuk pengendalian emisi dan pembuangan lumpur pengeboran.
“Secara teknik, semua bisa dikendalikan. Namun kesalahan dalam eksekusi bisa menimbulkan risiko. Karena itu kami selalu mengandalkan tenaga ahli bersertifikasi dan berpengalaman,” katanya, merujuk pada kewajiban sertifikasi dari BNSP yang diterapkan bagi semua personel teknis di perusahaan.
Dalam hal pengadaan proyek, PT Indodrill melayani kebutuhan dari sektor swasta maupun pemerintah. Menurut Agus, permintaan terhadap jasa eksplorasi geothermal menunjukkan tren positif, seiring peningkatan kesadaran akan energi terbarukan.
“Eksplorasi geothermal bukan pekerjaan instan. Ada risiko, dan tidak semua titik menghasilkan energi yang ekonomis. Tapi potensi Indonesia sangat besar, dan kami percaya ini adalah pasar yang strategis dalam jangka panjang,” pungkasnya.
Dengan pendekatan berbasis teknologi, sumber daya manusia kompeten, dan pengalaman lintas sektor, PT Indodrill Geothermal Indonesia menargetkan pertumbuhan berkelanjutan di sektor energi hijau, sekaligus berkontribusi pada ketahanan energi nasional.
Ekonomi
Menkeu Pastikan Anggaran Pascabencana Sumatra Masih Aman
Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran pemerintah untuk penanganan pascabencana di wilayah Sumatra masih mencukupi. Pemerintah juga disebut masih memiliki dana cadangan bencana dalam jumlah besar untuk mendukung pemulihan dan rekonstruksi daerah terdampak.
Purbaya mengungkapkan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih memiliki sisa anggaran sebesar Rp1,5 triliun. Dana tersebut rencananya akan dialihkan untuk mendukung Satuan Tugas (Satgas) Pembangunan Jembatan di wilayah yang terdampak bencana.
“Jadi kemarin sore, malam, pagi, diskusi terus. Sepertinya sudah clear bagaimana mencairkan anggarannya,” kata Menkeu Purbaya saat media briefing di Kementerian Keuangan, Rabu (31/12/2025).
Ia menjelaskan, Satgas Pembangunan Jembatan kemungkinan akan memperoleh alokasi sekitar Rp1 triliun, yang berasal dari sisa anggaran BNPB yang hingga kini belum diajukan penggunaannya.
Selain itu, pemerintah masih memiliki dana cadangan bencana sebesar Rp5 triliun. Dana tersebut berada di luar kebutuhan anggaran rekonstruksi Sumatra yang diperkirakan mencapai Rp51–60 triliun.
Menurut Purbaya, dana cadangan tersebut telah disiapkan bahkan sebelum bencana terjadi. Anggaran berasal dari hasil penyisiran sejumlah pos belanja di kementerian dan lembaga yang dinilai kurang produktif.
“Anggaran yang ada itu kita geser untuk keperluan rekonstruksi. Jadi anggaran untuk antisipasi bencana sejauh ini aman,” ujar Purbaya.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan proses pemulihan pascabencana berjalan optimal, terutama dalam pembangunan infrastruktur vital yang mendukung aktivitas dan keselamatan masyarakat.
Ekonomi
Cari Produk Rumah Tangga Berkualitas? Varacollections0908, Sosok di Balik Bisnis Serba Ada
Dari Gresik, lahir sosok perempuan tangguh bernama Vara — nama lengkap Adhiterry Artha Amalia Putri. Di usia 37 tahun, Vara membuktikan bahwa mimpi besar bisa diwujudkan siapa saja, selama berani memulai dan konsisten melangkah.
Berbekal latar belakang S1 Akuntansi, Vara membangun bisnisnya dari nol hingga kini merambah ke berbagai lini usaha. Ia dikenal sebagai supplier pakaian wanita dan bayi, penggerak komunitas kesehatan Varash, serta pelaku usaha sprei, tas, daster, hingga perabotan rumah tangga. Tak berhenti di situ, Vara juga terlibat dalam bisnis toko perhiasan di Gresik. Menariknya, hampir seluruh produk yang ia gunakan sehari-hari adalah hasil dari bisnis yang ia bangun sendiri.
Namun, kesuksesan Vara bukan cerita instan. Sejak masa kuliah, ia sudah mulai berjualan online secara diam-diam. Rasa takut akan komentar negatif dan cibiran membuatnya belum berani tampil ke publik. Hingga suatu titik dalam hidupnya, kekecewaan karena dikhianati orang terdekat justru menjadi pemicu kebangkitan.
Sejak 2017, Vara menekuni dunia usaha dengan lebih serius. Lalu pada 2020, ia memberanikan diri untuk tampil, membangun brand secara terbuka, dan memanfaatkan media sosial sebagai etalase bisnisnya. Konsistensi dan kerja keras itu berbuah manis — Vara kini mampu memenuhi kebutuhan hidup secara mandiri, bahkan memiliki mobil dan motor dari hasil jerih payah sendiri.
Melalui akun Instagram @varacollections0908, Vara tak hanya mempromosikan produknya, tetapi juga menyebarkan semangat dan inspirasi bagi banyak perempuan agar berani memulai usaha, percaya pada diri sendiri, dan tidak takut gagal.
✨ Vara adalah bukti nyata bahwa masa lalu, keterbatasan, dan rasa takut bukanlah akhir dari segalanya. Dengan tekad, keberanian, dan konsistensi, setiap perempuan bisa menciptakan versi terbaik dari dirinya.
BAGI YANG INGIN ORDER KLIK LINK DIBAWAH INI
Ekonomi
Mitra Visual Group All-Out di JAVME 2025: Bikin Booth Raksasa 3 Kali Lebih Besar!
JAKARTA – Mitra Visual Group (MVG) memang enggak ada matinya! Brand penyedia alat-alat event profesional ini kembali bikin gebrakan besar di pameran Jakarta Audio Video Music Expo (JAVME) 2025. Enggak tanggung-tanggung, MVG datang dengan booth pameran terbesar yang luasnya mencapai 550 meter persegi, alias hampir tiga kali lipat dari tahun sebelumnya!
Denny Riestanto, Founder Mitra Visual Group, bilang kalau booth segede ini bukan cuma buat pamer, tapi buat menghormati para partner mereka.
“Ini partisipasi kami yang kedua di JAVME, dan kami sengaja bikin booth terbesar lagi. Booth ini didedikasikan buat semua partner kami, yang kami sebut MVG Partner. Biar teman-teman makin bangga dan yakin kalau produk dari MVG itu kualitasnya top buat event-event profesional,” jelas Denny.
Surga Perlengkapan Event dari LED Sampai Hoist
Di booth raksasa itu, MVG memamerkan total delapan lini produk andalan. Intinya, semua perlengkapan panggung dan event ada, kecuali sound system.
Apa aja yang dipamerkan?
- Jagoan Utama: LED Videotron (Qiangli, Fabulux, Lampro). MVG mengklaim menguasai hampir 40% pasar LED di Indonesia, lho!
- Pelengkap Panggung: Lighting (MEANREAL), Special Effect (Moka SPX), Truss/Rangka (Aluminum), dan produk terbaru mereka, Hoist (Mode).
Denny juga membocorkan rahasia kenapa MVG kuat banget: komunitas. Mereka punya komunitas antar pemilik rental event yang solid banget. “Komunitas ini penting banget buat kolaborasi, apalagi kalau lagi ada proyek besar,” katanya.
Target Jadi Toko Serba Ada Khusus Event
Yafet Victor Tanamal, CEO Mitra Visual Group, menambahkan bahwa bisnis LED di Indonesia lagi meroket.
“Perkembangan LED itu cepat banget. Proyektor sekarang hampir semua diganti LED. Respon pasar Jakarta juga luar biasa, padahal kita baru dua tahun masuk sini,” ungkap Yafet.
Meskipun 80% omset MVG dari LED, mereka kini mulai merambah ke produk lain, termasuk bikin pabrik Truss sendiri.
“Kami bisa dibilang satu-satunya perusahaan yang menyediakan kebutuhan stage event equipment selengkap ini. Target kami tinggal satu: launching produk Audio. Setelah itu, kita jadi one-stop-shop!” tegas Yafet.
Promo Unik dan Harapan Tahun Depan
Buat para pengunjung JAVME 2025, MVG punya promo yang bikin penasaran: “Silakan negosiasi sampai deal selama pameran.”
Meskipun industri event sempat lesu karena efisiensi anggaran pemerintah, MVG optimis tahun depan akan jadi tahun kebangkitan. Mereka berharap tidak ada lagi pembatasan, sehingga roda ekonomi bergerak, dan produk-produk MVG bisa diserap habis oleh para partner rental di seluruh Indonesia.
-
Hukum3 weeks agoKronologi Penetapan Tersangka Kakanwil ATR/BPN Bali dalam Sengketa Tanah Jimbaran
-
Hukum3 weeks agoForum Ulama Nusantara Akan Laporkan Dugaan Penistaan Agama oleh Pandji Pragiwaksono
-
News2 weeks agoMBSL Siap Gelar Munas Februari 2026 di Jakarta, Donny Pur Tegaskan Arah Klub yang Makin Mandiri dan Berkelas
-
News4 weeks agoRespons Cepat Polisi, Dua Terduga Pencopet Diamankan saat CFD di Bundaran HI
-
Entertainment4 weeks agoYure Andini Rilis Single “Ya Kamu”, Eksplorasi Keroncong Pop Bernuansa Vintage
-
Ekonomi4 weeks agoMenkeu Pastikan Anggaran Pascabencana Sumatra Masih Aman
-
Entertainment2 weeks agoViral! Penampilan Icha Yang di Tiongkok Tuai Banyak Pujian
-
Budaya2 weeks agoAudellya Ambara Harsono Tampil sebagai MC di Panggung Internasional Asian American Expo 2026 di Amerika Serikat
