Connect with us

News

IAI Tetapkan Panel Ahli Seleksi Anggota Dewan Arsitek Indonesia Periode 2025–2030

Published

on


Jakarta – Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) resmi menetapkan Panel Ahli Seleksi Anggota Dewan Arsitek Indonesia (DAI) periode 2025–2030 melalui Keputusan Pengurus Nasional (KPN) Nomor 012/KPN/IAI/VI/2025 pada 30 Juni 2025. Panel ini akan bertugas menyeleksi calon anggota DAI yang masa baktinya akan dimulai pada 3 Desember 2025, menggantikan kepengurusan periode 2020–2025.

Pembentukan panel ini merupakan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2021 Pasal 70 dan Anggaran Rumah Tangga IAI 2024 BAB X Pasal 77, yang mewajibkan pembentukan Panel Ahli maksimal lima bulan sebelum akhir masa jabatan DAI. Panel terdiri dari sembilan orang yang mewakili unsur pemerintah, organisasi profesi, akademisi, dan independen.

Panel Ahli Seleksi ini beranggotakan:

  • Unsur Pemerintah/Kementerian PUPR: Ir. Diana Kusumastuti, M.T.
  • Unsur IAI: Ar. Anila Pramesti, IAI; Ar. Bambang Soemardiono, IAI; Ar. David Bambang Soediono, IAI; Ar. Firman S. Herwanto, IAI; Ar. I Kadek Pranadjaya, IAI, AA; Ar. William B. Serworwora, IAI.
  • Unsur Akademisi/APTARI: Dr. Ir. Ar. Achmad Delianur Nasution, S.T., M.T., IAI, AA, IAP, GP, IPU.
  • Unsur Independen: Ir. Sigit Sosiantomo.

DAI, yang dibentuk pada 2020 berdasarkan UU Nomor 6 Tahun 2017 tentang Arsitek, memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas, etika, dan keberlanjutan praktik arsitek di Indonesia. Dalam periode pertama kepengurusannya, DAI mencatat berbagai capaian penting dan menyusun peta jalan pengembangan profesi yang akan dilanjutkan pada periode berikutnya.

“IAI yakin Panel Ahli yang telah dibentuk akan menjalankan tugasnya secara objektif, profesional, dan akuntabel demi kemajuan profesi arsitek Indonesia,” tulis keterangan resmi organisasi tersebut. IAI juga berharap proses seleksi ini berjalan lancar dan menghasilkan komposisi DAI yang mampu mengawal praktik arsitektur secara inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.


Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Dr. Frengky Buka-bukaan soal Operasi Hidung Ria Ricis

Published

on


JAKARTA – Dokter spesialis kecantikan Dr. Frengky angkat bicara soal operasi hidung atau rinoplasti yang dilakukan Ria Ricis. Menurutnya, prosedur ini bisa bersifat fungsional, estetika, atau keduanya.

“Fungsional itu misalnya untuk memperbaiki pernapasan, seperti septum deviasi. Estetika untuk memperindah bentuk hidung. Bisa juga digabungkan,” ujar Dr. Frengky.

Ia menekankan pentingnya prosedur dilakukan oleh dokter berkompeten, dengan fasilitas steril dan prosedur jelas. Pasien juga harus mengetahui risiko, efek samping, biaya, jadwal kontrol, hingga perawatan pascaoperasi.

Soal ekspektasi, Dr. Frengky menekankan realistis itu kunci. “Jangan berharap hasil instan langsung sempurna. Biasanya minggu pertama hingga kedua masih ada bengkak dan memar. Hasil akhir baru terlihat 2–3 bulan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pascaoperasi pasien harus mengikuti aturan, termasuk pantangan aktivitas tertentu. Jika semua dijalankan, operasi bisa dianggap berhasil tanpa komplikasi.

Terkait opini publik, Dr. Frengky menegaskan, netizen boleh berpendapat, tapi keberhasilan operasi hanya bisa dinilai pasien dan dokter. “Operasi plastik adalah hak pribadi setiap orang. Fitnah atau hoaks bisa muncul kalau klaim dilakukan tanpa bukti resmi,” tandasnya.


Continue Reading

News

Dr. Rudy Wenarta Tanggapi Isu Dokter Tolak Pasien BPJS: “Kewajiban dan Tantangan di Lapangan Harus Dipahami”

Published

on


JAKARTA – Baru-baru ini muncul isu terkait seorang dokter yang dikabarkan menolak menangani pasien BPJS karena tarif layanan dianggap minim. Dr. Rudy Wenarta memberikan klarifikasi dan pandangannya mengenai persoalan ini, menekankan pentingnya memahami aturan hukum, sistem BPJS, serta kondisi di lapangan yang dihadapi tenaga medis.

Aturan Hukum dan Kewajiban Dokter
Menurut Dr. Rudy, setiap dokter yang bekerja di rumah sakit yang menjalin kerja sama dengan BPJS wajib melayani pasien, terutama dalam kasus darurat. Hal ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS Kesehatan.

“BPJS bertujuan agar seluruh masyarakat Indonesia mendapat pelayanan kesehatan yang adil, merata, dan terjangkau. Dokter yang bekerja di rumah sakit wajib melayani pasien, terutama kasus emergensi. Tidak ada alasan untuk menolak pasien darurat,” tegas Dr. Rudy.

Ia menambahkan, bagi dokter yang bekerja secara mandiri dan tidak berafiliasi dengan BPJS, mereka memiliki kewenangan menentukan tarif dan jenis pasien yang dilayani. Namun, untuk dokter di rumah sakit dengan BPJS, menolak pasien non-darurat tetap memiliki prosedur etik dan sanksi jika melanggar aturan.

Sistem Pembayaran BPJS dan Tantangan di Lapangan
Dr. Rudy menjelaskan bahwa sistem pembayaran BPJS berbeda dengan asuransi kesehatan pribadi. BPJS menggunakan sistem per kapita, di mana setiap pasien dibayar per bulan, bukan per tindakan. Artinya, jumlah pembayaran tidak meningkat meskipun pasien melakukan banyak kunjungan.

“Kalau satu pasien kontrol berkali-kali dalam sebulan, bayarannya tetap sama. Dari sisi profesi dokter, hal ini wajar jika menimbulkan tantangan karena mereka dituntut memberikan pelayanan maksimal, meskipun tarifnya rendah,” jelas Dr. Rudy.

Ia menekankan pentingnya evaluasi sistem, agar dokter merasa dihargai dan pelayanan kepada pasien tetap optimal. Menurutnya, pemerintah sebaiknya melibatkan dokter dalam revisi kebijakan tarif BPJS agar lebih transparan dan adil.

Pesan untuk Dokter dan Masyarakat
Dr. Rudy mengingatkan, dokter tetap memiliki tanggung jawab profesional. “Kalau kasusnya darurat, wajib ditangani. Kalau bukan darurat, dokter bisa membatasi pelayanan, tetapi ada prosedur etik yang harus diikuti,” ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat memahami konteks di lapangan. “Dokter pun manusia. Mereka punya kewajiban, kompetensi, dan kebutuhan untuk dihargai. Jadi penting bagi masyarakat tidak salah menilai dokter yang membatasi pelayanan non-darurat,” tambah Dr. Rudy.

Evaluasi Sistem untuk Masa Depan
Dalam pandangannya, sistem BPJS yang menggunakan per kapita sudah tepat secara konsep, namun implementasinya perlu dievaluasi dari sisi tarif dan penghargaan kepada tenaga medis. Dr. Rudy menilai keterlibatan dokter dalam penetapan tarif akan membuat sistem lebih adil dan menjaga kualitas layanan.

“Supaya dokter merasa dihargai dan pasien tetap mendapat layanan optimal, pemerintah harus membuka ruang evaluasi dan masukan dari tenaga medis. Ini bukan soal menolak pasien, tetapi soal menyeimbangkan kewajiban dengan penghargaan profesi,” ujarnya.

Kesimpulan
Isu dokter menolak pasien BPJS sejatinya terkait persepsi tentang tarif rendah dan jumlah pasien yang tinggi. Menurut Dr. Rudy, hal ini bisa dimengerti dari sisi profesi, tetapi harus tetap berada dalam koridor hukum dan etika. Evaluasi sistem BPJS, keterlibatan dokter dalam revisi kebijakan, dan pemahaman publik menjadi kunci untuk menjaga kualitas layanan kesehatan di Indonesia.

Continue Reading

News

Bayu Kurnianto Luncurkan Lagu “Sampai Tenggelam Cintakupun Berlabuh” sebagai Refleksi Pengabdian dan Cinta Tanah Air

Published

on

Wartahot.news – Sekretaris Pembina Bhumi Literasi Anak Bangsa, Bayu Kurnianto, yang dikenal luas sebagai sosok militer dengan dedikasi tinggi, kini mengejutkan publik dengan karya seni yang tak biasa. Melalui sebuah lagu berjudul “Sampai Tenggelam Cintakupun Berlabuh,” Bayu menunjukkan sisi lain dirinya sebagai seorang kreator yang mendalam dalam menyampaikan pesan tentang cinta, pengabdian, dan loyalitas kepada bangsa dan negara.

Lagu yang disebut sebagai karya sederhana ini sebenarnya menyimpan pesan yang kuat tentang semangat kebangsaan yang tak lekang oleh waktu. Meskipun lahir dari ketulusan hati, karya ini bukan hanya sekadar seni, melainkan juga sebuah ungkapan tentang pentingnya pengabdian kepada tanah air melalui berbagai bentuk, baik fisik maupun budaya. Bayu Kurnianto menegaskan bahwa lagu ini adalah wujud cintanya kepada Indonesia, dan cara uniknya dalam berkontribusi bagi negeri ini.

“Setiap individu memiliki cara berbeda dalam berkontribusi kepada bangsa, asalkan niat dan komitmennya tulus. Lagu ini menjadi refleksi tentang bagaimana pengabdian tidak hanya diwujudkan lewat tindakan fisik, tetapi juga melalui seni yang bisa menyentuh jiwa,” ujar Bayu dalam sebuah wawancara.

Lagu “Sampai Tenggelam Cintakupun Berlabuh” mengangkat semangat “loyalitas waras tanpa batas”, sebuah konsep yang menekankan keseimbangan antara dedikasi tanpa batas dan kesadaran diri yang harus tetap berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan dan kebijaksanaan. Dalam lagu ini, Bayu ingin menegaskan bahwa pengabdian haruslah bermakna dan tidak kehilangan arah, selalu berlandaskan prinsip yang adil dan bijaksana.

Peluncuran lagu ini terasa semakin istimewa, mengingat momentum yang bertepatan dengan perjalanan panjang pengabdian Bayu Kurnianto yang hampir mencapai tiga dekade. Sejak 13 Mei 1996, Bayu telah mengabdi dalam berbagai tugas dan tanggung jawab yang menuntut pengorbanan tinggi. Tahun 2026 ini, Bayu memperingati hampir 30 tahun perjalanan pengabdiannya untuk bangsa dan negara.

Selama hampir tiga dekade, pengalaman yang telah dilalui Bayu tidak hanya membentuk karakter kepemimpinannya, tetapi juga memperkaya perspektifnya tentang pengabdian yang sesungguhnya. Lagu ini adalah refleksi dari perjalanan hidupnya yang penuh makna, sebuah karya yang berbicara tentang pentingnya menjaga semangat juang dan tak mudah menyerah, bahkan di tengah kondisi yang sulit.

“Pesan utama dalam lagu ini adalah agar kita semua tidak pernah kehilangan semangat dan selalu memiliki energi positif untuk terus berkontribusi, terutama bagi lingkungan dan negara kita,” ujar Bayu lebih lanjut.

Selain itu, Bayu juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanan pengabdiannya selama ini. Ia menyadari bahwa setiap langkah yang diambil bukanlah hasil dari usaha pribadi semata, tetapi merupakan kolaborasi, dukungan, dan kepercayaan dari banyak pihak.

Lagu “Sampai Tenggelam Cintakupun Berlabuh” mendapatkan respons positif dari berbagai kalangan, terutama dari komunitas literasi dan kebangsaan. Banyak yang menilai bahwa karya ini mampu memberikan inspirasi baru dalam membangun semangat nasionalisme dengan pendekatan yang lebih humanis dan menyentuh hati.

Dengan semangat menuju 30 tahun pengabdian, Bayu Kurnianto tidak hanya dikenal sebagai seorang prajurit, tetapi juga sebagai seorang kreator yang mampu menyuarakan nilai-nilai kebangsaan melalui seni. Lagu ini menjadi pengingat bahwa cinta kepada negeri bisa diwujudkan dalam berbagai bentuk, bahkan hingga “tenggelam,” namun tetap berlabuh pada satu tujuan: Indonesia.


Continue Reading

TERKINI

Ekonomi7 hours ago

Omah Mbah Mandor, Penginapan Nuansa Jawa yang Tenang di Tengah Yogyakarta

Wartahot.news – Buat kamu yang ingin merasakan suasana tenang ala desa tapi tetap dekat dengan pusat kota, Omah Mbah Mandor...

Ekonomi7 hours ago

Harga Emas Kian Menguat, Nellava Bullion Ingatkan Investor untuk Bergerak Cepat

SURABAYA, 6 Mei 2026 — Harga emas kembali melanjutkan tren kenaikannya, memicu imbauan dari Nellava Bullion agar masyarakat dan investor...

Ekonomi12 hours ago

Overstock Beras di Gudang BULOG Cimahi, DPR RI Sarankan Penataan dan Redistribusi

Cimahi, 5 Mei 2026 – Gudang BULOG Mahar Martanegara di Cimahi lagi penuh banget nih. Kelebihan stok beras jadi perhatian...

News17 hours ago

Dr. Frengky Buka-bukaan soal Operasi Hidung Ria Ricis

JAKARTA – Dokter spesialis kecantikan Dr. Frengky angkat bicara soal operasi hidung atau rinoplasti yang dilakukan Ria Ricis. Menurutnya, prosedur...

News1 day ago

Dr. Rudy Wenarta Tanggapi Isu Dokter Tolak Pasien BPJS: “Kewajiban dan Tantangan di Lapangan Harus Dipahami”

JAKARTA – Baru-baru ini muncul isu terkait seorang dokter yang dikabarkan menolak menangani pasien BPJS karena tarif layanan dianggap minim....

Hukum1 day ago

Kasus CMNP Memanas, Pengamat Soroti Inkonsistensi Majelis Hakim

JAKARTA – Gerakan Mahasiswa Hukum (GEMAH) menyoroti dugaan inkonsistensi Majelis Hakim dalam perkara gugatan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk...

Entertainment2 days ago

Riska Harisma, Kreator Musik yang Menggetarkan GenZ

Jakarta – Dunia media sosial kembali diramaikan oleh kehadiran talenta muda berbakat, Riska Harisma. Kreator TikTok ini berhasil mencuri perhatian...

Ekonomi2 days ago

Nellava Bullion Luncurkan “Live Price”, Pantau Harga Emas Internasional Real-Time

Surabaya, 5/5/2026 – Nellava Bullion resmi memperkenalkan Nellava Live Price, sistem pembelian emas pertama di Indonesia yang mengikuti harga internasional...

News3 days ago

Bayu Kurnianto Luncurkan Lagu “Sampai Tenggelam Cintakupun Berlabuh” sebagai Refleksi Pengabdian dan Cinta Tanah Air

Wartahot.news – Sekretaris Pembina Bhumi Literasi Anak Bangsa, Bayu Kurnianto, yang dikenal luas sebagai sosok militer dengan dedikasi tinggi, kini...

Olahraga3 days ago

BNN Gelar Padel Tournament Piala Bersinar 2026 sebagai Bagian dari Kampanye Anti-Narkotika

Wartahot.news – Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar Padel Tournament Piala Bersinar 2026 pada 1 hingga 3 Mei 2026 di Casa...

Trending