News
KP2MI Perkuat Kepatuhan P3MI untuk Tingkatkan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia ke Arab Saudi
Jakarta – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) terus memperkuat tata kelola penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui peningkatan kepatuhan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) terhadap ketentuan yang berlaku.
Upaya tersebut dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Peningkatan Kepatuhan P3MI terhadap Ketentuan Penempatan Pekerja Migran Indonesia ke Arab Saudi yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pelindungan di Jakarta Pusat, Kamis (30/7/2026).
Direktur Jenderal Pelindungan KP2MI Rinardi mengatakan, pelindungan Pekerja Migran Indonesia merupakan amanat konstitusi yang harus diwujudkan melalui sistem penempatan yang aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Menurut dia, keberhasilan pelindungan PMI tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan komitmen dan kepatuhan seluruh pemangku kepentingan, terutama P3MI sebagai mitra strategis pemerintah.
“Keberhasilan pelindungan Pekerja Migran Indonesia tidak hanya bergantung pada peran pemerintah, tetapi juga memerlukan komitmen dan kepatuhan seluruh pemangku kepentingan, khususnya Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia sebagai mitra strategis pemerintah,” ujar Rinardi.
Ia menjelaskan, Arab Saudi merupakan salah satu negara tujuan utama penempatan PMI yang memiliki karakteristik kebijakan tersendiri. Hingga saat ini, Pemerintah Indonesia masih memberlakukan kebijakan penghentian dan pelarangan penempatan PMI pada pengguna perseorangan di kawasan Timur Tengah sebagai bentuk komitmen untuk mengutamakan aspek pelindungan, keselamatan, dan pemenuhan hak-hak pekerja migran.
Dalam pelaksanaan fungsi pembinaan dan pengawasan, pemerintah masih menghadapi sejumlah tantangan untuk memastikan kepatuhan terhadap ketentuan penempatan ke Arab Saudi. Karena itu, penguatan pemahaman regulasi, peningkatan kepatuhan, dan tata kelola yang akuntabel dinilai menjadi langkah penting.
“Pemerintah masih menjumpai berbagai tantangan dalam menjaga kepatuhan terhadap ketentuan penempatan Pekerja Migran Indonesia ke Arab Saudi. Penguatan pemahaman terhadap regulasi, peningkatan kepatuhan, serta penguatan tata kelola menjadi kunci agar setiap proses penempatan dilaksanakan secara prosedural, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Rinardi.
Rinardi menegaskan bahwa pelindungan PMI dimulai sejak proses penempatan. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap setiap tahapan penempatan harus menjadi budaya yang dibangun bersama, bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif.
“Pelindungan Pekerja Migran Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kualitas pelayanan ketika telah bekerja di negara tujuan, tetapi dimulai dari kepatuhan seluruh pihak dalam melaksanakan setiap tahapan penempatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Melalui FGD tersebut, KP2MI berupaya membangun kesamaan pemahaman mengenai ketentuan penempatan PMI ke Arab Saudi sekaligus memperkuat komunikasi dan sinergi dengan P3MI. Forum itu juga menjadi wadah untuk menghimpun berbagai pengalaman dan masukan dari pelaku usaha sebagai bahan penyempurnaan kebijakan, penguatan pembinaan, dan peningkatan efektivitas pengawasan.
“Forum ini diharapkan menjadi ruang dialog yang konstruktif untuk menghimpun berbagai pengalaman, masukan, dan perspektif dari para pelaku usaha mengenai dinamika penyelenggaraan penempatan Pekerja Migran Indonesia ke Arab Saudi,” tutur Rinardi.
Ia berharap FGD tersebut dapat menghasilkan rekomendasi yang memperkuat tata kelola penempatan PMI, sehingga sistem penempatan menjadi semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelindungan pekerja migran Indonesia.
News
Bantuan Kemanusiaan Tentara Jepang Merupakan Implementasi dari Diplomasi Pertahanan/DCA
Mempawah – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin meninjau langsung kapal Japan Maritime Self-Defense Force (JMSDF) JS Kunisaki beserta tiga helikopter CH-47 Chinook di Mempawah, untuk mendukung percepatan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Barat, Selasa (15/9/2026)
Dalam kunjungan tersebut, Menhan Sjafrie menyampaikan apresiasi secara langsung kepada seluruh unsur pimpinan pasukan bela diri Jepang yang berada di atas Kapal JS Kunisaki. Menhan sempat melaksanakan diskusi bersama para pimpinan delegasi Jepang, yang meliputi Joint Force Commander Col Nakahara Syunzi, 1st Amphibious Squadron Commander Col Noma Toshihide, JS Kunisaki Commander Lt. Col Osanai Tetsuya, CH-47 Squadron Commander Lt. Col Wakatsuki, dan pimpinan tim aju Col. Ichihasi.
Pada kesempatan itu, Menhan Sjafrie menerima laporan langsung terkait kondisi serta perkembangan operasional pasukan Jepang di lapangan. Kehangatan komunikasi semakin terjalin ketika Menhan Sjafrie juga sempat berinteraksi secara langsung melalui sambungan telepon dengan Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi. Dan secara langsung Menhan Jepang memberikan instruksi kepada jajarannya.
“Sebagai Menteri Pertahanan, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi atas respons cepat dalam memberikan bantuan helikopter CH-47 yang dilengkapi kemampuan pemadaman kebakaran,” ujar Menhan Sjafrie.
Kolaborasi antara TNI dan tentara Jepang semakin dikuatkan dengan hadirnya tiga safety officer dari masing-masing matra yaitu TNI AD, TNI AL, dan TNI AU yang ditugaskan untuk mendukung koordinasi operasional pelaksanaan bantuan. Menhan Sjafrie menegaskan bahwa kehadiran bantuan ini merupakan wujud konkret dari implementasi hubungan bilateral serta Kerja Sama Pertahanan (Defense Cooperation Agreement/DCA) antara Indonesia dan Jepang, yang berlandaskan pada prinsip mutual respect dan mutual benefit.
Lebih lanjut, Menhan menjelaskan bahwa bantuan kemanusiaan ini bergabung dengan Satgas TNI untuk membantu BNPB. Meskipun kemampuan nasional tetap dikerahkan secara penuh, dukungan dari Jepang diintegrasikan agar penanganan bencana dapat berjalan semakin cepat dan efektif. Dalam perkembangannya, disiapkan pula rencana pergeseran daerah operasi ke wilayah selatan Kalimantan Barat, tepatnya di Ketapang, seiring dengan kondisi wilayah yang dinilai lebih memadai bagi optimalisasi operasional alutsista helikopter CH-47.
Di sisi lain, suasana keakraban terasa di sela-sela peninjauan ketika pasukan Jepang menyampaikan sangat menikmati sajian menu makanan khas Indonesia, sehingga turut merasakan kekerabatan serta persahabatan yang kuat dari pihak tuan rumah.
Menhan Sjafrie berharap integrasi alutsista dan soliditas kerja sama ini dapat memberikan manfaat nyata di lapangan, mempercepat pemadaman titik api, serta melindungi masyarakat dari dampak Karhutla.
“Yang paling penting adalah bagaimana seluruh kemampuan yang ada dapat digunakan untuk melindungi masyarakat, mempercepat pemadaman, dan mengurangi dampak Karhutla. Itulah manfaat nyata dari hubungan baik dan diplomasi pertahanan Indonesia dan Jepang,” pungkas Menhan Sjafrie. (Biro Infohan Setjen Kemhan)
News
Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto Raih Kabar Award Nominasi Tokoh Anti Narkoba 2026
Wartahot.news – Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Empat Lawang bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) serta seluruh personel BNNK Empat Lawang menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol. Dr. (HC) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si.
Ucapan tersebut diberikan atas diraihnya Kabar Award Nominasi Tokoh Anti Narkoba 2026 yang dianugerahkan oleh Kabar Group Indonesia (KGI).
Penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Badan Narkotika Nasional untuk terus memperkuat komitmen dan dedikasi dalam upaya pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Indonesia.
Kepala BNN RI, Komjen Pol. Dr. (HC) Suyudi Ario Seto, dinilai terus mendorong semangat kolaborasi dalam menghadapi ancaman narkoba yang masih menjadi tantangan serius bagi bangsa Indonesia.
BNNK Empat Lawang menegaskan dukungannya terhadap berbagai program dan langkah pemberantasan narkoba demi mewujudkan cita-cita Indonesia Bersinar atau Bersih Narkoba.
Dengan semangat kebersamaan, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat ikut mengambil peran dalam perang melawan narkoba.
“Bersama Bergerak, Bersama Lawan Narkoba!”
#WarOnDrugsForHumanity
News
Polda Metro Jaya Atur Kepulangan Penonton Persija–Persib Secara Bertahap
JAKARTA — Polda Metro Jaya menyiapkan pola kepulangan penonton secara bertahap setelah pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026).
Pengaturan dilakukan untuk mengurai pergerakan kendaraan dan mencegah penumpukan pada akses keluar kawasan GBK. Keberangkatan bus akan diatur berdasarkan tujuan serta kondisi arus lalu lintas.
Dalam skema tersebut, bus tujuan wilayah DKI Jakarta dijadwalkan keluar lebih dahulu, kemudian disusul bus menuju wilayah aglomerasi seperti Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, dan Bekasi setelah kondisi arus memungkinkan.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, pengaturan tersebut disiapkan untuk menjaga proses kepulangan tetap tertib dan lancar.
“Pengaturan kepulangan dilakukan secara bertahap agar pergerakan kendaraan lebih tertata dan tidak terjadi penumpukan pada waktu yang sama. Ini untuk kepentingan bersama agar penonton dapat meninggalkan kawasan dengan aman dan arus lalu lintas tetap terjaga,” dalam keterangannya, Sabtu (12/9/2026).
Untuk mendukung kelancaran arus, personel lalu lintas juga disiagakan di sejumlah ruas yang berpotensi mengalami kepadatan serta sepanjang jalur kepulangan suporter. Sejumlah ruas tersebut antara lain Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Gatot Subroto, Simpang Semanggi, Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Pintu Satu Senayan, Jalan Gelora, dan Jalan Asia Afrika.
Personel akan melakukan pengaturan arus dan memberikan pelayanan kepada pengguna jalan dengan menyesuaikan perkembangan situasi di lapangan. Pengaturan juga mempertimbangkan pergerakan kendaraan pribadi, transportasi umum, serta aktivitas masyarakat di sekitar kawasan Senayan.
Polda Metro Jaya mengimbau seluruh penonton mengikuti arahan petugas dan panitia serta tidak terburu-buru meninggalkan kawasan secara bersamaan.
“Kami berharap seluruh penonton mengikuti pengaturan yang telah disiapkan. Dengan tertib dan saling menghormati, proses kepulangan akan lebih lancar, aman, dan nyaman bagi semua,” pungkasnya.
-
News6 days agoWonderful Thailand! Duta Elok Persada dan Para DEPpreneur Siap Ukir Prestasi di DEP Extravaganza 10
-
Hukum3 weeks agoAhli Hukum Nilai Penetapan Febrie Adriansyah sebagai Tersangka TPPU Wujud Asas Keseimbangan
-
Hukum4 weeks agoDebt Collector KS Ditangkap Usai Diduga Aniaya Warga di Bekasi, Pemukulan Terekam CCTV
-
Sosial4 weeks agoDi Hari Kemerdekaan, Menhan Sjafrie Hadir Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa NTT
-
News4 weeks agoWaduh! Ruben Onsu Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan
-
Sosial4 weeks agoMasjid Al-Akbar Cibubur Gelar Cek Kesehatan Gratis, Warga Antusias Ikut Pemeriksaan
-
News3 weeks agoPrabowo Febriyanto Ditangkap TEKAB 308 Polda Lampung, Polisi Dalami 14 Laporan
-
Hukum4 weeks agoRSO Diduga Ruben Onsu, Kasus Investasi Bodong Ini Bikin Geger
