Connect with us

News

Dukung Industri Energi Terbarukan, IJBNet dan Sejumlah Mitra Gelar Pelatihan

Published

on

Minahasa Salatan
Jumat 22/05/2026 rangka mendukung hilirisasi industri kelapa (coconut) sebagai bahan baku Sustainable Aviation Fuel (SAF), Indonesia Japan Business Network (IJBNet) menggelar Training of Trainers (ToT) Manual Sortir of Non-Standard Coconuts berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Universitas Sam Ratulangi, dan International Coconut Community (ICC) yang dilaksanakan di dalam area pabrik PT Sasa Inti, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan ToT yang berisikan penjelasan materi dan praktik di lapangan dilaksanakan selama 4 (empat) hari pada tanggal 27-30 April 2026, diikuti oleh 25 orang peserta dari beberapa perusahaan pengolah kelapa, antara lain PT Green Power Palembang (GPP), PT A3 serta PT Sasa Inti sebagai tuan rumah. Universitas Sam Ratulangi juga mengirimkan 4 (empat) orang peserta di kegiatan ToT ini sekaligus sebagai observer mewakili pihak akademisi.

Dari kegiatan ToT ini akan menghasilkan para trainer yang nantinya akan melatih tenaga-tenaga penyortir kelapa Non-Standar (NS) di sisi pemasok bahan baku pada industri kelapa di berbagai daerah di Indonesia. Kelapa NS saat ini telah diakui secara internasional sebagai bahan baku minyak kelapa mentah (CCO) untuk dijadikan sebagai bahan baku SAF. SAF merupakan bahan bakar pesawat terbang yang ramah lingkungan saat ini sedang dikembangkan secara masif di berbagai negara di dunia, dan akan diterapkan pemakaiannya di seluruh maskapai penerbangan internasional pada tahun 2030.

Indonesia sebagai negara penghasil kelapa terbesar kedua di dunia turut mengambil peluang ini dengan membangun industri CCO berbasis kelapa NS di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, yang diinisiasi oleh IJBNet dari sejak 6 tahun yang lalu. Melalui penanaman investasi dari Jepang, saat ini sedang dilakukan pembangunan pabrik CCO berbasis kelapa NS dan ditargetkan akan mulai beroperasi pada tahun 2027.

Pada saat pabrik CCO berbasis kelapa NS beroperasi, saat itulah bahan baku kelapa NS harus dipasok dalam jumlah besar dan stabil melalui tenaga penyortir yang terlatih dan memiliki sertifikasi skil yang diperlukan.

Dalam sambutan pertamanya, Dr. Suyoto Rais sebagai Ketua Umum IJBNet menjelaskan secara singkat perjalanan proses hilirisasi kelapa sebagai bahan baku SAF sampai dengan dimasukkannya bahan baku kelapa NS di dalam positive list pada ICAO-CORSIA. Perjuangan yang cukup panjang dan banyak mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, baik dari pemerintah misalnya Kemenko Bidang Perekonomian dan BRIN, maupun dari pihak swasta. Ketua Umum IJBNet menyampaikan juga bahwa terbuka lebar bagi industri kelapa di Indonesia untuk dapat masuk berkontribusi dalam memasok CCO berbasis kelapa NS ke depan.

Mr. Ochiai (GPDJ) dalam sambutan berikutnya mengatakan dalam sambutannya, bahwa sudah 5 (lima) tahun GPDJ berperan aktif dan melakukan observasi di bidang kelapa untuk bahan baku SAF. Saat ini, kita telah berhasil meregistrasikan dan mendefinisikan kelapa rejected menjadi kelapan NS secara internasional. Kegiatan ToT ini adalah untuk membuktikan dan menunjukkan kepada dunia bahwa kelapa NS yang dipasok adalah kelapa NS hasil sortiran dengan baik dan bukan hasil pemilahan secara acak. Kegiatan ToT ini akan menjadi pelatihan pertama di dunia terkait sortir kelapa NS, dan bahkan mendapatkan apresiasi tinggi dari Filipina, yang juga ingin mengadopsi pelatihan sortir kelapa NS seperti ini.

Dr. Jelfina C. Alouw selaku Direktur Jenderal ICC dalam sambutan berikutnya mengatakan bahwa SAF menjadi salah proyek yang sangat bagus untuk dipromosikan dan didukung masuk positive list di ICAO. Selain itu Ibu Jelfina juga mengatakan bahwa Filipina sebagai negara penghasil kelapa terbesar di dunia adalah saat ini tertarik untuk investasi dan mendedikasikan lahan yang cukup luas untuk pengembangan SAF. Ke depan SAF akan menjadi potensi besar bagi industri kelapa dunia, yang memiliki hasil panen 14 milyar butir per tahun dengan angka 30-35% adalah potensi masuk ke dalam kategori kelapa NS. Melalui kesempatan ini juga disampaikan bahwa apabila para stakeholder membutuhkan informasi dan ekosistem terkait kelapa, silahkan bisa menghubungi ICC untuk mendapatkan segala akses yang dimiliki. Setelah memberikan sambutan, Ibu Jelfina sekaligus membuka secara resmi kegiatan Training of Trainers (ToT) Manual Sortir of Non-Standard Coconuts.

Sebelum acara ToT dimulai, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi, Ir. Dedie Tooy, M.Si., Ph.D. menyampaikan adanya kunjungan dari Menteri Pertanian RI beberapa waktu yang lalu ke Sulawesi Utara dalam rangka meninjau potensi pertanian, termasuk komoditi kelapa. Sebagai informasi dikatakan bahwa Provinsi Sulawesi Utara menjadi kekhususan didorong untuk meningkatkan produksi kelapa ke depan. Pak Dedie juga menyampaikan di depan seluruh peserta ToT bahwa Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi sangat mendukung dan siap berkontribusi di dalam berbagai kegiatan pengembangan industri kelapa di Indonesia.

Rahmat Hidayat
( Jurnalis )

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Kiai Marsudi Syuhud Dinilai Punya Kapasitas Perkuat Kontribusi untuk Umat dan Bangsa

Published

on

JAKARTA — Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Marsudi Syuhud dinilai memiliki pengalaman luas dalam bidang keulamaan, organisasi, ekonomi syariah, hubungan antaragama, hingga diplomasi perdamaian internasional.

Kiprah tersebut membuat Kiai Marsudi dipandang sebagai sosok yang mampu memadukan nilai-nilai keislaman dengan komitmen kebangsaan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Kader Nahdlatul Ulama (NU) Amrullah mengatakan, perjalanan Kiai Marsudi tidak hanya berlangsung di tingkat nasional. Mantan Sekretaris Jenderal PBNU itu juga aktif dalam berbagai forum perdamaian dan dialog antaragama di tingkat internasional.

“Kiai Marsudi dikenal aktif dalam berbagai forum perdamaian dan dialog antaragama internasional, termasuk menjadi pembicara di India, Filipina, Italia, Amerika Serikat, Vatikan, dan Singapura, serta sejumlah forum internasional lainnya,” kata Amrullah, dikutip Sabtu (22/8/2026).

Menurut dia, pengalaman tersebut turut memperkuat peran Kiai Marsudi dalam membangun dialog lintas agama, memperkuat toleransi, serta mendorong perdamaian di tengah dinamika global.

Atas berbagai kiprahnya, Kiai Marsudi juga disebut telah menerima sejumlah penghargaan. Di antaranya Global Peace Interfaith Leader Award 2014, Moslem Choice Award 2020, dan Main Cooperation Driving Figure Award 2022.

“Dengan pengalaman di bidang keulamaan, organisasi, ekonomi syariah, hubungan antaragama, dan diplomasi perdamaian internasional, Kiai Marsudi Syuhud memiliki kapasitas untuk terus memberikan kontribusi bagi umat dan bangsa,” ujar Amrullah.

Ia menilai, tantangan menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjaga keseimbangan antara nilai agama, kebangsaan, kemajuan ekonomi, serta keterbukaan terhadap dunia internasional.

Bagi Amrullah, kemajuan tidak seharusnya dimaknai sebagai meninggalkan nilai dan jati diri. Sebaliknya, nilai agama, kebangsaan, dan kemanusiaan perlu dihadirkan sebagai bagian dari upaya menjawab tantangan zaman.

“Dari NU untuk umat. Bersama Indonesia maju menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Continue Reading

News

Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Pemalsuan Uang di Tangerang Selatan

Published

on

TANGERANG SELATAN — Polda Metro Jaya mengungkap dugaan tindak pidana pemalsuan uang rupiah di sebuah gudang kawasan industri Taman Tekno BSD, Setu, Kota Tangerang Selatan, Jumat (21/8/2026) malam. Empat orang diamankan dan masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami peran serta keterlibatan masing-masing.

Dari lokasi, penyidik menemukan sekitar 360.000 lembar yang menyerupai uang rupiah pecahan Rp100.000. Petugas juga mengamankan sejumlah peralatan yang diduga berkaitan dengan proses pembuatan, antara lain mesin cetak empat warna, mesin potong, printer, mesin pembuat plat film, mesin UV, tinta, plat cetak, laptop, serta bahan baku kertas.

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Victor D. Mackbon mengatakan, seluruh temuan masih diperiksa lebih lanjut untuk memastikan keaslian dan keterkaitannya dengan perkara. Penyidik juga menelusuri rangkaian kegiatan yang diduga berlangsung di lokasi tersebut.

“Penyidik masih mendalami asal bahan baku, proses pembuatan, kapasitas produksi, serta pihak-pihak yang berperan di dalamnya. Kami juga menelusuri apakah lembaran yang menyerupai uang rupiah ini masih berada pada tahap produksi dan penyimpanan atau ada yang sudah diedarkan,” ujar Kombes Victor Mackbon, Sabtu (22/8/2026).

Menurut Victor, pengembangan dilakukan untuk memetakan perkara dari hulu hingga hilir, termasuk kemungkinan jalur distribusi dan keterlibatan pihak lain. Penyidik belum menyimpulkan luas jaringan maupun jumlah yang mungkin telah beredar karena seluruhnya masih menjadi materi pemeriksaan.

“Yang kami lakukan sekarang adalah membangun gambaran secara utuh berdasarkan barang bukti dan hasil pemeriksaan. Apabila dalam pengembangan ditemukan keterlibatan pihak lain, tentu akan kami tindaklanjuti sesuai fakta penyidikan,” kata Kombes Victor Mackbon.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, penanganan perkara tersebut tidak hanya berfokus pada temuan di lokasi. Kepolisian juga berkepentingan melindungi masyarakat dari potensi kerugian sekaligus menjaga kepercayaan terhadap rupiah sebagai alat pembayaran yang sah.

“Rupiah bukan hanya alat pembayaran yang sah, tetapi juga salah satu simbol kedaulatan negara. Karena itu, dugaan pemalsuan uang harus ditangani secara serius agar masyarakat terlindungi dan kepercayaan terhadap sistem pembayaran tetap terjaga,” ujar Kombes Budi Hermanto.

Ia meminta masyarakat lebih cermat ketika menerima uang tunai dan tidak mengedarkan kembali uang yang diragukan keasliannya. Pada saat yang sama, masyarakat diminta tidak berspekulasi mengenai luas jaringan maupun jumlah yang telah beredar selama proses penyidikan masih berlangsung.

“Jika menemukan uang yang diragukan keasliannya, jangan diedarkan kembali. Segera laporkan kepada kepolisian agar dapat diperiksa dan ditindaklanjuti,” kata Kombes Budi Hermanto.

Perkara tersebut didalami dengan sangkaan Pasal 374 dan/atau Pasal 375 jo. Pasal 20 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan/atau Pasal 36 dan/atau Pasal 37 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Polda Metro Jaya akan menyampaikan perkembangan perkara berdasarkan hasil pemeriksaan barang bukti dan pengembangan penyidikan.

Continue Reading

News

Simak! Caribbe Coffee Joglo Siapkan Agenda Bulanan untuk Pecinta Kopi

Published

on

JAKARTA — Caribbe Coffee Joglo menggelar Caribbe Coffee Fest pada 16 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah agenda, mulai dari Takeover Bar, Latte Art Exhibition, hingga Special DJ Set.

Supervisor Caribbe Coffee Joglo, Raka Cannavaro, mengatakan kegiatan ini menjadi penyelenggaraan perdana Caribbe Coffee Fest dengan konsep yang memadukan kopi, seni, dan hiburan.

“Ini merupakan event pertama kami yang menghadirkan Takeover Bar dan DJ,” ujar Raka.

Kegiatan tersebut turut dihadiri komunitas kopi Jakarta Barat, pegiat seni lokal, serta pelanggan setia Caribbe Coffee.

Menurut Raka, Caribbe Coffee Fest tidak hanya ditujukan sebagai kegiatan hiburan. Acara ini juga menjadi wadah silaturahmi sekaligus bentuk apresiasi bagi komunitas dan pelanggan Caribbe Coffee.

“Tujuannya sebagai wadah silaturahmi, hiburan, dan apresiasi bagi komunitas serta pelanggan setia Caribbe, sekaligus pengenalan specialty coffee,” kata Raka.

Caribbe Coffee Fest selanjutnya akan menjadi bagian dari agenda bulanan Caribbe Coffee. Setiap kegiatan akan dikembangkan dengan berbagai konsep untuk memberikan pengalaman berbeda kepada pengunjung.

Selain agenda bulanan, Caribbe Coffee juga menyiapkan sejumlah program baru. Salah satunya Rooftop Sunset Sessions yang direncanakan berlangsung setiap pekan dan akan menghadirkan guest star pada bulan-bulan tertentu.

Caribbe Coffee juga berencana menghadirkan Sharing Session yang ditujukan khusus bagi mahasiswa. Program tersebut menjadi salah satu upaya memperluas ruang interaksi antara Caribbe Coffee dengan komunitas dan generasi muda.

“Ke depannya, kami akan rutin mengadakan Rooftop Sunset Sessions setiap seminggu sekali dengan guest star di bulan-bulan tertentu. Selain itu, kami juga berencana meluncurkan program Sharing Session khusus untuk mahasiswa, serta menghadirkan berbagai agenda menarik lainnya,” tutur Raka.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Caribbe Coffee Joglo berharap dapat menjadi ruang berkumpul bagi komunitas sekaligus memperkenalkan specialty coffee kepada masyarakat secara lebih luas.

Continue Reading

TERKINI

Hukum8 hours ago

Ahli Hukum Nilai Penetapan Febrie Adriansyah sebagai Tersangka TPPU Wujud Asas Keseimbangan

JAKARTA — Ahli hukum pidana Chairul Huda menilai penetapan Febrie Adriansyah (FA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian...

Entertainment14 hours ago

Edukasi Bahaya Narkoba di RBCC Dikemas dengan Konsep Edutainment

JAKARTA — Edukasi mengenai bahaya narkoba digelar di Rumah Belajar Ciliwung Ceria (RBCC), Jakarta, Minggu (23/8/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan Brigjen...

Entertainment17 hours ago

Dari Media Sosial, “Maafkan Aku” Aldi Taher Menuju Malaysia dan China

JAKARTA, 20 Agustus 2026 — Lagu “Maafkan Aku” karya Aldi Taher mendapat peluang baru untuk menembus pasar musik Asia. Karya...

News1 day ago

Kiai Marsudi Syuhud Dinilai Punya Kapasitas Perkuat Kontribusi untuk Umat dan Bangsa

JAKARTA — Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Marsudi Syuhud dinilai memiliki pengalaman luas dalam bidang...

News1 day ago

Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Pemalsuan Uang di Tangerang Selatan

TANGERANG SELATAN — Polda Metro Jaya mengungkap dugaan tindak pidana pemalsuan uang rupiah di sebuah gudang kawasan industri Taman Tekno...

Hukum2 days ago

Usai Mangkir, Pemilik Ruko di Batam Diperiksa BNN

JAKARTA — Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) terus mendalami kasus penggerebekan sebuah ruko yang diduga menjadi lokasi peredaran...

News2 days ago

Simak! Caribbe Coffee Joglo Siapkan Agenda Bulanan untuk Pecinta Kopi

JAKARTA — Caribbe Coffee Joglo menggelar Caribbe Coffee Fest pada 16 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah agenda, mulai dari...

Sosial3 days ago

Masjid Al-Akbar Cibubur Gelar Cek Kesehatan Gratis, Warga Antusias Ikut Pemeriksaan

Jakarta — Masjid Al-Akbar Cibubur menghadirkan kegiatan sosial yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat. Selain rutin menggelar program Jumat Berbagi, masjid...

News3 days ago

Waduh! Ruben Onsu Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan

JAKARTA — Artis Ruben Onsu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan oleh Polres Metro Jakarta Selatan....

Hukum3 days ago

RSO Diduga Ruben Onsu, Kasus Investasi Bodong Ini Bikin Geger

Duh, ini yang namanya investasi kok malah bikin pusing ya. Ada korban berinisial DM yang nyoba nanem modal ke bisnis...

Trending