News
Gitaris Devlora, Voead Gober, Fokus Pemulihan dan Tunda Semua Tawaran Manggung
Voead Gober saat ini memilih fokus menjalani pemulihan kesehatan dan untuk sementara waktu belum menerima tawaran manggung. Gitaris band Devlora tersebut diketahui mengalami penyumbatan pembuluh darah di otak sebelah kiri yang berdampak pada gangguan gerak di bagian tubuh sebelah kanan.
Akibat kondisi tersebut, Voead harus beristirahat dari aktivitas panggung dan menjalani perawatan intensif. Ia sempat dirawat di rumah sakit pada akhir Desember 2025. Karena kondisi kesehatannya saat itu memburuk, sejumlah jadwal manggung terpaksa dibatalkan, termasuk penampilan di Cattlea Resto bersama Kikan serta beberapa pekerjaan pada malam tahun baru, termasuk tawaran tampil di Ancol.
“Saat itu kondisi saya benar-benar tidak bisa gerak. Jari-jari pun susah digerakkan,” ungkapnya.
Meski demikian, kondisi Voead kini mulai berangsur membaik. Ia masih menjalani rehabilitasi medik dan fisioterapi secara rutin di rumah sakit guna memulihkan fungsi gerak tubuhnya.
Namun untuk sementara, dirinya memutuskan belum kembali menerima tawaran tampil. “Bahu sebelah kanan masih agak susah digerakkan, jadi saya belum bisa manggung dulu,” katanya.
Di tengah proses pemulihan, Voead tetap berusaha melanjutkan proyek musik bersama Devlora. Ia berharap dapat segera menyelesaikan proyek trilogi Devlora dan merilis single ketiga yang saat ini masih dalam tahap aransemen.
Menariknya, lagu untuk single ketiga tersebut justru lahir saat dirinya masih menjalani perawatan di rumah sakit. Voead mengaku lagu itu tercipta pada malam kelima dirinya dirawat inap ketika ia tidak bisa tidur.
“Waktu itu saya cuma humming ‘na na na’ tanpa gitar, lalu muncul notasi lagunya. Setelah pulang dari rumah sakit, saya minta tetangga memainkan gitar sesuai chord arahan dari saya, akhirnya terciptalah single ketiga itu,” ujarnya.
Ia pun meminta doa agar proses pemulihannya berjalan lancar sehingga karya terbaru Devlora dapat segera dirilis kepada para pendengar.
Menurut keterangan dokter, penyumbatan pembuluh darah di otak yang dialaminya dipicu oleh kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol yang meningkat melebihi batas normal. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi pola hidup kurang olahraga, aktivitas padat sepanjang Desember 2025, serta kebiasaan tidur larut malam.
News
Kiai Marsudi Syuhud Dinilai Punya Kapasitas Perkuat Kontribusi untuk Umat dan Bangsa
JAKARTA — Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Marsudi Syuhud dinilai memiliki pengalaman luas dalam bidang keulamaan, organisasi, ekonomi syariah, hubungan antaragama, hingga diplomasi perdamaian internasional.
Kiprah tersebut membuat Kiai Marsudi dipandang sebagai sosok yang mampu memadukan nilai-nilai keislaman dengan komitmen kebangsaan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Kader Nahdlatul Ulama (NU) Amrullah mengatakan, perjalanan Kiai Marsudi tidak hanya berlangsung di tingkat nasional. Mantan Sekretaris Jenderal PBNU itu juga aktif dalam berbagai forum perdamaian dan dialog antaragama di tingkat internasional.
“Kiai Marsudi dikenal aktif dalam berbagai forum perdamaian dan dialog antaragama internasional, termasuk menjadi pembicara di India, Filipina, Italia, Amerika Serikat, Vatikan, dan Singapura, serta sejumlah forum internasional lainnya,” kata Amrullah, dikutip Sabtu (22/8/2026).
Menurut dia, pengalaman tersebut turut memperkuat peran Kiai Marsudi dalam membangun dialog lintas agama, memperkuat toleransi, serta mendorong perdamaian di tengah dinamika global.
Atas berbagai kiprahnya, Kiai Marsudi juga disebut telah menerima sejumlah penghargaan. Di antaranya Global Peace Interfaith Leader Award 2014, Moslem Choice Award 2020, dan Main Cooperation Driving Figure Award 2022.
“Dengan pengalaman di bidang keulamaan, organisasi, ekonomi syariah, hubungan antaragama, dan diplomasi perdamaian internasional, Kiai Marsudi Syuhud memiliki kapasitas untuk terus memberikan kontribusi bagi umat dan bangsa,” ujar Amrullah.
Ia menilai, tantangan menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjaga keseimbangan antara nilai agama, kebangsaan, kemajuan ekonomi, serta keterbukaan terhadap dunia internasional.
Bagi Amrullah, kemajuan tidak seharusnya dimaknai sebagai meninggalkan nilai dan jati diri. Sebaliknya, nilai agama, kebangsaan, dan kemanusiaan perlu dihadirkan sebagai bagian dari upaya menjawab tantangan zaman.
“Dari NU untuk umat. Bersama Indonesia maju menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
News
Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Pemalsuan Uang di Tangerang Selatan
TANGERANG SELATAN — Polda Metro Jaya mengungkap dugaan tindak pidana pemalsuan uang rupiah di sebuah gudang kawasan industri Taman Tekno BSD, Setu, Kota Tangerang Selatan, Jumat (21/8/2026) malam. Empat orang diamankan dan masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami peran serta keterlibatan masing-masing.
Dari lokasi, penyidik menemukan sekitar 360.000 lembar yang menyerupai uang rupiah pecahan Rp100.000. Petugas juga mengamankan sejumlah peralatan yang diduga berkaitan dengan proses pembuatan, antara lain mesin cetak empat warna, mesin potong, printer, mesin pembuat plat film, mesin UV, tinta, plat cetak, laptop, serta bahan baku kertas.
Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Victor D. Mackbon mengatakan, seluruh temuan masih diperiksa lebih lanjut untuk memastikan keaslian dan keterkaitannya dengan perkara. Penyidik juga menelusuri rangkaian kegiatan yang diduga berlangsung di lokasi tersebut.
“Penyidik masih mendalami asal bahan baku, proses pembuatan, kapasitas produksi, serta pihak-pihak yang berperan di dalamnya. Kami juga menelusuri apakah lembaran yang menyerupai uang rupiah ini masih berada pada tahap produksi dan penyimpanan atau ada yang sudah diedarkan,” ujar Kombes Victor Mackbon, Sabtu (22/8/2026).
Menurut Victor, pengembangan dilakukan untuk memetakan perkara dari hulu hingga hilir, termasuk kemungkinan jalur distribusi dan keterlibatan pihak lain. Penyidik belum menyimpulkan luas jaringan maupun jumlah yang mungkin telah beredar karena seluruhnya masih menjadi materi pemeriksaan.
“Yang kami lakukan sekarang adalah membangun gambaran secara utuh berdasarkan barang bukti dan hasil pemeriksaan. Apabila dalam pengembangan ditemukan keterlibatan pihak lain, tentu akan kami tindaklanjuti sesuai fakta penyidikan,” kata Kombes Victor Mackbon.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, penanganan perkara tersebut tidak hanya berfokus pada temuan di lokasi. Kepolisian juga berkepentingan melindungi masyarakat dari potensi kerugian sekaligus menjaga kepercayaan terhadap rupiah sebagai alat pembayaran yang sah.
“Rupiah bukan hanya alat pembayaran yang sah, tetapi juga salah satu simbol kedaulatan negara. Karena itu, dugaan pemalsuan uang harus ditangani secara serius agar masyarakat terlindungi dan kepercayaan terhadap sistem pembayaran tetap terjaga,” ujar Kombes Budi Hermanto.
Ia meminta masyarakat lebih cermat ketika menerima uang tunai dan tidak mengedarkan kembali uang yang diragukan keasliannya. Pada saat yang sama, masyarakat diminta tidak berspekulasi mengenai luas jaringan maupun jumlah yang telah beredar selama proses penyidikan masih berlangsung.
“Jika menemukan uang yang diragukan keasliannya, jangan diedarkan kembali. Segera laporkan kepada kepolisian agar dapat diperiksa dan ditindaklanjuti,” kata Kombes Budi Hermanto.
Perkara tersebut didalami dengan sangkaan Pasal 374 dan/atau Pasal 375 jo. Pasal 20 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan/atau Pasal 36 dan/atau Pasal 37 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Polda Metro Jaya akan menyampaikan perkembangan perkara berdasarkan hasil pemeriksaan barang bukti dan pengembangan penyidikan.
News
Simak! Caribbe Coffee Joglo Siapkan Agenda Bulanan untuk Pecinta Kopi
JAKARTA — Caribbe Coffee Joglo menggelar Caribbe Coffee Fest pada 16 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah agenda, mulai dari Takeover Bar, Latte Art Exhibition, hingga Special DJ Set.
Supervisor Caribbe Coffee Joglo, Raka Cannavaro, mengatakan kegiatan ini menjadi penyelenggaraan perdana Caribbe Coffee Fest dengan konsep yang memadukan kopi, seni, dan hiburan.
“Ini merupakan event pertama kami yang menghadirkan Takeover Bar dan DJ,” ujar Raka.
Kegiatan tersebut turut dihadiri komunitas kopi Jakarta Barat, pegiat seni lokal, serta pelanggan setia Caribbe Coffee.
Menurut Raka, Caribbe Coffee Fest tidak hanya ditujukan sebagai kegiatan hiburan. Acara ini juga menjadi wadah silaturahmi sekaligus bentuk apresiasi bagi komunitas dan pelanggan Caribbe Coffee.
“Tujuannya sebagai wadah silaturahmi, hiburan, dan apresiasi bagi komunitas serta pelanggan setia Caribbe, sekaligus pengenalan specialty coffee,” kata Raka.
Caribbe Coffee Fest selanjutnya akan menjadi bagian dari agenda bulanan Caribbe Coffee. Setiap kegiatan akan dikembangkan dengan berbagai konsep untuk memberikan pengalaman berbeda kepada pengunjung.
Selain agenda bulanan, Caribbe Coffee juga menyiapkan sejumlah program baru. Salah satunya Rooftop Sunset Sessions yang direncanakan berlangsung setiap pekan dan akan menghadirkan guest star pada bulan-bulan tertentu.
Caribbe Coffee juga berencana menghadirkan Sharing Session yang ditujukan khusus bagi mahasiswa. Program tersebut menjadi salah satu upaya memperluas ruang interaksi antara Caribbe Coffee dengan komunitas dan generasi muda.
“Ke depannya, kami akan rutin mengadakan Rooftop Sunset Sessions setiap seminggu sekali dengan guest star di bulan-bulan tertentu. Selain itu, kami juga berencana meluncurkan program Sharing Session khusus untuk mahasiswa, serta menghadirkan berbagai agenda menarik lainnya,” tutur Raka.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, Caribbe Coffee Joglo berharap dapat menjadi ruang berkumpul bagi komunitas sekaligus memperkenalkan specialty coffee kepada masyarakat secara lebih luas.
-
News2 weeks agoDuta Elok Persada dan upaya membangun ekosistem bisnis di industri kecantikan dan kesehatan
-
Hukum3 weeks agoSidang Tipikor: Sejumlah Kepala Dinas Mengaku Dimintai Uang untuk THR dan Ulang Tahun Bupati Pekalongan Nonaktif
-
Entertainment4 weeks agoBatik Trusmi Bikin Kebaya Modern Makin Stylish di IFW, Sally Giovanny Ingin Gen Z Jatuh Cinta pada Batik
-
Sosial2 weeks agoKisah Yanti Affandi, Kreator Beauty dan Lifestyle yang Konsisten Berkarya Sambil Merawat Kucing Rescue
-
Hukum3 weeks agoPedagang Taman Puring Dukung Program Pemprov DKI, Sekaligus Bantah Isu Menolak Dukungan Pemerintah
-
Entertainment3 weeks agoKeren! Shafeea Aleeya Curi Perhatian di Indonesia Fashion Week 2026
-
News2 weeks agoHak Jawab AS: Bantah “Oknum Pajak” dan Penelantaran Anak, Kuasa Hukum Beberkan Persiapan Nikah, Tes DNA hingga Laporan Dugaan Pemerasan
-
News3 weeks agoKP2MI Perkuat Kepatuhan P3MI untuk Tingkatkan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia ke Arab Saudi
