Infotainment
Michael Eten Buka Suara Soal Aisar Khaleed, Soroti Branding hingga Polemik Umrah
Jakarta – Konten kreator Michael Eten akhirnya buka suara terkait sejumlah isu yang belakangan ramai diperbincangkan mengenai influencer Aisar Khaleed. Dalam sebuah wawancara, Eten menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini bukan pada tuduhan-tuduhan yang beredar, melainkan pada persoalan branding yang selama ini ditampilkan oleh Aisar kepada publik.
Eten mengaku sempat mendengar berbagai laporan dari warganet terkait program giveaway yang dilakukan Aisar. Namun, ia menegaskan belum melakukan pendalaman lebih lanjut karena tidak ingin membuat klaim tanpa bukti yang kuat.
“Saya ada dengar soal itu, tapi saya tidak dalam misi untuk membahasnya karena menurut saya harus punya bukti yang kuat untuk bisa mengklaim sesuatu,” ujarnya.
Menurut Michael Eten, kritik yang ia sampaikan lebih mengarah pada citra atau branding yang dibangun Aisar di media sosial. Ia menilai banyak warganet mempertanyakan kesesuaian antara citra yang ditampilkan dengan kehidupan pribadi yang sebenarnya.
“Kalau seseorang menampilkan dirinya seperti ini di depan publik, tapi kenyataannya berbeda, menurut saya wajar jika kemudian ada yang mengkritisi atau membahas hal tersebut,” kata Michael Eten.
Ia juga menyoroti berbagai perdebatan yang muncul di kolom komentar media sosial terkait sosok Aisar yang dikenal sebagai figur muda sukses, religius, dan memiliki gaya hidup mewah. Menurutnya, publik berhak mempertanyakan apabila terdapat perbedaan antara citra yang dibangun dan realitas yang terjadi.
Selain soal branding, Eten turut menanggapi polemik terkait keberangkatan umrah seorang penerima bantuan bernama Ardi yang sempat ramai dibahas di media sosial. Meski mengaku belum melakukan investigasi secara mendalam, Michael menilai proses administrasi dan komunikasi dalam kasus tersebut perlu mendapat perhatian.
“Saya dengar ada laporan soal itu. Kalau memang ada kendala administrasi atau komunikasi, seharusnya bisa dibantu dan dipermudah,” ujarnya.
Eten juga menilai wajar apabila pihak keluarga merasa keberatan memberikan data pribadi kepada pihak yang belum mereka kenal secara langsung. Menurutnya, proses yang melibatkan data pribadi harus dilakukan secara profesional dan transparan.
Lebih lanjut, Eten meminta agar Aisar memberikan klarifikasi secara terbuka terkait berbagai pertanyaan yang berkembang di masyarakat, termasuk mengenai polemik umrah tersebut.
“Saya rasa Aisar perlu menjelaskan. Kalau memang ada kesalahan tim atau ada miskomunikasi, sebaiknya disampaikan kepada publik agar semuanya jelas,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Eten juga menyinggung dugaan penggunaan buzzer yang kerap dikaitkan dengan Aisar. Ia menegaskan bahwa hal tersebut masih sebatas dugaan yang beredar di kalangan publik. Namun, ia berharap Aisar dapat memberikan penjelasan sekaligus mengarahkan para pendukungnya agar tidak bersikap berlebihan saat menghadapi kritik.
“Kalau memang tidak menggunakan buzzer, ya dijelaskan. Dan kalau ada kritik, seharusnya bisa disikapi dengan terbuka, bukan malah membuat suasana semakin panas,” ujar nya.
Menutup pernyataannya, Michael Eten menegaskan bahwa sebagai figur publik, seorang konten kreator memiliki tanggung jawab untuk mengarahkan tim maupun pengikutnya. Menurutnya, ketika muncul polemik yang menyita perhatian publik, sikap diam bukanlah solusi terbaik.
“Kalau ada masalah yang ramai dibahas, harus ada penjelasan. Sebagai figur publik, tidak bisa hanya diam begitu saja,” pungkasnya.
Infotainment
Raissa Adelia Haryanto Badar Raih Runner Up 2 Indonesia’s Girl 2026, Siap Berkembang dan Menginspirasi Generasi Muda
JAKARTA – Prestasi membanggakan kembali diraih remaja berbakat Raissa Adelia Haryanto Badar atau yang akrab disapa Adel. Lewat kerja keras dan dedikasinya, Adel sukses meraih gelar Runner Up 2 Indonesia’s Girl 2026, sebuah pencapaian yang menjadi langkah baru dalam perjalanan kariernya di dunia modeling dan pageant.
Bagi Adel, ajang yang diselenggarakan oleh DD Organization tersebut bukan sekadar kompetisi kecantikan dan penampilan. Indonesia’s Girl 2026 menjadi ruang untuk mengasah kemampuan, membangun karakter, sekaligus bertemu dengan banyak perempuan muda inspiratif dari berbagai daerah di Indonesia.
“Saya sangat bersyukur dan bangga. Ini adalah kesempatan untuk belajar, berkembang, dan bertemu banyak perempuan hebat yang menginspirasi,” ujar Adel.
Selama mengikuti masa karantina, Adel menjalani berbagai rangkaian pembekalan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan para finalis. Mulai dari pelatihan public speaking, catwalk, beauty class, photoshoot, wawancara, hingga penampilan bakat. Tak hanya itu, berbagai kegiatan kebersamaan juga menjadi pengalaman berharga yang mempererat hubungan antarpeserta.
Sebelum tampil di malam grand final, Adel mempersiapkan diri secara maksimal. Ia menjaga kondisi fisik dan mental, rutin berlatih catwalk dan public speaking, menjaga kesehatan, serta mempersiapkan wardrobe dan materi wawancara agar dapat tampil percaya diri di hadapan dewan juri.
Menurutnya, pengalaman paling berkesan selama mengikuti Indonesia’s Girl 2026 adalah keberanian untuk keluar dari zona nyaman. Ia merasa ajang tersebut membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih percaya diri, disiplin, dan profesional.
“Ajang ini membuat saya menjadi lebih percaya diri, lebih disiplin, dan lebih memahami pentingnya attitude, komunikasi, serta profesionalisme,” katanya.
Menyandang gelar Runner Up 2 Indonesia’s Girl 2026 juga menjadi tanggung jawab baru bagi Adel. Ia ingin terus menjaga konsistensi, mengembangkan kemampuan, serta menjadi teladan bagi generasi muda melalui sikap positif dan semangat untuk terus belajar.
Ke depan, Adel berkomitmen untuk tetap memprioritaskan pendidikan di tengah kesibukannya meniti karier di dunia modeling dan pageant. Baginya, pendidikan merupakan bekal penting untuk membuka lebih banyak peluang sekaligus menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Saya ingin mengutamakan pendidikan sambil terus mengembangkan diri di dunia modeling dan pageant. Semoga gelar ini bisa menjadi jalan untuk memberikan dampak positif bagi banyak orang,” ungkapnya.
Di akhir wawancara, Adel turut membagikan pesan kepada anak-anak dan remaja Indonesia agar tidak takut mengejar impian. Ia mengajak generasi muda untuk terus belajar, percaya pada proses, dan tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita.
“Jangan takut bermimpi dan mencoba. Terus belajar, percaya pada proses, dan jadikan pendidikan sebagai bekal untuk meraih prestasi,” pesannya.
Adel juga mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada kedua orang tuanya yang selalu memberikan doa, dukungan, dan semangat dalam setiap langkah yang dijalaninya. Ia juga mengapresiasi para mentor, keluarga, serta seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan hingga mengantarkannya meraih gelar Runner Up 2 Indonesia’s Girl 2026.
Dengan semangat untuk terus berkembang, Raissa Adelia Haryanto Badar berharap prestasi yang diraihnya dapat menjadi awal perjalanan panjang dalam berkarya, menginspirasi, dan memberikan kontribusi positif bagi generasi muda Indonesia.
Infotainment
Indonesia Trend Fashion Week 2026 Sukses Digelar, Derry Dahlan Berharap Lahir Desainer dan Model Berdaya Saing Global
Jakarta – Indonesia Trend Fashion Week (ITFW) 2026 kembali digelar sebagai ajang bagi para desainer muda dan model untuk menunjukkan kreativitas serta kemampuan mereka di industri fashion. Memasuki penyelenggaraan tahun keenam, acara ini berlangsung di Hotel Vertu Harmoni, Jakarta Pusat, dengan menghadirkan puluhan desainer dan ratusan model dari berbagai daerah.
ITFW 2026 diselenggarakan oleh DD Organization yang dipimpin Founder Derry Dahlan. Tahun ini, ajang tersebut diikuti oleh 34 desainer dan sekitar 130 model yang tampil membawakan berbagai koleksi busana karya desainer muda Indonesia.
Founder DD Organization, Derry Dahlan, mengatakan penyelenggaraan ITFW tahun ini menunjukkan perkembangan yang semakin baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, memasuki usia keenam, Indonesia Trend Fashion Week terus berupaya melakukan berbagai inovasi agar menjadi wadah yang mampu melahirkan talenta-talenta baru di industri fashion Tanah Air.
“Di tahun keenam ini, Indonesia Trend Fashion Week semakin berkembang dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Kami berharap ITFW terus berinovasi dan menjadi tempat tumbuh kembang bagi para desainer, model, serta pelaku industri fashion lainnya,” ujar Derry Dahlan.
Selama penyelenggaraan, para peserta menampilkan beragam koleksi busana dengan karakter dan ciri khas masing-masing. Ajang ini menjadi kesempatan bagi para desainer muda untuk memperkenalkan karya mereka kepada publik sekaligus membuka peluang berkolaborasi dengan berbagai pelaku industri fashion.
Tak hanya menjadi panggung peragaan busana, ITFW juga diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia yang siap bersaing di industri mode nasional maupun internasional.
Derry menegaskan, tujuan utama penyelenggaraan Indonesia Trend Fashion Week bukan sekadar menghadirkan peragaan busana, tetapi juga membangun ekosistem yang mendukung lahirnya generasi baru di dunia fashion Indonesia.
“Kami berharap dari ITFW akan lahir desainer-desainer hebat Indonesia serta model-model baru yang mampu bersaing, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di kancah internasional,” tutupnya.
Infotainment
Mengenal Rickyrazs, Bapak Bapak Hobi Touring Rela Keluar Budget Besar Untuk Motor Aerox
Jakarta – Bagi Ricky A Pratama, touring bukan sekadar menempuh ribuan kilometer. Perjalanan dari Bali menuju Jakarta menjadi cara pria yang akrab disapa Rickyrazs itu menantang dirinya sendiri sekaligus membuktikan bahwa perjalanan jauh tak selalu membutuhkan motor touring maupun rombongan.
Pria berusia 37 tahun yang telah enam tahun menetap di Bali ini memilih menunggangi Yamaha Aerox Turbo untuk menaklukkan rute Denpasar-Jakarta seorang diri. Selama lima hari, ia melintasi berbagai daerah mulai dari Banyuwangi, Probolinggo, Pasuruan, Bromo, Blitar, Tulungagung, Wonosari, Yogyakarta, Jalur Daendels, Purwokerto, Banjar, Tasikmalaya, Bandung hingga akhirnya tiba di Jakarta.
Bagi ayah lima anak tersebut, perjalanan ini merupakan pencapaian yang memiliki makna tersendiri. Selama ini ia selalu menganggap touring jarak jauh identik dengan perjalanan bersama komunitas dan menggunakan motor yang memang dirancang khusus untuk kebutuhan touring.
“Saya ingin membuktikan kalau saya bisa riding sendiri sampai Jakarta. Motor yang dipakai juga bukan motor touring, melainkan Aerox Turbo yang DNA-nya lebih ke arah sport,” ujar Ricky.
Bukan kali pertama Ricky melakukan perjalanan lintas pulau. Saat masih muda, ia pernah touring Jakarta-Bali menggunakan Ninja 250 bersama rombongan. Namun kali ini tantangannya terasa berbeda karena dilakukan di tengah kesibukannya sebagai kepala keluarga.
“Kalau dulu masih muda dan ramai-ramai. Sekarang usia sudah bertambah, sudah punya keluarga dan lima anak, jadi touring seperti ini justru menjadi tantangan baru buat saya,” katanya.
Di balik hobinya menjelajah, Ricky juga dikenal gemar memodifikasi motor. Baginya, dunia otomotif sudah menjadi bagian dari gaya hidup sekaligus cara melepas penat dari rutinitas sehari-hari.
Tak heran jika Aerox Turbo miliknya langsung mendapat sentuhan modifikasi sejak pertama kali keluar dari dealer. Ia bahkan mengaku nilai modifikasi motornya kini sudah melampaui harga unit baru.
“Soal budget sebenarnya tidak ada patokan. Saya modifikasi sesuai keinginan saja. Kalau dihitung-hitung, biaya modifikasinya sudah lebih dari harga motornya sendiri, sekitar Rp50 juta sampai Rp60 juta,” ungkapnya.
Menariknya, perjalanan ribuan kilometer itu bukan akhir dari cerita. Aerox Turbo yang baru saja dipakai touring justru tampil impresif saat mengikuti ajang We Are Aerox Society. Ricky berhasil membawa pulang gelar Juara 1 Badass Dyno Test, kompetisi yang menguji performa mesin motor melalui dyno test.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa motor yang telah dipakai menjelajah lintas pulau tetap mampu mempertahankan performa terbaiknya di arena kompetisi.
Meski telah menuntaskan touring Bali-Jakarta, semangat Ricky untuk menjelajahi Indonesia belum berhenti. Sumba dan Sumatera menjadi dua destinasi yang sudah masuk dalam daftar perjalanan impiannya. Bagi Ricky, setiap perjalanan selalu menghadirkan cerita baru, pengalaman baru, sekaligus pembuktian bahwa keberanian untuk memulai sering kali menjadi langkah pertama menuju petualangan yang tak terlupakan.
-
Entertainment3 weeks agoCerita Menarik Pembuatan MV Terbaru Aldi Taher & Band
-
Infotainment4 weeks agoDaus Mini Geram Namanya Dicatut di TikTok, Pilih Tempuh Jalur Hukum Bersama Brigade 08
-
News4 weeks agoNama Bung Karno Tercoreng, Alumni UBK Desak Pecat Mahasiswa Terduga Terima Suap
-
Infotainment3 weeks agoReyharp dan Balawan Tampil di Asia Pacific Harmonica Festival 2026, Angkat Nama Indonesia di Panggung Harmonica Dunia
-
News3 weeks agoHari Bhayangkara ke-80, LBH Brigade 08: Polri Harus Semakin Dipercaya dan Tegakkan Keadilan Tanpa Diskriminasi
-
Infotainment4 weeks agoPAKSI (Panggung Kreasi) 2026: Saat Ratusan Pelajar Bali Memilih Panggung Teater daripada Layar Ponsel
-
Olahraga2 weeks agoAhza Rayhan Chan Raih Juara 3 Kyorugi Prestasi Senior U-54 Putra di International Ksatria Nusantara Series 2026
-
News3 weeks agoDPD Brigade 08 HSU Dukung Kejaksaan Usut Dugaan Jual Beli Titik Dapur Program MBG di Amuntai
