News
Karaton Surakarta Tegaskan Komitmen Perkuat Kepastian Hukum dan Pelestarian Warisan Budaya
SURAKARTA – Karaton Surakarta Hadiningrat menegaskan komitmennya untuk mewujudkan kepastian hukum, adat, sejarah, dan kelembagaan sebagai dasar dalam menjaga keberlangsungan karaton sebagai warisan budaya bangsa.
Penegasan itu disampaikan Pengageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat Karaton Surakarta Hadiningrat, GKR Koes Moertiyah Wandansari atau Gusti Moeng, Jumat (24/7/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap masa depan Karaton Surakarta Hadiningrat yang berkembang melalui pemberitaan media, diskusi publik, media sosial, hingga petisi masyarakat.
Karaton menilai perhatian tersebut menunjukkan bahwa keberadaan Karaton Surakarta Hadiningrat masih memiliki arti penting dalam kesadaran kolektif masyarakat Indonesia.
Karaton tidak hanya dipandang sebagai bangunan bersejarah, tetapi juga sebagai pusat kebudayaan Jawa, penjaga adat dan tradisi, sumber pendidikan sejarah, serta bagian dari perjalanan peradaban bangsa Indonesia.
“Kami menghormati seluruh aspirasi yang disampaikan secara damai, tertib, dan bertanggung jawab sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian Karaton Surakarta Hadiningrat,” kata Gusti Moeng dalam keterangan tertulisnya.
Dorong penyelesaian secara objektif
Karaton Surakarta Hadiningrat menyadari bahwa dinamika yang berlangsung selama bertahun-tahun telah melahirkan berbagai pandangan di tengah masyarakat.
Karena itu, Karaton menilai penyelesaian persoalan yang ada tidak seharusnya diarahkan untuk menentukan pihak yang menang atau kalah.
“Yang lebih penting adalah menghadirkan kepastian hukum, kepastian adat, kepastian sejarah, dan kepastian kelembagaan melalui proses yang objektif, transparan, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Gusti Moeng.
Karaton berharap proses penyelesaian dapat ditempuh melalui dialog, musyawarah, serta mekanisme yang menghormati hukum dan nilai-nilai budaya.
Tegaskan kedudukan Lembaga Dewan Adat
Dalam pernyataan tersebut, Karaton Surakarta Hadiningrat juga menegaskan kedudukan Lembaga Dewan Adat Karaton Surakarta Hadiningrat.
Lembaga Dewan Adat disebut sebagai bagian dari struktur kelembagaan Karaton dan menjadi wadah keluarga besar dinasti.
Lembaga tersebut merepresentasikan keluarga besar Sentana Dalem Trah Pakubuwono II hingga Pakubuwono XIII.
Karaton menyatakan Lembaga Dewan Adat memiliki peran dalam menjaga paugeran, adat istiadat, nilai-nilai budaya, kesinambungan sejarah, serta martabat Karaton Surakarta Hadiningrat.
“Keberadaan Lembaga Dewan Adat mencerminkan semangat musyawarah, tanggung jawab kolektif, dan kesinambungan nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun,” kata Gusti Moeng.
Apresiasi terhadap dukungan pemerintah
Karaton Surakarta Hadiningrat juga menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Republik Indonesia dalam mendukung pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan Karaton sebagai Kawasan Cagar Budaya Peringkat Nasional.
Karaton menyebut Keputusan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2026 yang ditetapkan pada 12 Januari 2026 menunjuk KGPA Tedjowulan sebagai Pelaksana Perlindungan, Pengembangan, dan Pemanfaatan Kawasan Cagar Budaya Karaton Surakarta Hadiningrat.
Menurut Karaton, keputusan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan revitalisasi Karaton Surakarta Hadiningrat.
Karaton juga menekankan pentingnya koordinasi, sinergi, kolaborasi, dan musyawarah dengan Pengageng Sasana Wilapa, Ketua Lembaga Dewan Adat, serta keluarga besar Karaton Surakarta Hadiningrat.
“Karaton Surakarta Hadiningrat siap mendukung setiap langkah Pemerintah Republik Indonesia yang bertujuan memperkuat pelindungan dan pengembangan Karaton sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tutur Gusti Moeng.
Buka peluang dialog dan kajian ilmiah
Karaton Surakarta Hadiningrat menyatakan menghormati aspirasi masyarakat yang disampaikan secara damai, tertib, bertanggung jawab, dan sesuai dengan ketentuan hukum.
Karaton juga menyambut baik apabila Pemerintah memandang perlu memfasilitasi dialog, kajian, atau mekanisme penyelesaian yang melibatkan para pemangku kepentingan dan pihak-pihak yang memiliki kompetensi.
Selain itu, Karaton berpandangan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat menjadi instrumen pendukung dalam proses pencarian kebenaran.
Termasuk di antaranya pemeriksaan DNA apabila dipandang relevan dan dipertimbangkan dalam suatu proses.
Namun, Karaton menegaskan pemeriksaan ilmiah harus dilakukan secara profesional, independen, objektif, dan sesuai dengan ketentuan hukum.
Pemeriksaan tersebut juga harus menghormati hak asasi manusia dan hak atas privasi.
“Hasil pemeriksaan ilmiah harus dipertimbangkan bersama fakta sejarah, silsilah, paugeran adat, dokumen yang sah, serta ketentuan hukum yang berlaku,” kata Gusti Moeng.
Lima sikap resmi Karaton
Dalam pernyataannya, Karaton Surakarta Hadiningrat menyampaikan lima sikap resmi.
Pertama, menghormati aspirasi masyarakat yang disampaikan secara damai, tertib, dan bertanggung jawab.
Kedua, mendukung penyelesaian berbagai dinamika melalui mekanisme yang objektif, transparan, profesional, dan berkeadilan.
Ketiga, mendukung peran Pemerintah Republik Indonesia dalam memperkuat pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan revitalisasi Karaton sebagai Kawasan Cagar Budaya Peringkat Nasional.
Keempat, mengedepankan persatuan dan rekonsiliasi serta menghindari tindakan maupun pernyataan yang dapat memperuncing perbedaan.
Kelima, meneguhkan komitmen untuk terus melestarikan adat istiadat, budaya, sejarah, seni, serta nilai-nilai luhur yang diwariskan secara turun-temurun.
Gusti Moeng mengatakan, Karaton Surakarta Hadiningrat merupakan amanah sejarah, budaya, dan bangsa yang diwariskan lintas generasi.
“Karaton Surakarta Hadiningrat bukan sekadar peninggalan sejarah, melainkan warisan budaya bangsa yang hidup dan harus terus dijaga bersama,” ujarnya.
“Menjaga Karaton berarti menjaga identitas, memelihara nilai-nilai luhur, serta mewariskan peradaban kepada generasi mendatang,” lanjut dia.
Karaton Surakarta Hadiningrat berharap seluruh pihak dapat mengedepankan dialog, persatuan, dan rekonsiliasi dalam menghadapi berbagai dinamika yang berkembang.
Karaton menilai kepentingan pelestarian budaya perlu ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok agar keberadaannya tetap terjaga sebagai pusat kebudayaan, sejarah, pendidikan, seni, dan peradaban Jawa.
News
Bantuan Kemanusiaan Tentara Jepang Merupakan Implementasi dari Diplomasi Pertahanan/DCA
Mempawah – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin meninjau langsung kapal Japan Maritime Self-Defense Force (JMSDF) JS Kunisaki beserta tiga helikopter CH-47 Chinook di Mempawah, untuk mendukung percepatan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Barat, Selasa (15/9/2026)
Dalam kunjungan tersebut, Menhan Sjafrie menyampaikan apresiasi secara langsung kepada seluruh unsur pimpinan pasukan bela diri Jepang yang berada di atas Kapal JS Kunisaki. Menhan sempat melaksanakan diskusi bersama para pimpinan delegasi Jepang, yang meliputi Joint Force Commander Col Nakahara Syunzi, 1st Amphibious Squadron Commander Col Noma Toshihide, JS Kunisaki Commander Lt. Col Osanai Tetsuya, CH-47 Squadron Commander Lt. Col Wakatsuki, dan pimpinan tim aju Col. Ichihasi.
Pada kesempatan itu, Menhan Sjafrie menerima laporan langsung terkait kondisi serta perkembangan operasional pasukan Jepang di lapangan. Kehangatan komunikasi semakin terjalin ketika Menhan Sjafrie juga sempat berinteraksi secara langsung melalui sambungan telepon dengan Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi. Dan secara langsung Menhan Jepang memberikan instruksi kepada jajarannya.
“Sebagai Menteri Pertahanan, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi atas respons cepat dalam memberikan bantuan helikopter CH-47 yang dilengkapi kemampuan pemadaman kebakaran,” ujar Menhan Sjafrie.
Kolaborasi antara TNI dan tentara Jepang semakin dikuatkan dengan hadirnya tiga safety officer dari masing-masing matra yaitu TNI AD, TNI AL, dan TNI AU yang ditugaskan untuk mendukung koordinasi operasional pelaksanaan bantuan. Menhan Sjafrie menegaskan bahwa kehadiran bantuan ini merupakan wujud konkret dari implementasi hubungan bilateral serta Kerja Sama Pertahanan (Defense Cooperation Agreement/DCA) antara Indonesia dan Jepang, yang berlandaskan pada prinsip mutual respect dan mutual benefit.
Lebih lanjut, Menhan menjelaskan bahwa bantuan kemanusiaan ini bergabung dengan Satgas TNI untuk membantu BNPB. Meskipun kemampuan nasional tetap dikerahkan secara penuh, dukungan dari Jepang diintegrasikan agar penanganan bencana dapat berjalan semakin cepat dan efektif. Dalam perkembangannya, disiapkan pula rencana pergeseran daerah operasi ke wilayah selatan Kalimantan Barat, tepatnya di Ketapang, seiring dengan kondisi wilayah yang dinilai lebih memadai bagi optimalisasi operasional alutsista helikopter CH-47.
Di sisi lain, suasana keakraban terasa di sela-sela peninjauan ketika pasukan Jepang menyampaikan sangat menikmati sajian menu makanan khas Indonesia, sehingga turut merasakan kekerabatan serta persahabatan yang kuat dari pihak tuan rumah.
Menhan Sjafrie berharap integrasi alutsista dan soliditas kerja sama ini dapat memberikan manfaat nyata di lapangan, mempercepat pemadaman titik api, serta melindungi masyarakat dari dampak Karhutla.
“Yang paling penting adalah bagaimana seluruh kemampuan yang ada dapat digunakan untuk melindungi masyarakat, mempercepat pemadaman, dan mengurangi dampak Karhutla. Itulah manfaat nyata dari hubungan baik dan diplomasi pertahanan Indonesia dan Jepang,” pungkas Menhan Sjafrie. (Biro Infohan Setjen Kemhan)
News
Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto Raih Kabar Award Nominasi Tokoh Anti Narkoba 2026
Wartahot.news – Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Empat Lawang bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) serta seluruh personel BNNK Empat Lawang menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol. Dr. (HC) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si.
Ucapan tersebut diberikan atas diraihnya Kabar Award Nominasi Tokoh Anti Narkoba 2026 yang dianugerahkan oleh Kabar Group Indonesia (KGI).
Penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Badan Narkotika Nasional untuk terus memperkuat komitmen dan dedikasi dalam upaya pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Indonesia.
Kepala BNN RI, Komjen Pol. Dr. (HC) Suyudi Ario Seto, dinilai terus mendorong semangat kolaborasi dalam menghadapi ancaman narkoba yang masih menjadi tantangan serius bagi bangsa Indonesia.
BNNK Empat Lawang menegaskan dukungannya terhadap berbagai program dan langkah pemberantasan narkoba demi mewujudkan cita-cita Indonesia Bersinar atau Bersih Narkoba.
Dengan semangat kebersamaan, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat ikut mengambil peran dalam perang melawan narkoba.
“Bersama Bergerak, Bersama Lawan Narkoba!”
#WarOnDrugsForHumanity
News
Polda Metro Jaya Atur Kepulangan Penonton Persija–Persib Secara Bertahap
JAKARTA — Polda Metro Jaya menyiapkan pola kepulangan penonton secara bertahap setelah pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026).
Pengaturan dilakukan untuk mengurai pergerakan kendaraan dan mencegah penumpukan pada akses keluar kawasan GBK. Keberangkatan bus akan diatur berdasarkan tujuan serta kondisi arus lalu lintas.
Dalam skema tersebut, bus tujuan wilayah DKI Jakarta dijadwalkan keluar lebih dahulu, kemudian disusul bus menuju wilayah aglomerasi seperti Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, dan Bekasi setelah kondisi arus memungkinkan.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, pengaturan tersebut disiapkan untuk menjaga proses kepulangan tetap tertib dan lancar.
“Pengaturan kepulangan dilakukan secara bertahap agar pergerakan kendaraan lebih tertata dan tidak terjadi penumpukan pada waktu yang sama. Ini untuk kepentingan bersama agar penonton dapat meninggalkan kawasan dengan aman dan arus lalu lintas tetap terjaga,” dalam keterangannya, Sabtu (12/9/2026).
Untuk mendukung kelancaran arus, personel lalu lintas juga disiagakan di sejumlah ruas yang berpotensi mengalami kepadatan serta sepanjang jalur kepulangan suporter. Sejumlah ruas tersebut antara lain Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Gatot Subroto, Simpang Semanggi, Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Pintu Satu Senayan, Jalan Gelora, dan Jalan Asia Afrika.
Personel akan melakukan pengaturan arus dan memberikan pelayanan kepada pengguna jalan dengan menyesuaikan perkembangan situasi di lapangan. Pengaturan juga mempertimbangkan pergerakan kendaraan pribadi, transportasi umum, serta aktivitas masyarakat di sekitar kawasan Senayan.
Polda Metro Jaya mengimbau seluruh penonton mengikuti arahan petugas dan panitia serta tidak terburu-buru meninggalkan kawasan secara bersamaan.
“Kami berharap seluruh penonton mengikuti pengaturan yang telah disiapkan. Dengan tertib dan saling menghormati, proses kepulangan akan lebih lancar, aman, dan nyaman bagi semua,” pungkasnya.
-
News7 days agoWonderful Thailand! Duta Elok Persada dan Para DEPpreneur Siap Ukir Prestasi di DEP Extravaganza 10
-
Hukum3 weeks agoAhli Hukum Nilai Penetapan Febrie Adriansyah sebagai Tersangka TPPU Wujud Asas Keseimbangan
-
Sosial4 weeks agoDi Hari Kemerdekaan, Menhan Sjafrie Hadir Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa NTT
-
News4 weeks agoWaduh! Ruben Onsu Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan
-
Sosial4 weeks agoMasjid Al-Akbar Cibubur Gelar Cek Kesehatan Gratis, Warga Antusias Ikut Pemeriksaan
-
News3 weeks agoPrabowo Febriyanto Ditangkap TEKAB 308 Polda Lampung, Polisi Dalami 14 Laporan
-
Hukum4 weeks agoRSO Diduga Ruben Onsu, Kasus Investasi Bodong Ini Bikin Geger
-
Hukum4 weeks agoUsai Mangkir, Pemilik Ruko di Batam Diperiksa BNN
