Infotainment
Tampil Percaya Diri, Mikha Anwar Raih Mahkota Puteri Anak Indonesia Banten 2026
Banten — Mikhayla Dittara Assyifa Anwar atau yang akrab disapa Mikha resmi menyandang gelar Puteri Anak Indonesia Banten 2026. Siswi SMP Al-Hasra Ciputat ini berhasil keluar sebagai juara setelah bersaing dengan sembilan finalis lainnya di Grand Final yang digelar di Ballroom Fame Hotel Gading Serpong, Minggu (19/4/2026).
Acara yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 16.00 WIB ini berjalan seru dengan persaingan yang cukup ketat. Dari semua finalis, penampilan Mikha terlihat paling menonjol berkat kombinasi kecerdasan, bakat, dan rasa percaya diri saat tampil di atas panggung.
Sebelum malam puncak, para finalis juga sempat menjalani masa karantina pada Sabtu (18/4). Di sini, mereka mendapat berbagai pembekalan, mulai dari deep interview, public speaking, hingga latihan koreografi, catwalk, dan modelling.
Menariknya, peserta juga mendapatkan materi kebudayaan dari Rohaendi selaku Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten. Ini menunjukkan bahwa ajang ini nggak cuma soal penampilan, tapi juga soal karakter dan wawasan budaya.
Mikha sendiri dikenal sebagai anak yang aktif dan berprestasi. Di usianya yang baru 12 tahun dan masih duduk di kelas 7, ia aktif di Science Club serta punya minat di bidang storytelling dan tari.
Prestasinya pun nggak main-main. Ia pernah meraih medali emas di World Sustainable Development Goal (SDG) Challenge di Kuala Lumpur, juara 1 English Competition, serta menjadi Winner Little Puteri Batik Indonesia Jawa Barat 2025. Selain itu, Mikha juga pernah menyabet Best Photogenic dan Runner Up 3 di ajang nasional yang sama.
Dengan kemenangan ini, Mikha diharapkan bisa melangkah ke tingkat nasional dan jadi inspirasi buat anak-anak muda lainnya.
Infotainment
Bocah 7 Tahun Asal Indonesia Taklukkan Panggung Dunia, Ariana Ivy Borong Dua Penghargaan di Festival Bakat Internasional Asia Pasifik 2026
Wartahot.news — Prestasi membanggakan kembali datang dari generasi muda Indonesia. Penyanyi dan aktris cilik berbakat, Ariana Ivy, berhasil mengharumkan nama bangsa setelah meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang International Talent Festival Asia Pacific 2026 yang digelar di Genting Highlands pada 1–2 Juni 2026.
Dalam kompetisi yang mempertemukan ribuan talenta muda dari 40 negara tersebut, Ariana tampil memukau dan berhasil meraih Gold 1st Grand Winner untuk kategori usia 7–8 tahun. Tak hanya itu, ia juga membawa pulang penghargaan Gold 3rd Prize Winner pada kategori Young Artist usia 7–12 tahun.
Pencapaian ini menjadi prestasi luar biasa mengingat Ariana baru berusia tujuh tahun. Di usianya yang masih sangat muda, ia mampu menunjukkan kemampuan vokal dan performa panggung yang membuatnya unggul di antara peserta dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik maupun negara lainnya.
Tampil Membawakan Lagu Inggris, Mandarin, dan Memperkenalkan Indonesia
Pada babak penilaian, Ariana menunjukkan kemampuan bernyanyinya melalui lagu-lagu berbahasa Inggris dan Mandarin. Penampilannya mendapat apresiasi dari dewan juri internasional karena dinilai mampu membawakan lagu dengan teknik vokal yang baik, penghayatan yang kuat, serta kepercayaan diri yang tinggi.
Tak hanya fokus pada kompetisi, Ariana juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia. Di hadapan para juri dan peserta dari berbagai negara, ia membawakan lagu berbahasa Indonesia sebagai bentuk kecintaannya terhadap Tanah Air.
Langkah tersebut menjadi bentuk diplomasi budaya yang sederhana namun bermakna, sekaligus menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kekayaan seni dan talenta yang layak dikenal di panggung internasional.
Perjalanan Panjang Sejak Usia Tiga Setengah Tahun
Di balik kesuksesan yang diraih saat ini, Ariana telah menjalani proses yang tidak singkat. Sang ibu mengungkapkan bahwa bakat menyanyi Ariana sudah terlihat sejak usia tiga setengah tahun.
Menariknya, keinginan untuk belajar vokal justru datang dari Ariana sendiri. Sejak kecil ia menunjukkan ketertarikan yang besar terhadap musik dan meminta orang tuanya untuk mencarikan pelatih vokal agar dapat mengembangkan kemampuannya.
Awalnya aktivitas tersebut hanya dilakukan sebagai hobi. Namun seiring waktu, kemampuan Ariana terus berkembang hingga akhirnya mulai mengikuti berbagai kompetisi dan tampil di sejumlah acara seni.
“Dia memang sangat suka menyanyi sejak kecil. Bahkan yang meminta untuk belajar vokal adalah Ariana sendiri. Dari situlah bakatnya terus berkembang sampai sekarang,” ungkap sang ibu.
Terinspirasi Ariana Grande dan Agnez Mo
Meski masih berusia tujuh tahun, Ariana sudah memiliki sosok penyanyi yang menjadi inspirasinya dalam bermusik. Ia mengaku mengagumi Ariana Grande dan Agnez Mo.
Menurut Ariana, kedua penyanyi tersebut memiliki kualitas vokal yang luar biasa dan menjadi motivasi baginya untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan bernyanyi.
“Aku suka Ariana Grande dan Agnez Mo karena suaranya bagus,” ujar Ariana.
Persiapan Matang Sebelum Tampil di Panggung Internasional
Sebelum berangkat ke Malaysia, Ariana menjalani berbagai persiapan intensif. Selain latihan vokal secara rutin, ia juga melakukan pemanasan suara, latihan ekspresi panggung, hingga penguatan mental agar mampu tampil percaya diri di hadapan juri internasional.
Persaingan dalam festival tersebut terbilang sangat ketat karena diikuti oleh peserta-peserta terbaik dari berbagai negara. Namun Ariana berhasil membuktikan kemampuannya dan tampil maksimal selama kompetisi berlangsung.
Keberhasilannya meraih dua penghargaan sekaligus menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan konsistensi latihan mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan.
Kemenekraf Beri Apresiasi
Prestasi Ariana Ivy juga mendapat perhatian dari Kementerian Ekonomi Kreatif. Direktur Seni Rupa dan Seni Pertunjukan Kemenekraf, Dadam Mahdar, memberikan apresiasi atas keberhasilan penyanyi cilik tersebut di ajang internasional.
Menurutnya, pencapaian Ariana menjadi bukti nyata bahwa talenta muda Indonesia memiliki kualitas yang mampu bersaing di tingkat global apabila mendapatkan dukungan dari keluarga, pendidikan yang tepat, serta ekosistem kreatif yang sehat.
“Prestasi Ariana sangat membanggakan. Di usia yang masih sangat muda, ia mampu menunjukkan kualitasnya di tingkat internasional. Ini menjadi bukti bahwa anak-anak Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing di panggung dunia,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, keluarga, sekolah, dan industri kreatif untuk menciptakan ruang yang mendukung lahirnya lebih banyak talenta muda berprestasi seperti Ariana.
Dari Dunia Film ke Panggung Musik Internasional
Selain dikenal sebagai penyanyi, Ariana juga mulai menarik perhatian publik lewat perannya sebagai Peri Sirala dalam film Timun Mas in Wonderland. Kemampuannya yang mencakup bernyanyi, menari, dan berakting membuat banyak pihak melihat potensi besar yang dimilikinya untuk berkembang di industri hiburan Indonesia.
Dengan bekal pengalaman yang terus bertambah dan dukungan dari keluarga serta para penggemarnya, Ariana diharapkan dapat terus berkarya dan menjadi salah satu talenta muda Indonesia yang mampu bersinar di tingkat dunia.
Keberhasilan Ariana Ivy di International Talent Festival Asia Pacific 2026 menjadi bukti bahwa mimpi besar bisa diraih sejak usia dini. Melalui kerja keras, latihan yang konsisten, serta keberanian untuk tampil di panggung internasional, Ariana telah menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia memiliki kemampuan untuk mengharumkan nama bangsa di mata dunia.
Infotainment
Momen Pernikahan Machi Achmad dan Ersa Berlangsung Hangat, Sony Harsono Beri Pesan Menyentuh
Jakarta, 6 Juni 2026 – Momen pernikahan Machi Achmad dan Ersa tidak hanya menjadi hari bahagia bagi kedua mempelai, tetapi juga menjadi momen spesial bagi Owner Parle, Sony Harsono, yang mengaku memiliki kedekatan sebagai sahabat lama Machi.
Dalam acara pernikahan yang berlangsung meriah di Parle pada Sabtu (6/6/2026), Sony secara langsung menyampaikan dukungan dan pesan penuh makna kepada pasangan yang baru saja mengikat janji suci tersebut.
Menurut Sony, pernikahan bukanlah perjalanan yang selalu berjalan mulus. Namun komitmen dan semangat untuk bertahan dalam berbagai situasi menjadi kunci utama dalam membangun rumah tangga.
“Untuk Machi, pernikahan itu tidak untuk diakhiri. Tidak ada pernikahan yang semuanya mulus dan lancar. Selalu ada pasang surut. Tetap semangat apa pun yang terjadi. Sekali menikah, sampai akhir hayat,” ujar Sony Harsono.
Sebagai sahabat yang telah mengenal Machi selama bertahun-tahun, Sony mengaku turut berbahagia melihat sang pengacara akhirnya memulai babak baru dalam kehidupannya bersama Ersa.
“Machi adalah sahabat saya yang sudah saya kenal lama. Beliau seorang pengacara yang handal dan juga teman yang baik. Ketika beliau mengantarkan langsung undangan ke rumah saya, saya justru meminta agar acara pernikahannya diadakan di tempat saya,” katanya.
Dukungan Sony tidak hanya diwujudkan melalui pesan dan doa, tetapi juga dengan menyediakan Parle sebagai lokasi perayaan pernikahan. Menurutnya, konsep pernikahan yang digelar di restoran mewah menghadirkan suasana yang lebih hangat dan intim dibandingkan konsep konvensional di ballroom hotel.
“Saya mengusulkan untuk membuat sesuatu yang berbeda. Tidak selalu harus di ballroom hotel. Sesekali bisa di restoran yang memiliki suasana eksklusif dan lebih dekat dengan para tamu. Machi langsung setuju dan akhirnya acara yang indah ini bisa terlaksana,” ungkap Sony.
Acara pernikahan Machi dan Ersa berlangsung meriah dengan kehadiran ratusan tamu undangan. Aldi Taher dan Marshel Widianto turut memeriahkan suasana sebagai pembawa acara, sementara berbagai hiburan membuat malam bahagia tersebut semakin berkesan.
Di akhir acara, Sony kembali menyampaikan harapan terbaik bagi kedua mempelai.
“Saya mengucapkan selamat kepada Machi dan Ersa. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, saling menguatkan dalam setiap keadaan, dan diberikan kebahagiaan hingga akhir hayat,” tutup Sony Harsono.
Infotainment
Najwa Muyas Sarah Dapat Dukungan Penuh Dekranasda Jakarta Utara Menuju Puteri Kebaya Indonesia 2026
Jakarta – Winner Putri Kebaya Jakarta Utara 2026, Najwa Muyas Sarah (13), mendapat dukungan penuh dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jakarta Utara menjelang keikutsertaannya dalam ajang Puteri Kebaya Indonesia 2026 tingkat nasional yang akan berlangsung pada awal Juli 2026 di Yogyakarta.
Dalam audiensi yang berlangsung pada 2 Juni 2026, Najwa diterima langsung oleh Ketua Dekranasda Jakarta Utara sekaligus istri Wali Kota Jakarta Utara, Ibu Fida Hendra, Istri Wakil Wali kota Ibu Ponti, beserta jajaran Dekranasda Jakarta Utara. Pada kesempatan tersebut, Ibu Fida menyampaikan apresiasi dan dukungannya kepada Najwa yang akan membawa nama Jakarta Utara dan DKI Jakarta ke tingkat nasional.
“Saya sangat mendukung dan bangga melihat generasi muda dari Jakarta Utara yang berprestasi dan mampu mewakili daerahnya dalam ajang Puteri Kebaya Indonesia tingkat nasional. Semoga Najwa dapat memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Jakarta Utara serta DKI Jakarta,” ujar Ibu Fida.
Najwa yang saat ini duduk di kelas 8 SMP Islam Al-Azhar Kelapa Gading mengaku sangat senang dan terharu atas dukungan yang diberikan.
“Saya sangat senang dan terharu mendapat dukungan dari Ketua Dekranasda Jakarta Utara sekaligus istri wali Kota Jakarta Utara. Ini menjadi motivasi besar bagi saya untuk memberikan yang terbaik dan membawa nama DKI Jakarta, khususnya Jakarta Utara, di tingkat nasional,” ungkap Najwa.
Menjelang kompetisi nasional, Najwa telah melakukan berbagai persiapan secara intensif. Ia meningkatkan kemampuan public speaking bersama coach profesional Ms. Deiby, berlatih catwalk dan modeling bersama Ka Adit, serta mempersiapkan penampilan unjuk bakat dengan bimbingan koreografer berpengalaman Ka Hery. Selain itu, Najwa juga fokus menjaga kesiapan mental dan fisik agar mampu mengikuti seluruh rangkaian karantina hingga grand final dengan optimal.
Ketika ditanya mengenai kesiapan menghadapi kompetisi nasional, Najwa menyampaikan bahwa persiapannya telah mencapai 100 persen dan siap memberikan penampilan terbaik.
Sebelumnya, Najwa juga melakukan kunjungan ke Pemerintah Kota Jakarta Utara pada 5 Maret 2026 dan diterima oleh Ibu Diah serta Bapak Iman. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian dukungan yang diterimanya sebagai perwakilan Jakarta Utara dalam ajang Puteri Kebaya DKI Jakarta.
Najwa memiliki berbagai prestasi di bidang acting, silat, dan cerdas cermat, serta berhasil meraih gelar Winner Putri Kebaya Jakarta Utara 2026. Saat ini ia tengah mengikuti kompetisi Putri Kebaya DKI Jakarta sebagai langkah menuju panggung nasional.
Sebagai generasi muda, Najwa juga memiliki pesan inspiratif bagi anak-anak dan remaja Indonesia.
“Sebagai generasi muda, kita harus tetap menjaga dan melestarikan budaya Indonesia dengan cara mengenakannya dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dengan penuh rasa bangga,” pesannya.
Melalui ajang Puteri Kebaya Indonesia 2026, Najwa berharap dapat mengharumkan nama DKI Jakarta di tingkat nasional dan membawa pulang gelar juara untuk daerah yang diwakilinya.
-
News4 weeks agoBrigade 08 Soroti Moratorium Penempatan PMI ke Arab Saudi, Desak Pemerintah Segera Buka Kembali
-
Hukum4 weeks agoDiduga Belum Kembalikan Pinjaman Rp1,7 Miliar, Dian Adrianti Kristiono Dilaporkan ke Polisi
-
News4 weeks agoGitaris Devlora, Voead Gober, Fokus Pemulihan dan Tunda Semua Tawaran Manggung
-
News3 weeks agoJunkyard Collective Bali: Galeri Gratis di Ubud, Seni Keren dari Sampah Plastik!
-
News4 weeks agoInvestor Korea Selatan Kaget Ruko Pengganti Kerugian Ternyata Dalam Sita Umum
-
News4 weeks agoDukung Industri Energi Terbarukan, IJBNet dan Sejumlah Mitra Gelar Pelatihan
-
News3 weeks agoHadir Melindungi, Melayani Sepenuh Hati: Komitmen Nyata PT TASPEN untuk Kenyamanan Masa Purna Bakti
-
Infotainment4 weeks agoElizabeth Tunggadewi, Winner Indonesia’s Girl Junior 2024 yang Peduli Lingkungan
