Ekonomi
Mitra Visual Group All-Out di JAVME 2025: Bikin Booth Raksasa 3 Kali Lebih Besar!
JAKARTA – Mitra Visual Group (MVG) memang enggak ada matinya! Brand penyedia alat-alat event profesional ini kembali bikin gebrakan besar di pameran Jakarta Audio Video Music Expo (JAVME) 2025. Enggak tanggung-tanggung, MVG datang dengan booth pameran terbesar yang luasnya mencapai 550 meter persegi, alias hampir tiga kali lipat dari tahun sebelumnya!
Denny Riestanto, Founder Mitra Visual Group, bilang kalau booth segede ini bukan cuma buat pamer, tapi buat menghormati para partner mereka.
“Ini partisipasi kami yang kedua di JAVME, dan kami sengaja bikin booth terbesar lagi. Booth ini didedikasikan buat semua partner kami, yang kami sebut MVG Partner. Biar teman-teman makin bangga dan yakin kalau produk dari MVG itu kualitasnya top buat event-event profesional,” jelas Denny.
Surga Perlengkapan Event dari LED Sampai Hoist
Di booth raksasa itu, MVG memamerkan total delapan lini produk andalan. Intinya, semua perlengkapan panggung dan event ada, kecuali sound system.
Apa aja yang dipamerkan?
- Jagoan Utama: LED Videotron (Qiangli, Fabulux, Lampro). MVG mengklaim menguasai hampir 40% pasar LED di Indonesia, lho!
- Pelengkap Panggung: Lighting (MEANREAL), Special Effect (Moka SPX), Truss/Rangka (Aluminum), dan produk terbaru mereka, Hoist (Mode).
Denny juga membocorkan rahasia kenapa MVG kuat banget: komunitas. Mereka punya komunitas antar pemilik rental event yang solid banget. “Komunitas ini penting banget buat kolaborasi, apalagi kalau lagi ada proyek besar,” katanya.
Target Jadi Toko Serba Ada Khusus Event
Yafet Victor Tanamal, CEO Mitra Visual Group, menambahkan bahwa bisnis LED di Indonesia lagi meroket.
“Perkembangan LED itu cepat banget. Proyektor sekarang hampir semua diganti LED. Respon pasar Jakarta juga luar biasa, padahal kita baru dua tahun masuk sini,” ungkap Yafet.
Meskipun 80% omset MVG dari LED, mereka kini mulai merambah ke produk lain, termasuk bikin pabrik Truss sendiri.
“Kami bisa dibilang satu-satunya perusahaan yang menyediakan kebutuhan stage event equipment selengkap ini. Target kami tinggal satu: launching produk Audio. Setelah itu, kita jadi one-stop-shop!” tegas Yafet.
Promo Unik dan Harapan Tahun Depan
Buat para pengunjung JAVME 2025, MVG punya promo yang bikin penasaran: “Silakan negosiasi sampai deal selama pameran.”
Meskipun industri event sempat lesu karena efisiensi anggaran pemerintah, MVG optimis tahun depan akan jadi tahun kebangkitan. Mereka berharap tidak ada lagi pembatasan, sehingga roda ekonomi bergerak, dan produk-produk MVG bisa diserap habis oleh para partner rental di seluruh Indonesia.
Ekonomi
Omah Mbah Mandor, Penginapan Nuansa Jawa yang Tenang di Tengah Yogyakarta
Wartahot.news – Buat kamu yang ingin merasakan suasana tenang ala desa tapi tetap dekat dengan pusat kota, Omah Mbah Mandor bisa jadi pilihan. Penginapan ini cocok untuk keluarga yang ingin liburan sekaligus bagi profesional yang butuh tempat melepas penat.
Mengusung arsitektur rumah Jawa klasik, Omah Mbah Mandor menghadirkan pengalaman menginap yang autentik. Selain nuansa tradisional, fasilitas modern tetap tersedia, mulai dari WiFi cepat, kamar ber-AC dengan TV, kolam renang outdoor, hingga dapur lengkap untuk menyiapkan makanan sendiri.
Lokasinya juga strategis. Hanya 15 menit ke Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, 20 menit ke Malioboro, dan mudah dijangkau dari Bandara Adisutjipto maupun Yogyakarta International Airport (YIA). Jadi, antara urusan bisnis atau wisata, semua bisa dijangkau dengan nyaman.
“Tempatnya tenang, nyaman, dan pelayanannya sangat ramah,” kata Dimas Panji, salah satu tamu yang pernah menginap. Meski lengkap, harga tetap bersaing sehingga cocok bagi berbagai kalangan.
Tips bagi yang ingin menginap: lakukan reservasi lebih awal, terutama saat akhir pekan, lewat platform pemesanan daring atau media sosial resmi Omah Mbah Mandor di Instagram @omahmbahmandor, agar tidak kehabisan kamar.
Ekonomi
Harga Emas Kian Menguat, Nellava Bullion Ingatkan Investor untuk Bergerak Cepat
SURABAYA, 6 Mei 2026 — Harga emas kembali melanjutkan tren kenaikannya, memicu imbauan dari Nellava Bullion agar masyarakat dan investor tidak menunda pengambilan keputusan. Menurut pengamat, menunggu terlalu lama berpotensi membuat harga yang harus dibayar di kemudian hari lebih tinggi.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, tekanan inflasi, pelemahan nilai tukar mata uang, serta meningkatnya tensi geopolitik, emas kembali menjadi salah satu aset safe haven yang paling diminati investor.
Permintaan yang terus meningkat membuat harga emas bergerak semakin agresif, dan tren penguatan ini diperkirakan masih berlanjut dalam beberapa waktu ke depan.
Head of Marketing and Brand Management Nellava Bullion, Niki R. Hashbiah, menjelaskan bahwa setiap kenaikan harga emas meningkatkan biaya masuk bagi investor baru.
“Setiap kenaikan harga emas selalu menciptakan dua kelompok: mereka yang masuk lebih awal dan menikmati kenaikan nilai aset, serta mereka yang menunggu dan akhirnya membeli di harga yang lebih tinggi,” ujar Niki.
Niki menambahkan, masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa membeli emas harus menunggu harga turun terlebih dahulu. Padahal, dalam tren kenaikan jangka panjang, pola tersebut justru dapat membuat investor kehilangan momentum.
“Dalam tren bullish seperti sekarang, risiko terbesar bukan membeli hari ini, tetapi terlambat mengambil keputusan. Karena ketika harga terus naik, selisih waktu beberapa hari saja bisa berdampak besar terhadap nilai aset yang diperoleh,” jelasnya.
Selain itu, sebagian masyarakat kerap membeli emas berdasarkan harga dari sistem internal penjual, tanpa memperhatikan relevansinya dengan harga pasar global.
Untuk itu, Nellava Bullion menghadirkan Nellava Live Price, sistem harga bullion live yang memperbarui harga setiap 30 detik sesuai harga internasional. Sistem ini memungkinkan investor memantau pergerakan pasar global secara real-time dan menentukan waktu pembelian yang optimal.
“Dalam investasi emas, yang bertumbuh adalah nilai emasnya, bukan nama di kemasannya. Oleh karena itu, masyarakat perlu lebih fokus pada nilai riil aset yang didapatkan,” tambah Niki.
Dengan kondisi pasar yang bergerak cepat, kecepatan dalam pengambilan keputusan menjadi bagian penting dari strategi investasi. Mengamankan aset lebih awal dinilai lebih strategis dibanding menunggu ketidakpastian pasar.
“Dalam tren kenaikan emas, satu hal yang pasti adalah harga hari ini belum tentu bisa didapatkan besok. Keputusan yang diambil lebih cepat dapat menjadi keuntungan tersendiri bagi investor,” tutup Niki.
Ekonomi
Overstock Beras di Gudang BULOG Cimahi, DPR RI Sarankan Penataan dan Redistribusi
Cimahi, 5 Mei 2026 – Gudang BULOG Mahar Martanegara di Cimahi lagi penuh banget nih. Kelebihan stok beras jadi perhatian DPR RI dari Jawa Barat I, Melly Goeslaw, yang langsung turun ke lapangan Rabu (5/5/2026) pagi.
Peninjauan ini buat memastikan stok beras pemerintah tetap aman dan dikelola sesuai standar, sekaligus melihat apakah gudang masih sanggup menampung semua cadangan. Dari pukul 09.45 sampai 10.30 WIB, Melly dan tim memantau kondisi gudang yang strategis ini.
Hasilnya? Gudang sudah memanfaatkan ruang sebaik mungkin dengan penataan stok bertingkat. Administrasi dan monitoring berjalan lancar, dan petugas rajin ngecek kualitas beras. Tapi, overstock tetap bikin rotasi stok jadi agak terganggu dan distribusi beras bisa tersendat.
Pengelola gudang bilang, “Penumpukan beras ini bisa menurunkan kualitas stok, membatasi ruang sirkulasi, dan menambah beban kerja. Perlu segera redistribusi dan percepatan penyaluran supaya kapasitas kembali normal.”
DPR RI juga kasih beberapa saran: stok bisa dialihkan ke gudang lain, distribusi dipercepat, fasilitas penyimpanan diperluas, dan pengawasan kualitas diperkuat selama periode overstock. Melly menekankan meski administrasi dan pengawasan sudah oke, kelebihan kapasitas tetap punya risiko buat rotasi dan distribusi logistik pangan nasionaLangkah ini jadi bagian dari upaya DPR RI menjaga stabilitas ketahanan pangan sekaligus kasih masukan biar pengelolaan logistik pangan lebih optimal di Indonesia.
-
Hukum4 weeks agoDiduga Belum Kembalikan Pinjaman Rp1,7 Miliar, Dian Adrianti Kristiono Dilaporkan ke Polisi
-
News4 weeks agoGitaris Devlora, Voead Gober, Fokus Pemulihan dan Tunda Semua Tawaran Manggung
-
News3 weeks agoJunkyard Collective Bali: Galeri Gratis di Ubud, Seni Keren dari Sampah Plastik!
-
News3 weeks agoHadir Melindungi, Melayani Sepenuh Hati: Komitmen Nyata PT TASPEN untuk Kenyamanan Masa Purna Bakti
-
News4 weeks agoDukung Industri Energi Terbarukan, IJBNet dan Sejumlah Mitra Gelar Pelatihan
-
Infotainment4 weeks agoElizabeth Tunggadewi, Winner Indonesia’s Girl Junior 2024 yang Peduli Lingkungan
-
News3 weeks agoBabinsa Koramil 01/Jatinegara Bersama Tiga Pilar dan Warga Gelar Patroli Malam, Wujudkan Wilayah Aman dan Kondusif
-
Sosial4 weeks agoinDrive Gelar Pelatihan Manajemen Sekolah hingga Aksi Sosial untuk Komunitas
