News
Tragis! Aerox Hantam Trotoar, Pengendara Tewas! AKBP Ojo: Patuhi Rambu Lalulintas
JAKARTA — Kecelakaan lalu lintas fatal terjadi di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis (16/4/2026) pagi. Seorang pengendara sepeda motor tewas di lokasi kejadian setelah terlibat insiden dengan bus antarkota. Peristiwa ini mendapat perhatian serius dari jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Ojo Ruslani, menyampaikan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB, tepatnya di Jalan Daan Mogot sebelum layang Pesing dari arah Grogol menuju Pesing.
Korban Tewas di Tempat
Korban diketahui bernama Fahmi Maulana (24), warga Bekasi Timur, yang mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox bernomor polisi B 5680 TKJ. Berdasarkan identitas, korban lahir di Jakarta pada 14 Februari 2002.
Menurut keterangan resmi, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan patah pada tangan kanan. Ia dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
“Korban mengalami luka kepala berat dan meninggal dunia di TKP,” ujar Ojo dalam keterangannya.
Kronologi: Kecepatan Tinggi dan Manuver Mendadak
Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, kecelakaan bermula saat korban melaju dengan kecepatan tinggi di jalur busway. Saat mendekati flyover Pesing, korban diduga terkejut dengan keberadaan bus yang hendak naik ke jalur layang.
Bus tersebut merupakan kendaraan Berlian Jaya bernomor polisi T 7721 DD yang dikemudikan oleh Nursiwan (46), warga Subang.
“Sepeda motor diduga kaget, kemudian membanting setir ke kiri dan menabrak trotoar,” kata Ojo.
Akibat benturan tersebut, korban terpental ke arah kanan dan masuk ke jalur bus, lalu terlindas roda kanan kendaraan besar tersebut.
Kondisi Kendaraan dan Barang Bukti
Dari hasil pemeriksaan di lokasi, sepeda motor korban mengalami kerusakan pada bagian lampu kiri dan bodi samping. Sementara itu, bus tidak mengalami kerusakan berarti.
Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:
- Sepeda motor Yamaha Aerox B 5680 TKJ
- STNK kendaraan
- SIM C milik korban
Sementara pengemudi bus diketahui memiliki SIM B1 Umum yang dikeluarkan oleh Polda Jawa Barat.
Saksi dan Penanganan di Lokasi
Dua saksi yang berada di lokasi kejadian telah dimintai keterangan, yakni Ari Susanto (39), warga Kapuk, dan Recxy Setiawan (30), warga Tangerang.
Petugas dari Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Barat segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah TKP.
Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans ke RSUD Tangerang untuk penanganan lebih lanjut.
Imbauan Kepolisian: Hindari Jalur Khusus dan Kecepatan Tinggi
Dalam keterangannya, Ojo Ruslani menegaskan pentingnya disiplin berlalu lintas, khususnya dalam penggunaan jalur yang telah ditentukan.
Ia mengingatkan bahwa jalur busway diperuntukkan khusus bagi kendaraan tertentu dan tidak boleh digunakan oleh sepeda motor.
“Penggunaan jalur yang tidak sesuai peruntukan dan kecepatan tinggi sangat berisiko menyebabkan kecelakaan fatal,” ujarnya.
Evaluasi Keselamatan di Jalur Padat
Kawasan Jalan Daan Mogot dikenal sebagai salah satu ruas padat dengan tingkat kecelakaan yang cukup tinggi, terutama pada jam sibuk pagi hari.
“Kepolisian berencana meningkatkan patroli serta pengawasan di titik-titik rawan guna menekan angka kecelakaan lalu lintas.” tegasnya.
Selain itu, edukasi kepada masyarakat akan terus digencarkan untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara.
Penanganan Kasus Berlanjut
Kasus kecelakaan ini kini ditangani oleh Unit Laka Lantas Satwil Jakarta Barat. Seluruh barang bukti telah diamankan dan proses penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut.
Polisi juga akan mendalami keterangan saksi serta pengemudi bus guna mendapatkan gambaran utuh mengenai kejadian. (**)
News
Patroli Jalan Kaki Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Buka Ruang Dialog dengan Warga di Puncak Jaya
Puncak Jaya – Personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 melaksanakan patroli jalan kaki di Distrik Muara, Kabupaten Puncak Jaya, Minggu (26/7/2026). Selain memantau situasi keamanan, patroli dimanfaatkan sebagai sarana berdialog dengan masyarakat guna menyerap informasi mengenai kondisi lingkungan serta aktivitas warga sehari-hari.
Selama patroli, personel menyapa warga yang ditemui di sepanjang rute dan berbincang mengenai situasi kamtibmas di lingkungan mereka. Dalam kesempatan tersebut, personel juga menyampaikan imbauan agar masyarakat terus menjaga keamanan serta tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.
Suasana akrab terlihat ketika sejumlah anak menghampiri personel yang membagikan makanan ringan. Personel menyempatkan diri berbincang dan berinteraksi dengan anak-anak, sementara orang tua yang berada di sekitar turut menyaksikan kegiatan tersebut.
Patroli kemudian dilanjutkan dengan pemantauan di sejumlah titik di Distrik Muara. Hingga kegiatan berakhir, aktivitas masyarakat berlangsung seperti biasa dan situasi keamanan di wilayah tersebut terpantau kondusif.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa patroli merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan sekaligus membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.
“Kehadiran personel di lapangan tidak hanya untuk menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga mendengar secara langsung kondisi yang dihadapi masyarakat. Dialog seperti ini menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kami,” ujar Kaops Damai Cartenz-2026.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa pendekatan dialogis akan terus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas di wilayah Papua.
“Pendekatan dialogis dan humanis
akan terus kami kedepankan dalam
setiap pelaksanaan tugas. Kehadiran personel di tengah masyarakat, menyapa warga, berdialog, hingga berbagi dengan anak-anak merupakan wujud pelayanan untuk memperkuat kepercayaan masyarakat serta menciptakan hubungan yang harmonis antara petugas keamanan dan warga,” kata Wakaops Damai Cartenz.
Salah seorang warga Distrik Muara Ibu Mowenda mengapresiasi patroli yang rutin dilakukan karena memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan kondisi di lingkungan mereka secara langsung kepada petugas.
“Kami mengucapkan terima kasih karena bapak-bapak sering datang menyapa warga. Kalau ada kesempatan berbincang seperti ini, kami juga bisa menyampaikan keadaan yang kami lihat di lingkungan sekitar,” ujar Ibu Mowenda.
Selain memantau situasi keamanan, kegiatan ini juga menjadi ruang komunikasi antara personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 dan masyarakat melalui interaksi serta dialog langsung di lapangan.
News
Pengamat: Tak Ada Lagi Hambatan, Anies Baswedan Berpeluang Maju di Pilpres 2029
JAKARTA – Pengamat politik Adi Prayitno menilai terbukanya peluang bagi seluruh tokoh politik untuk maju sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menghapus ketentuan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold sebesar 20 persen.
Menurut Adi, putusan MK tersebut menjadi perubahan penting dalam sistem pencalonan presiden karena tidak ada lagi hambatan bagi tokoh mana pun, termasuk Anies Baswedan, untuk mengikuti kontestasi Pilpres selama diusung oleh partai politik peserta pemilu.
“Jadi tidak ada lagi barrier, tidak ada lagi tembok yang menghalangi siapapun di negara kita untuk menjadi calon presiden,” ujar Adi Prayitno dalam kanal YouTube Adi Prayitno Official, dikutip Senin (27/7).
Adi menjelaskan, dengan dihapuskannya presidential threshold, partai politik peserta pemilu, termasuk partai baru yang telah lolos sebagai peserta Pemilu 2029, memiliki hak konstitusional untuk mengusulkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.
“Cukup diusung oleh partai politik peserta pemilu. Sekalipun partai baru, maka sudah berhak untuk mencalonkan diri sebagai calon presiden dan calon wakil presiden,” katanya.
Pernyataan Adi tersebut muncul setelah Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat (PGR), Sahrin Hamid, menegaskan komitmen partainya untuk mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden apabila PGR resmi ditetapkan sebagai peserta Pemilu 2029.
Komitmen itu disampaikan Sahrin usai mendaftarkan Partai Gerakan Rakyat sebagai calon peserta Pemilu 2029 ke Kementerian Hukum (Kemenkum) pada Kamis (23/7/2026).
“Jawabannya adalah bila Partai Gerakan Rakyat ditetapkan menjadi partai peserta pemilu, maka oleh konstitusi dinyatakan dapat mengusulkan calon Presiden Republik Indonesia, maka sudah dipastikan calon presidennya adalah Anies Rasyid Baswedan,” tegas Sahrin.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal awal bahwa dinamika politik menuju Pilpres 2029 mulai menghangat. Dengan aturan baru pasca putusan MK, peluang munculnya lebih banyak calon presiden diperkirakan akan semakin besar, seiring terbukanya kesempatan bagi seluruh partai politik peserta pemilu untuk mengusung kandidat tanpa harus memenuhi syarat ambang batas pencalonan seperti pada pemilu-pemilu sebelumnya.
News
Hut 27 Tahun LMND, Usung Politik Redistribusi untuk Persempit Kesenjangan dan Sejahterakan Rakyat
JAKARTA – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) memperingati hari lahir ke-27 dengan meluncurkan manifesto program juang bertajuk “Politik Redistribusi untuk Kesejahteraan Rakyat”.
Momentum tersebut dihadiri Ketua Umum LMND Yoga Aldo Novensi, Sekretaris Jenderal LMND Riski Oktara Putra, serta Wakil Menteri Perindustrian RI H. Faisol Riza, S.S., M.A.
Ketua Umum LMND Yoga Aldo Novensi mengatakan, peringatan 27 tahun organisasi bukan sekadar perayaan ulang tahun. Momentum tersebut menjadi ruang untuk merefleksikan perjalanan LMND sekaligus memperkuat arah perjuangan organisasi di masa mendatang.
“27 tahun ini bukan hanya sekadar soal angka. Dengan umur atau angka 27 ini, LMND tetap konsisten berjuang di garis rakyat. Itu yang kita harapkan dalam momentum ini, kembali merefleksi gerakan-gerakan LMND ke depan,” ujar Yoga.
Dalam perayaan tersebut, LMND juga memperkenalkan manifesto yang menjadi arah perjuangan organisasi. Gagasan utama yang diusung adalah politik redistribusi untuk menjawab persoalan ketimpangan sosial dan ekonomi.
Sekretaris Jenderal LMND Riski Oktara Putra mengatakan, manifesto tersebut lahir dari upaya LMND untuk melihat persoalan bangsa hingga ke akar masalahnya.
Menurutnya, ketimpangan sosial dan jurang kemiskinan antara kelompok kaya dan miskin masih menjadi persoalan yang harus segera diatasi.
“LMND melihat bahwa ketimpangan sosial, jurang kemiskinan antara yang kaya dan yang miskin ini bukannya makin menyempit, tetapi makin lebar,” kata Riski.
Melalui gagasan politik redistribusi, LMND mendorong agar kekayaan dan sumber daya dapat didistribusikan secara lebih adil. Menurut Riski, hal tersebut mencakup kekayaan finansial, sumber daya alam, tanah, hingga ilmu pengetahuan.
“Bagaimana kekayaan itu didistribusikan ulang, entah itu kekayaan finansial, kekayaan sumber daya alam, kekayaan tanah yang hari ini dikuasai oleh segelintir orang, tapi juga kekayaan ilmu pengetahuan,” jelas Riski.
LMND kemudian menawarkan tiga gagasan utama yang menjadi bagian dari manifesto tersebut. Ketiganya adalah pajak kekayaan, land reform, serta pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis.
Riski mengatakan, gagasan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya untuk memperluas akses masyarakat terhadap sumber daya dan pendidikan berkualitas.
“Harapan LMND yaitu gagasannya yang pertama adalah pajak kekayaan, yang kedua adalah land reform, dan yang ketiga adalah pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis,” ujarnya.
Menurut Riski, politik redistribusi menjadi gagasan besar LMND untuk mempersempit kesenjangan dan mendorong terciptanya kesejahteraan rakyat.
“Gagasan besarnya adalah politik redistribusi,” kata Riski.
Dihadiri Wakil Menteri Perindustrian
Wakil Menteri Perindustrian RI H. Faisol Riza turut hadir dalam perayaan 27 tahun LMND tersebut.
Yoga mengatakan, Faisol mengapresiasi perjalanan LMND yang selama 27 tahun tetap membawa isu-isu kerakyatan. Ia juga berharap LMND tetap berada di garis perjuangan rakyat dan terus melawan berbagai bentuk ketidakadilan.
“Mas Wamen mengapresiasi dan berharap LMND tetap teguh di garis massa, tetap melawan segala bentuk ketidakadilan,” kata Yoga.
Selain Wakil Menteri Perindustrian, kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh dan perwakilan organisasi kepemudaan.
Di antaranya Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Mayor Iwan Sembiring, Ketua Umum LMND pertama Muhammad Sofyan, Ketua Umum LMND ketiga Iwan Dwi Laksono, serta sejumlah pimpinan organisasi Cipayung Plus.
Perwakilan LMND dari berbagai daerah juga hadir dalam kegiatan tersebut, seperti Banten, Jakarta, Lampung, Sumatera Selatan, hingga Manado.
Memasuki usia ke-27 tahun, LMND menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai isu kerakyatan. Di tengah dinamika organisasi dan perubahan zaman, LMND menyatakan akan tetap memperjuangkan agenda keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat.
“Yang paling penting adalah kita membuktikan bahwa LMND tetap konsisten di garis rakyat dengan isu-isu kerakyatan,” pungkas Riski.
-
Olahraga3 weeks agoAhza Rayhan Chan Raih Juara 3 Kyorugi Prestasi Senior U-54 Putra di International Ksatria Nusantara Series 2026
-
Infotainment4 weeks agoReyharp dan Balawan Tampil di Asia Pacific Harmonica Festival 2026, Angkat Nama Indonesia di Panggung Harmonica Dunia
-
News4 weeks agoHari Bhayangkara ke-80, LBH Brigade 08: Polri Harus Semakin Dipercaya dan Tegakkan Keadilan Tanpa Diskriminasi
-
Ekonomi4 weeks agoMantan Pebisnis Skincare Ini Sukses Bangun Brand Parfum, Kini Kameel Guzellic Mulai Dilirik Pasar China
-
News4 weeks agoDPD Brigade 08 HSU Dukung Kejaksaan Usut Dugaan Jual Beli Titik Dapur Program MBG di Amuntai
-
News4 weeks agoPT HD Arjuna Tegaskan Lahan Club de Arjuna Milik Sah Perusahaan, Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum
-
Entertainment4 weeks agoAriana Ivy Curi Perhatian, Perankan Peri Sirala Sekaligus Isi 5 Lagu Film Timun Mas in Wonderland
-
News3 weeks agoMenanggapi Narasi Lawan: PT TDI Ajukan Gugatan Hukum Terhadap Pihak The Umalas Signature dan Pihak Terkait
